Program Studi
Sektor Pertanian dan Agroindustri Indonesia memiliki potensi yang relatif besar dengan keunggulan kompetitif dan komparatif yang tinggi. Persaingan Pertanian dan Agroindustri mulai bergeser ke persaingan rantai pasok (supply chain) dan sistem logistik, bukan hanya mengenai teknologinya diperlukan ilmu Agrologistik. Keilmuan Agrologistik sekarang ini (Era Industri 4.0) terbagi menjadi tiga cabang besar, yaitu Manajemen Bahan, Sistem Transportasi dan Distribusi, serta Teknologi Digital. Oleh karena itu, dibutuhkan ahli Agrologistik yang terdidik untuk menjawab kebutuhan ahli logistik di bidang Pertanian dan Agroindustri. Sebagai pelopor dalam pendidikan pertanian dalam strata I, II, dan III. IPB terpanggil untuk menyelenggarakan program Agrologistik, dengan bentuk Multidisiplin yang menaungi Peminatan: Agroindustri, Peternakan, Perikanan dan Maritim, serta Pertanian.
Menjadi penyelenggara pendidikan berkualitas terbaik dalam bidang agrologistik di tingkat Internasional
MisiMendidik para Akademisi, Birokrat, Praktisi, dan Profesional terkait untuk menjadi perancang dan pengelola sistem agrologistik yang berkualitas.
| No | Mata Kuliah | SKS | Prasyarat | Semester | Kategori Mata Kuliah | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kode | Nama | |||||
1. Mampu melakukan analisis, sinthesis dan perancangan komponen-komponen dalam sistem agrologistik dan rantai pasok maupun upaya perbaikannya.
2. Berpengetahuan mendalam (advance) dan menguasai teori, konsep, metoda mutakhir dan perangkat analisis, sinthesis dan perancangan sistem agrologistik dan rantai pasok yang bersifat kompleks.
3. Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang teknik logistik dan rantai pasok melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji, bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan serta mendapat pengakuan nasional dan internasional.
4. Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuan teknik logistik dan rantai pasok melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
5. Memiliki motivasi untuk selalu meng-update bidang keilmuan logistik dan rantai pasok dan berkemampuan untuk belajar terus-menerus.
6. Mampu bekerjasama baik dalam lingkungan disiplin logistik dan rantai pasok maupun dalam lingkungan multi-disiplin, untuk menyelesaikan persoalan nyata maupun dalam kelompok riset.
7. Memiliki etika keprofesian yang baik.
Berdasarkan Keputusan Rektor Institut Pertanian Bogor Nomor 195/IT3/PP/2019 Tanggal 16 Agustus 2019 telah dibentuk Program Magister Logistik Agro-Maritim IPB.