Program Studi
Meteorologi Terapan dapat diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari segala sesuatu mengenai gejala alam atmosfer dan kebumian, termasuk interaksi komponen-komponen lingkungan biologi,fisika,kimia dan pengaruh perilaku manusia serta terapannya pada berbagai segi kehidupan. Pengembangan Program Studi Meteorologi Terapan, Departemen Geofisika dan Meteorologi merupakan bagian integral dari visi IPB untuk menjadi perguruan tinggi berbasis riset kelas dunia dan kompetensi utama pertanian tropika dan biosains serta berkarakter kewirausahaan, pengembangan keilmuan dan kompetensi lulusan Meteorologi Terapan yang mempunyai kemampuan dalam melakukan observasi, analisis dan pemanfaatan data dan informasi, khususnya iklim/cuaca.
Menjadi Program Studi Meteorologi Terapan dengan kompetensi akademik dan riset bertaraf internasional pada tahun 2025
MisiMenyelenggarakan pendidikan sarjana dengan kompetensi meteorologi dan terapannya, Melaksanakan penelitian dan publikasi international untuk pengembangan ilmu meteorologi terapan, Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat terkait masalah cuaca dan iklim
| No | Mata Kuliah | SKS | Prasyarat | Semester | Kategori Mata Kuliah | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kode | Nama | |||||
1. Menguasai prinsip ilmu cuaca/iklim (fisika atmosfer dan hidrosfer, pemodelan cuaca/iklim, instrumentasi meteorologi, dan ilmu terapan cuaca/iklim). 2. Mampu menerapkan prinsip ilmu cuaca/iklim secara terpadu dalam bidang terkait (hidrologi, lingkungan, pertanian, kehutanan, dan kebencanaan). 3. Mampu melakukan observasi cuaca/iklim, komputasi dan analisis data, dan visualisasi informasi. 4. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara lisan dan tulisan termasuk multimedia dalam lingkungan akademis dan masyarakat. 5. Mampu berfikir secara kritis dan analitis, memecahkan permasalahan, bertanggung jawab atas pekerjaannya secara mandiri, dan membuat keputusan secara tepat berdasarkan data dan informasi. 6. Mampu bekerja dalam tim, berinteraksi dengan orang yang berbeda latar belakang, terampil dalam berorganisasi dan memimpin dalam berbagai situasi. 7. Memiliki komitmen terhadap profesionalisme dan nilai-nilai etika"
mengembangkan keilmuan dalam ranah atmosfer dan hidrosfer yang terkait dengan gejala alam cuaca, iklim dan daur hidrologi serta terapannya termasuk untuk perencanaan pertanian dalam arti luas serta pengelolaan sumberdaya alam, kebencanaan dan lingkungan