"Program Studi (PS) Magister Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL), Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki visi untuk menjadi program studi unggul dengan kualitas lulusan yang kompeten dan berdaya saing serta mampu menguasai IPTEKS khususnya di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan pada tahun 2018. Visi tersebut diturunkan dari visi departemen yang berbunyi ""menjadi institusi pendidikan tinggi terkemuka di bidang teknik sipil dan lingkungan yang diakui secara internasional dengan kompetensi inti pada rekayasa sesuai dengan kaidah-kaidah ekologis dan kelestarian lingkungan“. PS Magister SIL IPB memberikan tiga alternatif jalur minat (konsentrasi), yaitu (1) Teknik Struktur dan Geoteknik; (2) Teknik Lingkungan; (3) Teknik Sumber Daya Air. Penyelenggaraan kegiatan akademik di PS Magister SIL didukung oleh berbagai fasilitas fisik baik berupa ruang kuliah, ruang seminar, ruang staf, laboratorium, ruang pelayanan, pilot plant, laboratorium komputer, dan perpustakaan pusat. Selain itu, juga tersedia Pusat Informasi Teknologi Pertanian (PITP), dan unit pengembangan e-learning dan video conference. Fasilitas tersebut tersebar dan berada di bawah pengelolaan departemen, fakultas, dan institut. Staf pengajar di PS Magister SIL IPB terdiri atas tiga (3) orang Guru Besar dan 11 orang pengajar bergelar doktor (S3) dari institusi terkemuka dari luar dan dalam negeri."
"1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu, efisien dan efektif dengan menerapkan sistem pengelolaan yang modern dan profesional. 2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian dasar, terapan dan strategis. 3. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. 4. Menjalin jejaring (network) dengan berbagai institusi, baik institusi di dalam negeri maupun institusi di luar negeri. 5. Membangun karakter kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan tridharma."
"1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi program pascasarjana yang berkualitas, yang secara efektif dan efisien mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing secara internasional. 2. Memperkuat landasan keilmuan dengan mengembangkan IPTEKS melalui penelitian dasar, terapan dan strategis yang bersifat lanjut, mendalam dan lintas disiplin, untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. 3. Meningkatkan secara terus menerus mutu penyelenggaraan pendidikan untuk memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan. 4. Menjalin jejaring (network) dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun di luar negeri."
1. Memiliki kemampuan dalam menerapkan sains dan matematika untuk merencanakan dan mengambil keputusan dalam pengembangan ipteks bidang teknik sipil dan lingkungan serta memiliki dasar yang kuat untuk menempuh pendidikan lanjut. 2. Memiliki kemampuan dalam menghasilkan karya inovatif melalui riset bidang teknik sipil dan lingkungan. 3. Memiliki kemampuan menggunakan metode dan perangkat teknologi komunikasi dan informasi (ICT) dalam menghasilkan karya inovatif. 4. Memiliki kemampuan dalam merancang dan melaksanakan eksperimen dan prosedur uji, serta menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi serta mengambil kesimpulan yang tepat. 5. Memiliki kemampuan manajerial, berkomunikasi dan bekerjasama secara interdisiplin maupun multidisiplin untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan ipteks sesuai standar yang berlaku. 6. Memiliki integritas serta patuh dan taat pada etika profesi."
“Pengembangan dan penerapan ilmu teknik untuk perencanaan dan pengelolaan sumberdaya air, infrastruktur dan bangunan, serta penanganan polusi dan sanitasi lingkungan”.
Program S2 SIL IPB menawarkan pendidikan multidisiplin berbasis riset dengan dukungan dosen berpengalaman, fasilitas laboratorium lengkap, serta peluang karier luas di sektor pemerintah, industri, dan riset.
Lulusan S2 SIL IPB siap berkarier sebagai konsultan, perencana, peneliti, dan manajer proyek di sektor pemerintah, industri, dan organisasi internasional.
Formulasi model-model matematika yang berkaitan dengan Teknik Sipil dan Lingkungan dan pemecahaannya menggunakan metode analitik dan numerikal serta simulasinya berbantukan komputer.
Mempelajari sifat umum tanah secara umum, kekuatan tanah dan cara pengujiannya baik di laboratorium maupun di lapangan, tanah tidak jenuh, konsolidasi tanah, metode analisis stabilitas lereng dan longsoran, stabilisasi dan perbaikan tanah serta forensic geoteknik.
Perkembangan material konstruksi, inovasi dan bahan tambah beton, material komposit, inovasi bahan perbaikan tanah yang ramah lingkungan, serta perencanaan dan pengujiannya.
Pendahuluan dan perubahan iklim, rules and regulation, greenbuilding rating system, greenbuilding design process, the sustainable site and landscape, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air pada bangunan, sumber dan siklus material, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, manajemen lingkungan bangunan, Implementasi greenbuilding, green roof dengan sistem Student Centered Learning.
Permasalahan lingkungan global, kontaminan lingkungan, proses lingkungan: model dan desain reaktor, kontrol emisi udara industri, produksi energi berdasarkan konsep lingkungan berkelanjutan, unit operasi dan proses pengolahan air lanjutan, konsep proses sedimentasi pengolahan air, konsep proses biologis air limbah, kajian utama proses lumpur aktif dan modifikasi, unit operasi dan proses pengolahan air limbah lanjutan, anaerobik digester sebagai alternatif unit produksi energi, teknologi pengolahan biosolids, rancangan sanitary landfill lanjutan
Sintesis dari ekologi dan hidrolika, dan sebagai sebuah disiplin ilmu yang berada di antara keduanya. Termasuk disiplin ilmu lain yang terkait dengan biologi akuatik (seperti fisiologi, dinamika populasi, dan evolusi), teknik (misalnya mekanika fluida dan hidrodinamika), dan ilmu fisika lainnya (misalnya geomorfologi dan hidrologi). Bidang ini pada dasarnya bersifat interdisipliner, dengan batas-batas yang bersifat cair dan samar-samar yang diperkirakan akan terus berkembang dan berubah.
Pengertian dan konsep irigasi cerdas, kebutuhan air irigasi dan jadwal irigasi, sistem irigasi curah dan irigasi mikro, efisiensi distribusi irigasi dan efisiensi aplikasi irigasi; on-demand irrigation, otomasi irigasi, dan fertigasi; sistem kendali irigasi, komponen irigasi, serta operasi dan pemeliharaan irigasi cerdas.
Pengetahuan tentang manajemen konstruksi antara lain kemampuan untuk mengenal alat-alat manajemen, administrasi dan menyusun organisasi proyek, merencanakan, memonitor dan mengendalikan jadwal pelaksanaan, biaya, dan mutu dalam suatu pelaksanaan pembangunan.
Masalah polusi dan ruang lingkup sanitasi lingkungan, mekanisme polusi dan penyebaran polutan, standar kualitas lingkungan, polusi tanah dan air tanah, polusi air permukaan, dan polusi udara; penanganan sumber emisi, pengelolaan kualitas udara ambien, pengelolaan limbah bahan beracun dan
berbahaya (B3), sanitasi berkelanjutan dan kebijakan pembangunan, sanitasi ekologis dan sistem alami pengolahan air limbah, manajemen lumpur feses pada sistem sanitasi lingkungan, teknologi sanitasi lingkungan berkelanjutan.
Perubahan kualitas lingkungan akibat kegiatan pembangunan, kegunaan analisis dampak lingkungan, prosedur pelaksanaan dan peraturan tentang analisis dampak lingkungan, deskripsi kegiatan dan pelingkupan (skoping), kontrak kerjasama dan kerangka acuan (KA), rona lingkungan dan pendugaan dampak lingkungan, pembahasan mengenai dampak lingkungan, pemilihan alternatif kegiatan proyek, rencana pengelolaan lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL), metodologi analisis
dampak lingkungan, praktik penyusunan dan presentasi analisis dampak, rencana pengelolaan dan rencana pemantauan lingkungan.
Pengertian dan konsep manajemen SDAir terpadu (integrated water resources management), ruang lingkup, perencanaan dan pengelolaan yang berkelanjutan, pengembangan SDAir, sistem dinamik, serta sistem evaluasi dan monitoring
Pengertian sistem suplai air bersih (SAB), teknik pengembangan sumber air baku, desain dam dan reservoir, kualitas air baku dan air bersih, rancangan bangunan penangkap mata air, rancangan sistem pengaliran, jaringan perpipaan distribusi, neraca air bersih.
Sistem proyeksi peta dan koordinat. Penyiapan dan analisis data spasial serta aplikasi Sistem Informasi
Geografis (SIG) di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan. Aplikasi SIG transportasi, planologi, sumberdaya
air, dan lingkungan. Perancangan SIG maupun basis data spasial untuk SIG.
Mata Kuliah Teknik Pondasi Lanjut (TPL) mempelajari Perancangan POndasi sesuai dengan SNI yang berlaku, meliputi pemahaman terkait persyaratan perancangan geoteknik, penyelidikan tanah untuk pekerjaan pondasi, perancangan pondasi dangkal, pondasi dalam serta uji pondasi tiang. Selain itu, mata kuliah ini juga mempelajari pondasi modifikasi seperti jaring laba- laba dan cakar ayam serta berbagai inovasinya.
Karakteristik tanah, air di dalam tanah, hubungan tegangan-regangan, distribusi tegangan, kekuatan tanah, konsolidasi tanah, tekanan tanah dalam hubungannya dengan perancangan pondasi serta, stabilitas lereng dan bendungan.
Mata kuliah Dinamika Tanah dan Likuifaksi mempelajari gempa, sumber gempa, jenis gempa serta ukuran dan intersitas gempa serta efeknya terhadap parameter dinamis tanah, persyaratan teknis perancangaan kegempaan. Mata kuliah ini juga mempelajari bencana setelah gempa, berupa Tsunami dan Likuifaksi, meliputi analisis, pemetaan dan mitigasinya
Masalah polusi dan ruang lingkup sanitasi lingkungan, mekanisme polusi dan penyebaran polutan, standar kualitas lingkungan, polusi tanah dan air tanah, polusi air permukaan, dan polusi udara; penanganan sumber emisi, pengelolaan kualitas udara ambien, pengelolaan limbah bahan beracun dan
berbahaya (B3), sanitasi berkelanjutan dan kebijakan pembangunan, sanitasi ekologis dan sistem alami pengolahan air limbah, manajemen lumpur feses pada sistem sanitasi lingkungan, teknologi sanitasi lingkungan berkelanjutan.
Pendahuluan dan perubahan iklim, rules and regulation, greenbuilding rating system, greenbuilding design process, the sustainable site and landscape, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air pada bangunan, sumber dan siklus material, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, manajemen lingkungan bangunan, Implementasi greenbuilding, green roof dengan sistem Student Centered Learning.
Perubahan kualitas lingkungan akibat kegiatan pembangunan, kegunaan analisis dampak lingkungan, prosedur pelaksanaan dan peraturan tentang analisis dampak lingkungan, deskripsi kegiatan dan pelingkupan (skoping), kontrak kerjasama dan kerangka acuan (KA), rona lingkungan dan pendugaan dampak lingkungan, pembahasan mengenai dampak lingkungan, pemilihan alternatif kegiatan proyek, rencana pengelolaan lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL), metodologi analisis
dampak lingkungan, praktik penyusunan dan presentasi analisis dampak, rencana pengelolaan dan rencana pemantauan lingkungan
Mata kuliah ini membahas prinsip, metode, dan teknik untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur serta merancang tindakan rehabilitasi dan perkuatan struktur yang mengalami degradasi. Fokus pada pendekatan analitis dan praktis dalam mengidentifikasi kerusakan, menilai tingkat keandalan struktur, dan menentukan strategi rehabilitasi yang tepat.
Pengetahuan tentang manajemen konstruksi antara lain kemampuan untuk mengenal alat-alat manajemen, administrasi dan menyusun organisasi proyek, merencanakan, memonitor dan mengendalikan jadwal pelaksanaan, biaya, dan mutu serta aspek K3 dalam suatu pelaksanaan pembangunan.
Arti, fungsi, peranan, dan cakupan keselamatan dan kesehatan kerja (K3); sejarah dan peraturan perundangan K3, risiko bahaya fisik, K3 pekerjaan konstruksi, norma-norma K3, pelarut, penyakit akibat kerja, ergonomi, kecelakaan kerja, ventilasi dan respirator, investigasi kecelakaan kerja, sistem K3 listrik.
Sistem konstruksi bangunan dan perancangan bangunan teknik sipil dimulai dari penyelidikan tanah,
perancangan pondasi, perhitungan beban, pemilihan material, dan perancangan struktur bangunan beserta gambar detail dan perhitungan anggaran biaya baik secara manual maupun menggunakan program komputer.
Difusi dan dispersi, dinamika kualitas air permukaan, hidrolika aliran bawah tanah, dinamika kualitas air bawah tanah, dasar pemodelan air limbah biologis, analisis kesetimbangan massa dan parameter biokinetika lumpur aktif, modi?kasi model biokinetika terhadap proses desain pengolahan lumpur aktif, model biokinetika anaerobic digestion, topik khusus pemodelan kualitas air limbah (isotherm adsorpsi, model pengolahan tipe suspended dan attached growth pengolahan biologis air limbah), pemodelan emisi gas rumah kaca, pemodelan dispersi udara
Mempelajari dan menyelesaikan Persamaan Difusi Adveksi (ADE) (persamaan momentum, dispersi termal, dan dispersi massa) yang diselesaikan dengan berbagai skema analisis numerik seperti eksplisit, Crank-Nicolson, dan implisit dengan teknik solusi berulang untuk sistem persamaan non-linear, dan pengenalan ADE dalam 2 Dimensi serta pengenalan Perangkat Lunak CFD.
Penggunaan beberapa metoda analisis dalam penelitian di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan yang meliputi perencanaan penelitian (perumusan masalah, pemilihan dan penggunaan instrumen), pelaksanaan penelitian (pengukuran dan pengumpulan data), analisis dan interpretasi data, aplikasi sistem dinamik dan kecerdasan buatan, cara menyusun laporan dan penyajian ilmiah.
Mata Kuliah Teknik Pondasi Lanjut (TPL) mempelajari Perancangan POndasi sesuai dengan SNI yang berlaku, meliputi pemahaman terkait persyaratan perancangan geoteknik, penyelidikan tanah untuk pekerjaan pondasi, perancangan pondasi dangkal, pondasi dalam serta uji pondasi tiang. Selain itu, mata kuliah ini juga mempelajari pondasi modifikasi seperti jaring laba- laba dan cakar ayam serta berbagai inovasinya.
Mata Metode Lemen Hingga Geoteknik berisi konsep penyelesaian pendekatan, komputasi numeris, dan kondisi batas, persamaan linier dan diferensial, konsep Elastisitas serta aplikasinya dalam bidang penyelesaian permasalahan dalam bidang geoteknik.
Kegiatan konstruksi dan dampaknya terhadap perubahan kualitas lingkungan; Pemilihan material konstruksi yang ramah lingkungan berdasarkan LCA (Life Cycle Analysis); Bising lingkungan dan struktur peredam bising; Rekayasa temperatur, kelembaban relatif dan cahaya dalam bangunan; Pengelolaan kualitas udara dalam bangunan; Ventilasi ruang; Sistem plambing dan pengolahan limbah cair skala kecil dalam bangunan; Hubungan antara bangunan, kualitas lingkungan dan penyakit (building-associated illness); Bangunan ramah lingkungan (green building). Studi kasus/disain integrasi faktor lingkungan pada rancangan bangunan.
Pencemaran dan polusi yang terjadi di rural area, manajemen lingkungan bio?sik untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan potensi pemanasan global akibat kegiatan pertanian, siklus dan stok karbon, pemantauan lingkungan pertanian dan teknik untuk mereduksi dampak negatif pencemaran dari kegiatan pertanian ke lingkungan dan sebaliknya
Konsep, metoda dan manfaat pemodelan hidrologi, karakteristik fisik DAS, konsep linieritas, proses-proses di permukaan, di saluran, dan di bawah permukaan
Pengetahuan pemodelan berbasis analisis spasial yang meliputi analisis visual permukaan bumi, operasi spasial termasuk overlay, operasi cluster dan jaringan; serta pemodelan visualisasi untuk pengembangan prasarana wilayah.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep dasar metodologi penelitian yang digunakan dalam bidang teknik sipil dan lingkungan. Materi pembelajaran mencakup proses perumusan masalah, penyusunan latar belakang, tinjauan pustaka, penentuan tujuan dan manfaat penelitian, pemilihan metode penelitian yang sesuai, teknik pengumpulan dan analisis data, serta penyusunan proposal dan laporan penelitian. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun rancangan penelitian yang sistematis, logis, dan sesuai dengan kaidah ilmiah, serta mampu mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan penelitian yang relevan di bidangnya.
Mata kuliah ini membahas konsep lanjutan penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam mendukung analisis dan perencanaan teknik sipil dan lingkungan. Materi pembelajaran mencakup analisis spasial, geostatistik, integrasi penginderaan jauh, serta sistem pendukung keputusan untuk pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan pemantauan perubahan iklim. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teknik analisis spasial dan mengembangkan model geospasial guna mendukung proses pengambilan keputusan serta pemantauan infrastruktur dan lingkungan.
Mata kuliah ini difokuskan pada teknik dan metode modern dalam memperbaiki sifat-sifat tanah yang kurang baik untuk keperluan konstruksi dan infrastruktur jalan. Materi pembelajaran mencakup metode tanah bermasalah (problematic soils), metode stabilisasi tanah, penggunaan geosintetik, preloading dan vakum konsolidasi, grouting, injeksi kimia, hingga metode perkuatan tanah. Mahasiswa juga diperkenalkan pada evaluasi kelayakan teknis dan ekonomis berbagai metode perbaikan tanah. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu memilih dan merancang metode perbaikan tanah yang sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan proyek konstruksi, serta melakukan analisis kinerja pasca-perbaikan.
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan gerakan massa tanah dan longsoran, tipe-tipe longsoran dan penanganan, teori stabilitas lereng dan faktor aman, metode penanganan longsoran, peran vegetasi dalam stabilitas lereng, investigasi dan monitoring longsoran dan pergerakan tanah sebagai penanggulangan longsor, dan mitigasi penanganan longsor, pemodelan longsoran dan gerakan tanah, mitigasi struktural berbagai kasus tanah longsor, karakteristik longsor, kajian dan analisis stabilitas lereng dengan perangkat lunak, perencanaan penanggulangan longsor berdasarkan SNI. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengevaluasi gerakan tanah dan stabilitas lereng, merancang upaya mitigasi dan menganalisis stabilitas dan kehandalan perkuatan lereng.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang penyelidikan dan analisis kegagalan struktur geoteknik. Materi pembelajaran mencakup metode investigasi lapangan dan laboratorium, analisis sebab kegagalan lereng, dinding penahan, fondasi, dan struktur bawah lainnya, serta aspek hukum dan dokumentasi dalam investigasi forensik. Mahasiswa juga diajak untuk melakukan studi kasus nyata untuk mengidentifikasi penyebab dan merumuskan solusi. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa memiliki kemampuan untuk menganalisis kegagalan geoteknik secara sistematis, mengidentifikasi penyebab utama, serta menyusun laporan teknis yang dapat dijadikan dasar perbaikan atau tindakan hukum
Mata kuliah ini merupakan studi terapan berbasis kasus nyata yang bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh pengetahuan geoteknik yang telah diperoleh selama studi. Mahasiswa akan menganalisis berbagai kasus proyek geoteknik dari aspek perencanaan, desain, pelaksanaan, dan monitoring. Proses pembelajaran dilakukan melalui diskusi, presentasi, dan evaluasi teknis dari studi kasus yang telah dipilih. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu geoteknik secara holistik dalam menyelesaikan permasalahan lapangan yang kompleks serta menyusun laporan teknis profesional.
Mata kuliah ini memperkenalkan konsep kota cerdas (smart city) dengan fokus pada perencanaan infrastruktur yang terintegrasi secara digital dan berkelanjutan. Mahasiswa mempelajari elemen-elemen utama kota cerdas, seperti sistem transportasi cerdas, manajemen energi, pengelolaan sampah dan air, serta peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berdasarkan konsep infrstruktur hijau (green infrastucture). Kajian juga melibatkan studi kasus implementasi infrastruktur cerdas di kota-kota besar. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa memiliki kemampuan awal dalam merancang solusi infrastruktur yang adaptif, berbasis data, dan terintegrasi untuk mendukung pengembangan kota yang cerdas dan berkelanjutan.
Mata kuliah ini mengintegrasikan konsep desain arsitektural dan perencanaan lingkungan yang mendukung keberlanjutan dalam skala bangunan hingga kawasan. Materi mencakup prinsip ekodesain, efisiensi energi, penggunaan lahan dan air, serta integrasi teknologi ramah lingkungan. Mahasiswa juga diperkenalkan pada studi kasus pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu menganalisis dan merancang bangunan serta ruang terbuka yang mendukung keberlanjutan ekologis, sosial, dan ekonomi.
Mata kuliah ini membahas konsep dan aplikasi pemodelan lingkungan lanjutan berdasarkan analisis matematika dan numerik dalam sistem infrastruktur lingkungan. Mahasiswa mempelajari dinamika proses lingkungan (seperti aliran air limbah, penyebaran polutan, proses biologis) dan membangun model-model kompleks untuk menganalisis atau memprediksi kinerja sistem. Materi juga mencakup verifikasi dan kalibrasi model menggunakan data lapangan. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu membangun dan menerapkan model matematis dalam perencanaan, desain, dan evaluasi sistem lingkungan, seperti instalasi pengolahan air limbah, instalasi pengolahan air bersih, dan sistem konservasi air.
Mata kuliah ini membahas secara mendalam perencanaan, desain, dan evaluasi sistem infrastruktur air bersih dan air limbah dalam konteks perkotaan dan wilayah berkembang. Cakupan pembelajaran meliputi pemodelan hidraulik jaringan distribusi air bersih, perancangan sistem perpipaan, evaluasi efisiensi operasional, serta penerapan teknologi pengolahan air limbah lanjutan. Kajian juga mencakup ketahanan sistem terhadap perubahan iklim, integrasi dengan konsep kota berkelanjutan, dan manajemen aset infrastruktur. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu merancang dan mengevaluasi sistem air secara komprehensif, serta mengembangkan solusi inovatif yang berkelanjutan berdasarkan data teknis dan kondisi lapangan
Mata kuliah ini membahas prinsip dasar pengelolaan dan rekayasa tenaga air sebagai sumber energi terbarukan dan pendukung infrastruktur air. Materi pembelajaran mencakup konsep hidrologi terapan, desain dan operasi sistem pembangkit listrik tenaga air skala kecil hingga besar, pengelolaan bendungan, serta aspek keberlanjutan dan dampak lingkungan proyek tenaga air. Studi kasus digunakan untuk mengilustrasikan implementasi nyata rekayasa tenaga air dalam konteks pengelolaan sumber daya air. Mahasiswa yang menyelesaikan mata kuliah ini diharapkan mampu merancang, mengevaluasi, dan mengelola sistem tenaga air dengan memperhatikan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan
Mata kuliah ini mengajarkan dasar teori dan aplikasi komputasi dinamika fluida (Computational Fluid Dynamics, CFD) untuk menyelesaikan permasalahan aliran fluida dalam bidang teknik sipil dan lingkungan. Materi meliputi formulasi persamaan Navier-Stokes, metode numerik (finite difference, finite volume), skema diskretisasi, dan pemodelan turbulensi. Mahasiswa akan mempraktikkan simulasi aliran menggunakan perangkat lunak CFD untuk berbagai kasus teknik. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memodelkan aliran fluida kompleks dan menganalisis hasil simulasi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perancangan sistem fluida.
Mata kuliah ini membahas teknik-teknik pemodelan sistem hidrologi untuk menganalisis siklus hidrologi dan proses-proses air permukaan. Cakupan pembelajaran meliputi pemodelan hujan-limpasan, infiltrasi, aliran permukaan dan bawah permukaan, serta simulasi debit sungai. Pendekatan numerik dan perangkat lunak hidrologi juga dikenalkan, termasuk kalibrasi dan validasi model berdasarkan data lapangan. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu membangun dan menerapkan model hidrologi untuk kebutuhan perencanaan sumber daya air, analisis banjir, dan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS).
Mata kuliah ini membahas pengelolaan bahan bangunan yang digunakan dalam proyek konstruksi dari segi teknis, ekonomi, dan lingkungan. Cakupan pembelajaran meliputi karakteristik mekanik dan fisik bahan konstruksi (seperti beton, baja, kayu, aspal, dan bahan komposit), evaluasi mutu bahan, metode penyimpanan dan distribusi, serta pemilihan bahan ramah lingkungan. Mahasiswa juga mempelajari standar-standar pengujian bahan dan pengaruhnya terhadap kinerja struktur. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengevaluasi dan memilih bahan konstruksi secara efisien dan tepat guna untuk berbagai jenis proyek konstruksi, dengan mempertimbangkan aspek teknis, mutu, keberlanjutan, dan biaya.
Pengenalan proses penelitian, mengidenti?kasikan, dan menyusun latar belakang penelitian serta permasalahan sebagai dasar penelitian. Penyusunan perumusan masalah penelitian. Identi?kasi teori dan penggunaan konsep selama proses penelitian. Strukturisasi penggunaan kerangka teori dan konsep. Penyusunan metode dalam proses penelitian, meliputi metode pengumpulan data dan metode analisis. Penyusunan perancangan pengujian, penysunan rencana pelaksanaan
Kolokium merupakan forum akademik yang dirancang untuk membekali mahasiswa dalam menyusun dan menyampaikan proposal tesis secara ilmiah dan sistematis. Mahasiswa akan mempresentasikan gagasan penelitian di khalayak umum untuk mendapatkan masukan konstruktif. Materi meliputi penjabaran latar belakang, rumusan masalah, kajian literatur, variabel penelitian, pendekatan metodologis, desain pengumpulan dan analisis data. Kolokium ini menjadi media penting untuk menguji relevansi dan kelayakan ide riset serta kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa. Setelah mengikuti ini, mahasiswa mampu menyusun dan menyampaikan rancangan penelitian tesis secara akademis serta mempertahankan argumentasi ilmiah dalam forum terbuka
Proposal tesis memberikan landasan metodologi dalam menyusun proposal penelitian tesis. Mahasiswa akan belajar merumuskan latar belakang masalah, identifikasi permasalahan, tujuan dan manfaat penelitian, serta menyusun kerangka teori dan kerangka konsep yang relevan. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan keterampilan menyusun metodologi yang tepat, mulai dari teknik pengumpulan data hingga strategi analisisnya. Penekanan juga diberikan pada perencanaan pengujian, penyusunan jadwal kegiatan penelitian, serta penulisan proposal sesuai kaidah ilmiah. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu menghasilkan proposal penelitian yang logis, sistematis, dan siap untuk diimplementasikan dalam tesis.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Publikasi ilmiah internasional ditujukan untuk penyebarluasan hasil penelitian ilmiah orisinal dari bagian disertasi tugas akhir mahasiswa program doktor untuk memberikan informasi kepada kalangan akademisi atau para ahli di bidangnya. Publikasi dilakukan pada berkala ilmiah internasional bereputasi atau terindeks global.
Pelaksanaan penelitian ilmiah secara mandiri sesuai dengan rencana yang dibuat serta mengikuti seluruh tahapan kegiatan penelitian dan menganalisis hasil pegumpulan data serta mensintesakan seluruh materi yang telah diperolehnya ke dalam suatu bentuk tesis yang merupakan karya tulis ilmiah. Substansi tesis merupakan gagasan kreatif dan inovatif dalam penerapan ilmu dan atau modi?kasinya serta pemecahan permasalahan di bidang teknik sipil dan lingkungan melalui cara-cara/prosedur ilmiah
Pelaksanaan ujian didahului dengan presentasi ilmiah hasil penelitian dengan menampilkan seluruh proses tahap penelitian diawali dengan latar belakang, rumusan permasalahan, tujuan penelitian, metode pengumpulan data, hasil penelitan, simpulan, dan rekomendasi penelitian. Proses sidang ini dilanjutkan dengan diskusi antara penguji dan komisi pembimbing. Hasil sidang tesis menentukan kelayakan mahasiswa untuk menamatkan masa studi dengan melalui beberapa revisi yang bersifat sustansial untuk penyempurnaan laporan akhir
Tesis merupakan bentuk finalisasi dari seluruh proses pembelajaran akademik di jenjang magister. Mahasiswa melaksanakan penelitian mandiri berdasarkan proposal yang telah disetujui, kemudian menyusun laporan ilmiah yang memenuhi standar akademik. Kegiatan mencakup proses lapangan, pengolahan data, analisis hasil, serta penyusunan tesis. Melalui tugas akhir, mahasiswa menunjukkan kompetensinya dalam menerapkan ilmu, menyelesaikan permasalahan nyata, dan menyampaikan rekomendasi berbasis riset. Setelah menyelesaikan tugas akhir, mahasiswa mampu memecahkan persoalan di bidang teknik sipil dan lingkungan secara ilmiah dan sistematis.
Ujian tesis merupakan evaluasi akhir yang menilai keseluruhan proses penelitian yang dilakukan mahasiswa. Dalam sidang ini, mahasiswa mempresentasikan latar belakang, rumusan masalah, metode, hasil, simpulan, dan rekomendasi dari penelitiannya di hadapan tim penguji dan pembimbing. Proses ini disertai diskusi dan tanya-jawab untuk menguji kedalaman pemahaman dan orisinalitas karya ilmiah. Hasil ujian menentukan kelayakan mahasiswa untuk lulus dari program magister dan ditindaklanjuti dengan revisi tesis berdasarkan masukan penguji. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu mempertanggungjawabkan penelitiannya secara ilmiah dan menyelesaikan studi magister secara tuntas.