Program Studi Magister Konservasi Biodiversitas Tropika dibentuk melalui penggabungan Program Studi Konservasi Biodiversitas Tropika (KVT) dan Program Studi Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan (MEJ), yang awalnya didirikan pada tahun 2007 berdasarkan Keputusan Rektor IPB Nomor 027/K13/PP/2007. Program Studi Magister Konservasi Biodiversitas Tropika (KVT) merupakan program berbasis riset yang unggul dan inovatif dalam pengembangan ilmu konservasi keanekaragaman hayati tropika, pengelolaan ekowisata, dan jasa lingkungan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global yang mampu mengelola biodiversitas secara bertanggung jawab serta berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan. Kurikulum KVT mengintegrasikan penguasaan ilmu konservasi, metodologi riset kuantitatif dan kualitatif, manajemen ekowisata, jasa lingkungan, serta analisis kebijakan publik. Mahasiswa dibekali kemampuan merancang dan mengelola program konservasi dan produk ekowisata berkelanjutan berbasis ekologi, sosial, dan ekonomi, sekaligus melakukan penelitian inovatif untuk mengevaluasi dampak kegiatan konservasi dan pariwisata alam. Pembelajaran diarahkan untuk membangun pemahaman komprehensif tentang keterkaitan antara keanekaragaman hayati, aktivitas manusia, dan jasa lingkungan, termasuk bioprospeksi dan dinamika ekosistem tropika. Program ini juga memperkuat kompetensi manajerial dan pengambilan keputusan melalui studi kebijakan, evaluasi dampak lingkungan, serta fasilitasi kemitraan multi-pihak.
Program Studi KVT menawarkan dua bidang peminatan strategis yang dirancang untuk memperkuat capaian pembelajaran lulusan:
1. Konservasi Biodiversitas Tropika – Peminatan ini berfokus pada penguatan kompetensi ilmiah dan riset dalam memahami dinamika ekosistem tropika, konservasi spesies dan habitat, genetika konservasi, restorasi ekosistem, serta analisis dampak aktivitas manusia terhadap keanekaragaman hayati. Mahasiswa dipersiapkan untuk menghasilkan solusi berbasis sains yang mendukung pengelolaan biodiversitas berkelanjutan serta perumusan kebijakan konservasi.
2. Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan – Peminatan ini menekankan pada perencanaan dan pengelolaan ekowisata berkelanjutan, pengembangan jasa lingkungan, analisis dampak sosial-ekonomi-lingkungan, perencanaan destinasi, pemasaran berkelanjutan, serta evaluasi kebijakan pariwisata alam. Mahasiswa dibekali kemampuan manajerial dan strategis untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem. Didukung dosen berpengalaman, jejaring nasional dan internasional, serta riset terapan dan pengabdian kepada masyarakat, lulusan KVT dipersiapkan sebagai peneliti, akademisi, praktisi profesional, perencana kebijakan, konsultan lingkungan, dan wirausahawan berkelanjutan di bidang konservasi biodiversitas tropika, ekowisata, dan jasa lingkungan
“Menjadi program studi magister unggul dan inovatif berbasis riset terdepan, yang mampu
menghasilkan lulusan berdaya saing global dan berkontribusi signifikan pada konservasi
keanekaragaman hayati tropika, ekowisata dan jasa lingkungan berkelanjutan”
MISI dari PS KVT adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan magister yang berkualitas dan holistik, sehingga dapat
menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten serta relevan dengan kebutuhan
konservasi keanekaragaman hayati, manajemen ekowisata dan jasa lingkungan.
2. Mengembangkan riset yang inovatif, berkolaborasi (dengan institusi nasional dan
internasional), dan berdampak, untuk menghasilkan solusi ilmiah dan teknologi yang
mendukung konservasi keanekaragaman hayati, pengembangan ekowisata
berkelanjutan, dan pengelolaan jasa lingkungan yang optimal dan berkelanjutan.
3. Melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui diseminasi hasil riset, pelatihan,
dan pendampingan dalam konservasi keanekaragaman hayati tropika, ekowisata, dan
jasa lingkungan, yang meningkatkan kesadaran masyarakat, memberdayakan komunitas
lokal, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
4. Menyelenggarakan sistem manajemen pendidikan tinggi yang bersifat transparan,
akuntabel, dan membangun jejaring dan kemitraan yang kuat dengan berbagai
pemangku kepentingan (pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat, akademisi,
dan komunitas lokal) untuk mewujudkan visi program studi yang selaras dengan
perkembangan keilmuan di bidang konservasi keanekaragaman hayati tropika,
manajemen ekowisata dan jasa lingkungan.
1. Aspek kemampuan di bidang kerja
LO-1
Mampu mengelola keanekaragaman hayati, merancang program konservasi dan produk
ekowisata yang inovatif, berkelanjutan serta bertanggung jawab berbasis ekologi, ekonomi,
dan sosial.
LO-2
Mampu melakukan penelitian inovatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk
mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak kegiatan konservasi keanekaragaman hayati,
ekowisata, dan jasa lingkungan.
2. Aspek pengetahuan yang dikuasai
LO-3
Menguasai ilmu, prinsip-prinsip, dan teori dasar konservasi keanekaragaman hayati,
ekowisata, dan jasa lingkungan, termasuk metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif.
LO-4
Memahami keterkaitan keanekaragaman hayati, ekowisata, dan jasa lingkungan dalam
konteks interaksi manusia dan bioprospeksi.
3. Aspek kemampuan manajerial
LO-5
Mampu menyusun, menganalisis, mengambil keputusan dan mengevaluasi dampak
kebijakan konservasi, ekowisata, dan jasa lingkungan, serta memfasilitasi kemitraan antar
pemangku kepentingan.
LO-6
Mampu memberikan saran/rekomendasi yang efektif, jasa konsultasi, dan merancang solusi
inovatif untuk permasalahan konservasi keanekaragaman hayati, ekowisata, dan jasa
lingkungan berbasis sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan.
Program Studi Magister Konservasi Biodiversitas Tropika (KVT) diselenggarakan berdasarkan
Keputusan Rektor IPB University Nomor 027/K13/PP/2007 juncto Nomor 071/13/PP/2007
tentang pembukaan dan pengelolaan program studi pascasarjana, serta diperkuat melalui
Keputusan Rektor Nomor 235/IT3/DT/2012 mengenai pengembangan program studi dan
departemen di lingkungan IPB.
Mandat utama Program Studi KVT adalah mengembangkan keilmuan dan menghasilkan
sumber daya manusia unggul di bidang konservasi keanekaragaman hayati tropika,
pengelolaan ekowisata, dan jasa lingkungan yang berkelanjutan melalui pendidikan berbasis
riset, pengembangan inovasi, serta penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya alam.
Program studi ini diberi kewenangan untuk:
1. Menyelenggarakan pendidikan magister yang berorientasi pada penguasaan ilmu
konservasi biodiversitas tropika, manajemen ekowisata, dan jasa lingkungan berbasis
pendekatan multidisiplin.
2. Mengembangkan riset unggulan yang mendukung perlindungan biodiversitas,
restorasi ekosistem, pengelolaan pariwisata berkelanjutan, serta optimalisasi jasa
lingkungan.
3. Berkontribusi dalam perumusan kebijakan publik dan praktik pengelolaan sumber
daya alam yang berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
4. Membangun jejaring kolaboratif dengan pemerintah, sektor swasta, lembaga
penelitian, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal dalam mendukung
konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui mandat ini, Program Studi KVT berperan sebagai pusat pengembangan ilmu, riset
terapan, dan inovasi kebijakan dalam konservasi biodiversitas tropika dan pengelolaan
ekowisata serta jasa lingkungan yang berkelanjutan.
1. Berbasis Riset Unggulan dan Inovasi Ilmiah
Program studi menekankan pengembangan riset mutakhir dalam konservasi
biodiversitas tropika, ekowisata berkelanjutan, dan jasa lingkungan yang
menghasilkan publikasi ilmiah serta solusi nyata bagi permasalahan lingkungan.
2. Pendekatan Multidisiplin dan Lintas Sektor
Program studi memadukan ilmu alam, sosial, manajemen, dan kebijakan dalam
pembelajaran dan riset sehingga lulusan memiliki kompetensi yang adaptif untuk
bekerja di berbagai sektor profesional.
3. Integrasi Konservasi, Ekowisata, dan Jasa Lingkungan
Kurikulum dirancang secara terpadu dengan menggabungkan aspek ekologi, sosial ekonomi, dan kebijakan, sehingga lulusan memiliki perspektif komprehensif dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
4. Pendekatan Kebijakan dan Pengambilan Keputusan Strategis
Mahasiswa dibekali kemampuan analisis kebijakan publik, perencanaan wilayah,
pemodelan spasial, dan evaluasi dampak lingkungan untuk mendukung pengambilan
keputusan strategis.
5. Jejaring Nasional dan Internasional yang Kuat
Program studi menjalin kolaborasi dengan lembaga penelitian, universitas,
pemerintah, dan organisasi internasional untuk mendukung riset, pertukaran
akademik, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
6. Pembelajaran Berbasis Lapangan dan Studi Kasus Nyata
Mahasiswa terlibat langsung dalam penelitian lapangan, pengelolaan kawasan
konservasi, serta proyek ekowisata dan jasa lingkungan di berbagai ekosistem tropika
Indonesia.
7. Kontekstual dengan Indonesia sebagai Negara Mega-Biodiversitas
Indonesia dimanfaatkan sebagai laboratorium alam yang kaya akan keanekaragaman
hayati untuk pengembangan ilmu dan praktik konservasi tropika yang relevan secara global.
8. Himpunan Mahasiswa KVT
Program studi memiliki himpunan mahasiswa yang berperan aktif dalam kegiatan
akademik, riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kepemimpinan dan
jejaring profesional di bidang konservasi dan ekowisata, dengan nama CONTOURES.
9. Kesempatan Program Pertukaran dan Mobilitas Internasional
Mahasiswa memiliki peluang mengikuti program pertukaran pelajar, riset kolaboratif,
dan mobilitas internasional dengan mitra perguruan tinggi dan lembaga luar negeri
untuk memperluas wawasan global dan pengalaman akademik.
Lulusan Program Studi Magister Konservasi Biodiversitas Tropika memiliki peluang karier luas
di berbagai sektor strategis yang berfokus pada konservasi lingkungan, pariwisata
berkelanjutan, dan pengelolaan jasa lingkungan, baik di tingkat nasional maupun
internasional.
Sektor Riset dan Akademik
Peneliti konservasi biodiversitas dan ekowisata
Dosen dan tenaga pengajar perguruan tinggi
Peneliti pada lembaga penelitian nasional dan internasional
Sektor Pemerintahan dan Kebijakan Publik
Analis kebijakan lingkungan dan pariwisata berkelanjutan
Perencana pembangunan wilayah dan sumber daya alam
Pejabat fungsional di bidang kehutanan, konservasi, dan pariwisata
Sektor Praktik Profesional dan Pengelolaan Lapangan
Manajer kawasan konservasi dan taman nasional
Pengelola destinasi ekowisata dan wisata alam
Pengembang program jasa lingkungan dan Payment for Environmental Services (PES)
Sektor Konsultan dan Tenaga Ahli
Konsultan AMDAL dan lingkungan hidup
Tenaga ahli pemodelan spasial dan evaluasi dampak lingkungan
Konsultan perencanaan ekowisata berkelanjutan
Sektor Kewirausahaan Hijau
Pengembang usaha berbasis ekowisata dan konservasi
Pendiri startup jasa lingkungan
Pelaku ekonomi berbasis biodiversitas (biodiversity-based economy)
Mata kuliah ini memberikan ilmu dan pengetahuan tentang konservasi keanekaragaman Hayati
(biodiversitas), ekowisata dan jasa lingkungan: ruang lingkup konservasi biodiversitas, sejarah dan
perkembangan biodiversitas dan pemanfaatannya (khususnya ekowisata dan jasa lingkungan),
tantangan dan ancaman biodiversitas, konvensi dan perjanjian internasional terkait dengan
biodiversitas, ekowisata sebagai bagian dari pemanfaatan biodiversitas, pengembangan ekowisata
dan tantangannya, jasa lingkungan dan jenis-jenisnya, institusi dan kebijakan mengenai konservasi
biodiversitas, ekowisata dan jasa lingkungan di Indonesia.
Mata kuliah ini mengulas hal-hal berikut: parameter demografi, metode inventarisasi satwaliar dan
tumbuhan secara sensus dan sampling, parameter dan karakteristeik pertumbuhan populasi, model
pertumbuhan populasi (eksponensial, logistik/terpaut kepadatan, terpaut umur, neraca kehidupan (statis
dan dinamis), peluang hidup, harapan hidup, Matriks Leslie, mekanisme alami pengendalian populasi,
ledakan populasi, peraturan perundang-undangan dan kebijakan tentang kuota pemanenan, serta
penentuan kuota pemanenan bidoversitas secara lestari.
Mata kuliah ini dimaksudkan untuk membangun kemampuan meta-kognitif dalam filosofi dan
pemahaman tentang politik dan kebijakan konservasi melalui pembelajaran mengenai pengertian dan
lingkup politik dan kebijakan, bentuk-bentuk sistem politik, komponen dan karakteristik, pola-pola
kebijakan dan karakteristiknya, pengaruh kebijakan politik terhadap pembangunan konservasi (termasuk kelestarian satwa, tumbuhan, serta pengelolaan ekowisata dan jasa lingkungan), peraturan dan perundangan, pengaruh kegiatan konservasi terhadap politik lokal, nasional dan regional.
Mata kuliah ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai
ekowisata sebagai filosofi pengelolaan wisata yang peduli lingkungan, konsep sustainable tourism
development (pengembangan wisata berkelanjutan), ekonomi, pemasaran dan manajemen ekowisata,
ekowisata dan kawasan konservasi, peran interpretasi dalam ekowisata, ekowisata dan hubungan
dengan berbagai isu global (perubahan lingkungan, climate change, biosecurity), ekowisata berbasis
masyarakat, leisure time, modal sosial masyarakat dalam pengembangan ekowisata, manajemen
subsistem pengunjung, manajemen subsistem pelayanan pengunjung dan regulasi ekowisata.
Mata kuliah ini membahas mengenai: nilai dan manfaat satwaliar, zoogeografi, teori pergeseran
lempeng benua, evolusi dan spesiasi satwaliar, keanekaragaman satwaliar (ekosistem, habitat, spesies,
α, β dan δ), teori biogeografi pulau, island syndrome/foster rule, metapopulasi, daya dukung lingkungan,
teori kepunahan satwaliah, konsep dinamika populasi dalam ekolofi dann konservasi satwaliar,
dispersal dan migrasi satwaliar, kompetisi dan pemangsaan, competitive exclusion principles, intermediate
disturbance analysis, fragmentasi hutan dan konservasi satwaliar, serta pendekatan konservasi berbasis
ekologi.
Mata kuliah ini membahas tentang konservasi keanekaragaman genetic biodiversitas, serta analisis dan
metodologi risetnya, sebagai suatu pendekatan dalam program konservasi genetika dalam
keanekaragaman hayati; peranan keanekaragaman genetic dalam stabilitas populasi, bentuk-bentuk
polimorfisme genetik, karakter non segregasi, bioteknologi untuk mendukung konservasi genetik,
pengantar Teknik transgenic, metode pengukuran keanekaragaman genetik.
Mata kuliah ini akan membahas aspek-aspek sejarah, hukum, dan konsep kawasan konservasi dan
ekosistem esensial; pendekatan-pendekatan konseptual dan terapan dalam manajemen kawasan
konservasi dan ekosistem esensial, dengan mempertimbangkan unsur-unsur ekologi, sosial, dan ekonomi.
Mata kuliah ini membahas tentang potensi pemanfaatan, permasalahan, dan kelangkaan spesies
tumbuhan; pendekatan dalam konservasi tumbuhan, penetapan spesies prioritas untuk konservasi spesies
tumbuhan, eksplorasi dan koleksi spesies tumbuhan di Kawasan, konservasi spesies tumbuhan di
Kawasan eks-situ dan konservasi spesies tumbuhan di Kawasan in-situ, permasalahan tumbuhan invasive
di kawasan konservasi, bioekologi speseies tumbuhan invasif di kawasan konservasi, analisis risiko
tumbuhan invasive, pengelolaan risiko tumbuhan invasive, pengendalian dan mitigasi tumbuhan invasive,
studi kasus manajemen tumbuhan invasive.
Dalam mata kuliah ini akan dibahas keterkaitan antara hutan dan kesehatan manusia: ruang lingkup,
dampak hutan terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia, kesehatan manusia dan pengelolaan
hutan lestari, peluang memperoleh manfaat kesehatan dari hutan, keterkaitan manusia-hutan-pangan,
permasalahan kesehatan manusia yang terkait dengan hutan, hutan dan tumbuhan obat, peran agama
kebudayaan, kebijakan terkait hutan dan kesehatan manusia.
Mata kuliah ini membahas tentang peluang, tantangan dan peranan bioprospeksi dalam implementasi
konservasi keanekaragaman hayati, falsafah dan etika bioprospeksi, perkembangan dan pengalaman
bioprospeksi di tingkat global, regional, nasional dan lokal, konvensi dan undang-undang terkait
bioprospeksi (termasuk HKI masyarakat adat dan contoh-cotoh kasus di negara lain, peranan
etnozoologi dan etnobotani dalam bioprospeksi hutan, prosedur pencarian bioprospeksi, proses
pencarian dan pembngembangan sumber-sumber baru senyawa kimia, manajemen etnobioprospeksi
tropika, pembangunan desa keanekaragaman hayati berbasis etnobioprospeksi, kewirausahaan
etnobioprospeksi.
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan yang membahas mengenai pengertian bioklimatologi,
pengertian lingkungan, parameter cuaca dan iklim, analisis data cuaca dan iklim, pemanasan dan
perubahan iklim global, iklim mikro, kaitan antara cuaca dan iklim dengan flora dan fauna, manipulasi
iklim mikro dalam pengelolaan tumbuhan dan satwa liar, adaptasi dan mitigasi pemanasan dan
perubahan iklim global.
Materi mata kuliah ini meliputi: pentingnya analisis dampak dan risiko, konservasi dan prinsip
manajemen lingkungan, peraturan penting mengenai dampak lingkungan, pengertian dampak dan
risiko, ruang lingkup dan tiers environmental risk assessment (ERA), perencanaan ERA, bentuk dampak
dan risiko biologi serta karakteristiknya, bentuk-bentuk dampak dan risiko fisik serta karakteristiknya,
bentuk dampak dan risiko sosial serta karateristiknya, pentuk-bentuk dampak dan risiko ekonomi serta
karakterisiknya, metoda-metoda penting pengukuran dampak serta resiko ekowisata, komunikasi dan
manajemen risiko.
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan yang membahas: sejarah perkembangan hutan kota di
Indonesia dan negara lain, karakteristik ekologi dan lanskap kota, keanekaragaman hayati satwa
kota, keanekaragaman hayati tumbuhan kota, jasa ekosistem hutan kota, hutan kota sebagai destinasi
urban tourism, hutan kota dan healing (pengobatan), nilai ekonomi hutan kota, kelembagaan
pengelolaan hutan kota, perencanaan pembangunan dan pengembangan hutan kota pada berbagai
tipe dan bentuk hutan kota (luas, letak, pemilihan jenus tanaman, alokasi ruang), pengelolaan hutan kota (pemeliharaan tanaman, monitoring kesehatan pohon, sistem informasi manajemen pohon, teknologi
monitoring hutan kota).
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman dan praktek pemodelan spatial untk konservasi yang
mencakup: pengertian data spasial, pembangunan data spasial baik berbasis vector atau raster,
akuisisi data spasial berbasis drone dan satelit, tipe sensor, pengolahan dan analisis, metoda pemilihan
model spasial, permodelan data spasial (spatial explicit model).
Mata kuliah ini akan memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk merencanakan,
mengembangkan, dan mengelola kegiatan interpretasi dan pendidikan lingkungan di berbagai
kawasan: prinsip dasar pendidikan lingkungan, perencanaan dan pengembangan interpretasi dan
pendidikan lingkungan, konsep, teori dan praktek interpretasi dan Pendidikan lingkungan, tujuan dan proses perencanaan interpretasi lingkungan dan teknik-teknik interpretasi lingkungan, program-
program pendidikan lingkungan di sekolah dan masyarakat umum.
Mata kuliah ini disediakan bagi mahasiswa yang mengambil jalur
penelitian (by research) maupun mahasiswa jalur perkuliahan (by coursework) yang
menginginkan topik-topik di luar mata kuliah wajib dan pilihan; berbagai topik khusus dapat
dipilih sesuai kebutuhan, sepanjang masih berada dalam payung ekowisata berkelanjutan.
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam
penelitian ilmu lingkungan. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan dan analisis
data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua populasi. Untuk
pengumpulan data ditekankan pada metode percontohan (sampling) yang mencakup objek statistis
maupun objek bergerak seperti line transect sampling.
Selanjutnya untuk analisis ditekankan pada analisis regresi dan korelasi, analisis deret waktu dan
peramalan, analisis ragam, serta statistika spasial. Metode pembelajaran ditekankan pada learning
from data yang diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika (statistical package
program). Metode pembelajaran ditekankan pada learning from data yang diintegrasikan dengan
penggunaan program kemasan statistika (statistical package program).
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam penelitian ilmu sosial dan perilaku. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan dan analisis data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua populasi. Untuk pengumpulan data ditekankan pada metode percontohan (sampling), khususnya percontohan yang sering dilakukan dalam ilmu sosial dan perilaku seperti contoh acak sederhana (simple random sample), contoh berstrata (stratified sample), contoh bertahap (multistage sample), serta contoh tak-berpeluang (non-probaility sampling). Selanjutnya untuk analisis ditekankan pada analisis regresi dan korelasi, analisis ragam satu arah dan dua arah, analisis ragam untuk pengamatan berulang, tabel kontingensi serta statistika non parametrik. Mata kuliah ini juga akan membekali mahasiswa dengan pengantar model persamaan struktural yang bermanfaat untuk menganalisis hubungan struktural antara peubah yang terukur (measured variable) dan peubah laten (latent variable). Metode pembelajaran ditekankan pada learning from data yang diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika (statistical package program).
Mata kuliah ini berisi metoda standar untuk melakukan penelitian secara ilmiah, yang akan sangat
berguna pada waktu mahasiswa akan melakukan penelitian tesis/desertasi: sikap ilmiah, etika
penelitian dan penulisan ilmiah, cara mengenali dan memilih pustaka, cara pengutipan pustaka dan
penulisan Daftar Pustaka, cara membaca dan menulis secara kritis, kajian pseudoscience, berpikir kritis,
identifikasi dan perumusan masalah dan hipotesis, pemilihan metode penelitian dan penyiapan
instrumen penelitian (eksperimen bioekologi dan sosial), komunikasi penelitian, teknik penulisan umum,
teknik penulisan manuskrip untuk jurnal, serta proses mencari dana penelitian.
Mata kuliah ini berisi tentang pengelolaan biodiversitas (keanekaragaman hayati) agar memberikan
manfaat bagi manusia dan alam sendiri: ruang lingkup pengelolaan biodiversitas, manfaat dan
permasalahan pengelolaan biodiversitas, konsep manajemen biodiversitas in situ, pembagian kawasan
konservasi in-situ, konsep ekosistem, konsep tata ruang, mekanisme dan konsep penyusunan peraturan
perundangan, pengelolaan biodiversitas tumbuhan, restorasi ekosistem, berbagai prinsip pada
kawasan konservasi, peningkatan partisipasi masyarakat, manajemen kunjungan ke kawasan
konservasi, serta perdagangan satwaliar.
Dalam mata kuliah ini akan dibahas tentang kuantifikasi ekologi, yang akan diperlukan dalam
melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif: ruang lingkup dan manfaat ilmu ekologi
kuantitatif, data komunitas ekologi, konsep keanekaragaman hayati, ukuran keanekaragaman hayati,
analisis pola sebaran spasial, metode kuadrat dan jarak untuk analisis pola sebaran spasial, adinitas
spesies, asosias interspesifik, kovariasi interspesifik, klasifikasi komunitas flora dan fauna, interaksi
satwaliar dan tumbuhan, pemilihan dan kesesuaian habitat, kepunahan dan kolonisasi spesies, ukuran
populasi minimum lestari, analisis mutivarian parameter ekologi.
Mata kuliah ini memfokuskan pada jasa lingkungan yang berkaitan dengan karbon dan air. Materi
mata kuliah meliputi: ruang lingkup jasa lingkungan, permasalahan karbon global, kebijakan karbon
global, kebijakan Karbon nasional, pendugaan emisi, penggunaan SIG dan remote sensing dalam
pendugaan cadangan karbon, pengelolaan karbon untuk mitigasi perubahan iklim dan perdagangan
karbon, perubahan Iklim dan sumberdaya air, jasa ekosistem hutan sebagai retarding basin, cloud
stripping, water catchment, water provision, kebijakan nasional dan global dalam pemanfaatan air,
penggunaan berbagai instrument dalam pemanfaatan jasa pengaturan dan penyediaan air,
pengelolaan jasa air berkelanjutan
Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan prinsip pemanfaatan secara berkelanjutan satwa liar
sebagai salah satu pilar penting dari konservasi bidoiversitas, khususnya terkait dengan bagaimana
perancangan (desain) dan perencanaan pemanfaatan satwa liar secara lestari: posisi dan urgensi
perancangan dan perencanaan pemanfaatan satwa liar, prinsip dasar dan aneka bentuk/model
pemanfaatan satwa liar (in-situ dan eks-situ), teori pertumbuhan dan dinamika populasi, prinsip
pengaturan pemanfaatan lestari, teori dan konsep dasar perancangan dan perencanaan, tahapan
dan proses perancangan dan perencanaan pemanfaatan satwa liar, aspek-aspek manajemen
pemanfaatan satwa liar, konsep dan proses analisis kelayakan usaha pemanfaatan satwa liar sebagai
suatu unit bisnis, konsep dan proses penetapan kuota pemanfaatan satwa liar, contok kasus.
Mata kuliah ini membahas fungsi dan peranan berbagai perilaku satwa (perilaku individu dan perilaku
social); serta prediksi respons perilaku sehubungan dengan kondisi lingkungan dan social satwa. Dalam
mata kuliah ini akan dipelajari hipotesis-hipotesis yang berhubungan dengan pengambilan keputusan
oleh satwa dalam melakukan komunikasi, perilaku makan (optimal foraging), pemilihan pasangan,
pengelompokan, serta penggunaan ruang dan waktu. Selain itu dalam mata kuliah ini juga akan
dibahas beberapa metode penelitian ekologi perilaku satwa.
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah ekologi tingkat lanjut, yang membahas tentang komunitas
(kumpulan beberapa populasi): komponen komunitas, pola komunitas dalam ruang dan waktu, fluks
energi dan materi melalui komunitas, iklim dan komunitas tumbuhan, struktur dan karakteristik komunitas,
tingkat trofik dan jaring makaan, penilaian komunitas ekologis, pola keragaman spesies, relung ekologi,
tipe interaksi dalam komunitas (interaksi simbiosis), predasi dan parasitisme, model kompetisi,
pembagian sumberdaya pada tumbuhan dan satwa, perubahan karakter akibat kompetisi evolusioner,
suksesi, gangguan dan ketahan komunitas, serta proses homogenisasi pada satwa dan tumbuhan.
Mata kuliah ini akan membahas berbagai teori dan praktik ekonomi dan bisnis di bidang ekowisata
dan jasa lingkungan yang mencakup: konsep sumber daya alam (khususnya ekosistem hutan) sebagai
sumber daya ekonomi, peranan ekonomi ekowisata dan jasa lingkungan dalam perekonomian nasional
dan internasional, peluang dan resiko bisnis ekowisata dan jasa lingkungan, pengembangan ekonomi
dan bisnis ekowisata dan jasa lingkungan, faktor-faktor pendorong dan penghambat pengembangan
bisnis ekowisata dan jasa lingkungan serta metoda penilaian ekonomi ekowisata dan jasa lingkungan.
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman dan praktek pemanfaatan IoT untuk konservasi dengan
fokus bahasan mencakup: pengertian dan arsitektur IoT, pemanfaatan data global dan analisis big data
(cloud technology), drone dengan sensor thermal untuk identifikasi keberadaan satwaliar, monitoring
pergerakan satwaliar berbasis satellite telemetry, near-real time monitoring dan otomatisasi, satellite dan
sensor remote sensing, aplikasi artificial intelegence (AI), platform data sharing dan WebGIS dalam
pengelolaan database biodiversitas.
Mata kuliah ini akan membahas tentang paradigma berkelajutan, teori preferensi dan perilaku,
polarisasi interest atar pemangku-kepentingan, beberapa teori penting terkait pengunjung (teori dan
dinamika perilaku pengunjung, komunikasi dan interaksi, konsumsi), manajemen interaksi antara
pengunjug terhadap alam dan satwa liar, penghitungan daya dukung pengunjung untuk mencapai
ekowisata berkelanjutan.
Mata kuliah ini berisi tentang supply dan demand ekowisata, analisis data dan persiapan perencanaan,
analisis daya dukung areal ekowisata, perencanaan lokasi ekowisata, perencanaan ekowisata
berdasarkan pendekatan permintaan, perencanaan ekowisata berdasarkan pendekatan sumberdaya,
perencanaan ekowisata berdasarkan pendekatan pola penggunaan dan berdasarkan pendekatan
perilaku pengguna.
Mata kuliah ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai prinsip pengelolaan sumberdaya untuk ekowisata, spektrum kesempatan dan teori konseptual untuk manajemen sumberdaya ekowisata, daya dukung kawasan ekowisata, manajemen subsistem sumberdaya ekowisata, model sistem ekowisata, menghitung manajemen sumberdaya ekowisata, manajemen sumberdaya budaya dan sejarah, contoh manajemen sumberdaya ekowisata, manajemen sumberdaya perairan, manajemen sumberdaya terestrial, bahaya dan dampak ekowisata dan perencanaan lansekap untuk sumberdaya ekowisata.
Mata kuliah ini dirancang untuk membangun kemampuan metakognitif dalam filosofi dan pemahaman
tentang manajemen pemasaran dan promosi ekowisata dan jasa lingkungan melalui pembelajaran
mengenai pengertian dan rentang pemasaran ekowisata dan jasa lingkungan, karakteristik pemasaran
jasa ekowisata dan jasa lingkungan, karakteristik pemasaran ekowisata dan jasa lingkungan, marketing mix untuk ekowisata dan jasa lingkungan, penetapan harga barang dan jasa ekowisata dan jasa lingkungan, konsep-konsep promosi dan karakteristiknya, teknik-teknik branding, serta pengaruh promosi terhadap perilaku konsumen.
Mata kuliah Kolokium merupakan forum akademik tingkat lanjut yang
dirancang sebagai ruang pengujian dan pematangan konseptual bagi mahasiswa
sebelum memasuki tahap penelitian. Kolokium ini memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk mengartikulasikan gagasan keilmuan, memaparkan kebaruan (novelty), serta menjelaskan relevansi teoretis dan metodologis dari riset yang akan dikembangkan. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis tingkat tinggi, mengonstruksi peta konsep penelitian, serta mengintegrasikan teori, metode, dan temuan terkini untuk mendukung argumentasi ilmiahnya.
Mata kuliah Proposal Tesis membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang
penelitian tesis secara sistematis dan ilmiah. Melalui proses bimbingan, telaah literatur,
serta diskusi akademik, mahasiswa belajar merumuskan masalah penelitian, menyusun
tujuan, mengidentifikasi research gap, dan membangun kerangka berpikir yang kuat.
Mahasiswa juga merancang metodologi yang tepat, mencakup pendekatan penelitian,
teknik pengumpulan data, serta rencana analisis. Hasil akhir mata kuliah ini adalah
proposal tesis yang disusun secara lengkap dan dipresentasikan dalam forum akademik
untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum seminar proposal. Mata kuliah
ini berfungsi menilai kesiapan mahasiswa memasuki tahap penelitian sekaligus
membentuk keterampilan berpikir kritis dan kemampuan merancang penelitian yang
berkualitas.
Mata kuliah ini membahas tentang kuantifikasi ekologi, yang sangat diperlukan dalam melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif: ruang lingkup dan manfaat ilmu ekologi kuantitatif, data komunitas ekologi, konsep keanekaragaman hayati, ukuran keanekaragaman hayati, analisis pola sebaran spasial, metode kuadrat dan jarak untuk analisis pola sebaran spasial, adinitas spesies, asosiasi interspesifik, kovariasi interspesifik, klasifikasi komunitas flora dan fauna, interaksi satwaliar dan tumbuhan, pemilihan dan kesesuaian habitat, kepunahan dan kolonisasi spesies, ukuran populasi minimum lestari, analisis mutivarian parameter ekologi.
Mata kuliah ini mempelajari manajemen jasa lingkungan yang terdiri dari jasa penyediaan (provising services), jasa pengaturan (regulating services), jasa kultural (cultural services) dan jasa pendukung (supporting services). Selain itu juga mempelajari kebijakan, potensi, pemanfaatan, permasalahan jasa lingkungan, imbal jasa lingkungan, dan instrument jasa lingkungan. Bagian dari jasa lingkungan yaitu jasa lingkungan karbon. Pada mata kuliah ini dipelajari mengenai kebijakan karbon global, kebijakan karbon nasional, pendugaan emisi karbon dan perdagangan karbon. Jasa lingkungan lain yang penting yaitu kondisi iklim. Dalam mata kuliah ini dipelajari permasalahan pemanasan dan perubahan iklim global serta dampaknya terhadap keanekaragaman hayati serta mitigasi dan adaptasi dalam konservasi keanekaragaman hayati. Jasa lingkungan yang lain yaitu air yang dipelajari dengan mengaitkan antara sumberdaya air, jasa ekosistem hutan sebagai retarding basin, cloud stripping, water catchment, water provision, kebijakan nasional dan global dalam pemanfaatan air, penggunaan berbagai instrument dalam pemanfaatan jasa pengaturan dan penyediaan air, pengelolaan jasa air berkelanjutan. Mata kuliah ini juga mempelajari instrumen manajemen jasa lingkungan dengan menggunakan aplikasi GIS/RS untuk produksi biomasa/bioresouces, aplikasi SIG dan remote sensing dalam pengelolaan jasa wisata & pendugaan kandungan cadangan karbon, GIS and remote sensing for environmental service study (case study)
Mata kuliah ini akan memberikan pemahaman dan penjelasan tentang potensi dan permasalahan dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati dan lingkungan yang bermuara pada dimensi ekonomi, potensi/peluang bisnis konservasi terkait flora, fauna, jasa lingkungan dan ekowisata, pemasaran dan promosi dalam bisnis ekowisata jasa lingkungan.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis dalam penerapan Internet of Things (IoT) untuk konservasi sumber daya alam dan biodiversitas. Topik mencakup konsep dasar IoT dan arsitekturnya, jenis perangkat dan sensor (termasuk drone dan satelit), serta teknologi komunikasi dan protokol (seperti MQTT dan HTTP/HTTPS) yang digunakan dalam sistem monitoring berbasis IoT. Mahasiswa juga akan mempelajari pemanfaatan cloud computing dan big data analytics untuk analisis data lingkungan secara real-time, serta penerapan sensor berbasis drone (multispektral dan termal) dan telemetry satelit untuk pemantauan satwa liar. Selain itu, dibahas pula integrasi artificial intelligence (AI), deteksi perubahan lingkungan secara near-real time, serta pengembangan platform berbasis Android, WebGIS, dan sistem informasi untuk pengelolaan data konservasi. Pembelajaran dilengkapi dengan praktikum dan proyek mini untuk merancang dan mengevaluasi sistem monitoring berbasis IoT di bidang konservasi.
Mata kuliah Mempelajari, menelaah, menganalisis dan mensintesis kaitan antara iklim dengan makhluk hidup. Materi terdiri dari dinamika interaksi biosphere-atmosphere dan variabel biofisika serta biokimia yang membentuknya. Selain itu membahas perubahan permukaan hutan, iklim mikro hutan dan produktivitas primer. Mata kuliah ini juga membahas manipulasi iklim mikro untuk pengelolaan satwa liar, manipulasi iklim mikro pada budidaya hutan. Selain itu juga dipelajari mengenai permasalahan perubahan tutupan lahan yang memengaruhi kondisi hidrologi, perubahan distribusi suhu permukaan, potensi terjadinya kebakaran lahan dan hutan, serta bagaimana melakukan pengelolaan hutan sebagai upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Mata kuliah ini juga mempelajari instrumen mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan menggunakan aplikasi GIS/RS, aplikasi SIG dan remote sensing dalam GIS and remote sensing for environmental service study (case study)
Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, strategi, dan praktik manajemen kolaborasi serta pengembangan kemitraan dalam konteks ekowisata. Fokus utamanya adalah membangun keterampilan mahasiswa dalam memfasilitasi, merancang, dan mengevaluasi kolaborasi multipihak dan kemitraan lintas-sektor, baik antara masyarakat lokal, pemerintah, swasta, maupun LSM, guna mendukung pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan. Mahasiswa akan menganalisis berbagai studi kasus dan praktik terbaik dari dalam dan luar negeri untuk mengembangkan model kemitraan yang adil, lestari, dan berdaya saing.
Mata kuliah ini berisi kegiatan presentasi dan diskusi proposal peelitian di depan audiens (sesama
mahasiswa pascasarjana) sebelum melaksanakan penelitian.
Mata kuliah ini berisi kegiatan penyusunan proposal penelitian melalui proses konsultasi dengan komisi
pembimbing.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Mata kuliah ini berisi kegiatan pengujian hasil penelitian oleh komisi pembimbing dan penguji luar untuk
mempertahankan hasil penelitian mahasiswa secara ilmiah.
Mata kuliah ini berisi kegiatan perencanaan penelitian, pengambilan data, analisa data, penyusunan
dan mempertahankan hasil penelitian hingga menjadi tesis sesuai dengan kaidah ilmiah melalui proses
konsultasi dengan komisi pembimbing.