Program Doktor Program Studi Ilmu Biomedis Hewan (PS IBH) menghasilkan profil lulusan doktor yang mampu menganalisa, menemukan, mengembangkan dan menerapkan konsep-konsep ilmu kesehatan mutakhir, tanggap/respon hewan terhadap penyakit dan lingkungannya serta teknologi medis termasuk kedokteran komparatif secara profesional, mandiri, dan bertanggung jawab. Berdasarkan kompetensi lulusan program doktor PS IBH, maka PS IBH memiliki keluasan cabang ilmu yang diwujudkan dalam enam peminatan yang menawarkan mata kuliah sesuai dengan ciri khas peminatan masing-masing. Keluasan dalam memilih minat di PS IBH merupakan keunggulan dibandingkan dengan PS lainnya yang sejenis, karena calon mahasiswa program doktor dapat berasal dari multidisiplin ilmu serta bekerja di berbagai sektor dengan gelar doktor di bidang biomedis. Kurikulum program doktor PS IBH secara garis besar dibedakan atas mata kuliah wajib SPs (2 SKS), mata kuliah dasar/pilar PS (2 SKS), mata kuliah wajib peminatan (6 SKS), tugas akhir (28 SKS) sehingga total SKS program doktor adalah 44-45 SKS. Dalam mewujudkan capaian pembelajaran lulusan doktor, maka proses pembelajaran yang diterapkan memiliki karakteristik terdiri atas sifat interaktif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa (student centre learning). Proses pembelajaran yang meliputi perkuliahan tatap muka, diskusi, pembimbingan, dan ujian. Upaya pencapaian hasil pembelajaran juga didukung oleh dosen pengajar yang sebagian besar guru besar dan lektor kepala sebagai dosen yang memiliki pengalaman dan kompetensi keilmuan yang mumpuni sehingga transfer of knowledge and skills dapat berjalan lebih baik
Visi Program Doktor Prodi IBH adalah menjadi program studi doktor rujukan internasional dalam bidang Biomedis Hewan yang unggul berbasis riset inovatif untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dan IPTEKS kesehatan hewan tropika guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi di tingkat global pada tahun 2035 dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi kesejahteraan manusia dengan menyelaraskan hubungan antara manusia-hewan dan lingkungan.
1). Menyelenggarakan pendidikan pascasarjana jenjang doktor (S3) di bidang Ilmu Biomedis Hewan yang inovatif dan ilmiah berbasis kompetensi (innovative education) dan berpusat pada pembelajar (student centered) untuk menghasilkan lulusan yang sigap dan adaptif menghadapi perkembangan teknologi (technology changing) dan tantangan masa depan (future-ready)
2). Menyelenggarakan penelitian jenjang doktor yang relevan dengan permasalahan ilmu-ilmu kedokteran hewan dan biomedis secara analitik, teoritik, mandiri, profesional dan bertanggung jawab;
3). Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis keahlian dan kompetensi jenjang doktor di bidang ilmu biomedis hewan
4). Menyelenggarakan pengembangan sumber daya manusia jenjang doktor dan institusi rujukan bertaraf internasional di bidang pengembangan ilmu biomedis hewan.
5). Membangun budaya profesional yang dapat beradaptasi, menginspirasi, inovasi, dan membangun pola pikir kewirausahaan (techno-socio entrepreneurship) untuk mendukung terselenggaranya pembangunan nasional berkelanjutan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (community services) yang berkualitas di bidang biomedis hewan.
6). Memperluas pengaruhnya sebagai institusi pendidikan pascasarjana dalam jenjang magister yang terpercaya dan dihargai oleh seluruh stakeholder serta berperan dalam peningkatan taraf hidup masyarakat melalui bidang kesehatan hewan dan biomedis secara terintegrasi dalam harmonisasi hubungan hewan, manusia, dan lingkungan (One Health).
1). Menghasilkan sumberdaya manusia dengan jenjang doktor yang bermoral, handal, memiliki integritas tinggi terhadap keilmuannya di bidang biomedis hewan dengan tingkat kualifikasi doktor (S3);
2). Mengembangkan keunggulan rujukan internasional IPTEKS mutakhir di bidang biomedis hewan;
3). Mengabdikan kompetensi keilmuan biomedis hewan jenjang doktor bagi pengembangan kedokteran hewan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan hewan tropika dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi kesejahteraan manusia dengan menyelaraskan harmonisasi hubungan antara manusia-hewan dan lingkungan;
4). Mewujudkan atmosfer akademik pendidikan tinggi jenjang doctor yang kondusif bagi tercapainya visi dan misi PS-IBH.
Program Doktor Ilmu Biomedis Hewan SKHB IPB bermandat menyelenggarakan pendidikan doktor berbasis riset unggul untuk menghasilkan SDM berkelas internasional, memperkuat IPTEKS biomedis dan kesehatan hewan tropika, serta mendukung One Health berkelanjutan.
Program Doktor Ilmu Biomedis Hewan SKHB IPB unggul dalam riset inovatif berbasis One Health, didukung guru besar dan peneliti bereputasi internasional, fasilitas riset dan rumah sakit hewan pendidikan modern, jejaring global, serta luaran publikasi dan inovasi yang memperkuat daya saing lulusan di tingkat dunia.
Lulusan Program Doktor Ilmu Biomedis Hewan memiliki prospek karier yang luas di bidang kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, dan biomedis berbasis One Health. Lulusan dapat berkarier sebagai dosen dan peneliti di perguruan tinggi, peneliti utama di lembaga riset nasional maupun internasional.
Lulusan juga dapat berperan sebagai analis dan perumus kebijakan di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner, termasuk dalam sistem jaminan keamanan pangan asal hewan. Di sektor industri, lulusan dapat terlibat dalam riset dan pengembangan vaksin, obat hewan, produk biologis, serta teknologi diagnostik dan bioteknologi. Dengan kompetensi penelitian orisinal dan publikasi ilmiah bereputasi, lulusan memiliki daya saing tinggi untuk menjadi akademisi, inovator, konsultan, maupun pemimpin institusi di tingkat nasional dan internasional.
Mata kuliah ini menjelaskan ruang lingkup sistem penghantaran obat yang mencakup jenis, tujuan pembentukan, mekanisme kerja, material, proses pembuatan dan aplikasinya.
Kuliah ini akan menganalisis secara terperinci bagaimana hewan mengalami perubahan fungsi-fungsi organ dan sistem organ tubuh dalam menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan atau ekosistem. Bagaimana umur, jenis kelamin dan musim memberi pengaruh pada fisiologi individu/ organisme, yang kesemuanya bergabung dengan faktor-faktor nutrisi, sejarah genetika, dan sifat lingkungan fisik/biologis menjadi sistem kompleks dalam mewujudkan interaksi tingkat individu dan kelompok. Dalam kuliah ini juga akan dibahas berbagai keragaman perilaku hewan dengan pendekatan morfofungsi. Selain itu juga akan dibahas berbagai tingkah laku hewan hingga komunikasi antarhewan. Kuliah ini juga akan membahas mekanisme perubahan fisiologis sebagai respons terhadap cekaman (stress) dan proses penuaan dan penyakit.
Mata kuliah ini membahas berbagai teknik instrumentasi pelaksanaan eksperimen bidang fisiologi,
metode pengembangan hewan model, teknik analisis laboratorium yang diperlukan
dalam penelitian bidang fisiologi dan/atau bidang ilmu terkait.
Pembahasan dititik beratkan
pada Teknik pengelolaan dan pengambilan sampel biologis pada hewan percobaan, penggunaan instrumentasi/peralatan dalam rangka menelaah kondisi fisiologis maupun respon fisiologis terhadap aplikasi perlakuan pada hewan coba (model).
Menganalisis secara terperinci, bagaimana tubuh memanfaatkan zat gizi untuk mendukung fungsi dan pembentukan produk. Topik pembahasan produksi dalam kuliah ini dimulai dengan konsep produksi dalam hewan ternak, yang menyangkut daging, susu, telur, dan bulu atau wool atau kalau dibutuhkan akan diperluas dengan produksi kulit, Selain itu juga akan disinggung produksi senyawa tertentu yang bermanfaat sebagai obat. Bahan kuliah akan menekankan konsep sistem produksi yang ditentukan oleh jumlah sel-sel yang menghasilkan produk, ketersediaan bahan baku serta kelengkapan sistem untuk merakit bahan baku menjadi produk. Akan diberikan juga berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produk pada hewan ternak.
Mata kuliah ini mempelajari fenomena fisiologis yang karakteristik pada unggas mulai dari tingkat seluler, jaringan, organ dan sistem organ dalam kesatuan sistem koordinasi dan integrasi agar dapat bertahan hidup, tumbuh, berkembang dan berketurunan khususnya mekanisme pertahanan tubuh, hematologi, pencernaan, metabolisme, pertumbuhan, reproduksi dan pembentukan telur, pernafasan, thermoregulasi dan mekanisme mengatasi cekaman.
Mata kuliah ini membahas tentang struktur organ, sistem organ, dan fungsi tubuh terkait dengan fungsi seluler maupun organ satwa primata (non-human primates) yang meliputi sistem syaraf dan otot, pertahanan tubuh, sistem endoktrin, metabolisme dan fungsi reproduksi, sistem kardiovaskuler, respirasi, pencernaan dan ekskresi.
Mata kuliah ini membahas tentang antioksidan yang meliputi superoksida dismutase (SOD), katalase, dan glutathion peroksidase, dll. secara komprehensif dalam metabolisme sel dan hubungannya dengan oksigen, radikal bebas, stres oksidatif, dan proteksi antioksidan, pendeteksian antioksidan dan radikal bebas, serta peranan antioksidan intrasel dalam aging, nutrisi, kondisi stress oksidatif, dan terapi.
Mata kuliah ini mempelajari prinsip dan cara kerja uji-uji diagnostik berbasis molekular, seperti teknik diagnostik berbasis DNA/RNA yang diterapkan dalam pengujian mikroorganisme patogen terkait keamanan produk hewan, termasuk interpretasi hasil uji dan biosafety laboratorium diagnostik. Selanjutnya dibahas pula artikel dari publikasi terkait teknik diagnostik modern.
Membahas aspek ekonomi dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hewan, menghitung kerugian ekonomi dan dampak lain akibat penyakit hewan dan zoonosis, menganalisis cost-benefit tindakan pengendalian penyakit hewan, serta mengembangkan kebijakan dan mengambil keputusan di bidang kesehatan hewan dan peternakan berdasarkan analisis ekonomi dan sosial.
Mata kuliah ini mempelajari prinsip kesejahteraan hewan dan penerapannya pada hewan produksi mulai dari budidaya hingga pemotongan di rumah potong hewan, termasuk cara penilaian penerapan kesejahteraan hewan serta aspek fisiologi dan kualitas produk terkait penerapan kesejahteraan hewan. Selain itu dibahas pula aspek kahalalan dari produk hewan yang dihasilkan.
Membahas tentang perdagangan bebas serta SPS/TBT, peraturan standar tentang perdagangan (ekspor dan impor) hewan dan produk hewan terkait dengan penyakit hewan menular dan zoonosis, komponen analisis risiko impor, teknik dan prosedur analisis risiko kualitatif dan kuantitatif. Selain itu, dilatih mengembangkan analisis risiko impor yang meliputi analisis bahaya, penilaian risiko, manajemen risiko, dan komunikasi risiko.
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman tentang peran gen dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh dan gangguan imunitas. Kepekaan induk semang terhadap berbagai agen penyakit bukan saja ditentukan oleh keganasan agen penyakitnya tetapi juga status genetik induk semangnya. Keberhasilan infeksi ditentukan oleh adanya reseptor spesifik pada pemukaan sel target atau komponen permukaan sel-sel lainnya.
matakuliah ini membahas upaya eksplorasi materi genetik langsung dari sampel untuk deteksi dan identifikasi mikroba patogen, termasuk penemuan mikroba baru. bahasan cakupan peranan metagenomik dalam menggali informasi yang lebih dalam dan luas tentang keanekaragaman, evolusi, interaksi maupun patogenesis mikroba. Penekanan difokuskan pada tercapainya pemahaman yang komprehensif tentang penyakit infeksius termasuk emerging maupun re-emerging serta kompleksitas biologi infeksi
Mata kuliah ini membahas konsep dan metodologi tentang berbagai teknik mutakhir berbasis rekayasa molekuler yang diaplikasikan untuk diagnosis, pencegahan, dan terapi penyakit infeksius pada hewan termasuk zoonosis, maupun untuk deteksi berbagai kontaminan terkait keamanan produk hewan. Bahasan juga mencakup upaya miniaturisasi dan simplifikasi teknik deteksi mikroba patogen yang berorientasi pada nanoteknologi yang memanfaatkan biomolekul seperti biosensor, microarray dan microfluidic.
Mata kuliah ini menjelaskan menjelaskan Konsep One Health dengan berbagai contoh aplikasinya dan saling keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem yang saling berhubungan dan bergantung satu sama lain. Menjelaskan kerangka kerja konseptual One Health yang meliputi ilmu kedokteran manusia dan kedokteran hewan, ilmu pertanian, keamanan pangan, kesehatan masyarakat dan epidemiologi, kesehatan lingkungan dan toksikologi, ekologi dan konservasi satwa liar, dan bidang studi atau penelitian terkait lainnya.
Memberikan wawasan pengetahuan tentang dinamika serta kompleksitas jaringan interaksi intra dan antara mikroba, maupun antara mikroba patogen dengan inang. Kajian pendekatan multi-omics yang mengintegrasikan teknologi seperti genomik, epigenomik, transkriptomik, proteomik, dan metabolomik yang disinergikan dengan bioinformatik dan strategi rekayasa mutakhir akan dibahas secara mendalam guna mencapai pemahaman komprehensif tentang biologi mikroba dan patogenesis.
Mata kuliah ini membahas prinsip dan aplikasi rekayasa bioteknologi dalam ilmu kedokteran yang berkaitan dengan kajian diagnostika dan terapi, dengan kekhususan pada prinsip bioteknologi kedokteran berbasis pada kajian: molekuler DNA, rekombinan DNA dan protein; antibodi monoklonal; antimikroba; herbal; rekayasa substrat faal untuk diagnostika dan terapi penyakit metabolik dan degeneratif; perekayasaan embrio dan stem cell.
Topik khusus 1 merupakan suatu aktivitas akademik untuk mempersiapkan kandidat doctor memulai/merencanakan penelitiannya. Topik khusus dapat berupa penelusuran kondisi mutakhir suatu topik penelitian atau penelitian pendahuluan dari rencana penelitian intinya.
Mata kuliah ini membahas secara detail radikal bebas seluler yang terbentuk di dalam sel tubuh hewan dan manusia, serta keterkaitannya dengan proses degeneratif yang terjadi akibat radikal bebas tersebut pada sistem organ tubuh. Selain membahas sumber-sumber radikal bebas seluler dan fungsinya, juga dibahas tentang proses degeneratif yang terjadi pada beberapa kondisi tingginya kadar radikal bebas dalam tubuh, seperti stress, diabetes, hiperkolesterolemia, Alzeimer, Parkinson, dll.
Mata kuliah ini mempelajari teori dasar stem cell (sel punca) serta aplikasinya dalam bidang biomedis. Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar teori stem cell yang meliputi: sejarah, definisi, tipe, potensi; mekanisme ‘self-renewal’; regulasi sel; primordial germ cell; conditioned medium dan proteomic; serta teknik biomaterial. Pembahasan aplikasi (pemanfaatan) stem cell meliputi: potensi stem cell dalam bidang riset, biofarmasi dan aplikasi klinis pada penyakit degeneratif. Selain itu juga dibahas mengenai etika pemanfaatan stem cell dalam bidang biomedis.
Membahas prinsip-prinsip dasar toksikologi, toksisitas obat dan dinamika toksikan. menitikberatkan pada ekotoksikologi, toksikologi lingkungan, cara identifikasi racun-racun tertentu dan uji toksisitas.
Mata kuliah ini membahas berbagai teknik pengujian, teknik dan instrumen dasar pengujian keamanan bahan alam berkhasiat obat baik secara invitro dan invivo.
Mata kuliah ini menjelaskan berbagai dasar-dasar kajian dan pengembangan obat konvensional dan bahan alam (herbal) dalam menjawab tantangan global.
Mata kuliah farmakologi molekuler ini membahas tentang mekanisme molekuler yang mendasari proses-proses dalam tubuh sehingga sistem dalam tubuh dapat berjalan secara normal. Selain itu, di dalam matakuliah ini juga dibahas tentang respons tubuh dalam mencapai homeostasis terkait dengan dinamika lingkungan secara molekuler.
Membahas mekanisme molekuler yang mendasari proses-proses dalam tubuh sehingga sistem dalam tubuh berjalan secara normal.
Mata kuliah ini membahas tentang perkembangan mutakhir penyakit-penyakit yang ditularkan oleh vektor dan Arachnida, dari berbagai aspek ekologi, epidemiologi, dan program pengendalian serangga vektor dan Arachnida dengan lebih mendalam.
Mata kuliah ini membahas kapasitas vektor (serangga) sebagai penular penyakit pada manusia. Mekanisme patogen sejak dari reservoir sampai ke inang manusia khususnya yang dapat ditularkan oleh serangga, bagaimana kapasitas vektor serangga dalam ekosistemnya akan dibahas. Demikian pula hubungan serangga vektor dengan alam, serangga lain, patogen serta manusia dibahas secara mendalam.
Mata kuliah ini membahas sifat-sifat fisik dan kimiawi berbagai golongan pestisida, formulasi,aplikasi, dan matematika insektisida, alat-alat aplikasi insektisida, dan keamanan insektisida, serta berbagai teknik pengendalian vektor terkini.
Mata kuliah ini mempelajari lebih mendalam karakter biologi, biokimia, fisiologi helminth dan protozoa, perjalanan stadium helminth dan protozoa serta respon induk semang. Hal tersebut untuk menetukan diagnosa, prognosa, pencegahan dan pengobatan.
Membahas dalam bidang mikromolekuler baik struktur dan fungsi organ helmin, protozoa dan serangga kesehatan. selain itu juga mempelajari berbagai teknik diagnosa molekular.
Mata kuliah ini mempelajari lebih mendalam karakter biologi, biokimia, fisiologi helminth dan protozoa, perjalanan stadium helminth dan protozoa serta respon induk semang. Hal tersebut untuk menetukan diagnosa, pognosa, pencegahan dan pengobatan.
Membahas proses penyediaan produk hewan dan hasil olahannya yang higienis mulai dari peternakan sampai ke konsumen, faktor-faktor yang mempengaruhi keamanan dan kualitasnya, penanggulangan serta penerapan sistem jaminan keamanan, kualitas dan kehalalannya.
Membahas teknik perancangan kajian epidemiologik dengan menggunakan kajian-kajian baku seperti kajian lintas seksional, kasus control, dan kohort, serta kajian-kajian hybrid seperti nested-case control dan case cohort beserta analisis data yang dihasilkannya.
Membahas toksin-toksin yang terdapat dalam pangan asal hewan yang memiliki dampak terhadap kesehatan konsumen, termasuk prinsip pengujian dalam rangka pemantauan (monitoring) dan surveilans, serta tindakan pencegahan dan pengendaliannya.
Membahas tentang penyebab, karakteristik agen penyebab, cara penularan, gejala klinis yang ditimbulkan, metode identifikasi, serta tindakan pengendalian dan pencegahan penyakit-penyakit zoonotik yang ditularkan melalui pangan, terutama pangan asal hewan.
Mengkaji tentang konsep dan kompleksitas interaksi tiap-tiap elemen dalam mata-rantai infeksi secara mendalam dan komprehensif sebagai kerangka strategi pengendalian penyakit yang dinamis, berkelanjutan dan efektif.
Memberikan wawasan pengetahuan tentang dinamika serta kompleksitas jaringan interaksi intra dan antara mikroba, maupun antara mikroba patogen dengan inang. Kajian pendekatan multi-omics yang mengintegrasikan teknologi seperti genomik, epigenomik, transkriptomik, proteomik, dan metabolomik yang disinergikan dengan bioinformatik dan strategi rekayasa mutakhir akan dibahas secara mendalam guna mencapai pemahaman komprehensif tentang biologi mikroba dan patogenesis.
Memberikan wawasan yang luas dan mendalam pada tingkat seluler dan molekuler tentang imunologi sebagai suatu sistem yang terintegrasi melalui pendekatan multi-omik dan bioinformatik. Bahasan mencakup evolusi tanggap kebal serta perkembangan dan keragamannya mulai dari mikroorganisma sederhana sampai organisme kompleks, termasuk regulasi fungsi sistem imun serta aplikasinya di bidang medik.
Membahas secara mendetail dan komprehensif tentang mekanisme yang mendasari timbulnya resistensi terhadap berbagai bahan antimikroba pada virus, bakteri dan cendawan menggunakan pendekatan biologi molekuler termasuk perkembangan mutakhir teknologi yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi sifat resistensi.
Mata kuliah ini membahas tentang genetika molekuler bakteri dan patogenesitasnya, fungsi seluler yang penting sebagai faktor virulen, interaksi antara bakteri patogen dengan inang, mekanisme genetik dasar yang diperlukan untuk adaptasi dan survival. Bahasan yang mendalam dititik beratkan pada beberapa bakteri patogen penting seperti Mycobacterium tuberculosis, Bacillus anthracis, Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Mycoplasma ataupun Ricketsia
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan perkembangan terkini tentang karakteristik molekuler virus, keragaman replikasi, dan detil mekanisme molekuler yang digunakan untuk mengendalikan ekspresi gen seluler serta kompleksitas interaksinya dengan inang. Pendekatan multi-omik dalam pengembangan teknologi diagnostik dan terapetik serta aplikasinya dalam pengendalian penyakit viral juga dibahas melalui diskusi dan presentasi berbagai literatur ilmiah terkait.
Memberikan wawasan yang luas dan mendalam pada tingkat seluler dan molekuler tentang imunologi sebagai suatu sistem yang terintegrasi melalui pendekatan multi-omik dan bioinformatik. Bahasan mencakup evolusi tanggap kebal serta perkembangan dan keragamannya mulai dari mikroorganisma sederhana sampai organisme kompleks, termasuk regulasi fungsi sistem imun serta aplikasinya di bidang medik.
Mata kuliah ini membahas pendalaman proses-proses reproduksi meliputi pubertas, perkawinan, kebuntingan, kelahiran dan pasca kelahiran secara seluler dan molekuler pada hewan.
Mata kuliah ini membahas mengenai perkembangan terkini biologi dan teknologi reproduksi dalam berbagai aspek dari hasil-hasil penelitian dan aplikasinya.
Mata kuliah ini membahas dasar kontrol perilaku reproduksi dan pengaruh genetik, hormon dan lingkungan terhadap perilaku reproduksi pada hewan jantan dan betina termasuk interaksi induk dan anak, dan perbandingan fungsi reproduksi pada berbagai spesies hewan.
Mata kuliah ini membahas penatalaksanaan perinatal yang terkait dengn proses reproduksi serta membahas fertilitas dan seksualitas periode senil.
Mata kuliah ini mempelajari berbagai macam teknik yang dapat membantu proses dan aplikasi teknologi reproduksi (Assisted Reproductive Technology), teknologi manipulasi gamet, dan embrio untuk meningkatkan potensinya, teknologi kloning, dan chimera.
Mempelajari tentang hormonologi, interaksi antar hormon pada tubuh hewan, berikut penyimpangannya. telaah dititikberatkan pada uji-uji klinis yang mendasari gambaran klinis.
Mata Kuliah Hematologi Medis Veteriner adalah kuliah pilihan mayor bagi mahasiswa pasca sarjana (S3) di program IBH (Ilmu Biomedis Hewan) SKHB IPB. Mata kuliah inimenjelaskan tentang hematologi komparatif, hematologi klinis, serta peran dalam sistem immun yg dapat dianalisis secara klinis, pengenalan metodologi/teknologi pemeriksaan komponen darah
Mata kuliah ini membahas tentang penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah, urin, dan cairan tubuh lainnya) dan mekanismenya pada kasus-kasus penyakit degeneratif, metabolik, infeksius dan gangguan/penyakityang bersifat genetis/herediter
Mata kuliah ini membahas tentang patogenesis, kausa, diagnosa dan terapi bedah organ dan bedah jaringan lunak serta teknik operasinya melalui pembedahan abdominal, thorakal, kardiovaskular dan tulang dan atau syaraf pada berbagai jenis hewan. Telaah lebih jauh membahas respon tubuh terhadap trauma fisik ataupun kimiawi yang diakibatkan tindakan bedah sampai proses persembuhan luka.
Mata kuliah ini mempelajari pemilihan hewan model yang digunakan sebagai pembanding/ komparatif untuk teknik pengobatan penyakit bedah pada hewan dan manusia.
Mata kuliah ini membahas mengenai tata laksana terapi
dan tindakan darurat veteriner pada hewan kecil ,
diantaranya : triage pada pasien emergency,
assessment dan treatment pada kasus shock, fluid
therapy, emergency pada kasus cardiopulmonary.
Mata kuliah ini membahas dan mendiskusikan perubahan pada tingkat seluler mencakup perubahan organel, sel, matriks ekstraseluler, perubahan organ ginjal, hati dan vascular, neoplasia dan adaptasi seluler, peradangan dan persembuhan, pengaruh mikroorganisme, bahan toksik, dan imunopatologi. Metode pendekatan analisis menggunakan teknik histopatologi, scanning dan transmission electron microscope.
Mengajarkan pada mahasiswa patogenesis berbagai jenis tumor/ tumorigenesis, meliputi kajian secara biologi molekuler, respon imunologi, proses metastasis dan angiogenesis yang diakitkan dengan berbagai faktor2 penyebab. Mata kuliah ini juga memberikan pemahaman mengenai perubahan-perubahan patologik dalam tingkat molekuler yang terjadi pada DNA dalam hubungannya dengan patogenesis perubahan patologik penyakit infeksius dan non-infeksius. Telah secara rinci dilakukan dengan membahas perubahan-perubahan melalui gambaran morfologi, karakter dan behavior sel dan jaringan sebagai akibat perubahan tingkat molekul. Dibahas pula teknik2 diagnosa berbagai jenis tumor menggunakan metode-2 konvensional dan baru. Didiskusikan tentang kemungkinan pencegahan dan pengobatan tumor yang didasarkan atas pemahaman tumorigenesis.
Mata kuliah ini membahas mengenai pengobatan dan pencegahan penyakit pada hewan menggunakan obat alami (Tumbuhan, hewan, biota laut, dan mineral) serta mekanisme kerjanya untuk kepentingan kesehaatan pada hewan
Mata kuliah ini membahas tentang aplikasi nanopartikel meliputi sifat-sifat fisis material, metode-metode sintesis dalam pembuatan nanopartikel, karakterisasi sifat dari nanopartikel serta pengembangan teknologi farmasi berkaitan dengan nanopartikel atau nanosains atau nanoteknologi.
Mata kuliah ini membahas konsep dan metodologi tentang berbagai teknik mutakhir
berbasis rekayasa molekuler yang diaplikasikan untuk diagnosis, pencegahan, dan terapi
penyakit infeksius pada hewan termasuk zoonosis, maupun untuk deteksi berbagai
kontaminan terkait keamanan produk hewan. Bahasan juga mencakup upaya miniaturisasi
dan simplifikasi teknik deteksi mikroba patogen yang berorientasi pada nanoteknologi yang
memanfaatkan biomolekul seperti biosensor, microarray dan microfluidic.
Mata kuliah ini membahas alur penemuan obat baru dengan menggunakan pemodelan obat secara insilico. Desain obat baru meliputi pengenalan struktur molekul obat, aktivitas ikatan ligan dan protein serta penerapan secara komputasi. Melalui metode simulasi pendekatan komputasi akan memberikan informasi proses atau alur obat berinteraksi dalam tubuh, simulasi reaksi atau ikatan antara senyawa dan reseptor tertentu dengan menggunakan berbagai macam aplikasi yang dapat digunakan. Penggunaan virtual screening dalam mencari kandidat senyawa baru yang terbaik dalam proses penemuan obat baru.
Mata kuliah ini membahas prinsip dan aplikasi teknik mikroskopi dan pencitraan nano untuk kajian struktur dan fungsi biomolekul, sel, jaringan, serta material biomedis pada skala mikro hingga nano, sebagai dasar analisis dan pengembangan riset kedokteran hewan dan biomedis.
Mata kuliah ini mempelajari teknik dasar kultur sel somatis untuk keperluan uji/tes bioassay. Materi kuliah berisi penjelasan faktor-faktor penting dalam kultur sel in vitro, peralatan laboratorium, persiapan kerja kultur sel yang mencalup sterilisasi alat dan medium kultur, prinsiptata kerja kultur sel, pemeliharaan sel dalam kultur, teknik penyimpanan sel serta analisa viabilitas sel hasil kultur.
Mata kuliah ini menjelaskan menjelaskan Konsep One Health dengan berbagai contoh aplikasinya dan saling keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem yang saling berhubungan dan bergantung satu sama lain. Menjelaskan kerangka kerja konseptual One Health yang meliputi ilmu kedokteran manusia dan kedokteran hewan, ilmu pertanian, keamanan pangan, kesehatan masyarakat dan epidemiologi, kesehatan lingkungan dan toksikologi, ekologi dan konservasi satwa liar, dan bidang studi atau penelitian terkait lainnya
Mata kuliah ini membahas tentang parasit, yang mencakup taksonomi, morfologi, siklus hidup, patologi, dan epidemiologi penyakit yang ditimbulkan oleh parasit seperti protozoa, helmin, dan arthropoda. Mata kuliah ini tidak hanya berfokus pada identifikasi parasit tetapi juga pada mekanisme penyakit yang disebabkan serta cara mencegah dan mengendalikan penyebarannya, sesuai dengan laboratorium diagnosis dan penelitian mutakhir.
Mata kuliah ini membahas tentang perkembangan mutakhir penyakit-penyakit yang ditularkan oleh serangga vektor dan Arachnida, dari berbagai aspek ekologi dan program pengendalian serangga vektor dan Arachnida dengan lebih mendalam.
Mata kuliah ini membahas tentang penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah, urin, dan cairan tubuh lainnya) dan mekanismenya pada kasus-kasus penyakit degeneratif, metabolik, infeksius dan gangguan/penyakit yang bersifat genetis/herediter.
Mata kuliah ini mengintegrasikan anatomi, histologi, embriologi, dan biologi molekuler untuk memahami struktur organisme secara komprehensif dari tingkat sel hingga organ. Mata kuliah ini menekankan pendekatan komparatif lintas spesies (manusia dan hewan vertebrata) dalam menganalisis struktur, fungsi, dan perkembangan jaringan maupun organ dari sistem organ, serta keterkaitannya dengan regulasi molekuler. Dengan membahas filosofi “form and function” hingga aplikasi riset anatomi molekuler modern, mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisis kritis, sintesis, dan evaluasi terhadap hubungan struktur–fungsi–perkembangan–regulasi molekuler dari setiap sistem organ dalam konteks biomedis, kedokteran hewan, dan konservasi.
Topik khusus 2 merupakan suatu aktivitas akademik untuk mempersiapkan kandidat doctor memulai/merencanakan penelitiannya. Topik khusus dapat berupa penelusuran kondisi mutakhir suatu topik penelitian atau penelitian pendahuluan dari rencana penelitian intinya. Topik Khusus 2 bisa merupakan lanjutan kegiatan pada Topik Khusus 1
Melakukan kajian literatur sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan terkait ilmu parasitologi dan entomologi kesehatan.
Melakukan kajian literatur sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan terkait ilmu penyakit hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.
Mata kuliah ini membahas berbagai masalah dan perkembangan tentang aspek khusus biologi dan teknologi reproduksi pada hewan yang berkaitan dengan rencana penelitian.
Merupakan rencana penelitian yang akan dilakukan dengan metodologi yang sahih dan ditulis secara sistematis sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan penelitian.
Ujian kualifikasi Program Doktor suatu bentuk evaluasi tertulis yang wajib bagi mahasiswa Program Doktor untuk menjamin penguasaan keilmuan dan kesiapan melakukan penelitian dan serta kelayakannya sebagai seorang kandidat Doktor.
Ujian kualifikasi Lisan Program Doktor adalah merupakan sebuah bentuk evaluasi lisan yang wajib bagi mahasiswa Program Doktor setelah dinyatakan lulus ujian kualifikasi tertulis untuk menjamin penguasaan keilmuan dan kesiapan melakukan penelitian dan kelayakannya sebagai seorang kandidat Doktor.
Mata kuliah ini mempresentasikan rencana penelitian (proposal penelitian) tugas akhir yang sudah disusun oleh mahasiswa dan disetujui oleh komisi pembimbing serta mata kuliah ini sebagai wahana pertemuan ilmiah mahasiswa pascasarjana dalam diskusi tentang rencana penelitian dari semua ilmu peminatan yang ada di program studi.