Program Studi
Program sarjana PS MSP merupakan salah satu program studi yang ada di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Pengelolaan PS MSP dimulai sejak bulan Desember tahun 1983 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNomor: 0546/0/1983 tanggal 8 Desember 1983. Status Akreditasi PS MSP saat ini adalah akreditasi A dari BAN-PT dengan surat keputusan nomor 197/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013 yang berlaku sampai September 2018. Pada tahun 2016 Program Studi MSP telah mendapat akreditasi Internasional dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA) dengan sertifikat nomor AP155IPBMAY16.
Menjadi Program Studi Sarjana terkemuka berbasis riset dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pengelolaan sumberdaya perairan untuk mewujudkan pembangunan perikanan dan kelautan yang berkelanjutan, lestari, terpadu, dan berwawasan lingkungan.
Misi"1. Menyelenggarakan pendidikan berbasis penelitian guna menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas tinggi dalam mengelola sumberdaya dan lingkungan perairan tropika, 2. Mengkaji dan mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi untuk mengelola sumberdaya dan lingkungan perairan tropika, 3. Berperan aktif dalam pembangunan perikanan dan kelautan melalui penerapan ilmu dan teknologi pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan tropika serta manajemen perencanaan kebijakan. 4. Menyediakan layanan yang berkualitas bagi masyarakat dalam memecahkan permasalahan sumberdaya dan lingkungan perairan tropika. "
| No | Mata Kuliah | SKS | Prasyarat | Semester | Kategori Mata Kuliah | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kode | Nama | |||||
1. Menjelaskan ilmu-ilmu dasar yang menunjang keilmuan pengelolaan sumberdaya perairan. 2. Mengidentifikasi sumberdaya hayati, ekosistem, lingkungan, dan kawasan perairan. 3. Menguraikan kondisi dan pemanfaatan sumberdaya hayati, ekosistem, lingkungan, dan kawasan perairan berdasarkan karakteristiknya dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. 4. Mengaitkan variabel sumberdaya hayati, ekosistem, lingkungan, dan kawasan perairan melalui analisis interaksi ekologi secara parsial dan integratif. 5. Menerapkan ilmu pengelolaan sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, konservasi, lingkungan, dan kawasan berdasarkan prinsip daya dukung untuk keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya. "
Pengembangan ilmu pengelolaan sumberdaya perairan (tawar, payau, dan laut) dan wilayah pesisir yang berkaitan dengan kelestarian, konservasi, ekosistem perairan, dan perikanan yang berkelanjutan