Program Studi Teknologi Kelautan (PS TEK) berada di bawah pengelolaan Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Institut Pertanian Bogor yang berdiri dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 027/K13/PP/2007 tertanggal 22 Maret 2007. Tujuan pendidikan program doktor PS Teknologi Kelautan (TEK) adalah menghasilkan tenaga ahli dan peneliti yang kompeten dalam analisis dan sintesis pemanfaatan dan pengembangan teknologi kelautan melalui penginderaan jauh dan sistem informasi kelautan serta rancang bangun instrumentasi kelautan, deteksi dan analisis sumberdaya hayati dan proses-proses lingkungan laut
menjadi prodi yang bereputasi internasional dengan mengembangkan dan menerapkan inovasi ilmu dan teknologi kelautan dalam eksplorasi sumberdaya laut yang berbasis pembangunan berkelanjutan (SDG – Sustainable Development Goals) dan Agro-Maritim 4.0
1) Menyelenggarakan pendidikan kelautan bermutu tinggi dan pembinaan kemahasiswaan yang komprehensif dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa;
2) Mengembangkan IPTEK Kelautan sesuai kebutuhan masyarakat pada masa sekarang dan kecenderungan pada masa yang akan datang;
3) Melaksanakan sistem manajemen akademik yang berkarakter kewirausahaan, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel;
4) Menciptakan suasana kondusif dalam rangka masyarakat madani berdasarkan kebenaran dan hak asasi manusia.
CP1. Mampu memecahkan permasalahan sains dan/atau teknologi di bidang teknologi kelautan melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner. CP2. Mampu mengembangkan atau menciptakan pengetahuan dan/atau teknologi baru dalam bidang teknologi kelautan melalui riset berbasis sumberdaya lokal, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji dalam bidang teknologi kelautan. CP3. Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan teknologi kelautan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
Pengembangan keilmuan dan teknologi kelautan untuk memahami karakter, fenomena dan proses fisika, kimia, biologi dan geologi laut dengan memanfaatkan pengindraan jauh, Instrumentasi dan akustik kelautan untuk eksplorasi sumberdaya dan lingkungan laut.
Prodi doktor Teknologi Kelautan memiliki keunggulan kompetitif dalam pemodelan data, penerapan teknologi digital (IoT, SIG, AI), merancang dan memanfaatkan teknologi akustik dan inderaja untuk ekspolrasi dan pengelolaan sumber daya laut. Serta membekali lulusan untuk mampu memimpin riset, merencanakan kebijakan, dan berinovasi dalam industri kelautan berkelanjutan.
Lulusan memiliki peluang karier luas sebagai PNS (dosen, peneliti), konsultan, wirausahawan, surveyor, atau tenaga ahli di bidang eksplorasi, pemetaan, dan pemodelan kelautan serta dalam bidang industri kelautan berkelanjutan.
Kuliah ini membahas topik-topik penelitian yang berkaitan dengan perkembangan teknologi kelautan dalam bidang akustik dan instrumentasi, penginderaan jauh dan sistem informasi geografi untuk eksplorasi kelautan.
Pemetaan dasar laut dengan metode akustik. Deteksi dan pengukuran arus laut berdasarkan prinsip Doppler akustik, deteksi dan pengukuran gelombang internal, pemantauan perubahan temperatur (pemanasan global) dengan tomografi akustik, pengukuran pencampuran dan disipasi turbulen. Estimasi rata-rata tinggi permukaan laut, tinggi gelombang dan angin (wind stress). Pemantauan interaksi udara-air, pemantauan polusi, dan pendugaan curah hujan di permukaan laut.
Membahas teori dan aplikasi propagasi gelombang suara untuk mendeteksi plankton dan mikronekton. Klasifikasi akustik terhadap jenis zooplankton dan mikronekton, model penghamburan (jaringan mirip fluida lembut, cangkang elastik, dan gas), sifat akustik benda berbentuk fluida, target strength plankton dan mikronekton, dan teknik observasi in situ, yang meliputi : estimasi kelimpahan, penentuan ukuran, dan identifikasi spesies. Penerapan dan analisis model numerik Distorted Wave Born Approximation (DWBA), Stochastic DWBA, Prolate Spheroidal Modal (PSM), dan Kirchhof Ray Mode (KRM) Model untuk pengukuran target strength plankton dan mikronekton
Membahas teori propagasi dan aplikasi gelombang akustik yang merambat pada dasar laut dan sub bottom. Sifat fisika sedimen seperti densitas, kecepatan gelombang suara, porositas, permeabilitas, dan lainnya akan dibahas. Penerapan dan pengembangan model numerik propagasi suara pada sedimen seperti Biot-Stol Model, APL Model, Angular Range Analysis (ARA) model dan lainnya. Pengukuran dan analisis hasil deteksi instrumen single beam, multibeam, side scan sonar, sub bootom profiler dan seisimik laut. Membahas berbagai perkembangan hasil-hasil riset terkini dibidang geoakustik kelautan, baik yang terkait dengan eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya maupun lingkungan laut
Mata kuliah ini memberikan kemapuan kepada mahasiswa pasca sarjana untuk dapat menganalisis, mereproduksi dan mengaplikasikan hasil analisis suara yang dihasilkan oleh mahluk hidup di perairan
Membahas teknologi deteksi bawah air terkini seperti remote operating vehicle (ROV), autonomous surface vehicle (ASV), seaglider, autonomous underwater vehicle (AUV), unmanned underwater vehicle, smart sensor system, underwater acoustic positioning system, underwater acoustics communication, deteksi kapal selam, sonar imaging technology, ocean acoustic remote sensing, acoustic tomography dan Frontiers technology dalam teknologi kelautan
Mata kuliah ini membahas model data spasial dinamis, basis data spasial kelautan, pengembangan model-model analisis data spasio-temporal kelautan dalam pengembangan SIG untuk pengelolaan wilayah pesisir dan laut, modeling data spasio-temporal data kelautan, infra struktur data spasial. Membahas berbagai hasil penelitian SIG kelautan terkini dan pengembangannya dimasa yang akan datang.
Mata kuliah ini membahas konsep radiance dan irradiance, inherent optical properties, apparent optical properties. Absorpsi dan scattering cahaya dalam medium air laut, fitoplankton dan yellow substance. Radiative transfer, cahaya dan fotosintesis. Prinsip dan aplikasi fluorescence. Model Bio-optical untuk produktivitas primer, komposisi pigment, bioluminescence. Extraksi nilai marine bio-optics dari citra ocean color.
Mata Kuliah ini membahas perkembangan IPTEK inderaja untuk pemantauan iklim dan sumberdaya perikanan, definisi cuaca dan iklim, variabilitas iklim dan perubahan, pengamatan perubahan ilkim dari inderaja, iklim laut dan cuaca laut, dampak cuaca dan perubahan ikim terhadap perikanan. Penginderaan jauh untuk pengelolaan sumberdaya perikanan
MK Pemodelan Spasial Dinamik ini Mendalami pemodelan berdasarkan struktur dan hierarki data dan atribut spasial untuk menilik konektivitas antar habitat di pesisir ataupun mendalami karakter lingkungan perairan laut. Pemodelan spasial dan simulasinya untuk kajian lingkungan maupun sumberdaya hayati di perairan laut, dari wilayah pesisir hingga laut dalam.
Pembahasan konsep penelitian dalam rangka pengembangan dan inovasi di bidang teknologi kelautan, mencakup problematika dan perkembangan IPTEK kelautan, membangun konsep dan gagasan, penuangannya melalui kaidah- kaidah ilmiah, teknik penulisan untuk usulan, tesis/desertasi dan publikasi serta teknik presentasi
Mata Kuliah yang dirancang secara khusus untuk menunjang tugas akhir mahasiswa
Pemetaan dasar laut dengan metode akustik. Deteksi dan pengukuran arus laut berdasarkan prinsip Doppler akustik, deteksi dan pengukuran gelombang internal, pemantauan perubahan temperatur (pemanasan global) dengan tomografi akustik, pengukuran pencampuran dan disipasi turbulen. Estimasi rata-rata tinggi permukaan laut, tinggi gelombang dan angin (wind stress). Pemantauan interaksi udara-air, pemantauan polusi, dan pendugaan curah hujan di permukaan laut.
MK Pemodelan Spasial Dinamik ini Mendalami pemodelan berdasarkan struktur dan hierarki data dan atribut spasial untuk menilik konektivitas antar habitat di pesisir ataupun mendalami karakter lingkungan perairan laut. Pemodelan spasial dan simulasinya untuk kajian lingkungan maupun sumberdaya hayati di perairan laut, dari wilayah pesisir hingga laut dalam.
Mata Kuliah yang dirancang secara khusus untuk menunjang tugas akhir mahasiswa.
Mahasiswa program doktor diwajibkan untuk mengikuti ujian kualifikasi tertulis untuk menjamin penguasaan ilmu dan kesiapan melakukan penelitian. Pelaksanaan ujian diatur oleh program studi. Bentuk ujian mencakup penguasaan metodologi penelitian dibidang ilmunya, penguasaan meteri baik yang bersifat dasar maupun kekhususan, kemampuan penalaran termasuk kemampuan untuk mengadakan abstraksi, dan kemampuan sistematisasi dan perumusan hasil pemikiran
Mahasiswa program doktor diwajibkan untuk mengikuti ujian kulaifikasi lisan setelah mengikuti kualifikasi tertulis
Presentasi dan diskusi makalah yang berkaitan dengan rencana disertasi mahasiswa S3
Sebelum melakukan penelitian untuk penyusunan disertasi, mahasiswa diharuskan menyususn usulan penelitian sesuai format yang berlaku, disetujui oleh komisi pembimbing, ketua program studi dan dekan. Penilaian terhadap usulan rencana penelitian disertasi mencakup latar belakang, substansi permasalahan yang akan diteliti, tujuan penelitian, kerangka penelitian, pendekatan dan metodologi
yang digunkana serta kepustakaan
Ujian tertutup dilakukan untuk menguji berbagai kompetensi yang dimiliki calon doktor. Jika belum layak, mahasiswa dapat dinyatakan tidak lulus. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengulang 1 kali ujian, yang dilaksanakan paling cepat 2 bulan setelah ujian pertama. Mahasiswa yang tidak lulus ujian 2 kali dinyatakan drop out dari SPs IPB.
Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi perkembangan IPTEKS atau menemukan jawaban baru bagi permasalahan- permasalahan yang sementara telah diketahui jawabannya atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru terhadap hal-hal yang dipandang telah mapan di IPTEKS yang dilakukan calon doktor di bawah pengawasan para pembimbingnya.
Mahasiswa program doktor diwajibkan untuk mengikuti ujian kualifikasi tertulis untuk menjamin penguasaan ilmu dan kesiapan melakukan penelitian. Pelaksanaan ujian diatur oleh program studi. Bentuk ujian mencakup penguasaan metodologi penelitian dibidang ilmunya, penguasaan meteri baik yang bersifat dasar maupun kekhususan, kemampuan penalaran termasuk kemampuan untuk mengadakan abstraksi, dan kemampuan sistematisasi dan perumusan hasil pemikiran
Mahasiswa program doktor diwajibkan untuk mengikuti ujian kulaifikasi lisan setelah mengikuti kualifikasi tertulis
Presentasi dan diskusi makalah yang berkaitan dengan rencana disertasi mahasiswa S3
Sebelum melakukan penelitian untuk penyusunan disertasi, mahasiswa diharuskan menyususn usulan penelitian sesuai format yang berlaku, disetujui oleh komisi pembimbing, ketua program studi dan dekan. Penilaian terhadap usulan rencana penelitian disertasi mencakup latar belakang, substansi permasalahan yang akan diteliti, tujuan penelitian, kerangka penelitian, pendekatan dan metodologi yang digunkana serta kepustakaan
Ujian tertutup dilakukan untuk menguji berbagai kompetensi yang dimiliki calon doktor. Jika belum layak, mahasiswa dapat dinyatakan tidak lulus. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengulang 1 kali ujian, yang dilaksanakan paling cepat 2 bulan setelah ujian pertama. Mahasiswa yang tidak lulus ujian 2 kali dinyatakan drop out dari SPs IPB.
Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi perkembangan IPTEKS atau menemukan jawaban baru bagi permasalahan- permasalahan yang sementara telah diketahui jawabannya atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru terhadap hal-hal yang dipandang telah mapan di IPTEKS yang dilakukan calon doktor di bawah pengawasan para pembimbingnya.