Program Studi Magister Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman sebagai pusat unggulan (center of excellence) bertaraf internasional dalam pengembangan sumber daya manusia yang mampu melakukan penelitian pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika dengan dukungan kurikulum yang membekali pencapaian intelektualitas unggul, membangun kompetensi abad 21, serta memfasilitasi ekosistem tumbuh kembang diri melalui suasana akademik yang kondusif.
Sebagai pusat unggulan (center of excellence) bertaraf internasional dalam pengembangan sumber daya manusia yang mampu melakukan penelitian pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika melalui pendekatan inter atau multidisipliner dalam rangka mendukung kedaulatan pangan dan bioenergi, serta kelestarian lingkungan.
1. Menyelenggarakan program pendidikan Magister di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika yang bermutu dan berdaya saing serta diakui secara nasional dan internasional. 2. Melaksanakan penelitian dalam bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika untuk mendukung kedaulatan pangan dan bioenergi, serta kelestarian lingkungan. 3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika untuk mendukung kedaulatan pangan dan bioenergi, serta kelestarian lingkungan.
A. ASPEK SIKAP
CPL 1. Menunjukkan integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan sikap kolaboratif dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pekerjaan di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman secara inter/multidisipliner.
CPL 2. Menghargai nilai-nilai etika ilmiah serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
B. ASPEK PENGETAHUAN
CPL 3. Menguasai konsep teoritis dan implementasinya untuk menyelesaikan masalah dalam pengelolaan sumber daya genetik dan pengembangan varietas unggul melalui pendekatan konvensional dan atau berbasis bioteknologi.
CPL 4. Memahami regulasi dan kebijakan terkait pemuliaan dan bioteknologi tanaman, serta pengelolaan sumber daya genetik dan penggunaannya dalam skala akademik maupun industri.
C. ASPEK KETERAMPILAN UMUM
CPL 5. Mampu merancang dan melaksanakan penelitian serta mengintegrasikan teknologi informasi dan metode analisis data modern dalam penyelesaian masalah di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman.
CPL 6. Mampu mengkomunikasikan hasil penelitian secara efektif dalam bentuk laporan ilmiah, presentasi ilmiah, dan publikasi di jurnal nasional atau internasional, dan berbagai bentuk diseminasi lainnya.
D. ASPEK KETERAMPILAN KHUSUS
CPL 7. Mampu mengembangkan teknik biologi seluler dan molekuler untuk mendukung kegiatan pemuliaan dan bioteknologi tanaman.
CPL 8. Mampu menganalisis data pemuliaan dan bioteknologi tanaman menggunakan pendekatan biometrika dan atau bioinformatika.
CPL 9. Mampu mengembangkan varietas tanaman dengan pendekatan konvensional dan atau berbasis bioteknologi
1. Menyelenggarakan program studi magister Pemuliaan dan Bioteknologi tanaman yang bermutu dan berdaya saing serta diakui secara nasional dan internasional
2. Melaksanakan penelitian di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman tropika untuk mendukung kedaulatan pangan, bioenergi, dan lingkungan
3. Melaksanakan pengabdian masyarakat di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman untuk mendukung kedaulatan pangan, bioenergi, dan lingkungan
1. Menyelenggarakan kurikulum magister yang menggabungkan pendekatan keilmuan genetika dan pemuliaan dengan bioteknologi
2. Melibatkan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi di bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman
3. Melibatkan mahasiswa dalam program kerja sama nasional dan internasional
4. Tersedianya dana penelitian yang memadai bagi pelaksanaan tugas akhir (thesis)
5. Tersedia kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan diseminasi hasil penelitian secara nasional maupun internasional
6. Didukung oleh dosen yang bergelar doktor dan/atau jabatan akademik guru besar serta fasilitas laboratorium dan kebun yang memadai
7. Ruang kelas yang nyaman dan ber AC
Profil Lulusan: Lulusan Magister yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan profesional di bidang pemuliaan tanaman dan bioteknologi untuk mendukung pertanian yang unggul, modern, dan berkelanjutan, serta menunjukkan karakter mulia, kreativitas, inovasi, dan partisipasi, sambil meraih pengakuan nasional dan/atau internasional.
Peluang Karir: Dengan profil ini, lulusan Program Magister Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi (PS S2 PBT) dapat berkarir sebagai:
1. Pemulia Tanaman
2. Plant Biotechnologist
3. Biotech analyst
4. Dosen
5. Peneliti
Membahas peran genetika dalam pemuliaan tanaman, materi genetik, expresi gen, keterkaitan
antar gen dalam kromosom maupun antar kromosom, pola pewarisan, perilaku karakter
kuantitatis dan populasi, serta meningkatkan kemampuan melakukan analisis data penelitian
terkait genetika tanaman, sehingga memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan
Pemuliaan Tanaman dan aplikasi Bioteknologi dalam Pemuliaan Tanaman. Untuk selanjutnya
ampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi dibidang pengelolaan keragaman genetik,
rekombinasi, segregasi, seleksi dan pengujian dalam rangka perbaikan genetik tanaman
sehingga menghasilkan karya inovatif dan teruji
Mata kuliah ini membahas perkembangan terkini tentang potensi pemanfaatan bioteknologi modern dalam pemuliaan tanaman. Dalam perkuliaahan akan dibahas berbagai topik terkini mencakup pemahaman mengenai impact dari bioteknologi tanaman dalam program pemuliaan dan pertanian, organisasi genom tumbuhan dan regulasi ekspresi gen, DNA rekombinan, desain dan konstruksi vektor, regenerasi in vitro dalam pemuliaan tanaman, teknologi haploid dalam pemuliaan tanaman, fusi protoplast, rekayasa genetika dalam pemuliaan tanaman, marka molekuler, gene tagging dan gene discovery, genomic selection breeding, genome editing, serta regulasi, biosafety, dan komersialisasi produk rekayasa genetika. Materi praktikum diberikan dalam praktikum laboratorium, demo, simulasi dan kunjungan.
Mata kuliah ini menjelaskan pendekatan pemuliaan tanaman untuk produksi tanaman di lingkungan bercekaman biotik dan abiotik, membahas bentuk cekaman biotik dan abiotik serta mekanisme resistensi terhadap cekaman biotik dan toleransi terhadap cekaman abiotik. Kuliah ini juga membahas pendekatan konvensional maupun bioteknologi untuk meningkat kemajuan genetik pada pemuliaan di lingkungan
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menganalisis berbagai struktur, jumlah, fungsi dan perilaku kromosom dalam kaitannya dengan keragaman genetik tanaman, sehingga mampu merekayasa struktur, jumlah dan fungsi kromosom untuk kepentingan perbaikan genetik tanaman; mahasiswa juga mampu melacak asal usul genom suatu tanaman dengan mempelajari hubungan sistematik antara tanaman dengan kerabatnya.
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa agar mampu menjelaskan arti dan ruang lingkup tentang bioteknologi tanaman pada tingkat selular dan molekular serta aplikasinya dibidang pertanian, serta mahasiswa mampu menerapkan salah satu teknik dibidang bioteknologi tanaman. Pokok bahasan meliputi ruang lingkup bioteknologi tanaman dan manfaatnya dalam pertanian secara umum, peranan teknik kultur jaringan dalam perbanyakan dan perbaikan sifat tanaman, hibridisasi somatik, merakit varietas dihaploid dengan kultur anthera, in vitro flowering untuk in vitro fertilisasi, memproduksi senyawa metabolit sekunder ,seleksi mutan dan variasi somaklonal dengan teknik molekular, identifikasi dan estimasi variasi genetik tanaman dengan teknik molekular, marka molekular dalam pemuliaan, isolasi gen, rekayasa genetika tanaman dan ekspresi gen, konsep keamanan hayati, regulasi dan paten produk bioteknologi molekular, penerapan bioteknologi pada tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura, serta penerapan teknologi molecular farming dalam pertanian moderen. Dalam praktikum mahasiswa diarahkan untuk memperoleh pengalaman penerapan teknik-teknik selular hingga molekular dalam bioteknologi tanaman.
Mata kuliah ini membahas biosintesis, cara kerja hormon, transduksi sinyal, dan fungsi hormon. Penggunaan dalam bidang pertanian (pembiakan tanaman, produksi tanaman, pemuliaan tanaman dan lain-lain) akan dibahas. Jenis hormon yang dibahas ialah auksin, giberelin, sitokinin, etilen, asam absisat, poliamin, asam jasmonat, retardan, brasinosteroid dan peptida kecil.
Mata kuliah ini membahas teori dan praktek penggunaan teknik seluler dalam hubungannya dengan bioteknologi pertanian. Prinsip-prinsip dasar kultur jaringan akan diperkenalkan dalam kegiatan perkuliahan. Jalur-jalur regenerasi termasuk induksi embrio somatik sebagai dasar untuk implementasi teknik seluler dalam pemuliaan tanaman menggunakan pendekatan in vitro. Pemakaian teknik seluler untuk mendukung pemuliaan tanaman dengan menggunakan pendekatan in vitro yang dipelajari meliputi induksi variasi somaklonal dan induced mutation dengan dukungan teknologi in vitro. Seleksi pada lingkungan tercekam biotik dan abiotik, kultur, fusi dan regenerasi protoplas, kultur mikrospora untuk mendapatkan tanaman haploid, produksi metabolit sekunder, penyelamatan embrio, pelestarian plasmanutfah dan eliminasi penyakit sistemik secara in vitro juga akan dibahas dalam perkuliahan. Penguasaan materi oleh mahasiswa diuji melalui kegiatan diskusi kelompok, test pilihan ganda dan test essay. Kegiatan praktikum diarahkan untuk penguasaan teknik untuk beberapa topik yang didiskusikan dalam perkuliahan, dan diarahkan untuk menambah wawasan dan pendalaman pengetahuan mahasiswa.
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam
penelitian di bidang pertanian dan biologi. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan
dan analisis data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua
populasi. Untuk pengumpulan data ditekankan pada metode percobaan (experiment), khususnya
percobaan dalam bidang pertanian dan biologi seperti petak terpisah (split-plot), bujursangkar Latin
(Latin squares) serta pindah silang (cross-over). Dalam hal pemodelan, materi utama yang diberikan
adalah analisis regresi dan analisis ragam untuk pemodelan yang melibatkan peubah respon
kontinu, serta tabel kontingensi dan analisis regresi logistik untuk pemodelan data yang melibatkan
peubah respon kategorik. Metode pembelajaran ditekankan pada learning from data yang
diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika (statistical package program).
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan organisasi pemuliaan tanaman, keragaman genetik dan pengelolaannya, sistem pembiakan tanaman kaitannya dengan pemuliaan tanaman, kontrol persilangan dan pengendalian seks, pewarisan sifat kuantitatif, penentuan metode dan prosedur pemuliaan tanaman, berbagai metode pemuliaan dan seleksi pada tanaman menyerbuk sendiri dan menyerbuk silang, depresi silang dalam, heterosis, dan metode pembentukan hibrida, metode pemuliaan tanaman yang berbiak secara vegetatif, serta prosedur pelepasan varietas dan UU PVT.
Mata kuliah ini membahas teori dan praktek penggunaan teknik seluler dalam hubungannya dengan bioteknologi pertanian. Prinsip-prinsip dasar kultur jaringan akan diperkenalkan dalam kegiatan perkuliahan. Jalur-jalur regenerasi termasuk induksi embrio somatik sebagai dasar untuk implementasi teknik seluler dalam pemuliaan tanaman menggunakan pendekatan in vitro. Pemakaian teknik seluler untuk mendukung pemuliaan tanaman dengan menggunakan pendekatan in vitro yang dipelajari meliputi induksi variasi somaklonal dan induced mutation dengan dukungan teknologi in vitro. Seleksi pada lingkungan tercekam biotik dan abiotik, kultur, fusi dan regenerasi protoplas, kultur mikrospora untuk mendapatkan tanaman haploid, produksi metabolit sekunder, penyelamatan embrio, pelestarian plasmanutfah dan eliminasi penyakit sistemik secara in vitro juga akan dibahas dalam perkuliahan. Penguasaan materi oleh mahasiswa diuji melalui kegiatan diskusi kelompok, test pilihan ganda dan test essay. Kegiatan praktikum diarahkan untuk penguasaan teknik untuk beberapa topik yang didiskusikan dalam perkuliahan, dan diarahkan untuk menambah wawasan dan pendalaman pengetahuan mahasiswa.
Mata kuliah ini membahas pentingnya metode penelitian yang runut, terstruktur dan di disain dengan pendekatan komprehensif agar dapat menghasilkan publikasi ilmiah yang dapat diterbitkan dalam jurnal ilmiah internasional bereputasi. Selain itu, dalam perkuliahan juga dibahas strateji penyiapan manuskrip yang berpotensi mampu lolos dari proses peer review dan dapat terbit di jurnal ilmiah internasional. Komunikasi hasil penelitian merupakan tindak lanjut dari kegiatan penelitian yang harus dilakukan oleh mahasiswa pascasarjana. Penelitian tidak dikatakan selesai sebelum dilakukan komunikasi hasil penelitian melalui berbagai media publikasi (presentasi riset dan penulisan jurnal ilmiah). Dalam mata kuliah juga membahas tip dan trik teknik presentasi hasil-hasil penelitian, penyusunan presentasi dalam bentuk poster dan presentasi oral, penyiapan hasil-hasil penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah nasional dan intenasional. Sosialisasi tentang pemahaman etika dalam publikasi ilmiah juga akan dibahas dalam perkuliahan. Penekanan kegiatan akan dilakukan lebih banyak dalam bentuk praktek (60%) dan dalam bentuk perkuliahan (40%). Secara berkala, dosen tamu yang berkompeten terkait dengan metodologi penelitian dan publikasi ilmiah akan dihadirkan selama periode perkuliahan.
Kuliah ini membahas penerapan prinsip-prinsip genetika populasi dengan menjadikan sifat metrik, bukan sifat kualitatif, sebagai lingkupannya didahului pertelaan mengenai “Populasi” perihal frekuensi gen, frekuensi genotipe serta kajian hukum keseimbangan Hardy-Weinberg serta bahasan mengenai faktor-faktor sistematik dan dispersif pengubah frekuensi gen. Penelaahan ditekankan terhadap sifat dengan variasi-kontinyu / sifat kompleks. Pengertian dasar mengenai : nilai tengah populasi, nilai rata-rata substitusi gen, nilai pemuliaan, nilai aditif, nilai deviasi dominan dan nilai interaksi antar gen serta hal-hal yang bertalian dengan ragam/peragam genetik total serta komponen-komponen ragam/peragam merupakan fokus kuliah ini. Diskusi mengenai heritabilitas, korelasi genetik, tangkar-dalam, respon seleksi, respon terkorelasi, pengelolaan karakter ambang serta analisis QTL juga akan mengisi kuliah ini.
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang arti penting/ peranan mutasi dalam meningkatkan keragaman dan perbaikan sifat tanaman, membahas berbagai teknik pemuliaan mutasi dan dasar-dasar manipulasi genetik pada pemuliaan mutasi, serta membahas berbagai informasi mutakhir tentang pemuliaan mutasi pada tanaman
Mata kuliah ini membahas teori dan praktek penggunaan teknik rekayasa genetika tanaman dalam hubungannya dengan bioteknologi pertanian. Prinsip dan dasar rekayasa genetika tanaman akan diperkenalkan dalam kegiatan perkuliahan. Pemakaian rekayasa genetika alami (Agrobacterium tumefaciens), teknik transfer gen menggunakan gene gun (particle bombardment), dan teknik yang lain untuk menghasilkan tanaman transgenik akan didiskusikan. Dalam kuliah dibicarakan pengenalan berbagai macam vektor plasmid dan gen marker yang dipakai dalam rekayasa genetika serta pemanfaatan Rekayasa genetikan untuk mengatasi berbagai macam permasalahan di bidang pertanian, seperti : tanaman tahan herbisida, tahan hama, tahan penyakit cendawan, bakteri dan virus, tanaman dengan mutu biji dan mutu buah yang lebih baik, serta penggunaan rekayasa genetika dalam molecular farming maupun berbagai studi mendasar pada genetika tanaman akan didiskusikan. Kegiatan praktikum di laboratorium dan diskusi kelompok untuk pendalaman berbagai topik perkuliahan juga merupakan bagian dari kuliah ini.
Kuliah ini membahas secara konprehensif mengenai fenomena biologis dan fisiologis sel tanaman dalah hubungannya dengan bioteknologi pertanian dan untuk mendukung pemuliaan tanaman. Materi yang dibahas meliputi struktur dan fungsi berbagai organel sel (terutama nukleus, mitokondria, kloroplas, vakuola), siklus pembelahan dan perbanyakan sel, proliferasi dan deferensiasi sel, peran dan fungsi sel sebagai bagian jaringan, teori evolusi sel, struktur dan fungsi membran, sito-skeleton, transduksi signal di dalam dan antar sel tanaman, mekanisme dan proses interaksi sel tanaman dan mikroba, mekanisme dan proses respon sel serta jaringan terhadap cekaman abiotik. Dalam kuliah juga dibahas secara mendalam keterkaitan berbagai topik perkuliahan dalam hubungannya dengan produksi tanaman, bioteknologi dan pemuliaan tanaman. Diskusi berbagai isu terkini terkait biologi dan fisiologi terkini akan dilakukan menggunakan berbagai publikasi ilmiah terkini yang relevan dengan topik perkuliahan untuk pendalaman dan peningkatan pemahaman mahasiswa tentang topik-topik terkait.
PBT1636 - Teknik Laboratorium dalam Bioteknologi Tanaman
Deskripsi :
Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai teknik-teknik laboratorium dalam bioteknologi molekuler tanaman, yang meliputi fasilitas laboratorium dan laboratory safety; teknik isolasi, purifikasi dan kuantifikasi materi genetik (DNA/ RNA) tanaman; teknik elektroforasi dan visualisasi DNA/ RNA; teknik mendesain primer dan PCR (polymerase chain reaction); teknik hibridisasi dan desain probe. Rangkaian teknik isolasi (cloning) gen, perunutan basa nukleotida (sequencing), konstruksi plasmid, hingga teknik transformasi gen untuk rekayasa genetika juga akan dibahas. State of the art mengenai teknik laboratorium dalam bioteknologi tanaman akan dibahas sesuai dengan perkembangan ilmu dan kehadiran dosen tamu. Praktikum akan dirancang dalam bentuk pratek laboratorium, simulasi dan diskusi paper
Mata kuliah ini mencakup penyusunan dan presentasi makalah berisi rencana penelitian pada satu forum yang dihadiri para pembimbing, mahasiswa pascasarjana dan seorang moderator. Melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa pemrasaran mendapatkan masukan dari peserta kolokium untuk penyempurnaan proposal penelitian dan pelaksanaan penelitian
Mata kuliah ini mewajibkan mahasiswa menyusun rencana penelitian tesis yang dituangkan dalam bentuk naskah sebagai persiapan untuk melaksanakan penelitian.
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa agar mampu merencanakan penelitian pemuliaan multidisiplin secara komprehensif; mendesain dan menggunakan beberapa metode penting dalam lingkup seleksi, respon terhadap seleksi sampai kepada analisis stabilitas galur-galur harapan yang diperoleh; menganalisis perilaku data dan ragam serta partisi dari komponen ragam dalam penelitian pemuliaan tanaman.
Mata kuliah ini adalah pelaksanaan ujian akhir studi magister untuk mengevaluasi secara komprehensif hasil penelitian yang telah disusun dalam tesis.
Kegiatan penelitian mandiri, dimulai dari pembuatan usulan penelitian, pelaksanaan penelitian, hingga penyusunan tesis.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Publikasi ilmiah internasional ditujukan untuk penyebarluasan hasil penelitian ilmiah orisinal dari bagian disertasi tugas akhir mahasiswa program doktor untuk memberikan informasi kepada kalangan akademisi atau para ahli di bidangnya. Publikasi dilakukan pada berkala ilmiah internasional bereputasi atau terindeks global.