Program Studi Teknologi Pascapanen (TPP) sebagai bagian dari pendidikan pascasarjana IPB yang merupakan pioner program magister bidang Teknologi Pascapanen di Indonesia dan di Asia. Program studi magister TPP mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam bidang penanganan pascapanen produk pertanian meliputi produk yang berasal dari tanaman perkebunan, pangan, hortikultura serta produk hasil peternakan dan perikanan secara umum untuk keperluan industri maupun konsumen langsung.
Menjadi bagian dari pendidikan pascasarjana IPB yang merupakan pioneer program magister bidang teknologi pascapanen di Indonesia dan di Asia adalah mengembangkan iptek dan seni dalam bidang pascapanen untuk mendukung sistem pertanian tropika berbasis industri pada tatanan ekonomi era global.
1. Melaksanakan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, inovasi dan aplikasi teknologi pascapanen dalam pengembangan agribisnis dan agroindustri secara ekonomis, efektif, efisien dan berkelanjutan.
2. Melakukan pengkajian dan pengalihan (diseminasi) ilmu dan teknologi dalam bidang pascapanen agar dapat dimanfaatkan secara tepat guna oleh seluruh masyarakat.
A. Sikap Lulusan Program Magister TPP diharapkan menjadi insan manusia berkualitas dengan ciri-ciri berikut ini: a. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkarakter luhur, sehat jasmani dan rohani b. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika c. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila d. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa e. Menghargai keanekaragaman budaya, agama, dan kepercayaan, serta pandangan dan pendapat atau temuan orisinal orang lain f. Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan g. Taat hukum dan berlaku disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara h. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik untuk pengembangan kapasitas diri i. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri sesuai etika profesi j. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan untuk pengembangan profesional
B. Pengetahuan Lulusan Program Magister TPP diharapkan mempunyai pengetahuan yang baik tentang: a. Konsep teoritis proses fisiologis dan lingkungan yang berkontribusi dalam pencegahan penurunan mutu produk pertanian pascapanen b. Konsep teoritis penanganan pascapanen serta proses pengolahan produk pertanian c. Konsep teoritis mengenai distribusi dan rantai pasok produk pertanian d. Metode penanganan dan penerapan peralatan untuk pascapanen produk pertanian e. Teori yang terkait dengan karakteristik bahan pertanian, metode pengukuran dan interpretasinya f. Teori mengenai manajemen penanganan pascapanen berbagai produk pertanian g. Perkembangan teknologi pascapanen mutakhir dan penerapannya secara tepat sesuai kebutuhan
C. Keterampilan khusus Lulusan Program Magister TPP diharapkan mempunyai keterampilan khusus berikut ini: a. Mampu merumuskan permasalahan pascapanen, menganalisis dan memberikan solusi yang teruji melalui riset atau pembuktian ilmiah lainnya b. Mampu menentukan metode dan peralatan pascapanen yang tepat sesuai dengan permasalahan dan standar mutu produk yang berlaku c. Mampu melakukan perencanaan penerapan metode dan teknologi penanganan pascapanen yang optimum d. Mampu mengembangkan metode pengukuran mutu, analisis dan intepretasi data dalam menentukan mutu produk pertanian e. Mampu melakukan perencanaan dan analisis nilai tambah pada sistem distribusi dan rantai pasok produk pertanian
D. Keterampilan Umum Lulusan Program Magister TPP diharapkan mempunyai keterampilan umum berikut ini: a. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang diterbitkan di jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional b. Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya c. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta menkomunikasikan melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas; d. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memosisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi disipliner; e. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian ,analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data f. Mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas g. Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri h. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
Mandat Program Studi Teknologi Pascapanen di IPB University berfokus pada pengembangan ilmu dan teknologi pascapanen komoditas pertanian, yang mencakup rekayasa proses, manajemen rantai pasok, penurunan kehilangan hasil (losses), dan peningkatan nilai tambah serta mutu hasil pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, dan kehutanan.
Tujuan Utama: Meningkatkan efisiensi, nilai ekonomi, keamanan, dan mutu produk pascapanen melalui penerapan teknologi terkini.
Fokus Studi: Meliputi teknik penanganan, penyimpanan, pengolahan, serta manajemen logistik yang efisien.
Aplikasi: Menerapkan teknologi untuk memaksimalkan hasil dari sektor agroindustri dan meningkatkan daya saing komoditas.
Mandat ini dirancang untuk menjawab tantangan off-farm di bidang agribisnis dan agroindustri, sejalan dengan kurikulum mayor-minor di IPB yang menitikberatkan pada kompetensi praktis.
Menjadi pusat pendidikan pascasarjana terpandang dan bertaraf internasional dalam bidang teknologi pascapanen dengan menghasilkan penelitian yang dapat disumbangkan bagi pembangunan Indonesia dan kawasan di sekitarnya, serta dalam pengembangan ilmu dan teknologi.
1. Meningkatkan jumlah dan kualitas mahasiswa yang masuk hingga mencapai kapasitas optimum 16-20 orang per tahun.
2. Meningkatkan jumlah lulusan master yang mempunyai kompetensi dalam bidang Teknologi Pascapanen hingga mencapai 15 orang per tahun.
3. Meningkatkan intensitas dan mutu penelitian di bidang tekoloogi Pascapanen hingga mencapai rata-rata sekurang-kurangnya 1.5 penelitian/dosen/tahun.
4. Meningkatkan keikutsertaan mahasiswa dalam pertemuan ilmiah nasional dan internasional, sekurang-kurangnya 1 kali/mahasiswa/tahun.
5. Meningkatkan jumlah dan kualitas karya tulis ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi nasional dan internasional, sekurang-kurangnya 1 karya ilmiah/dosen/tahun.
6. Meningkatkan jumlah dan kualitas produk hasil penelitian dosen dan mahasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sekurang-kurangnya 4 produk/tahun.
Lulusan Program Magister (S2) Teknologi Pascapanen (TPP) di IPB University memiliki prospek pekerjaan yang luas di bidang akademik, industri, penelitian, dan pemerintahan. Kompetensi yang dimiliki berfokus pada teknologi penanganan, pengolahan, penyimpanan, dan peningkatan mutu hasil pertanian.
1. Akademisi (Dosen)
2. Peneliti
3. Industri pangan dan agroindustri
4. Instansi pemerintah
5. Konsultan teknologi dan mutu pangan
6. Wirausaha
7. Melanjutkan studi ke jenjang Doktor (S3)
Mata kuliah ini membahas jenis hama dan penyakit yang menyerang hasil pertanian setelah panen. Topik yang dibahas mencakup identifikasi, biologi, dan ekologi hama dan penyakit pascapanen; biologi dan patologi penyakit pascapanen. Proses timbulnya hama dan terjadinya penyakit pada hasil pertanian setelah panen. Teknologi pengendalian hama dan penyakit pascapanen secara biologi, kimia, dan fisik, termasuk peralatan aplikasinya
Penggunaan metode analitik, numerik dan kecerdasan buatan dalam penelitian di bidang keteknikan meliputi perencanaan eksperimen, pendefinisian problema fisik-matematik, analisis kesalahan, seleksi dan penggunaan instrumen, pelaksanan eksperimen, analisis dan interpretasi data, optimisasi parameter, penghalusan data dan aplikasi jaringan syarat tiruan untuk aproksimasi hubungan multi-masukan dan multi-luaran
Membahas konsep teoritis proses-proses fisiologi yang mendasari sifat-sifat pascapanen untuk produk pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan, hortikultura, florikultura, hasil peternakan dan hasil perikanan. Materi yang dibahas meliputi proses-proses selama pertumbuhan untuk menghasilkan energi, proses-proses yang terjadi di dalam produk-produk tersebut di atas, pascapanen, dan pengaruhnya terhadap penanganan pascapanen.
Membahas berbagai kegiatan penanganan pascapanen dan mempelajari sistem serta peralatan penanganan pascapanen hortikultura dan florikultura. Pokok bahasan meliputi dasar-dasar fisiologi pascapanen produk hortikultura dan florikultura, penanganan segar mulai dari panen, pengemasan, penyimpanan buah, sayuran bunga potong serta transportasinya.
Kolokium merupakan salah satu media komunikasi ilmiah bagi mahasiswa SPs-IPB untuk mengemukakan substansi dan permasalahan yang akan dijadikan subyek penelitian Tesis/Disertasi, serta menambah wawasan keilmuan bagi seluruh peserta kolokium. Kolokium merupakan kegiatan akademik yang wajib dilaksanakan dengan bobot 1 (satu) sks.
Mempelajari karakteristik produk perikanan segar, serta teknologi untuk mempertahankan mutu dan/atau mengawetkan hasil perikanan sejak penangkapan sampai menjadi bahan baku industri atau mencapai konsumen dalam keadaan segar.
Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa agar mampu menjelaskan permasalahan-permasalahan ekspor hasil pertanian, sistem karantina hasil pertanian, teknik-teknik perlakuan karantina baik fisik maupun kimia dan penerapan teknologi karantina untuk komoditas pertanian meliputi pengenalan hama/penyakit pascapanen dan pengendaliannya, disinfestasi hama/penyakit, teknik fumigasi, perlakuan panas, dan iradiasi serta pengaruhnya terhadap mutu hasil pertanian.
Membahas metode deskriptif dan analitik dalam penelitian di bidang teknologi pascapanen; meliputi perencanaan eksperimen, pendefinisian problema fisik-matematik, analisis kesalahan, seleksi dan penggunaan instrumen, pelaksanaan eksperimen, analisis dan interpretasi data, optimasi parameter respon
Membahas konsep teoritis proses-proses fisiologi yang mendasari sifat-sifat pascapanen untuk produk pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan, hortikultura, florikultura, hasil peternakan dan hasil perikanan. Materi yang dibahas meliputi proses-proses selama pertumbuhan untuk menghasilkan energi, proses-proses yang terjadi di dalam produk-produk tersebut di atas, pascapanen, dan pengaruhnya terhadap penanganan pascapanen.
Mengenal permasalahan kegiatan pasca panen dan mempelajari sistem serta peralatan penanganan pasca panen tanaman pangan. Meliput kegiatan pemanenan, pengolahan primer seperti perontokan, pengeringan, penggilingan, penyimpanan, pengangkutan dan pengemasan pada biji-bijian, umbi-umbian, sayuran dan buah- buahan.
Membahas penerapan dan pengembangan teknologi pengolahan hasil pertanian mencakup prinsip-prinsip pengolahan (karakteristik bahan baku, manajemen mutu, keamanan dan kehalalan), pengendalian proses (kesetimbangan masa & energi, pompa dan kipas), persiapan bahan baku (pembersihan, sortasi dan grading), metode pengolahan minimal (smart packaging, high pressure processing, iradiasi, ozonisasi, dll), pengecilan ukuran, ekstraksi dan separasi, pencampuran, evaporasi dan distilasi, proses pemanasan (blanching, cooking, pasteurisasi dan sterilisasi), pengeringan/dehidrasi, pendinginan dan pembekuan), penanganan bahan, pengemasan dan penyimpanan/distribusi, dan teknologi pengolahan lainnya untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Mempelajari dan mempraktekan pengukuran mutu produk hasil pertanian, teknologi penanganan pascapanen dan proses pengolahan primer hasil pertanian.
Kolokium merupakan salah satu media komunikasi ilmiah bagi mahasiswa SPs-IPB untuk mengemukakan substansi dan permasalahan yang akan dijadikan subyek penelitian Tesis/Disertasi, serta menambah wawasan keilmuan bagi seluruh peserta kolokium. Kolokium merupakan kegiatan akademik yang wajib dilaksanakan dengan bobot 1 (satu) sks.
Teknik pengukuran mutu bahan pertanian secara nondestruktif menggunakan metoda optik dan ultrasonik serta pengolahan citra; karakteristik optik dan ultrasonik bahan pertanian dan pengembangan aplikasi untuk evaluasi nondestruktif bahan pertanian.
Memahami permasalahan pascapanen dan mempelajari kegiatan, peralatan, serta sistem penanganan pascapanen tanaman pangan. Kegiatan penanganan pascapanen meliputi pemanenan, pengolahan primer seperti perontokan, pengeringan, penggilingan, penyimpanan, pengangkutan dan pengemasan untuk padi, palawawija dan umbi-umbian.
Membahas aplikasi dan pengembangan penanganan pascapanen tanaman rempah dan obat serta teknologi penanganan pascapanennya, baik produk yang berupa daun, batang, akar, bunga, buah-buahan, biji-bijian, ataupun tumbuhan secara utuh yang dimanfaatkan sebagai rempah, penyedap rasa, bahan pewarna, ataupun obat herbal.
Mempelajari karakteristik produk perikanan segar, serta teknologi untuk mempertahankan mutu dan/atau mengawetkan hasil perikanan sejak penangkapan sampai menjadi bahan baku industri atau mencapai konsumen dalam keadaan segar.
Pengenalan timbulan limbah gas, cair, padat dan B3 dari proses produksi pertanian, peternakan dan perikanan; Identifikasi dan karakterisasi limbah dan berbagai metoda pengolahan limbah secara fisik, kimia dan biologis; Penentuan metoda penanganan/pengolahan yang sesuai untuk berbagai jenis limbah pertanian; Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku bagi kegiatan lain dan sebagai sumber energi; Studi kasus berbagai contoh pengolahan dan pemanfaatan limbah pertanian.
Membahas metoda deteksi dan teknik pengukuran bahan pertanian secara non-destruktif menggunakan teknologi pengolahan citra, near-infrared (NIR) spectroscopy, dan ultrasonik; penerapan ketiga jenis teknologi untuk karakteristisasi optik dan elektromagnetik bahan pertanian dan pengembangan metode evaluasi non-destruktif bahan pertanian untuk keperluan penanganan pascapanen.
Membahas aplikasi dan pengembangan penanganan pascapanen tanaman pangan dan teknologi penanganan pascapanen tanaman pangan, meliputi produk serealia seperti padi, jagung, kedelai, produk umbi-umbian dan kacang-kacangan, serta bahan pangan lainnya.
Membahas aplikasi dan pengembangan penanganan pascapanen tanaman Hortikultura dan Florikultura serta teknologi penanganan pascapanen hortikultura dan florikultura, meliputi pemanenan, penanganan segar, grading, pengeringan pengemasan, transportasi dan penyimpanan hortikultura dan florikultura.
Membahas penerapan teknologi dalam pengolahan, penyimpanan dan penanganan hasil tanaman perkebunan. Pembahasan ditekankan pada teknologi penanganan dan proses pengolahan, penggunaan alat dan mesin pengolahan serta fasilitas penyimpanan produk hasil perkebunan, meliputi tebu, teh, kakao, kopi, kelapa, kelapa sawit, lada, pala, cengkeh panili, tembakau dan karet. Juga membahas standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap kebutuhan teknologi penanganan dan pengolahannya
Membahas aplikasi dan pengembangan penanganan pascapanen tanaman rempah dan obat serta teknologi penanganan pascapanennya, baik produk yang berupa daun, batang, akar, bunga, buah-buahan, biji-bijian, ataupun tumbuhan secara utuh yang dimanfaatkan sebagai rempah, penyedap rasa, bahan pewarna, ataupun obat herbal.
Membahas karakteristik produk ternak dan perikanan, serta teknologi pengolahan untuk mempertahankan mutu hasil ternak dan/atau mengawetkan ternak setelah panen atau penyembelihan dan hasil perikanan sejak penangkapan sampai menjadi bahan baku industri atau mencapai konsumen.
Membahas teknologi distrribusi dan rantai pasok hasil pertanian baik dalam bentuk bahan mentah maupun produk hasil olahan primer. Distribusi dan rantai pasok penanganan pascapanen, teknologi perlindungan produk, terknologi transportasi, teknologi informasi untuk meningkatkan nilai tambah (efektivitas dan efisiensi), mengurangi loss dan meminimumkan waste.
Membahas permasalahan-permasalahan ekspor hasil pertanian, sistem karantina hasil pertanian, metoda karantina baik fisik maupun kimia dan penerapan teknologi karantina untuk komoditas pertanian.
Membahas pengenalan timbulan limbah gas, cair, padat dan B3 dari proses produksi pertanian, peternakan dan perikanan. Identifikasi dan karakterisasi limbah dan berbagai metoda pengolahan limbah secara fisik, kimia dan biologis. Penentuan metoda penanganan/ pengolahan yang sesuai untuk berbagai jenis limbah pertanian. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku bagi kegiatan lain dan sebagai sumber energi. Studi kasus berbagai contoh pengolahan dan pemanfaatan limbah pertanian.
Kolokium merupakan salah satu media komunikasi ilmiah bagi mahasiswa SPs-IPB untuk mengemukakan substansi dan permasalahan yang akan dijadikan subyek penelitian Tesis/Disertasi, serta menambah wawasan keilmuan bagi seluruh peserta kolokium. Kolokium merupakan kegiatan akademik yang wajib dilaksanakan dengan bobot 1 (satu) sks.
Proposal merupakan rencana penelitian yang akan dilaksanakan baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun gagasan yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah rencana.
Proposal merupakan rencana penelitian yang akan dilaksanakan baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun gagasan yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah rencana.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Penelitian dan Penulisan Tesis merupakan bagian utama dari tugas akhir dalam bentuk pelaksanaan penelitian sesuai dengan rencana yang telah dijabarkan dalam proposal yang telah disetujui oleh komisi pembimbing akademik. Setelah penelitian dilanjutkan dalam penulisan laporan penelitian dalam format tesis sesuai dengan petunjuk yang berlaku di SPs IPB.
Penelitian dan Penulisan Tesis merupakan bagian utama dari tugas akhir dalam bentuk pelaksanaan penelitian sesuai dengan rencana yang telah dijabarkan dalam proposal yang telah disetujui oleh komisi pembimbing akademik. Setelah penelitian dilanjutkan dalam penulisan laporan penelitian dalam format tesis sesuai dengan petunjuk yang berlaku di SPs IPB.
Ujian tesis merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa program magister dalam rangka mempertanggungjawabkan mutu hasil penelitian tesisnya kepada program studi tempat mahasiswa menunut ilmu. Kegiatannya meliputi: presentasi pemaparan hasil penelitian tesisnya dihadapan ketua program studi dan penguji lainnya, dan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh para penguji dan kaprodi. Selanjutnya para penguji beserta kaprodi memberikan penilaian penguasaan mahasiswa terhadap materi penelitian tesisnya.
Ujian tesis merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa program magister dalam rangka mempertanggungjawabkan mutu hasil penelitian tesisnya kepada program studi tempat mahasiswa menunut ilmu. Kegiatannya meliputi: presentasi pemaparan hasil penelitian tesisnya dihadapan ketua program studi dan penguji lainnya, dan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh para penguji dan kaprodi. Selanjutnya para penguji beserta kaprodi memberikan penilaian penguasaan mahasiswa terhadap materi penelitian tesisnya.