Program Magister Ilmu Pangan dirancang untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi unggul dalam mengembangkan ilmu dan teknologi pangan berbasis biosains tropika. Program ini menekankan pendidikan berkualitas dan riset inovatif, sehingga lulusan memiliki kemampuan akademik dan profesional yang berdaya saing global.
Menjadi program magister unggulan dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan berbasis biosains tropika yang berkontribusi pada ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan daya saing global
1. Menyelenggarakan pendidikan magister yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berwawasan luas, dan berintegritas tinggi.
2. Mengembangkan riset inovatif di bidang pangan berbasis biosains tropika yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
3. Mendorong penerapan ilmu dan teknologi pangan dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan gizi, serta keberlanjutan lingkungan.
4. Membangun jejaring akademik dan profesional di tingkat nasional maupun internasional untuk memperkuat daya saing global lulusan.
1. Memiliki dan mampu membangun komitmen, integritas profesional dan nilai-nilai etika
2. Menguasai pengetahuan di bidang ilmu pangan (kimia pangan, mikrobiologi pangan, rekayasa proses pangan dan biokimia pangan) dan penerapannya.
3. Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
4. Mampu memecahkan permasalahan di bidang pangan melalui pendekatan inter atau multidisipliner
5. Mampu mengelola dan mengembangkan riset di bidang pangan yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan dan Masyarakat
Mampu mengomunikasikan hasil risetnya kepada masyarakat ilmiah nasional dan internasional
Program Magister Ilmu Pangan berfokus pada pengembangan ilmu dan teknologi pangan berbasis biosains tropika guna menghasilkan lulusan magister yang kompeten, berwawasan luas, dan berdaya saing global melalui pendidikan dan riset yang unggul.
Peneliti di berbagai instansi/lembaga terkait pangan, dosen pada perguruan tinggi negeri/swasta, professional pada industri pangan, instansi pemerintah, maupun organisasi non pemerintah, konsultan dan praktisi bidang pangan
Program Magister Ilmu Pangan IPB merupakan program magister tertua dan salah satu yang terbaik di Indonesia untuk bidang ilmu pangan. Program ini telah terakreditasi unggul dan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mandiri, kompeten, serta unggul dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan melalui riset yang kreatif, orisinal, dan teruji. Staf pengajar pada program ini didominasi oleh dosen bergelar professor, dan banyak berkiprah di tingkat nasional maupun internasional, sehingga bermanfaat bagi karir para lulusan. Program studi ini juga didukung oleh fasilitas riset yang komprehensif dan modern, seperti GC-MS/GCFID, HPLC/UHPLC, NGS, HPP, dan PCR. Topik riset pada program studi mencakup emerging science seperti metabolomik, proteomik, dan genomik.
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Kimia Komponen Pangan | IPN1501 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat, protein dan enzim), maupun mikro (vitamin, mineral, pigmen, bahan tambahan pangan, komponen toksik dan komponen mikro lainnya), yang mencakup komposisi, struktur kimia dan mekanisme reaksi kimia yang melibatkan komponen-komponen pangan olahan. |
||
| Kimia Komponen Pangan | IPN1501 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat, protein dan enzim), maupun mikro (vitamin, mineral, pigmen, bahan tambahan pangan, komponen toksik dan komponen mikro lainnya), yang mencakup komposisi, struktur kimia dan mekanisme reaksi kimia yang melibatkan komponen-komponen pangan olahan. |
||
| Kimia Komponen Pangan | IPN1501 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat, protein dan enzim), maupun mikro (vitamin, mineral, pigmen, bahan tambahan pangan, komponen toksik dan komponen mikro lainnya), yang mencakup komposisi, struktur kimia dan mekanisme reaksi kimia yang melibatkan komponen-komponen pangan olahan. |
||
| Mikrobiologi Pangan Lanjut | IPN1502 | 2 |
Deskripsi:Membahas pertumbuhan dan ekologi mikroba pada pangan, peranan mikroba dalam kerusakan dan keamanan pangan, serta fermentasi dan bioteknologi pangan. Selain itu, juga membahas pengaruh berbagai proses fisik dan kimia terhadap mikroba dalam pengawetan pangan, termasuk mekanisme ketahanan sel vegetatif dan spora terhadap proses pengolahan serta kerusakan letal dan sub-letal mikroba. |
||
| Mikrobiologi Pangan Lanjut | IPN1502 | 2 |
Deskripsi:Membahas pertumbuhan, ekologi dan genetika mikroba pangan, peranannya dalam keamanan pangan, kerusakan dan fermentasi pangan. Selain itu juga membahas inaktivasi mikroba dengan berbagai proses konvensional maupun alternatif dalam pengawetan pangan, termasuk mekanisme pembentukan spora dan ketahanan spora serta kerusakan sub-letal mikroba. |
||
| Rekayasa Proses Pangan | IPN1503 | 2 |
Deskripsi:Membahas berbagai aspek rekayasa proses industri pangan dengan pendekatan |
||
| Rekayasa Proses Pangan | IPN1503 | 2 |
Deskripsi:Membahas berbagai aspek rekayasa proses industri pangan dengan pendekatan model fisik dan matematika. Berbagai aspek rekayasa industri pangan yang akan dibahas dalam kuliah ini adalah pindah momentum (aliran fluida), pindah panas dan massa, serta kinetika (pemanasan, pendinginan, pembekuan dan pengeringan, proses panas/termal). Beberapa alternatif teknologi proses dalam indus-tri pangan yang sedang berkembang juga akan dibahas dalam kuliah ini, antara lain, microwave, pemanasan ohmic dan dielektrik, dan lain-lain. |
||
| Rekayasa Proses Pangan | IPN1503 | 2 |
Deskripsi:Membahas berbagai aspek rekayasa proses industri pangan dengan pendekatan model fisik dan matematika. Berbagai aspek rekayasa industri pangan yang akan dibahas dalam kuliah ini adalah pindah momentum (aliran fluida), pindah panas dan massa, serta kinetika (pemanasan, pendinginan, pembekuan dan pengeringan, proses panas/termal). Beberapa alternatif teknologi proses dalam indus-tri pangan yang sedang berkembang juga akan dibahas dalam kuliah ini, antara lain, microwave, pemanasan ohmic dan dielektrik, dan lain-lain. |
||
| Biokimia Molekuler Pangan | IPN1504 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas secara mendalam dasar-dasar molekuler dan biokimia |
||
| Biokimia Molekuler Pangan | IPN1504 | 2 |
Deskripsi:Membahas kerangka dasar biokimia untuk menganalisis feno-mena di bidang ilmu pangan pada taraf molekuler. Materi yang diperdalam hingga tingkat molekuler meliputi peranan organel/molekul sel dalam sel signaling dan aktivasi, hubungan struktur dan fungsi protein, mekanisme dan kinetika enzim, regulasi dalam bioenergetika serta pangan transgenik dan nutrigenomik. |
||
| Biokimia Molekuler Pangan | IPN1504 | 2 |
Deskripsi:Membahas kerangka dasar biokimia untuk menganalisis feno-mena di bidang ilmu pangan pada taraf molekuler. Materi yang diperdalam hingga tingkat molekuler meliputi peranan organel/molekul sel dalam sel signaling dan aktivasi, hubungan struktur dan fungsi protein, mekanisme dan kinetika enzim, regulasi dalam bioenergetika serta pangan transgenik dan nutrigenomik. |
||
| Metode Penelitian Ilmu Pangan | IPN1505 | 3 |
Deskripsi:Membahas pemahaman dan latihan tentang keseluruhan kegiatan penelitian dari pengem-bangan ide, perumusan topik/judul, perencanaan, peran-cangan penelitian dan analisis data, strategi pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu pangan dan cara penulisan tesis sampai cara publikasi di jurnal ilmiah. Materi kuliah meliputi arti dan makna ilmuwan, IPTEK, R&D, temuan ilmiah (discoveries and inventions) dalam bidang ilmu pangan, kekhasan penelitian bidang pangan, cara menyusun usulan penelitian, etika penelitian dan publikasi serta bahasa ilmiah. Responsi meliputi latihan-latihan dan tugas-tugas akademik yang hasil-nya disajikan dalam bentuk laporan, draf proposal atau presentasi kelas |
||
| Metode Penelitian Ilmu Pangan | IPN1505 | 3 |
Deskripsi:Membahas pemahaman dan latihan tentang keseluruhan kegiatan penelitian dari pengem-bangan ide, perumusan topik/judul, perencanaan, peran-cangan penelitian dan analisis data, strategi pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu pangan dan cara penulisan tesis sampai cara publikasi di jurnal ilmiah. Materi kuliah meliputi arti dan makna ilmuwan, IPTEK, R&D, temuan ilmiah (discoveries and inventions) dalam bidang ilmu pangan, kekhasan penelitian bidang pangan, cara menyusun usulan penelitian, etika penelitian dan publikasi serta bahasa ilmiah. Responsi meliputi latihan-latihan dan tugas-tugas akademik yang hasil-nya disajikan dalam bentuk laporan, draf proposal/systematic review atau presentasi kelas |
||
| Metode Penelitian Ilmu Pangan | IPN1505 | 3 |
Deskripsi:Membahas pemahaman dan latihan tentang keseluruhan kegiatan penelitian dari pengem-bangan ide, perumusan topik/judul, perencanaan, peran-cangan penelitian dan analisis data, strategi pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu pangan dan cara penulisan tesis sampai cara publikasi di jurnal ilmiah. Materi kuliah meliputi arti dan makna ilmuwan, IPTEK, R&D, temuan ilmiah (discoveries and inventions) dalam bidang ilmu pangan, kekhasan penelitian bidang pangan, cara menyusun usulan penelitian, etika penelitian dan publikasi serta bahasa ilmiah. Responsi meliputi latihan-latihan dan tugas-tugas akademik yang hasil-nya disajikan dalam bentuk laporan, draf proposal/systematic review atau presentasi kelas. |
||
| Analisis Pangan Lanjut | IPN1506 | 3 |
Deskripsi:Membahas penggunaan teknik-teknik analisis kimia, fisik dan mikrobiologi dari |
||
| Analisis Pangan Lanjut | IPN1506 | 3 |
Deskripsi:Membahas penggunaan teknik-teknik analisis kimia, fisik dan mikrobiologi dari komponen pangan. Analisis kimia mencakup prinsip dan aplikasi kromatografi (GC, GC-MS, dan HPLC) dan spektroskopi (spektrofotometri UV-Vis dan spektroskopi serapan atom (AAS) dan elektroforesis. Juga dibahas teknik pengambilan contoh dan persiapan contoh untuk analisis kimia. Analisis fisik mencakup prinsip dan aplikasi viscometer (Brookfield viskometer, Brabender viscograph dan Rapid Visco Analyzer, Extensograph, dan Farinograph), teksturometer dan kolorimeter. Analisis mikrobiologi mencakup metode konvensional yang penting dalam pangan, analisis sifat antimikroba serta prinsip dan aplikasi metode cepat berbasis ATP, imunologi, enzim dan DNA. Praktikum mata kuliah ini mencakup analisis kimia dengan instrumen (spektrofotometer, GC, HPLC, AAS), analisis fisik dengan viscometer, Brabender viscograph/ Rapid Visco Analyzer, Farinograph, extrensograph, dan colorimeter), dan analisis mikrobiologi yang mencakup analisis mikrobiologi konvensional, analisis sifat antimikroba serta demonstrasi analisis mikrobiologi berbasis DNA. |
||
| Analisis Pangan Lanjut | IPN1506 | 3 |
Deskripsi:Membahas penggunaan teknik-teknik analisis kimia, fisik dan mikrobiologi dari komponen pangan. Analisis kimia mencakup prinsip dan aplikasi kromatografi (GC, GC-MS, dan HPLC) dan spektroskopi (spektrofotometri UV-Vis dan spektroskopi serapan atom (AAS) dan elektroforesis. Juga dibahas teknik pengambilan contoh dan persiapan contoh untuk analisis kimia. Analisis fisik mencakup prinsip dan aplikasi viscometer (Brookfield viskometer, Brabender viscograph dan Rapid Visco Analyzer, Extensograph, dan Farinograph), teksturometer dan kolorimeter. Analisis mikrobiologi mencakup metode konvensional yang penting dalam pangan, analisis sifat antimikroba serta prinsip dan aplikasi metode cepat berbasis ATP, imunologi, enzim dan DNA. Praktikum mata kuliah ini mencakup analisis kimia dengan instrumen (spektrofotometer, GC, HPLC, AAS), analisis fisik dengan viscometer, Brabender viscograph/ Rapid Visco Analyzer, Farinograph, extrensograph, dan colorimeter), dan analisis mikrobiologi yang mencakup analisis mikrobiologi konvensional, analisis sifat antimikroba serta demonstrasi analisis mikrobiologi berbasis DNA. |
||
| Analisis Pangan Lanjut | IPN1506 | 3 |
Deskripsi:Membahas penggunaan teknik-teknik analisis kimia, mikrobiolologi dan fisik bahan pangan baik mentah maupun olahan, dengan berbagai instrumen yang mutakhir seperti high performance liquid chromatograph (HPLC), gas chromatograph (GC), mass spectrometer (GC-MS, GC-MS/MS, HPLC-MS dan LC-MS/MS), atomic absorption spectroscope (AAS), indusctively coupled plasma (ICP-MS), Fourier transform infra red spectroscope (FTIR) serta UV-Vis spectrophotometer untuk analisis kimia pangan seperti analisis asam lemak, vitamin A, mineral, juga analisis fisik pangan dengan instrumen differential scanning calorimeter (DSC), rapid visco analyzer (RVA) chromameter, whitenessmeter, aw meter, rheometer dan texture analyzer (TA), serta berbagai analisis mikrobiologi pangan baik metode konvensional maupun metode cepat dengan instrumen PCR dan PCR Real Time serta metode deteksi antimikroba. Keterampilan mahasiswa dalam melakukan analisis kimia, mikrobiologi dan fisik pangan menggunakan berbagai instrumen tersebut mulai dari persiapan sampelnya (pada analisis kimia), diberikan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan melaksanakan analisis pangan secara lengkap dari mulai mengenai prinsipnya hingga mengevaluasi hasilnya. |
||
| Ingridien dan Bahan Tambahan Pangan | IPN1611 | 3 |
Deskripsi:Membahas tentang ingridien dalam formulasi pangan. Topik yang dibahas meliputi ingridien utama dan bahan tambahan pangan (BTP) dalam sistem pangan dari aspek kimia, fungsional dan kegunaannya secara teknis dalam proses pengolahan pangan. Pembahasan aspek regulasi mencakup mekanisme penetapan regulasi BTP dan standar atau regulasi yang berlaku di tingkat nasional dan internasional. Melalui student-centered learning, secara khusus mempelajari cara analisis kasus produk pangan fabrikasi ditinjau dari ingridien, BTP, teknologi proses dan regulasinya. |
||
| Ingridien dan Bahan Tambahan Pangan | IPN1611 | 3 |
Deskripsi:Membahas tentang ingridien dalam formulasi pangan. Topik yang dibahas meliputi ingridien utama dan bahan tambahan pangan (BTP) dalam sistem pangan dari aspek kimia, fungsional dan kegunaannya secara teknis dalam proses pengolahan pangan. Pembahasan aspek regulasi mencakup mekanisme penetapan regulasi BTP dan standar atau regulasi yang berlaku di tingkat nasional dan internasional. Melalui student-centered learning, secara khusus mempelajari cara analisis kasus produk pangan fabrikasi ditinjau dari ingridien, BTP, teknologi proses dan regulasinya |
||
| Aplikasi Metobolomik dalam Ilmu Pangan | IPN1613 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip dan aplikasi etabolomic dalam berbagai aspek ilmu pangan, |
||
| Aplikasi Metobolomik dalam Ilmu Pangan | IPN1613 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip dan aplikasi metabolomik dalam berbagai aspek ilmu pangan, terutama dalam mendeteksi food adulteration, pengawasan mutu pangan dan komponen bioaktif pangan. Membahas pula perbedaan filosofi antara penelitian berbasis metabolomik dengan non-metabolomik, perbedaan metabolites fingerprinting, metabolites profiling, targeted- dan untargeted metabolomics. Teori dan aplikasi metabolomic yang diajarkan meliputi metabolomik berbasis LC-MS, GC-MS, FTIR dan NMR, lengkap dengan cara persiapan sampel dan pengolahan data. Prinsip dan teori yang diajarkan dapat pula diaplikasikan dalam bidang ilmu lain. Mahasiswa akan diminta untuk membuat klub jurnal dan melakukan studi literatur terkait beberapa topik terkait metabolomik yang ditugaskan, termasuk rencana penelitian bertopik metabolomik dan mempresentasikannya di kelas. |
||
| Aplikasi Metobolomik dalam Ilmu Pangan | IPN1613 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip dan aplikasi metabolomik dalam berbagai aspek ilmu pangan, terutama dalam mendeteksi food adulteration, pengawasan mutu pangan dan komponen bioaktif pangan. Membahas pula perbedaan filosofi antara penelitian berbasis metabolomik dengan non-metabolomik, perbedaan metabolites fingerprinting, metabolites profiling, targeted- dan untargeted metabolomics. Teori dan aplikasi metabolomic yang diajarkan meliputi metabolomik berbasis LC-MS, GC-MS, FTIR dan NMR, lengkap dengan cara persiapan sampel dan pengolahan data. Prinsip dan teori yang diajarkan dapat pula diaplikasikan dalam bidang ilmu lain. Mahasiswa akan diminta untuk membuat klub jurnal dan melakukan studi literatur terkait beberapa topik terkait metabolomik yang ditugaskan, termasuk rencana penelitian bertopik metabolomik dan mempresentasikannya di kelas. |
||
| Ilmu dan Teknologi Pangan Halal | IPN1614 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini menjelaskan konsep halal dalam perspektif global, peran analisis autentikasi dalam penentuan status halal, serta peluang riset pengembangan produk halal. Topik-topik yang dibahas dalam kuliah diantaranya isu halal di industri pangan dan fatwa-fatwa yang relevan; logistik halal; metode analisis zat haram dan autentikasi bahan/produk; pengembangan produk pengganti bahan haram; dan peluang tiset di bidang halal. |
||
| Ilmu dan Teknologi Pangan Halal | IPN1614 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini menjelaskan konsep halal dalam pespektif global, peran analisis autentikasi dalam penentuan status halal, serta peluang riset pengembangan produk halal. Topik yang dibahas dalam kuliah diantaranya isu halal di industri pangan dan fatwa-fatwa yang relevan; logistik halal; metode analisis zat haram dan autentikasi bahan/produk; pengembangan produk pengganti bahan haram; dan peluang riset di bidang halal |
||
| Mikrobiologi Keamanan Pangan | IPN1622 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mengevaluasi permasalahan keamanan karena bahaya mikrobiologis (bacteria, viruses, protozoa, kista parasit helminth dan kapang toksigenik). Di dalam kelas akan didiskusikan bahaya mikrobiologis penting, baik konvensional maupun emerging, dalam kaitannya dengan perilaku dan kemampuannya menyintas dalam pangan, jenis penyakit yang dapat diakibatkannya, mekanisme patogenesis, transmisi dan kajian epidemiologi yang berkaitan dengan kejadian luar biasa keracunan pangan (outbreaks). Dalam kuliah ini juga akan diperkenalkan perkembangan sistem manajemen keamanan pangan berbasiskan risiko dan peran microbiological risk analysis dalam pengelolaan maupun pengawasan keamanan pangan mikrobiologis. SElain itu, permasalahan keamanan pangan dipandang dari sudit pandang lokal maupun global akan dibahas. |
||
| Mikrobiologi Keamanan Pangan | IPN1622 | 2 |
Deskripsi:Membahas aspek mikrobiologi dari keamanan pangan yakni berbagai patogen bawaan pangan (foodborne pathogens) baik virus, bakteri, kapang toksigenik, protozoa dan parasit, kemampuan menyintasnya dalam pangan, aspek fisiologis dan genetika faktor-faktor virulensi serta toksin yang dihasilkannya, mekanisme patogenesis dan cara penyebarannya melalui pangan, serta berbagai penyakit immediate maupun sequelae yang ditimbulkannya. Kuliah ini juga membahas KLB penyakit bawaan pangan (foodborne diseases) dan studi epidemiologis yang mengikutinya, prinsip-prinsip pengendalian yang menjadi landasan pengembangan sistem manajemen keamanan pangan berbasiskan risiko. |
||
| Mikrobiologi Keamanan Pangan | IPN1622 | 2 |
Deskripsi:Membahas aspek mikrobiologi dari keamanan pangan yakni berbagai patogen bawaan pangan (foodborne pathogens) baik virus, bakteri, kapang toksigenik, protozoa dan parasit, kemampuan menyintasnya dalam pangan, aspek fisiologis dan genetika faktor-faktor virulensi serta toksin yang dihasilkannya, mekanisme patogenesis dan cara penyebarannya melalui pangan, serta berbagai penyakit immediate maupun sequelae yang ditimbulkannya. Kuliah ini juga membahas KLB penyakit bawaan pangan (foodborne diseases) dan studi epidemiologis yang mengikutinya, prinsip-prinsip pengendalian yang menjadi landasan pengembangan sistem manajemen keamanan pangan berbasiskan risiko. |
||
| Bioteknologi Bakteri Asam Laktat | IPN1624 | 2 |
Deskripsi:Membahas mengenai aplikasi bakteri asam laktat (BAL) untuk fermentasi pangan dan produksi metabolit yang berperan sebagai pengawet dan komponen bioaktif, serta peranan bakteri asam dalam kesehatan. Secara rinci membahas mengenai karakteristik bakteri asam laktat (BAL), metabolisme BAL, prinsip dan teknik analisis gen, peranan BAL dalam pangan fermentasi, kultur starter BAL, senyawa antimikroba BAL dan perannya sebagai pengawet pangan non-fermentasi, bioteknologi BAL dalam menghasilkan senyawa bioaktif, mikrobioma dan ekosistem BAL dalam saluran pencernaan, BAL sebagai probiotik, pemanfaatan prebiotik sebagai substrat BAL, teknik mikroenkapsulasi BAL dan pengembangan pangan fungsional berbasis probiotik. |
||
| Bioteknologi Bakteri Asam Laktat | IPN1624 | 2 |
Deskripsi:Membahas mengenai aplikasi bakteri asam laktat (BAL) untuk fermentasi pangan dan produksi metabolit yang berperan sebagai pengawet dan komponen bioaktif, serta peranan bakteri asam dalam kesehatan. Secara rinci membahas mengenai karakteristik bakteri asam laktat (BAL), metabolisme BAL, prinsip dan teknik analisis gen, peranan BAL dalam pangan fermentasi, kultur starter BAL, senyawa antimikroba BAL dan perannya sebagai pengawet pangan non-fermentasi, bioteknologi BAL dalam menghasilkan senyawa bioaktif, mikrobioma dan ekosistem BAL dalam saluran pencernaan, BAL sebagai probiotik, pemanfaatan prebiotik sebagai substrat BAL, teknik mikroenkapsulasi BAL dan pengembangan pangan fungsional berbasis probiotik. |
||
| Bioteknologi Bakteri Asam Laktat | IPN1624 | 2 |
Deskripsi:Membahas mengenai bioteknologi bakteri asam laktat (BAL) dan pemanfaatannya dalam fermentasi pangan dan kesehatan manusia. Pembahasan mencakup karakteristik dan metabolisme BAL, genetik BAL, teknik analisis molekuler untuk identifikasi BAL dan identifikasi gen bakteriosin, BAL dalam fermentasi pangan, sistem proteolitik BAL dan produksi komponen bioaktif oleh BAL, peran BAL dalam kesehatan manusia, prebiotik sebagai substrat BAL, teknik mikroenkapsulasi BAL dan pemanfaatan BAL untuk pengembangan pangan fungsional. |
||
| Prinsip Pengolahan Pangan | IPN1631 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip pengolahan pangan dan dasar-dasar cara kerja alat pengolahan pangan, terutama sebagai bekal bagi mahasiswa ketika akan melakukan penelitian. Fokus pembahasan adalah mekanisme yang terjadi pada saat proses pengolahan kemudian diikuti dengan pembahasan jenis atau tipe alat, cara kerja, dan bagian-bagian dari peralatan. Materi kuliah yang diberikan adalah prinsip pengolahan dasar (penanganan bahan, pengecilan ukuran, pencampuran, ekstraksi, separasi, pengeringan-pemekatan, pendinginan-pembekuan) dan prinsip pengolahan lanjutan (baking, ekstrusi, dan proses termal). Mata kuliah ini tidak membahas perhitungan-perhitungan yang mendalam |
||
| Prinsip Pengolahan Pangan | IPN1631 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip pengolahan pangan dan dasar-dasar cara kerja alat pengolahan pangan, terutama sebagai bekal bagi mahasiswa ketika akan melakukan penelitian. Fokus pembahasan adalah mekanisme yang terjadi pada saat proses pengolahan kemudian diikuti dengan pembahasan jenis atau tipe alat, cara kerja, dan bagian-bagian dari peralatan. Materi kuliah yang diberikan adalah prinsip pengolahan dasar (penanganan bahan, pengecilan ukuran, pencampuran, ekstraksi, separasi, pengeringan-pemekatan, pendinginan-pembekuan) dan prinsip pengolahan lanjutan (baking, ekstrusi, dan proses termal). Mata kuliah ini tidak membahas perhitungan-perhitungan yang mendalam |
||
| Prinsip Pengolahan Pangan | IPN1631 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip pengolahan pangan dan dasar-dasar cara kerja alat pengolahan pangan, terutama sebagai bekal bagi mahasiswa ketika akan melakukan penelitian. Fokus pembahasan adalah mekanisme yang terjadi pada saat proses pengolahan kemudian diikuti dengan pembahasan jenis atau tipe alat, cara kerja, dan bagian-bagian dari peralatan. Materi kuliah yang diberikan adalah prinsip pengolahan dasar (penanganan bahan, pengecilan ukuran, pencampuran, ekstraksi, separasi, pengeringan-pemekatan, pendinginan-pembekuan) dan prinsip pengolahan lanjutan (baking, ekstrusi, dan proses termal). Mata kuliah ini tidak membahas perhitungan-perhitungan yang mendalam. |
||
| Ilmu Sensori | IPN1632 | 3 |
Deskripsi:Membahas persepsi panelis tentang sensori input yang memanfaatkan panca indra penglihatan, penciuman, perasa, peraba, dan pendengaran beserta kombinasi multiple stimuli pada ilmu pangan. Mata kuliah ini membahas pemahaman dan perkembangan ilmu sensori untuk penelitian, pengembangan produk baru dan jaminan mutu produk pangan beserta statistik dan interpretasi hasil dengan menggunakan program yang digunakan dalam ilmu sensori. Termasuk persepsi kualitas, preferensi dan penerimaan pangan, hubungan antara sifat kimia fisik dan persepsi sensorik, dan juga fisiologi sensori dan aspek psikologi yang terlibat dalam persepsi pangan yang dianalisis. |
||
| Ilmu Sensori | IPN1632 | 3 |
Deskripsi:Membahas persepsi panelis tentang sensori input yang memanfaatkan panca indra penglihatan, penciuman, perasa, peraba, dan pendengaran beserta kombinasi multiple stimuli pada ilmu pangan. Mata kuliah ini membahas pemahaman dan perkembangan ilmu sensori untuk penelitian, pengembangan produk baru dan jaminan mutu produk pangan beserta statistik dan interpretasi hasil dengan menggunakan program yang digunakan dalam ilmu sensori. Termasuk persepsi kualitas, preferensi dan penerimaan pangan, hubungan antara sifat kimia fisik dan persepsi sensorik, dan juga fisiologi sensori dan aspek psikologi yang terlibat dalam persepsi pangan yang dianalisis. |
||
| Rekayasa Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | IPN1633 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang rekayasa pengemasan dan penyimpanan pangan dalam rantai pasok pangan dengan topik yang luas mulai dari konsep pemilihan bahan kemasan, disain dan proses konversi bahan menjadi kemasan siap pakai, pemilihan teknik pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan produk mulai dari penanganan pasca panen, penyimpanan/penggudangan, transportasi, display produk hingga penggunaannya oleh konsumen. Secara detil matakuliah ini membahas teori dan parameter penting bahan-bahan kemasan dan faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik kerusakan pangan yang digunakan sebagai dasar untuk penentuan kemasan dan kondisi penyimpanan pangan, interaksi kemasan dengan pangan dan analisis migrasi dari komponen kemasan, teknik pengemasan konvensional, vakum, MAP/CAP serta teknik pengemasan modern seperti kemasan aktif, kemasan cerdas, aplikasi nanoteknologi, pemilihan model dan parameter mutu kritis produk pangan untuk penentuan umur simpan, kerusakan hama gudang dan pengendaliannya, serta rekayasa penggudangan. |
||
| Rekayasa Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | IPN1633 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang rekayasa pengemasan dan penyimpanan pangan dalam rantai pasok pangan dengan topik yang luas mulai dari konsep pemilihan bahan kemasan, disain dan proses konversi bahan menjadi kemasan siap pakai, pemilihan teknik pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan produk mulai dari penanganan pasca panen, penyimpanan/penggudangan, transportasi, display produk hingga penggunaannya oleh konsumen. Secara detil matakuliah ini membahas teori dan parameter penting bahan-bahan kemasan dan faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik kerusakan pangan yang digunakan sebagai dasar untuk penentuan kemasan dan kondisi penyimpanan pangan, interaksi kemasan dengan pangan dan analisis migrasi dari komponen kemasan, teknik pengemasan konvensional, vakum, MAP/CAP serta teknik pengemasan modern seperti kemasan aktif, kemasan cerdas, aplikasi nanoteknologi, pemilihan model dan parameter mutu kritis produk pangan untuk penentuan umur simpan, kerusakan hama gudang dan pengendaliannya, serta rekayasa penggudangan. |
||
| Rekayasa Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | IPN1633 | 3 |
Deskripsi:Membahas tentang rekayasa pengemasan dan penyimpanan pangan dalam rantai |
||
| Rekayasa Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | IPN1633 | 3 |
Deskripsi:Membahas tentang rekayasa pengemasan dan penyimpanan pangan dalam rantai pasok pangan dengan topik yang luas mulai dari konsep pemilihan bahan kemasan, disain dan proses konversi bahan menjadi kemasan siap pakai, pemilihan teknik pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan produk mulai dari penanganan pasca panen, penyimpanan/penggudangan, transportasi, display produk hingga penggunaannya oleh konsumen. Secara detil matakuliah ini membahas teori dan pengukuran parameter bahan-bahan kemasan dan faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik kerusakan pangan yang digunakan sebagai dasar untuk penentuan kemasan dan kondisi penyimpanan pangan, interaksi kemasan dengan pangan dan analisis migrasi dari komponen kemasan, teknik pengemasan konvensional, vakum, MAP/CAP serta teknik pengemasan modern seperti kemasan aktif, kemasan cerdas, aplikasi nanoteknologi, pemilihan model dan parameter mutu kritis produk pangan untuk penentuan umur simpan, kerusakan hama gudang dan pengendaliannya, serta rekayasa penggudangan. |
||
| Pengembangan Pangan Fungsional | IPN1643 | 2 |
Deskripsi:Mata kulian ini membahas khasiat berbagai macam bahan pangan, baik berupa bahan segar maupun hasil olahannya serta peranan fisiologis pada sistem hormon, imun, sarag dan lain-lain, dalam mendukung kesehatan. Materi kuliah ditekankan pada pembahasan pada perkembangan riset mutakhir dalam mendukung pengembangan pangan fungsional, menggunakan parameter-parameter biologis baik secara in vitro maupun in vivo. Topik kuliahdiarahkan untuk menggali informasi ilmiah melalui hasil-hasil riset tentang keamanan, khasiat dan mekanisme biologis dari komponen gizi dan nongizi (bioaktif) dalam mendukung kesehatan tubuh. Dalam mata kuliah ini dibahas pula mengenai suplemen pangan serta regulasi berkaitan dengan pengembangannya, terutama behan-bahan yang berbasis sumberdaya lokal. |
||
| Pengembangan Pangan Fungsional | IPN1643 | 2 |
Deskripsi:Membahas khasiat berbagai bahan pangan, baik berupa bahan segar maupun produk olahannya serta peranan fisiologisnya pada sistem hormon, sistem imun, sistem saraf dan lain-lain, dalam mendukung kesehatan. Materi kuliah ditekankan pada pembahasan tentang perkembangan riset mutakhir yang mendukung pengembangan pangan fungsional, menggunakan parameter-parameter biologis, baik dengan metode in vitro maupun in vivo. Topik kuliah diarahkan untuk menggali informasi melalui hasil-hasil riset tentang keamanan, khasiat dan mekanisme biologis dari komponen gizi dan non-gizi (bioaktif) dalam mendukung kesehatan tubuh. Dalam mata kuliah ini dibahas pula mengenai formulasi dan suplementasi komponen bioaktif pangan serta regulasinya dalam pengembangan produk pangan fungsional, terutama yang berbasis sumber daya lokal. |
||
| Pengembangan Pangan Fungsional | IPN1643 | 2 |
Deskripsi:Membahas khasiat berbagai bahan pangan, baik berupa bahan segar maupun produk olahannya serta peranan fisiologisnya pada sistem hormon, sistem imun, sistem saraf dan lain-lain, dalam mendukung kesehatan. Materi kuliah ditekankan pada pembahasan tentang perkembangan riset mutakhir yang mendukung pengembangan pangan fungsional, menggunakan parameter-parameter biologis, baik dengan metode in vitro maupun in vivo. Topik kuliah diarahkan untuk menggali informasi melalui hasil-hasil riset tentang keamanan, khasiat dan mekanisme biologis dari komponen gizi dan non-gizi (bioaktif) dalam mendukung kesehatan tubuh. Dalam mata kuliah ini dibahas pula mengenai formulasi dan suplementasi komponen bioaktif pangan serta regulasinya dalam pengembangan produk pangan fungsional, terutama yang berbasis sumber daya lokal. |
||
| Toksikologi Pangan | IPN1644 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini merupakan bidang ilmu yang unik dimana gabungan disiplin ilmu toksikologi, biokimia, ilmu pangan, dan lingkungan. Mata kuliah ini dirancang dengan tujuan memperkenalkan prinsip dan dasar toksikologi pangan beserta contoh dan aplikasi untuk memudahkan mahasiswa mengidentifikasi dan memahami masalah yang signifikan dari bahan dan senyawa dalam pangan (dan dari lingkungan) yang dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan. Sejarah identifikasi, jenis, karakter senyawa toksikan beserta nasib nya dibahas dalam 14 pertemuan, meliputi penjelasan mekanisme molekuler dan fisiologis. Mata kuliah ini juga mencakup pembahasan mengenai migrasi senyawa ke dalam pangan (mulai dari lingkungan hingga kemasan), dampak dari nutrisi berlebih dan proses metabolism dan hasilnya, penentuan batasan, kadar dan perkiraan/modeling respon negatif (adverse effect) yang digunakan dalam proses penetapan batasan dan regulasi untuk menjamin keamanan pangan. |
||
| Toksikologi Pangan | IPN1644 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip dan dasar toksikologi pangan modern beserta contoh dan aplikasinya untuk memudahkan mahasiswa mengidentifikasi dan memahami masalah yang signifikan dari bahan dan senyawa dalam pangan (dan dari lingkungan) yang dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan. Mata kuliah ini meliputi: sejarah identifikasi, jenis, karakter senyawa toksikan, penjelasan mulai dari faktor lingkungan hingga mekanisme molekuler dan fisiologis, migrasi senyawa ke dalam pangan (mulai dari lingkungan hingga kemasan), dampak dari konsumsi zat gizi berlebih beserta proses metabolisme dan hasilnya, proses penetapan batasan dan regulasi untuk menjamin keamanan pangan. |
||
| Toksikologi Pangan | IPN1644 | 2 |
Deskripsi:Membahas secara mendalam prinsip dan dasar toksikologi pangan modern |
||
| Topik Khusus untuk Pengembangan Karir | IPN1651 | 2 |
Deskripsi:Kegiatan mandiri yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang dapat memfasilitasi pengembangan karirnya setelah lulus, dilaksanakan di bawah bimbingan Komisi Pembimbing, dihitung waktu yang dialokasikan untuk kegiatan, dan dikonversi ke SKS. Bentuk kegiatan dapat berupa kegiatan kompetisi ilmiah tingkat nasional/internasional, penulisan review/draf buku/book chapter/modul praktikum/paten, publikasi ilmiah internasional hasil tugas kelompok, penyuluhan kepada masyarakat secara mandiri, asisten praktikum/responsi di matakuliah program sarjana, dan kegiatan yang setara |
||
| Topik Khusus untuk Pengembangan Karir | IPN1651 | 2 |
Deskripsi:Secara umum mata kuliah topik khusus 1 diadakan untuk menyiapkan |
||
| Topik Khusus untuk Pengembangan Karir 2 | IPN1652 | 3 |
Deskripsi:Kegiatan mandiri yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang dapat memfasilitasi pengembangan karirnya setelah lulus, dilaksanakan di bawah bimbingan Komisi Pembimbing, dihitung waktu yang dialokasikan untuk kegiatan, dan dikonversi ke SKS. Bentuk kegiatan dapat berupa kegiatan kompetisi ilmiah tingkat nasional/internasional, penulisan review/draf buku/book chapter/modul praktikum/paten, publikasi ilmiah internasional hasil tugas kelompok, penyuluhan kepada masyarakat secara mandiri, asisten praktikum/responsi di matakuliah program sarjana, dan kegiatan yang setara |
||
| Topik Khusus untuk Pengembangan Karir 2 | IPN1652 | 3 |
Deskripsi:Secara umum mata kuliah topik khusus 2 diadakan untuk menyiapkan |
||
| Kolokium | IPN1691 | 1 |
Deskripsi:Kolokium memfasilitasi mahasiswa untuk berbagi pemikiran dalam |
||
| Kolokium | IPN1691 | 1 |
Deskripsi:Kolokium memfasilitasi mahasiswa untuk berbagi pemikiran dalam mengembangkan rancangan dan metode penelitian. Proposal penelitian yang telah disetujui oleh Komisi Pembimbing dipresentasikan melalui kolokium dihadapan perserta kolokium yang terdiri dari adalah mahasiswa Sekolah Pascasarjana IPB dan pembimbing |
||
| Kolokium | IPN1691 | 1 |
Deskripsi:Kolokium memfasilitasi mahasiswa untuk berbagi pemikiran dalam mengembangkan rancangan dan metode penelitian. Proposal penelitian yang telah disetujui oleh Komisi Pembimbing dipresentasikan melalui kolokium dihadapan perserta kolokium yang terdiri dari adalah mahasiswa Sekolah Pascasarjana IPB dan pembimbing |
||
| Proposal Tesis | IPN1692 | 2 |
Deskripsi:Proposal penelitian berisi rencana penelitian yang akan dilakukan. Substansi |
||
| Proposal Tesis | IPN1692 | 2 |
Deskripsi:Proposal penelitian berisi rencana penelitian yang akan dilakukan. Substansi proposal harus bersifat fokus, lanjut dan sujana (scholar) untuk pengembangan IPTEK di bidang ilmu pangan sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan teruji |
||
| Tesis | IPN1695 | 6 |
Deskripsi:Penelitian berbasis sumberdaya lokal dalam rangka mengembangkan implementasi dan inovasi iptek dalam bidang kimia/mikrobiologi/biokimia/rekayasa proses pangan. Hasil penelitian dituliskan dalam bentuk dokumen tesis yang diujikan pada akhir Program Magister |
||
| Tesis | IPN1695 | 6 |
Deskripsi:Penelitian berbasis sumberdaya lokal dalam rangka mengembangkan implementasi dan inovasi iptek dalam bidang kimia/mikrobiologi/biokimia/rekayasa proses pangan. Hasil penelitian dituliskan dalam bentuk dokumen tesis yang diujikan pada akhir Program Magister |
||
| Tesis | IPN1695 | 6 |
Deskripsi:Tesis merupakan rangkaian pelaksanaan kegiatan penelitian, pengambilan dan |
||
| Ujian Tesis | IPN1696 | 2 |
Deskripsi:Ujian tesis dimaksudkan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam |
||
| Ujian Tesis | IPN1696 | 2 |
Deskripsi:Ujian tesis dimaksudkan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan materi yang terdapat dalam tesis dan merupakan uji kualifikasi/kemampuan penentu untuk memperoleh gelar. Lingkup ujian tesis meliputi draft tesis dan pengetahuan komprehensif mahasiswa yang berkaitan dengan kompetensi [keilmuan dan metodologi], berfikir [analisis, sintesis], komunikasi dan solusi yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan tesis. |
||
| Ujian Tesis | IPN1696 | 2 |
Deskripsi:Ujian tesis dimaksudkan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan materi yang terdapat dalam tesis dan merupakan uji kualifikasi/kemampuan penentu untuk memperoleh gelar. Lingkup ujian tesis meliputi draft tesis dan pengetahuan komprehensif mahasiswa yang berkaitan dengan kompetensi [keilmuan dan metodologi], berfikir [analisis, sintesis], komunikasi dan solusi yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan tesis. |
||
| Kimia Komponen Pangan | IPN2501 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mikrobiologi Pangan Lanjut | IPN2502 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Metodologi Penelitian Ilmu Pangan | IPN2505 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Ingridien dan Bahan Tambahan Pangan | IPN2611 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Aplikasi Metobolomik dalam Ilmu Pangan | IPN2613 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip dan aplikasi etabolomic dalam berbagai aspek ilmu pangan, |
||
| Ilmu dan Teknologi Pangan Halal | IPN2614 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mikrobiologi Keamanan Pangan | IPN2622 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Bioteknologi Bakteri Asam Laktat | IPN2624 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Prinsip Pengolahan Pangan | IPN2631 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Ilmu Sensori | IPN2632 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Rekayasa Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | IPN2633 | 3 |
Deskripsi:Membahas tentang rekayasa pengemasan dan penyimpanan pangan dalam rantai |
||
| Pengembangan Pangan Fungsional | IPN2643 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Toksikologi Pangan | IPN2644 | 2 |
Deskripsi:Membahas secara mendalam prinsip dan dasar toksikologi pangan modern |
||
| Topik Khusus Bidang Ilmu Pangan 1 | IPN2651 | 2 |
Deskripsi:Secara umum mata kuliah topik khusus 1 diadakan untuk menyiapkan |
||
| Topik Khusus Bidang Ilmu Pangan 2 | IPN2652 | 2 |
Deskripsi:Secara umum mata kuliah topik khusus 2 diadakan untuk menyiapkan |
||
| Topik Khusus Bidang Ilmu Pangan 3 | IPN2653 | 3 |
Deskripsi:Secara umum mata kuliah topik khusus 3 diadakan untuk menyiapkan |
||
| Bahasa Inggris | PPS1503 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Seminar Tesis | PPS1691 | 1 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Publikasi Ilmiah Nasional | PPS1692 | 2 |
Deskripsi:Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut. |
||
| Publikasi Ilmiah Nasional | PPS1692 | 2 |
Deskripsi:Publikasi ilmiah nasional ditujukan untuk penyebarluasan hasil penelitian ilmiah orisinal dari bagian disertasi tugas akhir mahasiswa program doktor untuk memberikan informasi kepada kalangan akademisi atau para ahli di bidangnya. Publikasi dilakukan pada berkala ilmiah nasional terakreditasi SINTA atau terindeks lainnya.. |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA1514 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam |
||
| Statistika untuk Keteknikan | STA2514 | 3 |
Deskripsi:
Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam
penelitian di bidang keteknikan. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan dan
analisis data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua
populasi. Statistika merupakan dasar yang penting untuk penelitian di bidang keteknikan yang
mencakup kecerdasan buatan (artificial intelligence), pemrosesan citra (image processing), dan
simulasi. Metode pengumpulan data yang dibahas dalam mata kuliah ini mencakup metode
percobaan (experiment) dan percontohan (sampling). Dalam hal analisis data, topik yang akan
dicakup adalah pendugaan sebaran, analisis regresi dan korelasi, analisis ragam serta metode
simulasi dan bootstrap, serta pengenalan pemodelan taklinear. Metode pembelajaran ditekankan
pada learning from data yang diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika
(statistical package program).
|
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Kimia Flavor | IPN1612 | 3 |
Deskripsi:Membahas terminologi yang digunakan dalam bidang flavor, persepsi manusia |
||
| Kimia Flavor | IPN1612 | 3 |
Deskripsi:Membahas terminologi yang digunakan dalam bidang flavor, persepsi manusia terhadap bau, rasa dan faktor-faktor yang berkontribusi pada sen-sasi flavor. Mata kuliah ini juga membahas pengertian yang mendalam mengenai mekanisme pembentuk komponen flavor serta komposisi dan sifat-sifat kimia sensori komponen flavor pada berbagai bahan pangan, komponen kimia yang bertanggung jawab terhadap sensasi rasa, pemicu rasa dan pemodifikasi rasa. Praktikum mata kuliah ini mencakup teknik penelitian flavor: diskusi berbagai teknik ekstraksi, pemekatan, fraksinasi dan isolasi komponen flavor; identifikasi kom-ponen falvor menggunakan kromatografi gas (GC) dan spektroskopi, evaluasi sensori komponen flavor, serta diskusi singkat tentang teknologi flavor yang sedang diguna-kan di industri pangan dan cara-cara analisis pencampuran komponen flavor. |
||
| Kimia Flavor | IPN1612 | 3 |
Deskripsi:Membahas terminologi yang digunakan dalam bidang flavor, persepsi manusia terhadap bau, rasa dan faktor-faktor yang berkontribusi pada sen-sasi flavor. Mata kuliah ini juga membahas pengertian yang mendalam mengenai mekanisme pembentuk komponen flavor serta komposisi dan sifat-sifat kimia sensori komponen flavor pada berbagai bahan pangan, komponen kimia yang bertanggung jawab terhadap sensasi rasa, pemicu rasa dan pemodifikasi rasa. Praktikum mata kuliah ini mencakup teknik penelitian flavor: diskusi berbagai teknik ekstraksi, pemekatan, fraksinasi dan isolasi komponen flavor; identifikasi kom-ponen falvor menggunakan kromatografi gas (GC) dan spektroskopi, evaluasi sensori komponen flavor, serta diskusi singkat tentang teknologi flavor yang sedang diguna-kan di industri pangan dan cara-cara analisis pencampuran komponen flavor. |
||
| Kimia Flavor | IPN1612 | 3 |
Deskripsi:Membahas terminologi yang digunakan dalam bidang flavor, persepsi manusia terhadap bau, rasa dan faktor-faktor yang berkontribusi pada sen-sasi flavor. Mata kuliah ini juga membahas pengertian yang mendalam mengenai mekanisme pembentuk komponen flavor serta komposisi dan sifat-sifat kimia sensori komponen flavor pada berbagai bahan pangan, komponen kimia yang bertanggung jawab terhadap sensasi rasa, pemicu rasa dan pemodifikasi rasa. Praktikum mata kuliah ini mencakup teknik penelitian flavor: diskusi berbagai teknik ekstraksi, pemekatan, fraksinasi dan isolasi komponen flavor; identifikasi kom-ponen falvor menggunakan kromatografi gas (GC) dan spektroskopi, evaluasi sensori komponen flavor, serta diskusi singkat tentang teknologi flavor yang sedang diguna-kan di industri pangan dan cara-cara analisis pencampuran komponen flavor. |
||
| Pengendalian Mutu Mikrobiologi Pangan | IPN1621 | 2 |
Deskripsi:Membahas tentang penyebab susut mutu mikrobiologi pangan dan peranan |
||
| Pengendalian Mutu Mikrobiologi Pangan | IPN1621 | 2 |
Deskripsi:Membahas tentang penyebab susut mutu mikrobiologi pangan dan peranan mikroba dalam kaitannya dengan kerusakan dan keamanan pangan. Selain itu dipelajari pula cara pengendalian mikroba perusak pangan yang menyebabkan susut mutu. Dalam rangka sistem manajemen penanganan kerusakan dan keamanan pangan akan dibahas sistem yang berlaku secara nasional dan internasional, baik yang dilakukan pemerintah atau industri pangan. Dibahas pula mengenai good practices dalam pengendalian kerusakan dan keamanan pangan di sepanjang rantai pangan, termasuk sistem HACCP, ISO22000, traceability, recall untuk industri pangan. Peranan dan manfaat mikrobiologi prediktif, metode sampling, standar mutu mikrobiologis serta analisisnya juga dibahas pada mata kuliah ini. |
||
| Pengendalian Mutu Mikrobiologi Pangan | IPN1621 | 2 |
Deskripsi:Membahas tentang penyebab susut mutu mikrobiologi pangan dan peranan mikroba dalam kaitannya dengan kerusakan dan keamanan pangan. Selain itu dipelajari pula cara pengendalian mikroba perusak pangan yang menyebabkan susut mutu. Dalam rangka sistem manajemen penanganan kerusakan dan keamanan pangan akan dibahas sistem yang berlaku secara nasional dan internasional, baik yang dilakukan pemerintah atau industri pangan. Dibahas pula mengenai good practices dalam pengendalian kerusakan dan keamanan pangan di sepanjang rantai pangan, termasuk sistem HACCP, ISO22000, traceability, recall untuk industri pangan. Peranan dan manfaat mikrobiologi prediktif, metode sampling, standar mutu mikrobiologis serta analisisnya juga dibahas pada mata kuliah ini. |
||
| Pengendalian Mutu Mikrobiologi Pangan | IPN1621 | 2 |
Deskripsi:Membahas tentang penyebab susut mutu mikrobiologi pangan dan peranan mikroba dalam kaitannya dengan kerusakan dan keamanan pangan. Selain itu dipelajari pula cara pengendalian mikroba perusak pangan yang menyebabkan susut mutu. Dalam rangka sistem manajemen penanganan kerusakan dan keamanan pangan akan dibahas sistem yang berlaku secara nasional dan internasional, baik yang dilakukan pemerintah atau industri pangan. Dibahas pula mengenai good practices dalam pengendalian kerusakan dan keamanan pangan di sepanjang rantai pangan, termasuk sistem HACCP, ISO22000, traceability, recall untuk industri pangan. Peranan dan manfaat mikrobiologi prediktif, metode sampling, standar mutu mikrobiologis serta analisisnya juga dibahas pada mata kuliah ini. |
||
| Bioteknologi Pangan | IPN1623 | 3 |
Deskripsi:Membahas gambaran bioteknologi secara umum, dasar molekuler yang |
||
| Bioteknologi Pangan | IPN1623 | 3 |
Deskripsi:Membahas gambaran bioteknologi secara umum, dasar molekuler yang mendukung aktivitas penelitian dan pengembangan bioteknologi serta analisis dan identifikasi mikroorganisme asal pangan. Dasar- dasar molekuler meliputi pembahasan genetika mikroba dan ekspresi genetik, modifikasi atau rekayasa genetika, pemanfaatan teori genetika untuk identifikasi mikroorganisme, prinsip PCR dan aplikasi bioinformatika. Dibahas pula tentang aplikasi rekayasa genetika dalam pangan (GMO), rekayasa protein dan purifikasi serta teknik-teknik fermentasi modern dan kinetikanya dalam produksi produk asal mikroorganisme. |
||
| Bioteknologi Pangan | IPN1623 | 3 |
Deskripsi:Membahas gambaran bioteknologi secara umum, dasar molekuler yang mendukung aktivitas penelitian dan pengembangan bioteknologi serta analisis dan identifikasi mikroorganisme asal pangan. Dasar- dasar molekuler meliputi pembahasan genetika mikroba dan ekspresi genetik, modifikasi atau rekayasa genetika, pemanfaatan teori genetika untuk identifikasi mikroorganisme, prinsip PCR dan aplikasi bioinformatika. Dibahas pula tentang aplikasi rekayasa genetika dalam pangan (GMO), rekayasa protein dan purifikasi serta teknik-teknik fermentasi modern dan kinetikanya dalam produksi produk asal mikroorganisme. |
||
| Teknologi Membran dalam Industri Pangan | IPN1634 | 2 |
Deskripsi:Membahas topik-topik yang terkait dengan penggunaan membran untuk industri |
||
| Teknologi Membran dalam Industri Pangan | IPN1634 | 2 |
Deskripsi:Membahas topik-topik yang terkait dengan penggunaan membran untuk industri pangan, seperti: pengantar teknologi membran, dasar-dasar keteknikan pada pemisahan menggunakan membran, berbagai aplikasi teknologi membran (pada pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK), jus buah, produk susu dan turunannya, pengolahan minyak bersumber dari tanaman, produk fermentasi untuk ingridien pangan, dan pengolahan limbah air industri pangan), aspek-aspek penggunaan teknologi membran dalam industri pangan, pemampatan membran (membrane fouling) dan pembersihannya, serta isu dan tantangan teknologi membran pada industri pangan masa depan. |
||
| Teknologi Membran dalam Industri Pangan | IPN1634 | 2 |
Deskripsi:Membahas topik-topik yang terkait dengan penggunaan membran untuk industri pangan, seperti: pengantar teknologi membran, dasar-dasar keteknikan pada pemisahan menggunakan membran, berbagai aplikasi teknologi membran (pada pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK), jus buah, produk susu dan turunannya, pengolahan minyak bersumber dari tanaman, produk fermentasi untuk ingridien pangan, dan pengolahan limbah air industri pangan), aspek-aspek penggunaan teknologi membran dalam industri pangan, pemampatan membran (membrane fouling) dan pembersihannya, serta isu dan tantangan teknologi membran pada industri pangan masa depan. |
||
| Teknologi Membran dalam Industri Pangan | IPN1634 | 2 |
Deskripsi:Membahas topik-topik yang terkait dengan penggunaan membran untuk industri pangan, seperti: pengantar teknologi membran, dasar-dasar keteknikan pada pemisahan menggunakan membran, berbagai aplikasi teknologi membran (pada pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK), jus buah, produk susu dan turunannya, pengolahan minyak bersumber dari tanaman, produk fermentasi untuk ingridien pangan, dan pengolahan limbah air industri pangan), aspek-aspek penggunaan teknologi membran dalam industri pangan, pemampatan membran (membrane fouling) dan pembersihannya, serta isu dan tantangan teknologi membran pada industri pangan masa depan. |
||
| Metabolisme Seluler Komponen Pangan | IPN1641 | 3 |
Deskripsi:Membahas sumber, fungsi, dan peranan komponen gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air), serta komponen non-gizi (serat pangan, pigmen dan senyawa fenolik); metabolisme zat gizi (pencernaan dan penyerapan oleh organ tubuh, serta penyalurannya menuju sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme lanjutan; metabolisme komponen pangan non-gizi; enzim dan hormon yang terlibat, serta faktor-faktor pelancar dan penghambat metabolisme. Dibahas juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan atau kelebihan zat gizi dan kesalahan metabolism, serta interaksi komponen pangan. |
||
| Metode Evaluasi Nilai Biologis Pangan | IPN1642 | 3 |
Deskripsi:Membahas pencernaan dan penyerapan komponen pangan (zat-zat gizi dan |
||
| Metode Evaluasi Nilai Biologis Pangan | IPN1642 | 3 |
Deskripsi:Membahas pencernaan dan penyerapan komponen pangan (zat-zat gizi dan non-gizi); pengaruh pengolahan terhadap komponen pangan; evaluasi nilai biologis protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan antioksidan, baik secara in vitro maupun in vivo; pemilihan dan manajemen hewan percobaan, penyusunan ransum, serta pemodelan untuk berbagai tujuan penelitian; alergenitas bahan pangan; teknik histologi (pembuatan sediaan jaringan hewan coba dan interpretasinya). |
||
| Rekayasa Proses Pangan | IPN2503 | 2 |
Deskripsi:Membahas berbagai aspek rekayasa proses industri pangan dengan pendekatan |
||
| Biokimia Molekuler Pangan | IPN2504 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas secara mendalam dasar-dasar molekuler dan biokimia |
||
| Analisis Pangan Lanjut | IPN2506 | 3 |
Deskripsi:Membahas penggunaan teknik-teknik analisis kimia, fisik dan mikrobiologi dari |
||
| Kimia Flavor | IPN2612 | 3 |
Deskripsi:Membahas terminologi yang digunakan dalam bidang flavor, persepsi manusia |
||
| Pengendalian Mutu Mikrobiologi Pangan | IPN2621 | 2 |
Deskripsi:Membahas tentang penyebab susut mutu mikrobiologi pangan dan peranan |
||
| Bioteknologi Pangan | IPN2623 | 3 |
Deskripsi:Membahas gambaran bioteknologi secara umum, dasar molekuler yang |
||
| Teknologi Membran dalam Industri Pangan | IPN2634 | 2 |
Deskripsi:Membahas topik-topik yang terkait dengan penggunaan membran untuk industri |
||
| Metabolisme Seluler Komponen Pangan | IPN2641 | 3 |
Deskripsi:Membahas sumber, fungsi, dan peranan komponen gizi (karbohidrat, protein, |
||
| Metode Evaluasi Nilai Biologis Pangan | IPN2642 | 3 |
Deskripsi:Membahas pencernaan dan penyerapan komponen pangan (zat-zat gizi dan |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Kolokium | IPN2661 | 2 |
Deskripsi:Kolokium memfasilitasi mahasiswa untuk berbagi pemikiran dalam |
||
| Proposal | IPN2662 | 3 |
Deskripsi:Proposal penelitian berisi rencana penelitian yang akan dilakukan. Substansi |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Tesis | IPN2663 | 12 |
Deskripsi:Tesis merupakan rangkaian pelaksanaan kegiatan penelitian, pengambilan dan |
||
| Ujian Tesis | IPN2664 | 6 |
Deskripsi:Ujian tesis dimaksudkan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam |
||
| Publikasi Ilmiah Internasional | PPS1695 | 3 |
Deskripsi:Publikasi ilmiah internasional ditujukan untuk penyebarluasan hasil penelitian ilmiah orisinal dari bagian disertasi tugas akhir mahasiswa program doktor untuk memberikan informasi kepada kalangan akademisi atau para ahli di bidangnya. Publikasi dilakukan pada berkala ilmiah internasional bereputasi atau terindeks global. |
||
| Publikasi di Prosiding Seminar Internasional | PPS1698 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Diseminasi Hasil Tugas Akhir | PPS2691 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Publikasi Ilmiah Nasional | PPS2692 | 6 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Publikasi Ilmiah Nasional 1 | PPS2693 | 6 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Prosiding Seminar Internasional | PPS2694 | 6 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Publikasi Ilmiah Internasional | PPS2696 | 8 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Publikasi Ilmiah Internasional 1 | PPS2697 | 8 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||