Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 154 tahun 2000 tentang penetapan IPB sebagai PT BHMN pada tahun 2006, maka IPB melalui SK Rektor Nomor 027/K13/PP/2007 tanggal 22 Maret 2007 tentang Penataan Mayor Pada Program Pendidikan Pascasarjana Kurikulum Sistem Mayor Minor di Lingkungan IPB, telah menetapkan Departemen Hasil Hutan (DHH) sebagai organisasi pelaksana Program Studi S3 Rekayasa dan Peningkatan Mutu Hasil Hutan (S3 RPM) dengan sistem kurikulum Mayor-Minor yang mulai berlaku tahun ajaran 2007-2008.
Visi Program Studi Doktor Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan adalah menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) hasil hutan bermutu tinggi dan bertaraf internasional.
Visi PS Doktor ITHH ini sejalan dengan visi jangka panjang dan jangka menengah IPB (Ketetapan Majelis Wali Amanat IPB Nomor: 30/MWA-IPB/2017 dan Nomor: 18/IT3.MWA/PR/2018)), visi jangka panjang dan jangka menengah Fahutan dan visi jangka panjang dan jangka menengah Departemen Hasil Hutan. Visi IPB jangka menengah berdasarkan Dokumen Rencana Strategis IPB Tahun 2019-2023 adalah “Menjadi perguruan tinggi berbasis riset dan terdepan dalam inovasi untuk kemandirian bangsa menuju techno-socio enterpreneurial university yang unggul di tingkat global pada bidang pertanian, kelautan, biosains tropika”. Merujuk pada visi IPB jangka menengah ini, maka visi Fahutan IPB 2022-2026 adalah “menjadi fakultas kelas dunia dalam bidang kehutanan dan lingkungan tropika berkelanjutan”. Berdasarkan visi IPB dan visi Fakultas Kehutanan serta dalam rangka mewujudkan kondisi yang diinginkan untuk kurun waktu 5 (lima) tahun mendatang, maka visi Departemen Hasil Hutan (DHH) adalah: “Menjadi lembaga pendidikan tinggi berbasis riset dan bertaraf internasional dalam menghasilkan SDM bermutu dan mengembangkan IPTEKS di bidang teknologi pemanfaatan hasil hutan berdasarkan falsafah dan tujuan Pancasila”.
Menyelenggarakan kegiatan tridharma guna menghasilkan:
1. Sumberdaya manusia yang mempunyai kualifikasi doktor (S3) dengan kompetensi utama ilmu dan teknologi hasil hutan, menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran, serta memiliki sikap dan perilaku yang responsif, kooperatif dan kreatif sehingga memiliki keunggulan kompetitif dan integritas.
2. Inovasi teknologi khususnya di bidang pemanfaatan hasil hutan kayu dan non-kayu berbasis penelitian (research based) yang mampu memberikan kontribusi pada peningkatan mutu keilmuan dan teknologi hasil hutan serta pembangunan industri pemanfaatan hasil hutan yang efisien dan berkelanjutan.
1. Mampu berpegang pada komitmen, integritas professional, dan nilai-nilai etika.
2. Mampu merancang dan melaksanakan riset serta menciptakan peta jalan riset dalam bidang ilmu dan teknologi hasil hutan, serta mampu mengkomunikasikan hasilnya ke komunitas ilmiah dan umum baik pada tataran nasional dan internasional.
3. Mampu merancang riset untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil hutan dalam rangka menciptakan produk yang inovatif dan teruji secara komprehensif meliputi ilmu biomaterial, rekayasa proses/desain, manajemen, dan bisnis.
4. Mampu mengkombinasikan konsep, fakta, dan teknik dalam memecahkan problem kompleks yang berkaitan dengan ilmu dan teknologi hasil hutan melalui pendekatan multi/inter/trans disipliner.
Pengembangan ilmu dan teknologi pemanfaatan hasil hutan untuk menghasilkan produk industri hasil hutan primer yang mencakup teknologi peningkatan kualitas kayu, kimia hasil hutan, biokomposit, desain dan keteknikan struktur kayu dan manajemen industri hasil hutan.
- Merupakan program studi Teknologi Hasil Hutan tertua di Indonesia.
- Pengembangan ilmu dan teknologi pemanfaatan hasil hutan untuk menghasilkan produk industri hasil hutan primer yang mencakup teknologi peningkatan kualitas kayu, kimia hasil hutan, biokomposit, desain dan keteknikan struktur kayu, dan manajemen industri hasil hutan.
- Direksi pada industri pengolahan kayu dan bukan kayu: industri pengerjaan kayu, industri pulp dan kertas, industri kayu lapis dan lamina, industri mebel dan furniture, industri konstruksi bangunan kayu, industri gondorukem dan terpentin, industri madu, industri obat obatan dan farmasi, dan lain-lain
- Pengusaha dalam bidang pengolahan hasil hutan kayu dan bukan kayu
- Auditor atau pengemban kebijakan dalam sertifikasi legalitas kayu
- Peneliti di berbagai lembaga penelitian
- Dosen di perguruan tinggi
- Birokrat (pemerintah pusat dan daerah)
- Tenaga ahli atau konsultan industri hasil hutan
- Pegiat lembaga swadaya masyarakat (LSM)
- Konsultan di industri hasil hutan dan lembaga pembiayaan usaha hasil hutan
Mata kuliah mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk ketrampilan menulis dalam context akademik.
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan dasar yang memadai tentang biopolimer terutama polimer bebasis polisakarida (selulosa dan chitosan) dan lignin bagi mahasiswa yang tidak memiliki dasar ilmu polimer secara memadai, namun memerlukan pemahaman yang memadai dalam rangka melaksanakan penelitian tugas akhirnya. Bahasan akan meliputi chain molecules, sifat biopolimer, polisakarida (selulosa dan chitin), lignin, teknik blending antar beragam jenis polimer untuk menghasilkan produk unggul. Karakterisasi, modifikasi kimia.
Mata kuliah ini menjelaskan tentang ultrastruktur dinding sel penyusun kayu daun lebar (hardwoods), kayu daun jarum (softwoods/conifer), dan palmwood termasuk ultrastruktur di bagian kayu reaksi dan kayu juvenil serta kaitannya dengan fungsi, sifat/karakter biomaterial, dan proses pengolahan. Ultrastruktur dinding sel yang akan diamati adalah tanda-tanda khusus di dinding dan di dalam sel pembuluh (pori-pori kayu); fibers (serabut di hardwoods, sel trakeida aksial di softwood, dan fiber bundles di palmwoods), parenkim aksial di hardwoods, softwoods, dan palmwoods); parenkim jari-jari (jari-jari kayu) di hardwoods dan softwoods; serta inklusi mineral termasuk kristal dan silika.
Mata kuliah wood surface coating ini adalah mata kuliah pilihan bagi mahasiswa S2 Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB. Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan lanjut dalam meningkatkan mutu kayu melalui teknologi pelapisan permukaan (surface coating). Mata kuliah ini akan membahas : 1) Ultrastructure and degradation of wood surfaces, 2) Surface defects and roughness of woods, 3) Surface tension and surface free energy,4) Polymeric coating materials 5) Wettability of liquid coatings, 6) Adhesion and bonding quality of the coating, 7) Innovation on paint additives for improving paint block resistance, 8) Nano coating technology.
Mata kuliah ini membahas mempelajari dan menerangkan perkembangan terbaru tentang taksonomi, klasifikasi, morfologi, anatomi, filogeni, dan perilaku rayap baik sebagai individu maupun koloni. Selain itu, mata kuliah ini juga mempelajari peranan rayap dalam ekosistem serta perilaku rayap dan kaitannya dengan deteriorasi kayu, dampak serangan rayap pada kayu dan bangunan, baik secara fisik, mekanis, ekonomis maupun ekologis. Teknik-teknik pengendalian rayap, baik secara fisik mekanis, kimiawi, maupun biologis.
Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan fundamental dalam pengolahan biomaterial menjadi produk-produk biokomposit. Mata kuliah ini akan membahas: 1) Definisi/pengertian umum biokomposit, 2) Kayu lapis, LVL, Glulam, 3) Papan partikel, Oriented Strand Board (OSB), Papan serat, dan Inorganic Bonded Composites.
Mata kuliah ini secara mendetail menjelaskan tentang beragam pulping proses, anatomi serpih kayu sehubungan denganpnetrasi larutan, prinsip dasar mekanisme reaksi ekstraksi serat, kinetika reaksi dan transfer massa alam proses pulping, bleaching dan pencucian pulp, preparasi material maju berbasis nanofiber dari serat selulosa, dan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengendalian dampak lingkungan dari fiber processing (pulping dan bleaching).
Mata kuliah ini membahas : Model persamaan tunggal (Single Equation Models), Model persamaan pilihan kualitatif (Model of Qualitative Choice), Model persamaan simultan (Simultaneous-Equation Models), dan Model deret waktu (Time Series Models).
Mata kuliah ini khusus untuk mahasiswa program Doktor dan merupakan perkuliahan yang dilakukan tatap muka antara dosen dan mahasiswa secara terjadwal yang diadakan untuk memperkaya materi penelitian mahasiswa. MK ini dikelola oleh komisi pembimbing dan atau dosen IPB yang kompeten di bidangnya (1-3 orang).
Mata kuliah ini khusus untuk mahasiswa program Doktor dan merupakan perkuliahan yang dilakukan tatap muka antara dosen dan mahasiswa secara terjadwal yang diadakan untuk memperkaya materi penelitian mahasiswa. MK ini dikelola oleh komisi pembimbing dan atau dosen IPB yang kompeten di bidangnya (1-3 orang).
Cakupan materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi teori akustik kayu kaitannya dengan kayu sebagai bahan baik untuk keperluan pengujian nondestruktif (NDT), alat musik, akustika bangunan, akustik ruangan, serta adanya pengaruh lingkungan terhadap akustik kayu.
Mata kuliah ini membahas : 1) Konsekuensi kekuatan pasar terhadap kesejahteraan (The welfare consequences of market power), 2) Perusahaan dominan (The dominant firm), 3) Oligopoli-pengakuan kesalingtergantungan (Oligopoly – The recognition of interdependence), 4) Oligopoli-Kolusi (Oligopoly – Collusion), 5) Struktur-Prilaku-Kekuatan Pasar – Bukti (Structure, Conduct, Market Power – The Evidence), 6) Faktor-faktor penentu struktur pasar (The Determinants of Market Structure), 7) Faktor-faktor penentu struktur perusahaan (The Determinants of Firm Structure), 8) Kebijakan Publik berkenaan penggabungan perusahaan (Public Policy towards Mergers), 9) Berbagai upaya penjualan (Sales Efforts), 10) Riset dan Pengembangan (Research and Development), 11) Ekonomi industri dan perdagangan internasional (Industrial Economics and International Trade), 12) Ekonomi industri dan Ekonomi makro (Industrial Economics and Macroeconomics), 13) Price Discrimination /Exclusionary Practices, and 14) Predation.
Mata kuliah ini membahas proses fisis, kimiawi, dan biologis terjadinya deteriorasi kayu serta dampaknya secara teknis, sosial, ekonomis, dan ekologis; disamping itu juga dibahas teori dan teknik perlindungan kayu dari kemungkinan terjadinya deteriorasi, termasuk teknik modifikasi kayu secara fisis, mekanis, dan kimia serta remedial treatment.
Mata kuliah ini mencakup berbagai jenis bahan pelapis kayu, metode aplikasi, penggunaan yang tepat. Topik perkuliahan meliputi ultrastruktur dan degradasi permukaan kayu, cacat dan kekasaran permukaan kayu, bahan pelapis kayu, tegangan dan energi bebas permukaan (surface tension and surface free energy), wetabilitas kayu, adhesi dan kualitas rekatan bahan pelapis kayu, metode aplikasi dan teknologi pelapisan nano.
Mata kuliah ini membahas secara komprehensif berbagai teknologi biokomposit berbasis kayu dan non-kayu, termasuk teknologi venir, plywood, laminated veneer lumber (LVL), glued laminated timber (Glulam), cross laminated timber (CLT), papan partikel, papan serat, dan papan semen. Pembelajaran mencakup karakteristik bahan, proses produksi, aplikasi, serta pengujian sifat fisis dan mekanis biokomposit.
Mata kuliah ini diawali dengan membahas hierarki stuktur kayu dan hipotesa dasar pengujian nondestruktif (NDT/E) pada biomaterial hutan dan kaitannya dengan karakteristik bahan serta produk turunannya. Selanjutnya dibahas sains dan teknologi NDT/E yang menjelaskan parameter utama, faktor yang berpengaruh, prinsip kerja, dan aplikasi berbagai metode NDT/E pada kayu dan produk turunannya, pohon, dan biomaterial hutan termasuk pengujiann
in-situ pada bangunan dan pohon berdasarkan metode NDT/E berbasis akustik, bor, visual, defleksi, proof loading, spektroskopi, termal microwave, dan nuclear magnetic resonance
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menganalisis bangunan hijau yang berwawasan lingkungan yang ditinjau dari berbagai aspek termasuk dari desain, proses maupun ekologi bangunannya. Penilaian bengunan menggunakan berbagai standard nasional & internasional serta pendekatan domestik pada bangunan berwawasan lingkungan; analisis siklus material (life cycle analysis) pada bangunan hijau, kualitas lingkungan serta lingkungan terbangun (built environment).yang mempengaruhi bangunan hijau.
Mata kuliah ini secara mendetail menjelaskan tentang beragam pulping process, anatomi serpih kayu sehubungan dengan penetrasi larutan, prinsip dasar mekanisme reaksi ekstraksi serat, kinetika reaksi dan transfer massa dalam proses pulping, bleaching dan pencucian pulp, preparasi material maju berbasis nanofiber dari serat
selulosa, dan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengendalian dampak lingkungan dari fiber processing (pulping dan bleaching).
Mata kuliah ini membahas konversi biomasa lignoselulosa dengan pendekatan biorefineri meliputi materi konsep biorefineri, bahan baku, fraksinasi komponen lignoselulosa, karakteristik kimia lignoselulosa, jenis konversi biomasa lignoselulosa, produk biorefineri lignoselulosa, integrasi industri biorefineri, prospek dan aspek lingkungan untuk meningkatkan efisiensi biomaterial hutan
Cakupan materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi pengenalan zat ekstraktif (metabolit sekunder) hasil hutan dari golongan fenolik, terpena dan terpenoid, alkaloid, serta minyak dan lemak dalam hal struktur kimia, sifat fisis, kimia, dan biologi, distribusi dan fungsinya di dalam tumbuhan, serta pemanfaatannya; prinsip dasar mekanisme dan jenis metode ekstraksi, fraksinasi, isolasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses dan hasil, karakterisasi zat ekstraktif dengan metode spektroskopi; serta diskusi interaktif dan tugas terstruktur untuk topik2 khusus terkini yang terkait dengan ekstraktif hasil hutan.
Mata kuliah pasca-sarjana ini akan membahas materi ekonometrika yang mencakup: 1) Two-Variable Regression Models, 2) The Multiple Regression Model, 3) Heteroscedasticity and Serial Correlation, 4) Instrumental Variables and Model Specification), 5) Forecasting with a Single-Equation Model, 6) Simultaneous-Equation Models dan 7) Time Series Models; yang digunakan untuk membangun, menguji dan mengevaluasi model ekonometrik yang merepresentasikan kegiatan-
kegiatan dan persoalan-persoalan yang dihadapi industri hasil hutan.
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dasar yang memadai tentang biopolimer terutama polimer berbasis polisakarida (selulosa dan chitosan) dan lignin bagi mahasiswa yang tidak memiliki dasar ilmu polimer secara memadai, namun memerlukan pemahaman yang memadai dalam rangka melaksanakan penelitian dibidang biopolimer. Bahasan akan meliputi chain molecules, sifat biopolimer, polisakarida (selulosa dan chitin), lignin, karakterisasi, modifikasi kimiawi, dan teknik blending antar beragam jenis polimer untuk menghasilkan produk unggul.
Mata kuliah ini membahas pentingnya modifikasi biomaterial dalam upaya meningkatkan kualitas dan produk biomaterial, modifikasi sifat-sifat biomaterial, modifikasi kimia biomaterial I (modifikasi dengan anhidrida asetat), modifikasi kimia biomaterial II (reaksi dengan bahan kimia lain), modifikasi biomaterial dengan panas, modifikasi permukaan, modifikasi impregnasi, pertimbangan komersilalisasi dan lingkungan, serta perkembangan ke depan
Mata kuliah ini membahas secara komprehensif dan mendalam tentang konsep, prinsip, dan perkembangan terkini dalam teknologi material maju dengan fokus khusus pada pemanfaatan dan rekayasa material berbasis biomassa hasil hutan. Materi perkuliahan mencakup transformasi bahan lignoselulosa menjadi material fungsional, nanoteknologi kayu dan serat alam, biokomposit, dan engineered wood products. Mahasiswa akan mengkaji pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan ilmu material, bioteknologi, dan teknik proses dalam pengembangan material maju berbasis biomassa hutan yang berkelanjutan. Penekanan diberikan pada analisis kritis literatur ilmiah, pengembangan ide riset inovatif, dan penerapan material hasil hutan dalam konteks ekonomi hijau dan bioindustri
Mata kuliah Inovasi Penelitian dan Publikasi membahas Pentingnya Inovasi dalam Penelitian, Manfaat Inovasi, Tantangan Inovasi, dan Aplikasi Inovasi dalam penelitian (Mengidentifikasi Kesenjangan Penelitian, Menerapkan Kreativitas dan Pemikiran Kritis, Mengembangkan Penelitian Kolaboratif). Mata Kuliah ini juga membahas Landasan dan Metodologi penelitian untuk validitas, keandalan, dan relevansi temuan penelitian dengan menguasai: Paradigma Penelitian, Pertanyaan Penelitian dan Hipotesis, Metode Pengumpulan Data, Tehnik Analisis Data, dan Dampak Penelitian terhadap Masyarakat. Selanjutnya, mata kuliah ini menekankan pentingnya menerjemahkan temuan penelitian menjadi publikasi yang mudah diakses dan berdampak melalui: Keterampilan Menulis Article, Platform Publikasi Artikel, Proses Review Sejawat, Keterampilan Komunikasi, Dampak dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan. Pada bagian akhir akan membahas Etika Penelitian dan Publikasi
Mata kuliah ini khusus untuk mahasiswa program Doktor, merupakan perkuliahan yang dilakukan tatap muka antara dosen dan mahasiswa secara terjadwal yang diadakan untuk memperkaya materi penelitian mahasiswa. MK ini dikelola oleh komisi pembimbing dan atau dosen IPB yang kompeten di bidangnya (1-3 orang).
Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan lanjut dalam meningkatkan mutu kayu melalui analisis pemesinan kayu. Mata kuliah ini akan membahas: 1) Orthogonal Cutting dan Peripheral Milling; 2) Otomatisasi Proses pemesinan kayu; 3) Friction and Forces analysis; 4) Chips formation analisys; 5) Cutting Temperature analysis; 6) Surface Roughness analisys; 7) Cutting tool Wear analysis; 8) Cutting Tool life Improvement; 9) Monitoring and control process in wood machining; 10) Modeling and Optimization of Wood Machining.
Mata ajaran ini menyajikan materi tentang komposit polimer kayu (wood polymer composite) dan bionanokomposit dari kayu serta bahan berlignoselulosa lainnya. Penjelasan tentang berbagai matriks, bahan pengisi, coupling agent dan bahan aditif lainnya dalam proses pembuatan, baik itu wood polymer composite maupun bionanokomposit. Selain itu, proses isolasi dan modifikasi nanoselulosa turut dibahas dalam rangka pembuatan serta aplikasi bionanokomposit
Cakupan materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi teori akustik kayu kaitannya dengan kayu sebagai bahan baik untuk keperluan pengujian nondestruktif (NDT), alat musik, akustika bangunan, akustik ruangan, serta adanya pengaruh lingkungan terhadap akustik kayu
Mata kuliah ini mempelajari material viscoelastis yaitu material yang memiliki gabungan sifat viscous dan elastis ketika berdeformasi akibat menerima beban. Material yang viscous menahan aliran geser dan regangan secara linier terhadap waktu ketika tegangan terjadi. Material elastis mengalami regangan ketika diberi beban dan segera kembali ke bentuk semula ketika dibebaskan dari tegangan. Eksperimen untuk mempelajari perilaku material viscoelastis yang meliputi creep, relaksasi, respons dinamis, serta hubungan konstitutifnya terhadap waktu dan temperatur, diuraikan dan dianalisis melalui model-model matematis yang relevan
Mata kuliah ini membahas : 1) Konsekuensi kekuatan pasar terhadap kesejahteraan (The welfare consequences of market power), 2) Perusahaan dominan (The dominant firm), 3) Oligopoli-pengakuan kesalingtergantungan (Oligopoly – The recognition of interdependence), 4) Oligopoli-Kolusi (Oligopoly –Collusion), 5) Struktur-Prilaku-Kekuatan Pasar – Bukti (Structure, Conduct, Market Power – The Evidence), 6) Faktor-faktor penentu struktur pasar (The Determinants of Market Structure), 7) Faktor-faktor penentu struktur perusahaan (The Determinants of Firm Structure), 8) Kebijakan Publik berkenaan penggabungan perusahaan (Public Policy towards Mergers), 9) Berbagai upaya penjualan (Sales Efforts), 10) Riset dan Pengembangan (Research and Development), 11) Ekonomi industri dan perdagangan internasional (Industrial Economics and International Trade), 12) Ekonomi industri dan Ekonomi makro (Industrial Economics and Macroeconomics), 13) Price Discrimination /Exclusionary Practices, and 14) Predation
Mata kuliah ini membahas: Analisis kuantitatif dalam pengembangan kebijakan (the quantitative analysis of development policy); analisis permintaan (demand analysis); pendekatan fungsi keuntungan terhadap penawaran dan permintaan inputs (the profit function approach to supply and factor demand); distorsi harga: indikator dan analisis keseimbangan parsial (price distortions: indicators and partial equilibrium analysis); model input-output (Input-output tables), social accounting matrices (SAM), and multipliers; dan multi-market models
Mata kuliah ini membahas pentingnya modifikasi biomaterial dalam upaya meningkatkan kualitas dan produk biomaterial, modifikasi sifat-sifat biomaterial, modifikasi kimia biomaterial I (modifikasi dengan anhidrida asetat), modifikasi kimia biomaterial II (reaksi dengan bahan kimia lain), modifikasi biomaterial dengan panas, modifikasi permukaan, modifikasi impregnasi, pertimbangan komersilalisasi dan lingkungan, serta perkembangan ke depan.
Mata kuliah ini membahas proses fisis, kimiawi, dan biologis terjadinya deteriorasi kayu serta dampaknya secara teknis, sosial ekonomis, dan ekologis; disamping itu juga dibahas teori dan teknik perlindungan kayu dari kemungkinan terjadinya deteriorasi, termasuk aplikasi coating agents (water repellent, varnish, lacquer, dan cat) serta bahan pengawet kayu (wood preservative).
Mata ajaran ini menyajikan materi tentang komposit polimer kayu (wood polymer composite) dan bionanokomposit dari kayu dan bahan berlignoselulosa lainnya yang akan menjelaskan tentang berbagai matrix, filler, coupling agent dan bahan aditif lainnya dalam proses pembuatan baik itu wood polymer composite maupun bionanokomposit. Selain itu, proses isolasi dan modifikasi nanoselulosa turut dibahas dalam rangka pembuatan dan aplikasi bionanokomposit.
Cakupan materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi hirearki stuktur kayu, hipotesa dasar NDT/E dan kaitannya dengan karakteristik kayu, produk kayu dan hasil hutan lainnya, serta mampu menjelaskan prinsip kerja dan aplikasi untuk berbagai metode NDT/E yaitu berbasis elastisitas dan defleksi, akustik, NIR spektroskopi, termal dan microwave, dan nuclear magnetic resonance pada suatu produk dan pengujian in-situ bangunan serta pohon berdiri. Diskusi interaktif dan tugas terstruktur diberikan untuk beberap topik terkini terkait aplikasi NDT/E di bebagai produk.
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menganalisis bangunan hijau yang berwawasan lingkungan yang ditinjau dari berbagai aspek termasuk dari desain, proses maupun ekologi bangunannya. Penilaian bengunan menggunakan berbagai standard nasional & internasional serta pendekatan domestik pada bangunan berwawasan lingkungan; analisis siklus material (life cycle analysis) pada bangunan hijau, kualitas lingkungan serta lingkungan terbangun (built environment). yang mempengaruhi bangunan hijau.
Mata kuliah ini membahas konversi biomasa lignoselulosa dengan pendekatan biorefineri meliputi materi konsep biorefineri, bahan baku, fraksinasi komponen lignoselulosa, karakteristik kimia lignoselulosa, jenis konversi biomasa lignoselulosa, produk biorefineri lignoselulosa, integrasi industri biorefineri, prospek dan aspek lingkungan untuk meningkatkan efisiensi biomaterial hutan.
Mata kuliah ini membahas tentang penggolongan dan karakteristik zat ekstraktif hasil hutan; prinsip-prinsip dasar mekanisme dan jenis ekstraksi, fraksinasi, dan isolasi; karakterisasi zat ekstraktif dengan metode spektroskopi; material maju berbasis zat ekstraktif hasil hutan; dan diskusi interaktif serta penugasan terstruktur untuk topik terkini terkait dengan ekstraktif hasil hutan.
Mata kuliah ini membahas: Pengantar Optimasi (Introduction to Optimization), Program Linear (Linear programming), Program Jejaring (Network models), Program Integer (Integer programming), Program non-linear (Non-linear programming), dan Simulasi (Simulation).
Mata kuliah ini mempelajari material viscoelastis yaitu material yang memiliki gabungan sifat viscous dan elastis ketika berdeformasi akibat menerima beban. Material yang viscous menahan aliran geser dan regangan secara linier terhadap waktu ketika tegangan terjadi. Material elastis mengalami regangan ketika diberi beban dan segera kembali ke bentuk semula ketika dibebaskan dari tegangan. Eksperimen untuk mempelajari perilaku material viscoelastis yang meliputi creep, relaksasi, respons dinamis, serta hubungan konstitutifnya terhadap waktu dan temperatur, diuraikan dan dianalisis melalui model-model matematis yang relevan.
Mata kuliah ini membahas : Analisis kuantitatif dalam pengembangan kebijakan (the quantitative analysis of development policy); analisis permintaan (demand analysis); pendekatan fungsi keuntungan terhadap penawaran dan permintaan inputs (the profit function approach to supply and factor demand); distorsi harga: indikator dan analisis keseimbangan parsial (price distortions: indicators and partial equilibrium analysis); model input-output (Input-output tables), social accounting matrices (SAM), and multipliers; dan multi-market models.
Mata kuliah ini membahas, mempelajari, dan menerangkan perkembangan yerbaru tentang taksonomi, klasifikasi, morfologi, anatomi, filogeni, dan perilaku rayap baik sebagai individu maupun koloni. Selain itu mata kuliah ini juga mempelajari peranan rayap dalam ekosistem serta perilaku rayap dan kaitannya dengan deteriorasi kayu, dampak serangan rayap pada kayu dan bangunan, baik secara fisik, mekanis, ekonomis maupun ekologis. Teknik-teknik pengendalian rayap, baik secara fisik mekanis, kiiawi, maupun biologis.
Mata kuliah pasca-sarjana ini akan membahas model-model matematik, yang mencakup: Program Linear, Program Jejaring, Program Integer, Non-linear programming, dan Simulation; yang digunakan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan persoalan-persoalan optimasi dan ketidakpastian dalam industri
hasil hutan
-