Program Studi Magister (S2) Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PSL) IPB University merupakan program magister ilmu lingkungan tertua di Indonesia yang secara konsisten menjadi trend setter dalam pengembangan keilmuan lingkungan berbasis sains multi, inter, dan trans-disipliner, sistemik, dan berbasis solusi. Berakar pada kekuatan IPB sebagai perguruan tinggi agromaritim terkemuka, Program Magister PSL mengintegrasikan pendekatan ekologi, sosial, ekonomi, kebijakan, serta teknologi dan inovasi untuk menjawab tantangan kompleks pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global. Dengan komitmen pada keunggulan ilmiah, berkarakter, berintegritas, beretika akademik, dan berdampak nyata bagi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara berlanjutan, S2 PSL IPB hadir sebagai pusat rujukan dan pelopor ilmu lingkungan yang kredibel, adaptif, dan visioner di kawasan tropika
Menjadi program studi strata 2 (S2) yang terkemuka di kawasan tropika dalam menghasilkan SDM dan mengembangkan ilmu dan teknologi serta seni (IPTEKS) di bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
1. Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Pascasarjana strata 2 (S2) di bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan secara professional hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
2. Menyelenggarakan dan mempelopori kegiatan penelitian (dasar dan terapan) dalam pengembangan ilmu dan teknologi serta seni di bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan secara terintegrasi melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
3. Menjadikan “trend setter” pengembangan Program Pendidikan Magister (S2) PSL Pascasarjana di Indonesia dan kawasan tropika."
1. Menunjukkan sikap religius, humanis, etis, dan bertanggung jawab dalam tugas profesional PSDAL.
2. Mampu menganalisis teori ilmiah, sistem lingkungan alami, dan prinsip keberlanjutan.
3. Mampu mengevaluasi metode dalam riset inovatif, dan pengelolaan PSDAL berkelanjutan.
4. Mampu mengintegrasikan prinsip PSDAL dan isu global untuk solusi lingkungan berkelanjutan.
5. Mampu merancang pengelolaan dan penelitian evaluasi PSDAL dengan pendekatan multi-inter-transdisiplin.
Mampu mengembangkan pikiran kritis-inovatif, memimpin penelitian berkualitas dan bertanggung jawab, serta melakukan komunikasi global dengan integritas akademik
Memperkuat pendekatan multi-disiplin untuk memelopori pendekatan transdisiplin dalam pendidikan dan penelitian pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, menghasilkan inovator dan pemimpin yang mampu merancang solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Magister Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) IPB berakreditasi Unggul yang memadukan pendekatan multidisiplin yang kokoh dengan terobosan transdisiplin. Program ini menawarkan fleksibilitas konsentrasi studi (course/research-based) dan hari perkuliahan (hari kerja dan perkuliahan Jumat-Sabtu), didukung dosen berkualitas, jaringan internasional dengan mitra reputasi, dan pembelajaran OBE untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam merancang solusi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan.
Spesialis Kebijakan Lingkungan
Manajer Keberlanjutan
Konsultan Lingkungan
Manajer Program Konservasi
Peneliti dan Akademisi Bidang Lingkungan Spesialis Restorasi Ekosistem
Ahli Perubahan Iklim, Mitigasi dan Adaptasi Bencana
Wirausahawan Lingkungan
Pengelola Sumber Daya Air dan Lahan
Ahli Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L)
Membahas tentang konsep dan penerapan filosofi ilmu dalam kegiatan riset dan inovasi untuk mencari solusi pemecahan masalah pengelolaan SDAL serta mencari kebenaran ilmiah. Perumusan masalah, hipotesis, penggunaan logika dan intuisi dalam menganalisis permasalahan, metode pengumpulan data, sintesis dan mencari referensi ilmiah yang tepat, teknik penulisan karya ilmiah berupa tesis serta artikel ilmiah, dan proses publikasi artikel ilmiah dibahas secara intensif melalui kuliah dan diskusi dalam praktikum. Output dari mata kuliah ini adalah tersusunnya pra-proposal penelitian.
Mata Kuliah ini menjelaskan konsep, prinsip dan metode kuantitatif ekologi, dan ekologi terapan pada studi sumberdaya alam dan pengelolaan lingkungan; membahas pendekatan sistem untuk solusi masalah lingkungan yang kompleks yang melibatkan berbagai variabel yang saling terkait, dilakukan dengan studi holistik; diskusi komprehensif ilmu sistem dasar dan pemodelan dan bagaimana penerapannya di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan
Membahas tentang berbagai kebijakan pemerintah di bidang lingkungan dan berbagai perangkat aturan serta perundang-undangan yang menjadi dasar dalam upaya penegakan hukum lingkungan, termasuk di dalamnya tentang hukum adat dan tradisi masyarakat lokal.
Mata kuliah ini membahas dua pandangan yang saling berkontestasi seputar kegiatan manusia dan tanggung jawab moral pada alam: pandangan sekular dan pandangan agama. Mahasiswa juga akan diperkenalkan dengan perspektif utama teori etika Barat, serta perspektif dan debat seputar etika lahan/bumi, etika hidupanliar (wilderness ethics), antroposentris, biosentris, ekologi dalam, keadilan lingkungan, dan ekofeminisme. Juga akan diperkenalkan etika lingkungan dalam agama samawi (Islam, Katolik, Kristen), non-Barat, tradisi adat, dan keterkaitan antara filsafat lingkungan dengan gerakan lingkungan
Mata kuliah ini membahas konsep dan teori ekonomi kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang memiliki karakteristik common-pool resources (CPRs). Konsep new instutional economics (institution and organizational arrangement) merupakan fokus dalam mata kuliah ini, dimana cakupan yang dibahas meliputi isu fundamental dalam kajian ekonomi kelembagaan, perkembangan dan interaksi antara institusi (lembaga makro dan mikro) serta aturan main (role of the game) dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Mahasiswa juga akan diberikan penjelasan mengenai persoalan eksternalitas, kegagalan pasar, dan biaya transaksi dalam tata kelola sumber daya alam dan lingkungan.
Mata kuliah ini akan membahas tentang kebijakan dan perjanjian dalam tataran global, khususnya terkait sumber daya alam dan lingkungan; topik yang akan dibahas antara lain adalah tentang isu-isu global, tata-kelola dan mekanisme Perjanjian Lingkungan Multilateral (Multilateral Environmental Agreements/ MEAs); beberapa MEAs yang penting akan pula dikaji, termasuk Konvensi Keanekaragaman Hayati (dan protokol terkait), konvensi tentang perubahan iklim (dan protokol terkait), konvensi tentang polusi (Konvensi Minamata, Stockholm dan Basel) dan sumber daya bahari (UNCLOS), serta konvensi lain yang berhubungan dengan pertanian dan sumber daya hutan (Ramsar, Warisan Dunia, CITES); keterkaitan antara MEAs dengan kebijakan nasional, serta implikasi dan dampak MEAs pada tataran nasional akan pula dipelajari dan dikaji
Mata kuliah ini akan mengajarkan tentnag prinsip dasar mengenai pencemaran lingkungan (udara, air dan tanah) dan keterkaitan antara ketiganya; sumber dan karakteristik pencemaran lingkungan (pencemaran air, tanah, dan udara); dampak pencemar terhadap perubahan kualias air, tanah dan udara; dampak pencemaran terhadap kesehatan komponen lingkungan (manusia, tanaman, hewan, ekosistem dan bangunan); serta peraturan baku mutu pencemaran air, tanah dan udara.
Membahas tentang konsep biodiversitas agro-maritim dan sistem pangan berkelanjutan, konsep neraca sumberdaya alam dan lingkungan agro-maritim; penilaian keanekaragaman hayati agro-maritim; penilaian daya dukung dan daya tampung sumberdaya lahan bagi pangan nasional; konsep swasembada pangan, kemandirian pangan dan kedaulatan pangan; jenis dan diversifikasi pangan; sistem produksi dan rantai pasok pangan, serta perkembangan aplikasi teknologi program food sustainability.
Membahas tentang konsep dan penerapan filosofi ilmu dalam kegiatan riset dan inovasi untuk mencari solusi pemecahan masalah pengelolaan Sumber daya Alam dan Lingkungan serta mencari kebenaran ilmiah. Perumusan masalah dan hipotesis, penggunaan logika dan intuisi dalam menganalisis permasalahan, metode pengumpulan data, teknik penulisan tesis serta publikasi ilmiah dibahas secara intensif melalui kuliah dan diskusi dalam praktikum. Output dari mata kuliah ini adalah tersusunnya pra-proposal penelitian
Mata Kuliah ini menjelaskan konsep, prinsip dan metode kuantitatif ekologi, dan ekologi terapan pada studi sumberdaya alam dan pengelolaan lingkungan; membahas pendekatan sistem untuk solusi masalah lingkungan yang kompleks yang melibatkan berbagai variabel yang saling terkait, dilakukan dengan studi holistik; diskusi komprehensif ilmu sistem dasar dan pemodelan dan bagaimana penerapannya di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.
Mata kuliah ini membahas kerangka hukum dan kebijakan yang mengatur pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Indonesia dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Cakupan pembahasan meliputi prinsip-prinsip hukum lingkungan dan SDA, peran institusi, instrumen kebijakan, hingga implementasi dan tantangan penegakan hukum. Mahasiswa dari berbagai disiplin akan diajak menganalisis isu-isu kontemporer, konflik kepentingan, dan dinamika tata kelola SDA melalui pendekatan interdisipliner.
Mata kuliah ini membahas dua pandangan yang saling berkontestasi seputar kegiatan manusia dan tanggung jawab moral pada alam: pandangan sekular dan pandangan agama. Mahasiswa juga akan diperkenalkan dengan perspektif utama teori etika Barat, serta perspektif dan debat seputar etika lahan/bumi, etika hidupanliar (wilderness ethics), antroposentris, biosentris, ekologi dalam, keadilan lingkungan, dan ekofeminisme. Juga akan diperkenalkan etika lingkungan dalam agama samawi (Islam, Katolik, Kristen), non-Barat, tradisi adat, dan keterkaitan antara filsafat lingkungan dengan gerakan lingkungan.
Mata kuliah ini membahas konsep dan teori ekonomi kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang memiliki karakteristik common-pool resources (CPRs). Konsep new instutional economics (institution and organizational arrangement) merupakan fokus dalam mata kuliah ini, dimana cakupan yang dibahas meliputi isu fundamental dalam kajian ekonomi kelembagaan, perkembangan dan interaksi antara institusi (lembaga makro dan mikro) serta aturan main (role of the game) dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Mahasiswa juga akan diberikan penjelasan mengenai persoalan eksternalitas, kegagalan pasar, dan biaya transaksi dalam tata kelola sumber daya alam dan lingkungan.
Mata kuliah ini akan membahas tentang kebijakan dan perjanjian dalam tataran global, khususnya terkait sumber daya alam dan lingkungan; topik yang akan dibahas antara lain adalah tentang isu-isu global, tata-kelola dan mekanisme Perjanjian Lingkungan Multilateral (Multilateral Environmental Agreements/ MEAs); beberapa MEAs yang penting akan pula dikaji, termasuk Konvensi Keanekaragaman Hayati (dan protokol terkait), konvensi tentang perubahan iklim (dan protokol terkait), konvensi tentang polusi (Konvensi Minamata, Stockholm dan Basel) dan sumber daya bahari (UNCLOS), serta konvensi lain yang berhubungan dengan pertanian dan sumber daya hutan (Ramsar, Warisan Dunia, CITES); keterkaitan antara MEAs dengan kebijakan nasional, serta implikasi dan dampak MEAs pada tataran nasional akan pula dipelajari dan dikaji.
Mata kuliah ini akan mengajarkan tentang prinsip dasar mengenai pencemaran lingkungan (udara, air dan tanah) dan keterkaitan antara ketiganya; sumber dan karakteristik pencemaran lingkungan (pencemaran air, tanah, dan udara); dampak pencemar terhadap perubahan kualitas air, tanah dan udara; dampak pencemaran terhadap kesehatan komponen lingkungan (manusia, tanaman, hewan, ekosistem dan bangunan); serta peraturan baku mutu pencemaran air, tanah dan udara.
Membahas tentang konsep biodiversitas agro-maritim dan sistem pangan berkelanjutan, konsep neraca sumberdaya alam dan lingkungan agro-maritim; penilaian keanekaragaman hayati agro-maritim; penilaian daya dukung dan daya tampung sumberdaya lahan bagi pangan nasional; konsep swasembada pangan, kemandirian pangan dan kedaulatan pangan; jenis dan diversifikasi pangan; sistem produksi dan rantai pasok pangan, serta perkembangan aplikasi teknologi program food sustainability.
Mata kuliah ini mempelajari prinsip-prinsip dasar statistika, analisis deskriptif, pendugaan parameter dan pengujian hipotesis, serta analisis dan pemodelan yang umum digunakan dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan seperti: analisis
DESKRIPSI: Menyampaikan atau mempresentasikan rencana penelitian yang akan dilakukan untuk menyusun Tesis bagi program Magister (S2) serta menghadirinya secara terjadwal sesuai dengan ketetapan Panitia (komisi) Kolokium di Program Studi masing-masing.
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman dan praktek pemodelan spatial untuk pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang mencakup: pembangunan data spasial baik berbasis vector atau raster, akuisisi data spasial berbasis drone dan satelit, pengolahan dan analisis data spasial berbasis GIS platform, metoda pemilihan model spasial, dan beberapa contoh permodelan spasial terkait pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan; seperti: mitigasi bencana, perubahan iklim, keanekaragaman hayati dan ekosistem, dan perubahan kualitas lingkungan
Mata kuliah ini memaparkan riwayat, ranah/arena kajian, norma-norma, dan kerangka teoritik ekologi politik (political ecology framework), serta aneka pendekatan ekologi politik mulai dari pendekatan neo-marxian, neo-weberian, hingga post structural. Diperkenalkan aplikasi ekologi politik di bidang agraria, kehutanan, pesisir dan laut, ketahanan pangan dan perubahan iklim.
Mata kuliah seni dan sains dalam diplomasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang komperhensif kepada mahasiswa bagaimana aplikasi seni dan sains dalam proses negosiasi dan lobby internasional, metode dan teknik negosiasi/lobby internasional serta memahami motif, latar historis, kepentingan dan relasi kekuasaan yang digunakan dalam diplomasi internasional, meningkatkan kemampuan dalam menganalisis peran, posisi, kekuatan, dan kepentingan Indonesia dalam proses-proses negosiasi & lobby internasional dengan mengacu kepada sains, dan mensintesis implikasi keputusan dan langkah politik yang diambil.
Mata kuliah ini menyajikan pendekatan politik dan praktek kebijakan PSDAL dengan menekankan pada pengetahuan mengenai motif, latar historis dan kepentingan serta praktik-praktik relasi kuasa yang digunakan para pihak, analisis kebijakan dan akses serta tatakelola, serta implikasinya bagi perilaku masyarakat, pembangunan sektor dan daerah maupun praktik kebijakan terhadap keadilan lingkungan, keadilan sosial dan keberlanjutan
Mampu berperan sebagai tenaga ahli yang berkapabilitas memecahkan masalah sumberdaya alam dan lingkungan yang kompleks melalui pendekatan inter atau multidisiplin via aplikasi berbagai instrumen manajemen lingkungan baik pada level Kebijakan, Rencana dan Program (KRP) maupun level keproyekan (usaha/kegiatan) sebagai manifestasi kepatuhan (compliance) terhadap regulasi dan konvensi lingkungan, mengikuti kecenderungan pasar dan internasional, serta sebagai bagian dari langkah SDGs (Sustainable Development Goals) dalam rangka pencapaian pembangunan berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas konsep manajemen risiko perubahan iklim dan bencana berdasarkan faktor pembentuk kejadian bencana (dengan fokus pada bencana terkait iklim) dalam konteks sinergitas adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana. Kerangka kerja internasional, konsep dasar, regulasi, dan alat praktis melalui pemanfaatan model analisis (temporal dan spasial) diperkenalkan untuk penilaian tingkat risiko, dilengkapi dengan proses validasi atas hasil penilaian risiko, digunakan sebagai dasar dalam penyusunan intervensi aksi. Studi kasus diberikan sebagai bahan pengayaan manajemen risiko.
Mata kuliah ini membahas potensi sumber energi baru dan terbarukan (seperti energi biomassa, energi surya, energi air, energi bayu, energi panas bumi), dampak lingkungan, tantangan dan trend masa depan, serta teknologi pemanfaatannya
Permasalahan lingkungan yang timbul akibat pencematran industri, rumah tangga dan perkotaan dapat diminimisasi dengan pendekatan peraturan maupun kesadaran masyarakat secara luas. Namun peningkatan kesadaran dari masyarakat baik secara individu maupun dunia usaha terbukti merupakan suatu upaya yang ampuh untuk mereduksi permasalahan lingkungan. Keterlibatan konsumen bersama dengan produsen secara bersama dapat mengatasi berbagai masalah lingkungan, Kesadaran masyarakat sebagai konsumen merupakan ujung tombak untuk perubahan pola produksi. Mata kuliah konsumsi hijau dan sanitasi higienis akan memecahkan berbagai persoalan kerusakan lingkungan melalui pendekatan persepsi konsumen. Pendekatan ini digunakan sebagai strategi reformasi lingkungan untuk membantu memecahkan masalah lingkungan secara global. Konsumsi hijau secara luas dikaitkan dengan upaya untuk menurunkan level konsumsi bahan dan energi serta meminimalkan resiko lingkungan
Mata kuliah ini mendeskripsikan pembangunan pariwisata berkelanjutan dalam kaitannya dengan pembangunan global dan pencapaian SDGs, sebagai usaha ekonomi kreatif yang berkelanjutan pada kawasan konservasi dan kawasan budidaya untuk ragam agrowisata, ekowisata, wisata budaya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya; mengekspose faktor-faktor dalam manajemen pariwisata terkait supply - demand tourism, tourism destination management, visitors management, hospitality management; menganalisis keterkaitan kebijakan, peraturan, dan perundang-undangan dalam konteks pengembangan wisata, serta mensintesis tatakelola wisata melalui pendekatan analisis peran pemangku kepentingan; menyusun strategi perencanaan dan manajemen pariwisata secara berkelanjutan.
Pada paruh pertama semester, mata kuliah ini membahas karakteristik tanah dan sumberdaya lahan, penggunaan lahan dan tutupan lahan, ciri pengelolaan sumberdaya lahan berkelanjutan, satuan lahan, dilanjutkan dengan Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kemampuan Lahan (Kesesuaian lahan metoda FAO, Kemampuan Lahan). Dibahas pula aspek lahan dalam penataan ruang. Pembahasan dilanjutkan dengan Daya Dukung Lahan (konsep dan metoda), serta aplikasi daya dukung lahan dalam pembangunan berkelanjutan. Selanjutnya dibahas keberlanjutan sumberdaya lahan, degradasi lahan, pendayagunaan lahan berbasis tata ruang, dan konservasi sumberdaya lahan. Pada paruh kedua semester, dibahas pengelolaan sumberdaya air terpadu, konsep Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai unit pengembangan sumberdaya air, pengembangan sumberdaya air berbasis satuan wilayah sungai dan air baku dan air minum dibahas pula konservasi air, daya dukung air dan supply-demand air
Mata kuliah ini mempelajari prinsip-prinsip dasar statistika, analisis deskriptif, pendugaan parameter dan pengujian hipotesis, serta analisis dan pemodelan yang umum digunakan dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan seperti: analisis korelasi, analisis regresi, analisis gerombol, model persamaan struktural, AHP, dan analisis SWOT
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman dan praktek pemodelan spatial untuk pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang mencakup: pembangunan data spasial baik berbasis vector atau raster, akuisisi data spasial berbasis drone dan satelit, pengolahan dan analisis data spasial berbasis GIS platform, metoda pemilihan model spasial, dan beberapa contoh permodelan spasial terkait pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan; seperti: perubahan iklim, keanekaragaman hayati dan ekosistem, jasa lingkungan, dan perubahan kualitas lingkungan.
Mata kuliah ini membahas tentang riwayat, keunikan ranah/arena kajian, ontologi, epistemologi dan kerangka teoritik ekologi politik (political ecology framework), serta aneka pendekatan ekologi politik yang digunakan; mulai dari pendekatan neo-marxian, neo-weberian, hingga post structural dengan menggunakan konsep relasi kuasa sebagai dasar analisis. Diperkenalkan aplikasi ekologi politik di bidang agraria, kehutanan, pesisir dan laut, ketahanan pangan dan perubahan iklim. Pada akhir semester diselenggarakan Seminar Ekologi Politik.
Mata kuliah seni dan sains dalam diplomasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang komperhensif kepada mahasiswa bagaimana aplikasi seni dan sains dalam proses negosiasi dan lobby internasional, metode dan teknik negosiasi/lobby internasional serta memahami motif, latar historis, kepentingan dan relasi kekuasaan yang digunakan dalam diplomasi internasional, meningkatkan kemampuan dalam menganalisis peran, posisi, kekuatan, dan kepentingan Indonesia dalam proses-proses negosiasi & lobby internasional dengan mengacu kepada sains, dan mensintesis implikasi keputusan dan langkah politik yang diambil.
Proposal Penelitian merupakan konsep usulan penelitian yang terdiri dari: Rumusan Masalah, Kerangka Pemikiran, Tujuan Penelitian, Kajian Literatur, Metodologi Penelitian dan Jadwal Penelitian yang merupakan hasil perbaikan setelah kolokium.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Kurikulum program magister sains mencakup kewajiban penulisan hasil penelitian berupa tesis pada akhir masa studi. Format tesis dibakukan sesuai dengan tatacara yang terdapat di dalam Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IPB. Tesis harus diserahkan ke SPs selambat-lambatnya 3 bulan setelah ujian dilaksanakan dan sudah disyahkan oleh komisi pembimbing dan koordinator mayor. Surat keterangan lulus (SKL) dikeluarkan setelah tesis ditandatangani Dekan. Mahasiswa yang tidak memperoleh SKL tidak berhak menyandang gelar M.Si. dan tidak memperoleh ijazah.