Pengembangan ilmu pengelolaan sumberdaya perairan (tawar, payau, dan laut) yang berkaitan dengan kelestarian, konservasi, ekosistem perairan, dan perikanan yang berkelanjutan
Sebagai Program Studi Pascasarjana terkemuka berbasis riset kelas dunia dengan kompetensi utama dalam pengembangan sumberdaya manusia dan IPTEK bidang pengelolaan sumberdaya perairan untuk mewujudkan pembangunan perikanan dan kelautan yang berkelanjutan, lestari, terpadu, dan berwawasan lingkungan.
1. Menyelenggarakan PS SDP jenjang magister untuk menghasilkan lulusan yang bersikap mental unggul, percaya diri, serta bertumpu pada keahlian yang kompeten di bidang pengelolaan sumberdaya perairan dan perikanan;
2. Mengembangkan IPTEK dalam bidang pengelolaan sumberdaya perairan dan perikanan secara berkelanjutan untuk evaluasi dan pengendalian lingkungan, pemanfaatan sumberdaya dan konservasi; dan
3. Mengembangkan kerjasama dan jejaring untuk pelayanan jasa IPTEK dalam pengelolaan sumberdaya perairan dan perikanan.
1. Menganalisis karakteristik sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, dan lingkungan perairan tawar, pesisir, dan laut, di dalam satu sistem ekologi.
2. Memecahkan permasalahan sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, dan lingkungan perairan berdasarkan prinsip-prinsip daya dukung, konservasi dan berkelanjutan.
3. Mengembangkan ilmu dan teknologi perairan untuk pengelolaan sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, dan lingkungan perairan, berdasarkan prinsip-prinsip daya dukung, konservasi dan berkelanjutan dengan pendekatan analisis, sintesis, dan evaluasi.
Memiliki kemampuan mengembangkan ilmu dan teknologi dalam memecahkan permasalahan pengelolaan terpadu sumberdaya, ekosistem, dan kawasan pesisir dan lautan berdasarkan prinsip-prinsip daya dukung, konservasi, dan berkelanjutan melalui pendekatan analisis, sisntesis dan evaluasi.
Memiliki akreditasi yang unggul, merupakan program studi SDP pertama di Indonesia yang menjadi benchmark hingga saat ini, reputasi akademik dan jejaring luas, menghasilkan lulusan yang kompeten.
Akademisi dan peneliti Profesional di lembaga nasional dan internasional
Mata kuliah ini membahas mengenai penerapan konsep dan metode ilmiah dalam berbagai penelitian (eksplorasi, pengembangan, atau verifikasi) serta permasalahannya dalam bidang ilmu pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan. Filosofi penelitian ilmiah. Perumusan masalah dan tujuan penelitian, pengembangan teori dan pendekatan masalah
Konsep, gejala, sebab-akibat, mekanisme. implikasi ekologis, strategi pengendalian, dan pengelolaan eutrofikasi di berbagai ekosistem perairan
Mata kuliah ini membahas tentang dasar-dasar ekologi dari permasalahan lingkungan baik secara alamiah maupun akibat dampak kegiatan manusia yang dihadapi oleh spesies dan ekosistem perairan dan berbagai praktik yang saat ini dikembangkan sebagai solusi ekologis atas permasalahan-permasalahan tersebut.
Mata kuliah ini menjelaskan tentang pengaruh lingkungan terhadap proses-proses fisiologis baik pada tingkat sel, jaringan maupun organ (sirkulasi, respirasi, ekskresi dan osmoregulasi, pencernaan dan penyerapan zat makanan, pertumbuhan dan reproduksi.
Mata kuliah ini membahas mengenai penerapan konsep dan metode ilmiah dalam berbagai penelitian (eksplorasi, pengembangan, atau verifikasi) serta permasalahannya dalam bidang ilmu pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan. Filosofi penelitian ilmiah. Perumusan masalah dan tujuan penelitian, pengembangan teori dan pendekatan masalah
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam
penelitian di bidang pertanian dan biologi. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan
dan analisis data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua
populasi. Untuk pengumpulan data ditekankan pada metode percobaan (experiment), khususnya
percobaan dalam bidang pertanian dan biologi seperti petak terpisah (split-plot), bujursangkar Latin
(Latin squares) serta pindah silang (cross-over). Dalam hal pemodelan, materi utama yang diberikan
adalah analisis regresi dan analisis ragam untuk pemodelan yang melibatkan peubah respon
kontinu, serta tabel kontingensi dan analisis regresi logistik untuk pemodelan data yang melibatkan
peubah respon kategorik. Metode pembelajaran ditekankan pada learning from data yang
diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika (statistical package program).
Pemahaman konsep sumberdaya perairan sebagai media, ekosistem dan pemanfaatannya; analisis dan diagnosis dinamika perairan, kelayakan dan optimalisasi pendayagunaan berdasarkan daya dukung, perencanaan strategis pengelolaan sumberdaya perairan dan kelembagaannya.
Identifikasi sumberdaya perikanan dan pemanfaatannya. Konsep pemanfaatan dan tingkat exploitasi terhadap populasi (daur hidup, umur, ukuran pertama kali memijah, peremajaan dan yield/recruit) di berbagai tipe ekosistem sebagai dasar bagi pemenfaatan, pengendalian dan pengaturan untuk optimasi pemanfaatan sumberdaya ikan.
Faktor dan proses penentu produktivitas perairan, termasuk trofodinamika. Strategi adaptasi dan suksesi sejalan dengan perkembangan tingkat produktivitas perairan. Prinsip dasar penerapan faktor pembatas.
Konsep, gejala, sebab-akibat, mekanisme. implikasi ekologis, strategi pengendalian, dan pengelolaan eutrofikasi di berbagai ekosistem perairan
Pemahaman mengenai sumber , jenis, dan sifat bahan pencemar dan proses yang dialaminya di perairan (danau, waduk, sungai, pesisir dan laut). Kaitannya dengan parameter kualitas iar. Evaluasi tingkat pencemaran dan pengaruhnya terhadap biota air dan lingkungan perairan. Prinsip dasar pengelolaan kualitas perairan, pencegahan dan pengendalian pencemaran perairan, termasuk pengolahan air limbah.
Pengertian habitat ikan, biologi ikan (makanan, pertumbuhan, reproduksi, daur hidup), ekologi ikan (distribusi, migrasi), aplikasi pada perikanan dan kelautan
Mata kuliah ini akan mengajarkan tentang potensi ekonomis, anatomi, morfologi, taksonomi, genetika dan keragaman gen, keanekaragaman, tempat hidup, distribusi, adaptasi, pertumbuhan, reproduksi dan struktur komunitas yang berhubungan dengan kondisi ekologi tempat hidupnya pada kondisi normal, kondisi ekstrim dan pada masa terjadi perubahan iklim serta saat tercemar B3.
Mata kuliah ini memaparkan hidupan awal biota akuatik (ikan, krustasea dan moluska) meliputi perkembangan masing-masing stadia dan faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya; mortalitas, dinamika cohort dan teori rekruitmen; pertumbuhan larva akuatik; habitat esensial bagi larva akuatik dan peran penting studi larva akuatik dalam konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan
Mata kuliah ini membahas mengenai proses invasifisme spesies akuatik: penyebab, mekanisme, kerugian ekologis dan ekonomis, pemodelan interaksi, dan pengelolaannya.
Mata kuliah ini membahas mengenai hewan mamalia dan herpetofauna akuatik yang saat ini menghadapi ancaman langsung akibat eksploitasi/perburuan dan degradasi habitat yang berkombiunasi dengan fenomena iklim global, dan upaya-upaya perlindungannya melalui pengelolaan yang didukung kebijakan dan tatakelola yang tepat.
Pemahaman mengenai biota dasar perairan (benthos); peranannya dalam ekosistem perairan dan sebagai bioindikator lingkungan perairan; metode dan teknik pengamatan, pengambilan sampel dan identifikasinya.
Ilmu multidisiplin yang mengkaji nasib dan efek merusak dari toksikan lama dan baru yang terpapar di dalam populasi
dan ekosistem perairan. Pengembangan biomarker sebagai indikator dari efek toksikan dalam tubuh organisme
Mata kuliah ini menjelaskan tentang pengaruh lingkungan terhadap proses-proses fisiologis hewan air yang mencangkup antara lain : adaptasi, homeostasi, metabolisme, pertumbuhan dan reproduksi.
Pengertian habitat dan eko-biologi mamalia, herpetologi dan amfibi (makanan, pertumbuhan, reproduksi, daur hidup, distribusi, migrasi), serta status biota tersebut.
Mempelajari dan membahas status dan pemanfaatan keanekaragaman ikan (organisme akuatik), berbagai ancaman terhadap eksistensi keanekaragaman ikan; pengembangan, penerapan, dan evaluasi teknik konservasi (in situdan ex situ) yang mencakup perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatansumber daya ikan yang berkelanjutan.
Mata kuliah ini memberikan pengertian tentang model dan simulasi serta perannya dalam perikanan. Berikutnya dikaji model-model utama yang ada dalam perikanan dan perairan beserta simulasinya. Ada dua model yang akan dibahas dalam mata kuliah ini, yaitu simple model equations dan multicomponent system model. Simple model equations yang dikaji mencakup model pertumbuhan eksponensial, model pertumbuhan Von Bertalanffy, model yield per recruit Beverton and Holt, model surplus produksi (Shcaefer dan Fox model). Model multicomponent yang dibahas mencakup The Lotka-Volterra predation model, fishery bionomic model, temperature variation in aquatic systems model.
Pengkajian stok ikan membahas teknik-teknik pengkajian stok baik secara analitik/terstruktur, global maupun gabungannya (holistic). Pembahasan dilakukan melalui model-model sederhana dan model-model kompleks seperti surplus yield model dan peramalan tangkapan serta dynamic pool model yang diperlukan dalam pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan.
Studi genetika populasi dan genetika molekuler mempelajari karakterisasi sumberdaya akuatik pada tingkat variasi genetik dan memperhitungkan variasi genetik di dalam dan antar populasi melalui pendekatan frekuensi gen dan kekuatan yang mempengaruhi frekuensi gen, meliputi migrasi, mutasi, seleksi dan pergeseran genetik. Studi pendekatan genetika populasi dalam pengelolaan sumberdaya perikanan, terutama dalam menentukan status populasi atau stok sumberdaya perikanan.
Konsep, gejala, sebab-akibat, mekanisme. implikasi ekologis, strategi pengendalian, dan pengelolaan eutrofikasi di berbagai ekosistem perairan