Program Studi Teknologi Produksi Ternak (PS TPT) adalah salah satu program yang diampu oleh Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB. PS TPT melaksanakan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai tridharma yang diamanatkan kepada perguruan tinggi. PS TPT menyelengarakan program pendidikan untuk menghasilkan sarjana peternakan yang mampu merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan usaha peternakan, menguasai teknologi produksi dan pengelolaan limbah serta mampu menangani hasil ternak. Pendidikan yang dijalankan PS TPT menerapkan kurikulum yang memuat azas kesejahteraan, kelestarian sumberdaya genetik dan lingkungan. Jumlah sks yang harus dipenuhi sarjana peternakan dari PS TPT minimal 144 SKS dan maksimal 160 SKS.

Visi

Menjadi program studi unggulan yang menghasilkan sarjana yang kompeten dalam bidang teknologi produksi ternak

Misi

1. Menyelenggarakan dan mengembangkan program pendidikan sarjana dalam bidang teknologi produksi dan penanganan hasil ternak yang adaptif terhadap perkembangan teknologi

2. Menghasilkan sarjana peternakan yang memiliki kompetensi keilmuan, keterampilan dan kecakapan manajerial, serta memiliki jiwa wirausaha dalam bidang teknologi produksi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

3. Mengembangkan kurikulum program studi sarjana dalam bidang teknologi produksi dan penanganan hasil ternak yang menjamin kesejahteraan ternak, keamanan pangan asal ternak, kelestarian sumberdaya genetik dan lingkungan.

4. Mengembangkan penelitian di bidang ilmu teknologi produksi dan hasil peternakan dengan memperhatikan kesejahteraan ternak, keamanan pangan asal ternak, kelestarian sumberdaya genetik dan lingkungan yang mampu dipublikasikan pada tingkat nasional maupun internasional.

5. Mengembangkan pengabdian pada masyarakat dalam bidang teknologi produksi dan hasil peternakan pada level daerah dan nasional

No Mata Kuliah SKS Prasyarat Semester Kategori Mata Kuliah
Kode Nama

1. Mampu menjelaskan pengetahuan dasar peternakan meliputi sejarah, ruang lingkup, industri, serta peraturan peternakan

2. Mampu menjelaskan dasar produksi peternakan, meliputi jenis, bangsa dan sistem tubuh ternak dan imunitas ternak

3. Mampu menjelaskan prinsip dasar genetika dan pemuliaan ternak serta teknologi molekuler

4. Mampu menjelaskan manajemen pemeliharaan ternak (perah, pedaging, unggas, babi, kuda dan satwa harapan)

5. Mampu mengidentifikasi teknik pelestarian berbagai ternak eksotik

6. Mampu mengidentifikasi sistem logistik produksi peternakan yang efisien

7. Mampu menerapkan manajemen perkandangan, pemeliharaan, pemuliaan ternak, dan pemotongan yang benar

8. Mampu menganalisis dan menerapkan manajemen lingkungan mikro dan makro serta sistem halal dalam peternakan

9. Mampu memilih sistem integrasi ternak dan memvalidasi model peternakan tropis

10. Mampu mengaplikasikan teknologi 4.0 dalam produksi ternak presisi

11. Mampu merancang produksi ternak secara efisien

12. Mampu memimpin, mengelola dan bekerja sama dalam tim serta bekerja profesional, mandiri, kritis, analitis, kreatif dan inovatif

13. Mampu berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan, menerapkan norma dan etika serta memanfaatkan sumber informasi untuk pengembangan potensi diri serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

14. Mampu mempraktekkan berbagai metode komunikasi untuk transfer inovasi peternakan

15. Mampu memilih ide dan merancang usaha bisnis peternakan

16. Mampu melakukan pembelajaran sepanjang hayat dalam profesi bidang peternakan

1.  Menyelenggarakan program pendidikan yang kreatif dan inovatif yang mampu mengadopsi perkembangan teknologi

2.  Menciptakan atmosfir akademik yang mendukung dihasilkannya sarjana peternakan yang kompeten, profesional, dan memiliki jiwa wirausaha dalam bidang teknologi produksi dan teknologi hasil ternak serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

3.  Menerapkan kurikulum yang memuat azas kesejahteraan ternak, keamanan hasil ternak, kelestarian sumber daya genetik dan lingkungan.

4.  Menerapkan penelitian di bidang ilmu teknologi produksi dan hasil peternakan dengan memperhatikan kesejahteraan ternak, keamanan pangan asal ternak, kelestarian sumberdaya genetik dan lingkungan, yang mampu dipublikasikan pada tingkat nasional maupun internasional.

5. Melakukan pengabdian pada masyarakat dalam bidang teknologi produksi dan hasil peternakan pada level daerah dan nasional.