Klimatologi merupakan ilmu yang mempelajari kondisi jangka panjang dari dinamika fisik atmosfer (cuaca dan iklim). Bidang ilmu ini dan terapannya sedang berkembang pesat khususnya ditingkat Internasional. Program Studi Klimatologi Terapan merupakan satu-satunya Program Studi Doktor yang berjalan saat ini pada Departemen Geofisika dan Meteorologi Fakultas MIPA IPB, Program Studi berupaya untuk menghasilkan lulusan yang profersional dalam bidang klimatologi serta terapannya, sehingga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya atmosfer serta interaksinya.
Menjadi program Doktor Klimatologi Terapan dengan kompetensi akademik, riset dan inovasi bertaraf internasional.
1. Menyelenggarakan pendidikan Doktor Klimatologi Terapan berkualitas internasional
2. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi original dan teruji bidang klimatologi terapan melalui kolaborasi penelitian inter, multi, dan transdisiplin ilmu
3. Memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui implementasi ilmu dan teknologi serta inovasi bidang klimatologi terapan
KOMPETENSI
Menguasai teori dan falsafah ilmu untuk mengembangkan pengetahuan baru klimatologi melalui riset yang orisinal yang dapat diintegrasikan dengan cabang ilmu lain secara inovatif dan lintas disiplin dalam memecahkan berbagai aspek pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan manusia.
PROFESI
1. Mampu mengembangkan teknik-teknis analisis data dan informasi cuaca/iklim dengan pendekatan multi dan lintas disiplin serta penerapannya dalam berbagai aspek kehidupan untuk kesejahteraan masyarakat dalam skala lokal, nasional dan internasional
2. Mampu memberikan pilihan teknologi yang inovatif dan alternatif solusi terhadap permasalahan terkait cuaca/iklim dengan pendekatan multi dan lintas disiplin untuk berbagai sektor khususnya pertanian sumberdaya alam, lingkungan dan kebencanaan
3. Mampu menggariskan dan merumuskan kebijakan strategis yang terkait dengan tujuan nasional dalam percaturan global dengan megintegrasikan kemampuan analitik di bidang klimatologi kepada disiplin ilmu yang lain
KEILMUAN
1. Menguasai ilmu iklim/cuaca dan mampu mengembangkan aplikasi baru pada berbagai sektor yang diminati melalui riset yang inovatif, original dan teruji.
2. Menguasai dan mampu memberikan konstribusi dalam pengembangan teori dan teknik baru di bidang cuaca/iklim agar secara inovatif dapat diintegrasikan dengan cabang ilmu lain dengan menunjukkan novelty keilmuan klimatologi
3. Mampu merancang dan melaksanakan penelitian ilmiah original dalam menghasilkan pengetahuan baru terkait cuaca/iklim dan penerapannya dalam berbagai bidang
MANAJERIAL
1. Mampu memberikan rekomendasi kebijakan dalam percaturan nasional dan internasional terkait isu-isu pengelolaan sumberdaya alam, lingkungan dan perubahan iklim dengan memanfaatkan sistem informasi dan jejaring kerja
2. Mampu berperan aktif dalam pengembangan komunitas ilmiah baik di dalam disiplin ilmunya, maupun secara multi dan lintas disiplin yang berskala nasional dan internasional
3. Mampu memberikan kepemimpinan dalam pengelolaan riset ilmiah untuk menghasilkan karya ilmiah melalui publikasi ilmiah yang berskala nasional dan internasional
menghasilkan lulusan yang profersional dalam bidang klimatologi serta terapannya, sehingga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya atmosfer serta interaksinya.
Membahas metode penelitian, teknik pengumpulan data, sistematik literatur review di publikasi dengan contoh kasus
Mata kuliah ini membahas konsep, metode, dan teknik analisis serta visualisasi data iklim menggunakan bahasa pemrograman R. Mahasiswa akan mempelajari pembersihan data, manipulasi data, transformasi data, visualisasi berbasis R Base dan ggplot2, pembuatan fungsi, penerapan model regresi sederhana, evaluasi model, hingga optimasi model. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa kemampuan teknis dalam pengolahan data iklim yang aplikatif dan siap digunakan untuk riset maupun tugas akhir
Karakteristik atmosfer bumi, modifikasi radiasi matahari oleh atmosfer, radiasi transfer di atmosfer, udara sebagai gas ideal, persamaan status untuk campuran gas, proses adiabatik dan diabatik, keseimbangan hidrostatika, stabiliti termal lokal dan nonlokal, stabiliti konvektif proses, pertumbuhan awan dan presipitasi, sistem gerak dalam koordinat sferikal dan natural, vortisiti dan sirkulasi
Sistem penginderaan jauh, radiasi, sensor, data, jenis, kualitas, kuantitas ketersediannya. Metode analisis dan interpretasi data, manual dan otomasi, aplikasi pemetaan suhu udara, hidrologi DAS, lengas tanah dan evapotranspirasi, biomass dan produksi
Permasalahan pencemaran udara, evolusi atmosfer, proses kimia dan fotokimia, jenis dan sumber polutan, transport polutan, atmospheric boundary layer, dekomposisi Reynolds, turbulensi udara, Richardson number, mixing depth, pengaruh distribusi vertikal properti termodinamik dan angin terhadap distribusi polutan, konsep dan keterbatasan pemodelan kualitas udara, parameterisasi dispersi, model-model dispersi gaussian
Membahas konsep risiko, analisis risiko, dan peluang dampak kejadian iklim terhadap suatu sistem kehidupan. Evaluasi risiko dan peluang iklim dengan menggunakan teknik-teknik statistik dengan pendekatan linier dan non-linier termasuk penggunaan pendekatan sensitivitas dan data pembangkit dalam perhitungan risiko dan peluang iklim. Penerapan teknik-teknik risiko pada data berbasis lokasi dan grid dengan pendekatan temporal dan spasial.
Membahas konsep-konsep dan teknik-teknik pengkajian dampak dan kerentanan perubahan iklim dengan memanfaatkan model-model dinamis dan empiris. Pengkajian diarahkan untuk melakukan analisis dampak dan kerentanan pada suatu wilayah dan/atau sektor ekonomi dengan menggunakan teknik-teknik evaluasi statistik. Hasil pengkajian dimanfaatkan untuk penyusunan adaptasi perubahan iklim dengan mempertimbangkan elemen dan tipologi adaptasi. Aksi-aksi adaptasi yang dilakukan masyarakat dijabarkan sebagai bahan evaluasi implementasi adaptasi perubahan iklim
Sistem iklim bumi dan penyebab terjadinya pemanasan global dan dampaknya terhadap kondisi iklim masa datang, penggunaan model GCM untuk menduga dampak pemanasan global terhadap perubahan iklim, penggunaan luaran GCM untuk mempelajari dinamika perubahan iklim pada skala lokal dengan teknik downscaling secara dinamik dan statistik, pemanfaatan hasil kajian analisis perubahan iklim dalam proses penyusunan kebijakan pembangunan dan peluang pendanaan dan alih teknologi yang ditawarkan oleh konvensi perubahan iklim bagi negara berkembang untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
Membahas dan menganalisis sistem iklim dengan variasi secara spasial dan temporal (global dan lokal) dalam siklus hidrologi. Perubahan interaksi antara sistem iklim dan siklus hidrologi dianalisis dalam bentuk kejadian ekstrim seperti banjir dan kekeringan serta potensi dampak perubahan iklim pada sumberdaya air. Data observasi, remote sensing, GIS dan pemodelan digunakan sebagai sarana dalam meningkatkan pemahaman tentang sistem kompleks variasi spasial dan temporal pada proses-proses fisis pada interaksi sistem iklim dan siklus hidrologi
Mata kuliah Bioklimatologi membahas dinamika interaksi antara biosfer dan atmosfer serta berbagai proses biogeofisika dan biogeokimia yang mengaturnya. Fokus utama mencakup pemahaman variabel biofisika (radiasi, suhu, kelembaban, angin, tekanan udara) dan proses pertukaran energi, uap air, momentum, serta karbon pada ekosistem terestrial. Mahasiswa akan mempelajari mekanisme produksi primer (GPP, NPP, respirasi), siklus karbon, serta bagaimana perubahan penggunaan lahan dan perubahan iklim mempengaruhi fungsi ekosistem dan memberikan umpan balik terhadap iklim.
Melalui pendekatan teori dan studi kasus, mahasiswa dilatih untuk merancang dan melaksanakan pengukuran maupun analisis data bioklimatologi—baik pada skala titik menggunakan data meteorologi, Eddy Covariance, maupun pada skala spasial menggunakan keluaran land surface model dan remote sensing. Mahasiswa juga akan melakukan interpretasi data untuk memahami respon biosfer terhadap kondisi cuaca/iklim, termasuk pada situasi ekstrem (kering, basah, kebakaran asap).
Proses pembelajaran menggunakan kombinasi kuliah, flipped classroom, dan collaborative learning dengan porsi praktik analisis yang dominan. Melalui proyek individu dan kelompok, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan konsep-konsep bioklimatologi dan menerapkannya untuk mengkaji fungsi ekosistem, status air wilayah, serta dinamika pertukaran energi dan karbon pada berbagai tipe ekosistem terestrial.
Mata kuliah mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk ketrampilan menulis dalam context akademik.
Memberikan pengetahuan tentang iklim dan gedung, iklim perkotaan serta desain kota dan gedung untuk memperoleh iklim yang nyaman pada skala lokal-regional
Sistem iklim bumi, evolusi iklim bumi, radiasi solar dan terrestrial, kesetimbangan energi global, transfer radiasi atmosfer, siklus air di atmosfer, sirkulasi atmosfer, sirkulasi lautan, perubahan iklim natural dan antropogenik, sensitivitas iklim dan mekanisme feedback
Sebagai mata kuliah lanjutan, mata kuliah ini akan memberikan survey singkat tentang metode statistik untuk klimatologi yang diberikan pada program S1. Untuk tingkat lanjut, mahasiswa diperkenalkan konsep rantai Markov dan pemanfaatan dalam penyusunan model pembangkit data iklim harian, prediksi iklim dengan menggunakan model time series, teknik statistical downscaling untuk prediksi iklim dengan menggunakan luaran model dinamik (luaran GCM), dan teknik verifikasi model prediksi iklim
Komponen-komponen sistem iklim, climate forcings: eksternal dan internal, konsep feedback, initial value dan boundary value problems, tipe model-model iklim, parameterisasi model, model-model kesetimbangan energi, interaksi atmosfer dan lautan, model coupled sistem iklim, ilustrasi dan studi kasus
Mata kuliah ini memperkenalkan dan membahas konsep, teori dan penerapan dari pendekatan sistem dalam hidrologi dan sumberdaya air dan lahan. Review hidrologi fisik, dilanjutkan dengan bahasan metode-metode klasik dalam pendugaan limpasan dan analisis hidrograf diberikan sebagai landasan bagi model-model simulasi hidrologi DAS, termasuk teknis GIS dalam distributed hydrology modeling. Penekanan pada perkembangan model-model hidrologi mutakhir untuk DAS kecil seperti DAS pertanian, hutan dan urban, maupun DAS berukuran sedang.
Faktor iklim dan mekanisme yang mempengaruhi tumbuh-tumbuhan, berbagai model untuk menduga hasil tanaman, modifikasi iklim mikro untuk meningkatkan hasil tanaman.
Pengaruh tindakan/perlakuan manusia yang disengaja dan tidak disengaja terhadap iklim dan cuaca. Modifikasi iklim skala mikro meliputi monocropping, intercropping, agroforestry dan rumah kaca, serta modifikasi skala makro yang mencakup teknologi hujan buatan, dan modifikasi daerah rural dan urban
Mata Kuliah ini membahas mengenai bagaimana meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan, melakukan adaptasi dan membangun relisiensi terhadap dampak perubahan iklim, serta mengurangi dan/atau menghilangkan emisi gas rumah kaca dari aktivitas pertanian. Mata Kuliah disampaikan dalam bentuk kuliah, studi kasus, kerja kelopmok dan diskusi serta kunjungan Lapang / percontohan Agriculture best practices. Modul dibagi atas 7 bagian, mencakup : Weather and Climate smart, Water Smart, Carbon Smart, Nitrogen Smart, Energy Smart, Protection Smart, Field Trip / Agriculture Best practices
Mata kuliah ini membahas bagaimana meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani secara berkelanjutan. Secara bersamaan, dibahas strategi adaptasi dan pembangunan resiliensi terhadap dampak perubahan iklim, serta upaya mengurangi dan/atau menghilangkan emisi gas rumah kaca dari aktivitas pertanian. Mata kuliah menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) / Student Centered Learning (SCL), yang meliputi sesi perkuliahan, fasilitasi dan mentoring kerja mandiri mahasiswa, kuliah tamu, presentasi dan diskusi, serta penulisan ringkasan (summary) setiap topik yang dipresentasikan.
Merupakan tahap awal untuk mengevaluasi kelayakan mahasiswa sebagai calon doktor melalui ujian tertulis mengenai pengetahuan secara komprehensif terhadap penelitian yang akan dilakukannya & mata kuliah yang sudah diambil minimal 12 SKS
Merupakan tahap lanjutan untuk mengevaluasi kelayakan mahasiswa sebagai calon doktor melalui ujian lisan mengenai pengetahuan secara komprehensif terhadap penelitian yang akan dilakukannya
Merupakan kegiatan mahasiswa untuk menyusun usulan penelitian yang akan dilakukan untuk penyelesaian tugas akhir. Usulan penelitian tersebut meliputi : studi literatur, penyusunan metode penelitian dan hipotensis-hipotensis yang dirancang. Proposal penelitian ini disusun atas persetujuan dosen pembimbing
Salah satu media komunikasi ilmiah bagi mahasiswa pascasarjana untuk mengemukakan substansi dan permasalahan yang akan dijadikan subyek penelitian tesis serta menambah wawasan keilmuan
Merupakan tugas akhir disertasi mahasiswa program doktor sebagai salah satu syarat kelulusan yang meliputi kegiatan penelitian baik di laboratorium maupun di lapang, penulisan disertasi,publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional, ujian tertutup dan ujian terbuka
Penilaian kemampuan mahasiswa calon doktor dalam pengusaan kompetensi dan disertasinya di hadapan tim penguji yang terdiri dari: Dekan (atau yang mewakili), Ketua Program Studi, Komisi Pembimbing, dan dua orang penguji luar. Naskah disertasi dievaluasi terlebih dahulu oleh para penguji luar dan direvisi sesuai dengan saran perbaikannya.
-