Program Studi Magister Teknologi Pangan (PSM TPN) dirancang bagi para profesional di bidang pangan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan dan pengembangan karier. Perkuliahan dilaksanakan secara daring setiap Jumat malam dan hybrid setiap Sabtu sehingga mendukung fleksibilitas belajar.
Menjadi Program Studi Magister Teknologi Pangan yang berdaya saing global dalam menghasilkan lulusan yang mandiri, kompeten, dan berwawasan luas, serta unggul dalam riset terapan di bidang pangan yang berbasis pada biosains tropika.
1. Mengembangkan sumber daya manusia profesional dalam bidang teknologi pangan yang kompeten, mandiri, dan bertaraf internasional.
2. Meningkatkan pengetahuan dan praktek dalam bidang pangan yang meliputi teknologi proses, mutu, dan manajemen
3. Meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan pangan melalui kegiatan berbasis risiko sistem pengendalian dan pengawasan.
CPL 1 : Menguasai prinsip-prinsip ilmu dan teknologi pangan (kimia dan analisis pangan, mikrobiologi dan keamanan pangan, rekayasa proses dan pengolahan pangan, biokimia pangan, gizi dan kesehatan, serta ilmu pangan terapan) untuk pengembangan industri pangan sesuai dengan perkembangan terkini.
CPL 2 : Mampu menganalisis, merumuskan dan mengembangkan sistem produksi pangan mutakhir untuk memperkuat industri pangan.
CPL 3 : Mampu menerapkan dan mengembangkan proses produksi suatu produk pangan atau ingredien sesuai dengan karakteristik bahan pangan dengan menerapkan good practices pada setiap rantai pangan.
CPL 4 : Mampu merancang sistem mutu dan keamanan pangan sesuai standar-standar nasional maupun internasional terkini serta melakukan evaluasi implementasi sistem di industri pangan.
CPL 5 : Mampu mengevaluasi regulasi, pedoman, dan standar terkini, serta aplikasinya pada bidang pekerjaan terkait, baik terkait sistem mutu maupun keamanan pangan.
CPL 6 : Mampu merencanakan dan mengelola sumber daya untuk melakukan riset dan pengembangan untuk menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, bergizi, dan menyehatkan dengan memperhatikan etika keprofesian.
PSM TPN menyelenggarakan pendidikan di bidang ilmu dan teknologi pangan, guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing global, mandiri, kompeten, dan unggul dalam riset terapan di bidang pangan yang berbasis pada biosains tropika.
PSM TPN dirancang bagi profesional di bidang pangan. Dengan sistem perkuliahan hybrid pada Jumat malam dan Sabtu, program ini menawarkan fleksibilitas tinggi bagi mahasiswa yang bekerja. Dukungan kurikulum yang relevan dengan perkembangan industri, dosen berpengalaman, serta jejaring dengan lembaga riset dan industri pangan, PSM TPN mempersiapkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menempati posisi strategis di bidang pangan.
Peranan lulusan PSM TPN di dunia kerja sebagai (1) Praktisi di industri pangan, (2) Praktisi di lembaga pemerintah terkait bidang pangan, (3) Technopreneur bidang pangan, (4) Praktisi di lembaga sertifikasi dan konsultasi bidang pangan, (5) Pendidikan lanjut jenjang doctor.
membahas dasar-dasar perancangan penelitian dan teknik penyajian karya ilmiah berdasarkan kaidah-kaidah penulisan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, yang meliputi penyajian secara tertulis dan lisan. Materi kuliah mencakup teknik berpikir secara ilmiah, etika ilmiah dan plagiarisme dalam melakukan penelitian dan penulisan ilmiah. Selain itu, dibahas pula tentang aplikasi desain eksperimental seperti desain acak lengkap, desain blok, desain faktorial, metodologi permukaan respons (RSM). Teknik penyajian tertulis diarahkan untuk melatih dalam penulisan proposal penelitian, makalah seminar, manuskrip publikasi, dan tesis. Teknik penyajian secara lisan meliputi persiapan bahan presentasi dan teknik komunikasi dalam pertemuan-pertemuan ilmiah, seperti seminar, kolokium dan ujian tesis, termasuk persiapan materi untuk presentasi ilmiah secara lisan dan poster.
Mendiskusikan konsep dasar dan prinsip-prinsip tentang etika dan profesionalisme khususnya yang terkait dengan praktek profesi di industri. Penekanan akan dilakukan pada: (i) membahas isu etika yang sering dihadapi oleh pelaku profesi; dan (ii) pentingnya etika dalam profesi, standar moral, etika dalam pengambilan keputusan yang bermoral, dan etika dalam praktek.
Membahas karakteristik kimia, mikrobiologis dan sensori bahan dan produk pangan, reaksi-reaksi kimia penting yang melibatkan komponen makro dan mikro pangan, faktor kerusakan pangan yang dapat ditimbulkan oleh terjadinya reaksi kimia atau partumbuhan mikroorganisme, serta pengaruhnya terhadap mutu (termasuk mutu sensori) dan keamanan pangan
Membahas masalah keamanan pangan di Indonesia dan dunia ditinjau dari bahaya mikrobiologi, kimia dan fisik, termasuk alergen, emerging foodborne pathogens (Norovirus, EHEC/STEC dll), maupun emerging food processing contaminants (akrilamid, MCPD. MCPDE dll.) serta upaya pengelolaannya di industri pangan maupun di tataran negara/regulasi. Secara rinci akan dibahas perilaku dan kemampuan menyintas bahaya mikrobiologi , prevalensi dan metode deteksinya. Berbagai bahaya kimia penting, sumber bahaya dalam rantai produksi pangan, dan metode analisisnya akan dipelajari. Materi kuliah ini juga mencakup evaluasi keamanan pangan (ekuivalensi) pangan hasil rekayasa genetika baik terkait asesmen maupun regulasinya. Prinsip analisis risiko dan aplikasinya dalam sistem manajemen keamanan pangan akan diperkenalkan
Dalam mata kuliah ini dibahas prinsip proses pengolahan pangan, proses pengolahan dasar, pendinginan/pembekuan, proses termal (pasteurisasi dan sterilisasi termasuk perhitungan kecukupan panas), dehidrasi, pemanggangan, pemanasan gelombang mikro dan ohmik, ekstrusi, penggorengan, iradiasi, pengawetan non-termal (tekanan hidrostatik, medan listrik, ozonisasi), fermentasi, serta teknologi kombinasi (hurdle). Pada setiap pokok bahasan disajikan contoh proses pengolahan di industri dan studi kasusnya.
Peran regulasi dalam pengaturan pangan baik pada tataran nasional, regional maupun dunia, proses penetapan maupun penerapannya, termasuk lembaga-lembaga pelaksana maupun penetap kebijakan yang terkait, serta contoh kasus-kasus dispute yang mungkin terjadi dan cara penanganannya
Memberikan pengertian kepada mahasiswa tentang pencernaan, penyerapan, dan metabolisme zat-zat gizi di dalam tubuh; perhitungan angka kecukupan gizi; penyakit-penyakit yang terkait dengan gizi salah; pengaruh pengolahan terhadap nilai gizi; kebutuhan zat gizi bagi kelompok khusus (ibu hamil dan menyusui, bayi dan anak balita, remaja dan olahragawan, serta lanjut usia), upaya pengembangan pangan khusus di industri pangan; nutrifikasi pangan; suplementasi pangan; evaluasi nilai gizi; serta label gizi dan klaim kesehatan.
Mata kuliah ini membahas perkembangan-perkembangan mutakhir dalam teknologi dan industri pangan global dan dampaknya pada industri pangan di Indonesia. Isu yang akan dibahas meliputi perkembangan mutakhir teknologi pengolahan dan pengawetan pangan, keamanan dan regulasi pangan (internasional dan nasional), ketahanan pangan, isu lingkungan dan keberlanjutan, isu perubahan iklim, serta isu-isu mutakhir lainnya yang relevan.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kognitif tentang aspek halal dalam industri pangan yang meliputi prinsip, regulasi dan sistem produksi halal di tingkat industri. Topik perkuliahan di antaranya mencakup regulasi dan prosedur sertifikasi halal di Indonesia; prinsip penentuan titik kritis halal bahan makanan dari berbagai sumber; dokumentasi dan implementasi sistem jaminan halal; dan peran dan kualifikasi pengawas halal dan auditor halal. Topik lain yang juga akan dibahas adalah perkembangan ‘halal science and technology’ terkait metode deteksi halal dan eksplorasi alternatif bahan halal.
Konsep dasar teknologi dan peran flavor dalam pengolahan makanan. Topik utama meliputi sumber, klasifikasi dan jenis rasa; pengolahan rasa; penanganan bahan; rasa dalam teknologi industri; kreasi penyedap rasa dan cita rasa; Teknologi pemrosesan ekstrak HVP dan ragi; Teknologi pemrosesan MSG, IMP/GMP; penerapan rasa, metode analisis dan pengendalian mutu; aplikasi dan perkembangan terkini rasa
Membahas kerangka analisis risiko secara umum dan aplikasinya dalam keamanan pangan. Pembahasan mencakup kerangka analisis risiko, risk profiling dan risk ranking, kajian risiko mikrobiologi dan kimia, manajemen risiko dan komunikasi risiko. Pembahasan kajian risiko mencakup metode kajian risiko secara kualitatif dan kuantitatif, analisis data untuk kajian risiko deterministik dan probabilistik, penetapan ML, MRL berbasis ADI, TDI dan PTWI untuk kajian risiko kimia, penetapan dosis-respon untuk kajian risiko mikrobiologi, contoh-contoh kasus kajian risiko keamanan pangan yang dikembangkan di Indonesia dan dunia.
Matakuliah ini membahas pentingnya peranan teknologi pengemasan dalam rantai pasok pangan dengan topik yang luas mulai dari konsep pemilihan bahan kemasan, disain dan pemilihan teknik dan disain kemasan yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan produk mulai dari penanganan pasca panen, penggudangan, transportasi/distribusi, serta pengujian kemasan transportasi dan distribusi. Secara detil matakuliah ini juga membahas Teknik kemasan MAP/CAP/vacuum/gas inert serta teknik pengemasan modern lainnya seperti kemasan aktif, cerdas, nanopackaging, dan trend industry 4.0 dibidang pengemasan, pemodelan dan studi kasus penentuan umur simpan, serta regulasi keamanan kemasan pangan di Indonesia.
Membahas peranan pengembangan produk pangan, manajemen organisasi R&D, manajemen proyek R&D, pengembangan konsep produk pangan baru, manajemen teknologi proses (prototipe hingga produk jadi) produk baru di industri pangan hingga rancangan pemasaran dan pengaruh lingkungannya. Akan dibahas pula pengalaman praktisi dalam pengembangan produk baru di industri pangan terkait. Metode penyampaian materi dilengkapi dengan teknik ’student center learning’. Aktivitas mahasiswa secara mandiri terstruktur dirancang agar mahasiswa mampu menggali masalah, menganalisis penyebab masalah dan mencari alternatif solusi pemecahan masalah serta merancang strategi pengembangan produk pangan baru.
Membahas konsep-konsep dan praktek good practices untuk menjamin keamanan pangan sepanjang rantai pangan dari mulai di ladang sampai siap dikonsumsi (from farm to table). Secara rinci dibahas mengenai Good Agricultural Practices (GAP), Good Manufacturing Practices (GMP), Good Handling Practices (GHP), Good Distribution Practices (GDP) dan Good Retailing Practices (GRP), Good Hygiene Practices dan Good Practices untuk Jasa Boga dan IRTP dalam rangka menghasilkan produk pangan bermutu dan aman secara konsisten. Dibahas pula mengenai traceability dan recall, pendekatan inspeksi modern, metode dan praktek inspeksi penerapan Good Practices.
Memberikan pemahaman tentang konsep dan sistem mutu, sejarah dan perkembangannya, karakteristik mutu produk pangan, konsep dan implementasi Total Quality Management (TQM), penerapan teknik-teknik perancangan, pengendalian dan perbaikan mutu, teknik manajemen mutu Six Sigma, sistem manajemen mutu ISO 9000, sistem manajemen lingkungan ISO 22000, biaya mutu, dokumentasi dan audit mutu, serta kasus penerapan manajemen mutu. Untuk mempertajam implementasi dalam sistem mutu ini dilakukan analisis kasus-kasus dan aplikasi software sebagai pengganti sistem sistem.
Mata kuliah ini membahas khasiat bahan pangan dan mekanisme biologisnya dalam mendukung kesehatan, baik berupa bahan segar maupun produk olahannya, serta komponen penyusunnya yang berupa senyawa gizi dan nongizi (senyawa bioaktif). Materi kuliah ditekankan pada pembahasan tentang teknologi yang banyak digunakan untuk pengembangan produk pangan fungsional. Selain itu dibahas pula tentang tahapan pengembangan pangan fungsional, mulai dari konsep hingga menjadi produk dengan nilai tambah sebagai pangan fungsional, berdasarkan regulasi yang berlaku di tingkat nasional, regional, dan global.
Publikasi ilmiah nasional adalah publikasi yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian atau karya ilmiah di tingkat nasional. Publikasi ilmiah nasional termasuk Prosiding Seminar (International), publikasi yang berisi kumpulan makalah atau artikel hasil presentasi di seminar (International, terindex Scopus). Prosiding seminar (Internmational) sering kali diterbitkan dalam bentuk buku atau jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang disajikan di seminar tersebut.
Publikasi ilmiah internasional ditujukan untuk penyebarluasan hasil penelitian ilmiah orisinal dari bagian disertasi tugas akhir mahasiswa program doktor untuk memberikan informasi kepada kalangan akademisi atau para ahli di bidangnya. Publikasi dilakukan pada berkala ilmiah internasional bereputasi atau terindeks global.