Program Studi (PS) Teknologi Pangan (PS S1 TPN) mempelajari penerapan ilmu pangan untuk pemilihan, pengawetan, pengolahan, pengemasan, distribusi, dan penggunaan pangan yang aman, bergizi, dan sehat. Kurikulum yang diterapkan memenuhi KKNI jenjang 6, dan merujuk pada standar nasional dari Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), dan standar internasional dari Institute of Food Technologist (IFT). Selain memperoleh Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) (No. 6709/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XI/2024), PS Teknologi Pangan IPB juga memperoleh pengakuan internasional dari IFT sejak tahun 2010, International Union of Food Science and Technology (IUFoST) sejak tahun 2013, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN) Jerman sejak tahun 2023, dan European Quality Assurance Food Science and Technology (EQAS) Austria sejak tahun 2023. Penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas didukung oleh 93% dosen yang bergelar Doktor, dan 21 dosen di antaranya merupakan Guru Besar (Profesor). Kegiatan pembelajaran dilaksanakan menggunakan bahasa Indonesia (kelas reguler) dan bahasa Inggris (kelas reguler dan kelas internasional). Terdapat berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran, di antaranya laboratorium, video conference, e-learning, dan pilot plant pengolahan pangan. Mahasiswa PS Teknologi Pangan berkesempatan melakukan pertukaran mahasiswa baik dalam maupun luar negeri, juga menorehkan berbagai prestasi baik nasional dan internasional. Hampir setiap tahun mahasiswa memperoleh penghargaan pada kompetisi Developing Solution for Developing Countries (DSDC) yang diselenggarakan oleh IFTSA, Amerika Serikat. PS Teknologi Pangan menjalin kemitraan dengan industri pangan dan instansi pemerintah dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan penyerapan lulusan. Sebagian besar lulusan (87.3%) bekerja di bidang terkait pangan, terutama industri pangan nasional dan multinasional serta instansi pemerintah, dengan masa tunggu memperoleh pekerjaan pertama selama 2-3 bulan.
Menjadi program studi unggul bereputasi internasional dalam pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi pangan berbasis agromaritim dan biosains tropika.
1. Menyelenggarakan pendidikan teknologi pangan yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, berwawasan global, memiliki growth mindset, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri pangan berkelanjutan.
2. Mengembangkan dan menerapkan penelitian serta inovasi di bidang teknologi pangan berbasis agromaritim dan biosains tropika yang mendukung keamanan, dan mutu pangan.
3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan teknologi pangan yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
4. Mengembangkan jejaring dan kerja sama dengan dunia usaha dan industri, pemerintah, alumni, serta mitra nasional dan internasional untuk mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
CPL1 Menguasai prinsip ilmu pangan (kimia dan analisis pangan, mikrobiologi dan keamanan pangan, rekayasa dan pengolahan pangan, biokimia pangan dan gizi, dan ilmu pangan terapan).
CPL2 Mampu menerapkan prinsip ilmu pangan secara terpadu dalam proses pengolahan pangan untuk menghasilkan pangan yang aman dan bermutu.
CPL3 Mampu berkomunikasi secara lisan dan tulisan yang terkait dengan aspek teknis dan non-teknis.
CPL4 Mampu berfikir secara kritis dan analitis, memecahkan permasalahan, bertanggung jawab atas pekerjaannya secara mandiri, dan membuat keputusan secara tepat berdasarkan data dan informasi.
CPL5 Mampu bekerja dalam tim, berinteraksi dengan orang lain yang berbeda latar belakang, terampil dalam berorganisasi dan memimpin dalam berbagai situasi.
CPL6 Memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat serta berkomitmen terhadap profesionalisme dan nilai-nilai etika.
Pengembangan Ilmu dan Teknologi Pangan meliputi, kimia, mikrobiologi, rekayasa proses, analisis, mutu dan keamanan pangan.
1. Di industri pangan atau industri lain yang terkait: area production planning and inventory control (PPIC), produksi, pengembangan produk baru (R&D), penjaminan dan pengendalian mutu pangan (QA/QC), regulasi (regulatory affair), penggudangan (warehouse), pembelian/pengadaan (procurement), pemasaran (sale & marketing), permesinan pengolahan pangan (food engineer), dsb.
2. Di instansi pemerintah: penyusunan kebijakan bidang pangan, pengawasan, pembinaan/penyuluhan industri pangan, dsb.
3. Lulusan PS S1 TPN juga dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang magister atau menjadi wirausahawan di bidang pangan.
1. Terakreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT)
2. Terakreditasi internasional: Institute of Food Technologists, US sejak tahun 2010 (prodi pertama di luar Amerika Utara yang memperoleh pengakuan ini), International Union of Food Science and Technology (IUFoST) sejak tahun 2013, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN) Jerman sejak tahun 2023, dan European Quality Assurance Food Science and Technology (EQAS) Austria sejak tahun 2023
3. Pembelajaran dalam kelas reguler, kelas berbahasa Inggris, dan kelas Internasional
4. Pengajar >90% bergelar Doktor lulusan luar negeri dan dalam negeri, >50% bergelar profesor
5. Waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama 3-6 bulan.
| Mata Kuliah | Kode | SKS | |
|---|---|---|---|
| Biologi Dasar | BIO2102 | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Fisika Dasar 1 | FIS2101 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah Fisika Dasar 1 membahas besaran dan satuan, vektor, kinematika dan dinamika linear, kerja dan energi, momentum linear, kinematika dan dinamika rotasi, elastisitas, osilasi dan gelombang mekanik, fluida, termodinamika dan kinetika teori gas. Setelah mempelajari topik bahasan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi besaran fisika, satuan, dan persamaannya. Kemudian menjelaskan prinsip, hukum, dan konsep yang mendasari setiap topik serta menggunakan persamaan dan konsep fisika untuk memecahkan berbagai masalah dari fenomenar fisis. |
|||
| Agama Protestan | IPB101 | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Agama Katolik | IPB102 | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu.
|
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Hindu | IPB103 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini dibahas materi: Sejarah Penyebaran Hindu, Weda, Dasar-Dasar Kepercayaan Hindu, Teknik untuk Mencapai Tujuan Agama, Filsafat Hindu, Etika Hindu, Upacara Hindu (Yadnya), Kemasyarakatan Hindu dan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Ketatanegaraan Hindu. |
|||
| Agama Budha | IPB104 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini mahasiswa mempelajari konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, hakekat manusia dan kualitas batin t peran dan tanggung jawabnya dalam kehidupan, dan dirinya merupakan bagian dari masyarakat dan dapat berperan aktif dalam memajukan masyarakatnya. Mahasiswa belajar moralitas untuk mencapai kebahagiaan tertinggi, di samping samadhi dan pañña, belajar hukum yang dibuat manusia dengan hukum universal dan memadukan peranan sains dan Ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa belajar budaya, politik, dan kerukunan antarumat beragama dalam kajian agama Buddha |
|||
| Agama Budha | IPB104 | 3 | |
Deskripsi:Pada mata kuliah ini mahasiswa mempelajari konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, hakekat manusia dan kualitas batin t peran dan tanggung jawabnya dalam kehidupan, dan dirinya merupakan bagian dari masyarakat dan dapat berperan aktif dalam memajukan masyarakatnya. Mahasiswa belajar moralitas untuk mencapai kebahagiaan tertinggi, di samping samadhi dan pañña, belajar hukum yang dibuat manusia dengan hukum universal dan memadukan peranan sains dan Ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa belajar budaya, politik, dan kerukunan antarumat beragama dalam kajian agama Buddha |
|||
| Agama Khonghucu | IPB10B | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Pendidikan Kewarganegaraan | IPB110E | 1 | |
Deskripsi:"Merah Putih Berkibarlah Selamanya" harus diperjuangkan denganPenguatan Karakter Bela Negara Generasi penerus Bangsa Indonesia dalam Penguasaan dan Pengeterapan IPTEK yang berlandaskan pada 4 konsensus dasar Yaitu: Pancasila, UUD Negara Repbublik Indonesia, Semboyan Bhineka Tunggal Ika, dan Tegaknya NKRI guna mewujudkan cita-cita Nasional yang berkelanjutan berdasarkan pada wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, dan kewaspadaan nasional yang selaras dengan prinsi demokratisasi, Otonomi Daerah, Good Governance serta karakter Anti Korupsi |
|||
| Pendidikan Kewarganegaraan | IPB110E | 1 | |
Deskripsi:Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraa memberikan pemahaman terhadap pentingnya kesadaran bela negara generasi penerus bangsa Indonesia dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan NKRI melalui penguasaan dan penerapan iptek yang berlandaskan pada empat konsensus dasar, yaitu nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI guna mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan berdasarkan pada wawasan nusantara, ketahanan nasional dan kewaspadaan nasional yang selaras dengan prinsip demokratisasi, otonomi daerah, good governance, serta karakter antikorupsi. |
|||
| Pendidikan Kewarganegaraan | IPB110E | 1 | |
Deskripsi:Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya kesadaran belanegara generasi penerus bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguasaan dan penerapan IPTEK, yang berlandaskan 4 konsensus dasar yaitu nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI guna mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan yang berdasar pada wawasan nusantara, ketahanan nasional dan kewaspadaan nasional yang selaras dengan prinsip-prinsip demokrasi, otonomi daerah, good governance, serta karakter antikorupsi |
|||
| Pendidikan Kewarganegaraan | IPB110E | 1 | |
Deskripsi:Matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan menjelaskan kajian tentang pendidikan Kewarganegaraan secara konseptual, identitas dan integrasi nasional, nilai dan norma konstitusi, perilaku konstitusionalitas, warga negara dan kewarganegaraan Indonesia, hakikat dan budaya demokrasi, penegakan hukum, wawasan nusantara, ketahanan nasional, dan bela negara. Mata kuliah wajib pendidikan kewarganegaraan bertujuan membentuk mahasiswa sebagai warganegara yang baik , memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air serta memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila (religius humanis, nasionalis, demokratis dan berkeadilan) |
|||
| Bahasa Indonesia | IPB2106 | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini berisi materi yang meningkatkan rasa cinta kebangsaan berupa sejarah bahasa Indonesia. Materi yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan berbahasa berupa penulisan kalimat yang efektif mencakup ejaan, pemilihan kata, dan struktur. Materi untuk keterampilan membaca dan menulis berupa teknik penyusunan paragraf, penyusunan teks, pemilihan bacaan, berpikir kritis, dan penyusunan karya ilmiah. Materi untuk keterampilan berbahasa lisan berupa penyajian lisan. Hasil karya mahasiswa dalam bentuk kerangka paragraf, paragraf, jenis teks, salindia, video, dan makalah hasil penelitian sederhana |
|||
| Agama Islam | IPB210A | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Pertanian Inovatif | IPB210C | 2 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Pendidikan Pancasila | IPB210D | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah Pendidikan Pancasila sebagai Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) |
|||
| Pendidikan Kewarganegaraan | IPB210E | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan menjelaskan kajian tentang pendidikan kewarganegaraan secara konseptual, identitas dan integrasi nasional, nilai dan norma konstitusi, perilaku konstitusionalitas, warga negara dan kewarganegaraan Indonesia, hakikat dan budaya demokrasi, penegakan hukum, wawasan nusantara, ketahanan nasional, dan bela negara. Mata Kuliah Wajib Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan membentuk mahasiswa sebagai warga negara yang baik, memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air serta memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila (religious, humanis, nasionalis, demokratis dan berkeadilan). |
|||
| Bahasa Inggris | IPB210F | 2 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Kimia Organik I | KIM1221 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas konsep dasar pembentukan dan pemutusan |
|||
| Kimia Organik I | KIM1221 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas konsep dasar pembentukan dan pemutusan |
|||
| Kimia Organik I | KIM1221 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah Kimia Organik 2 ini merupakan mata kuliah wajib Departemen Kimia. Mata kuliah ini diberikan untuk membekali pengetahuan |
|||
| Kimia Organik I | KIM1221 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah Kimia Organik 2 ini merupakan mata kuliah wajib Departemen Kimia. Mata kuliah ini diberikan untuk membekali pengetahuan |
|||
| Kimia Dasar 1 | KIM2101 | 3 | |
Deskripsi:
|
|||
| Kimia Organik | KIM220 | 3 | |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
|||
| Berpikir Komputasional | KOM2102 | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas konsep dasar berpikir komputasional sebagai pendekatan sistematis dalam menyelesaikan masalah berbasis komputasi. Pokok bahasan mencakup literasi digital dan etika penggunaan teknologi informasi, serta penerapan prinsip-prinsip abstraksi, dekomposisi, pengenalan pola, dan penyusunan algoritme. Mahasiswa akan dikenalkan dengan notasi algoritme dalam bentuk naratif, flowchart, dan pseudocode, serta memperoleh pengalaman praktik melalui block programming. Selain itu, dibahas pula konsep variabel, operator, tipe data (termasuk data teks), struktur kendali (percabangan dan perulangan), fungsi, struktur data dasar, serta algoritme pencarian dan pengurutan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan solusi berbasis pola pikir komputasional secara logis, sistematis, dan etis dengan memanfaatkan teknologi komputasi. |
|||
| Berpikir Komputasional | KOM2102 | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas konsep dasar berpikir komputasional sebagai pendekatan sistematis dalam menyelesaikan masalah berbasis komputasi. Pokok bahasan mencakup literasi digital dan etika penggunaan teknologi informasi, serta penerapan prinsip-prinsip abstraksi, dekomposisi, pengenalan pola, dan penyusunan algoritme. Mahasiswa akan dikenalkan dengan notasi algoritme dalam bentuk naratif, flowchart, dan pseudocode, serta memperoleh pengalaman praktik melalui block programming. Selain itu, dibahas pula konsep variabel, operator, tipe data (termasuk data teks), struktur kendali (percabangan dan perulangan), fungsi, struktur data dasar, serta algoritme pencarian dan pengurutan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan solusi berbasis pola pikir komputasional secara logis, sistematis, dan etis dengan memanfaatkan teknologi komputasi. |
|||
| Sosiologi | KPM2131 | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa Mengembangkan pola pikir mencari tahu (inquiring mind) berdasarkan konsep-konsep dan teori sosiologi (aspek pengetahuan), Melatih pola pikir antisipatif terhadap konsekuensi suatu proses perubahan akibat tindakan manusia (realitas dan masalah sosial) di masyarakat pada berbagai aras (aspek pemahaman-sikap), dan Melatih respon proaktif penuh minat terhadap perubahan sosial pada society 1.0 hingga society 5.0 (aspek aplikasi) serta mengenalkan keterampilan tentang metode pendekatan dan pemecahan permasalahan sosial di masyarakat. Topik-topik yang akan disampaikan dalam mata kuliah antara lain (1) Memahami Masyarakat secara Sosiologis; (2) Interaksi Sosial: Membangun Kerjasama dan Memfungsikan Konflik Sosial; (3) Potret Masyarakat dilihat dengan Lensa Struktur Sosial; (4) Keragaman dan Eksistensi Budaya Indonesia; (5) Dinamika Lembaga Sosial; (6) Dinamika Grup dalam Masyarakat yang Berubah; (7) Birokrasi dan Pecegahan Korupsi; (8) Dinamika Stratifikasi dan Mobilitas Sosial di Indonesia pada Era Digital; (9) Kekuasaan dan Wewenang; (10) Komunikasi: Merajut Hubungan Sosial; (11) Krisis Ekologi dan Modernisasi Ekologi; (12) Gender, Kesetaraan dan Inklusi Sosial; serta (13) Perubahan Sosial dalam Arus Globalisasi. |
|||
| Sosiologi | KPM2131 | 2 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa Mengembangkan pola pikir mencari tahu (inquiring mind) berdasarkan konsep-konsep dan teori sosiologi (aspek pengetahuan), Melatih pola pikir antisipatif terhadap konsekuensi suatu proses perubahan akibat tindakan manusia (realitas dan masalah sosial) di masyarakat pada berbagai aras (aspek pemahaman-sikap), dan Melatih respon proaktif penuh minat terhadap perubahan sosial pada society 1.0 hingga society 5.0 (aspek aplikasi) serta mengenalkan keterampilan tentang metode pendekatan dan pemecahan permasalahan sosial di masyarakat. Topik-topik yang akan disampaikan dalam mata kuliah antara lain (1) Memahami Masyarakat secara Sosiologis; (2) Interaksi Sosial: Membangun Kerjasama dan Memfungsikan Konflik Sosial; (3) Potret Masyarakat dilihat dengan Lensa Struktur Sosial; (4) Keragaman dan Eksistensi Budaya Indonesia; (5) Dinamika Lembaga Sosial; (6) Dinamika Grup dalam Masyarakat yang Berubah; (7) Birokrasi dan Pecegahan Korupsi; (8) Dinamika Stratifikasi dan Mobilitas Sosial di Indonesia pada Era Digital; (9) Kekuasaan dan Wewenang; (10) Komunikasi: Merajut Hubungan Sosial; (11) Krisis Ekologi dan Modernisasi Ekologi; (12) Gender, Kesetaraan dan Inklusi Sosial; serta (13) Perubahan Sosial dalam Arus Globalisasi. |
|||
| Matematika 1 | MAT2113 | 4 | |
Deskripsi:Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari konsep dasar logika matematika, matriks dan system persamaan linear, pemrograman linear, konsep dasar fungsi, limit dan kekontinuan serta konsep dasar turunan dan integral fungsi satu peubah |
|||
| Statistika dan Analisis Data | STA2111 | 3 | |
Deskripsi:Mata kuliah ini menjelaskan tentang konsep dasar statistika, pengertian tentang beberapa istilah dalam statistika (sampel, populasi, data, dll); berbagai tehnik memahami data (data understanding), yang meliputi penyajian dan peringkasan data, eksplorasi tentang keberadaan nilai ekstrim, eksplorasi pola sebaran, eksplorasi perbandingan antar grup, dan eksplorasi hubungan antar ariable; pemodelan (modelling), yang meliputi asosiasi, korelasi dan pengenalan model regresi linier; pengertian beberapa metode pengumpulan data, manajemen data serta beberapa tehnik penyajian informasi dalam presentasi hasil analisis, yang dapat diterapkan pada berbagai bidang terapan, seperti Pertanian, Biologi, Sosial, Bisnis, dan sebagainya. Mata kuliah ini juga menjadi dasar bagi mata ajaran bagi mata kuliah statistika lebih lanjut seperti Analisis Data Kategorik, Analisis Regresi, Perancangan Percobaan, Statistika Pengendalian Mutu, dan Analisis Deret Waktu. |
|||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Pengembangan Talenta | IPB203 | 2 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya. |
||
| Kewirausahaan Sosial | IPB306 | 3 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas: |
||
| Kimia Fisik | KIM 202 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di indus-tri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplika-sinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN1201 | 2 |
Deskripsi:Gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di industri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplikasinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Dasar Kimia dan Biokimia Pangan | TPN1202 | 3 |
Deskripsi:Review dasar ilmu kimia (larutan dan konsentrasi, sistem bufer, reaksi asam-basa, kesetimbangan kimia, dan kinetika reaksi). Praktik di laboratorium untukmengetahui struktur makromolekul, teknik ekstraksi dan pemisahan komponenbahan pangan, identifikasi sifat fungsional komponen pangan (karbohidrat, protein, lemak, dan komponen mikro), pengaruh pengolahan terhadap komponenpangan, kerja enzim dan kinetika. |
||
| Dasar Kimia dan Biokimia Pangan | TPN1202 | 3 |
Deskripsi:Review dasar ilmu kimia (larutan dan konsentrasi, sistem bufer, reaksi asam-basa, kesetimbangan kimia, dan kinetika reaksi). Praktik di laboratorium untukmengetahui struktur makromolekul, teknik ekstraksi dan pemisahan komponenbahan pangan, identifikasi sifat fungsional komponen pangan (karbohidrat, protein, lemak, dan komponen mikro), pengaruh pengolahan terhadap komponenpangan, kerja enzim dan kinetika. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas prinsip komposisi kimia, struktur, sifat fisikokimia, dan reaksi komponen pangan yang menyusun sistem pangan, baik komponen makro (air, karbohidrat, lipid, dan protein) maupun komponen mikro (vitamin, mineral, pigmen, flavor, bahan tambahan pangan, dan toksikan). Hubungan antara komponen-komponen pangan tersebut dengan stabilitas pangan selama proses pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatannya juga dibahas. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tentang komponen kimia pangan meliputi struktur dan sifat komponen pangan (air, karbohidrat, protein, lipid, komponen lain dan bahan tambahan pangan), serta perubahan kimia yang terjadi selama pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatan. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tentang komponen kimia pangan meliputi struktur dan sifat komponen pangan (air, karbohidrat, protein, lipid, komponen lain dan bahan tambahan pangan), serta perubahan kimia yang terjadi selama pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatan. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tentang komponen kimia pangan meliputi struktur dan sifat komponen pangan (air, karbohidrat, protein, lipid, komponen lain dan bahan tambahan pangan), serta perubahan kimia yang terjadi selama pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatan. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tentang komponen kimia pangan meliputi struktur dan sifat komponen pangan (air, karbohidrat, protein, lipid, komponen lain dan bahan tambahan pangan), serta perubahan kimia yang terjadi selama pengolahan, penyimpanan, dan pemanfaatan. |
||
| Kimia Pangan | TPN1211 | 3 |
Deskripsi:This course discusses chemical components of foods including the structure and properties of food components (water, carbohydrates, protein, lipids, other components and food additives), and the chemistry of changes occurring during processing, storage, and utilization. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Covers basic microbiology (cell and molecular biology, mitosis and meiosis, principles of genetics, developmental biology, cell structure and function, photosynthesis, respiration, evolution, diversity of life, DNA structure, and replication), and microbiology in the food sector. Microbiology in the food sector covers microbial growth, intrinsic and extrinsic factors that influence microbial growth in food, principles of microbial calculation in food ingredients, principles of the fermentation process and the role of beneficial microbes for food, role of microbes in microbiological spoilage of various types of food and yields processed products, pathogenic microbes in foodstuffs and diseases caused by pathogens as well as principles for controlling these microbes. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas prinsip dasar mikrobiologi yang meliputi: struktur dan fungsi sel mikroba, metabolisme, genetika mikroba, karakter mikroba (bacteri, kapang, khamir, virus, dst.). Pola pertumbuhan mikroba, faktor intrinsik dan ekstrinsik dan hubungannya dengan pertumbuhan mikroba; prinsip fermentasi pangan dan kegunaan mikroba; peranan mikroba dalam kerusakan pangan; mikroba patogen: infeksi dan intoksikasi, mikotoksin, virus, parasit; prinsip pengendalian dan prinsip analisis mikroba baik secara kualitatif maupun kuantitatif. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini mencakup prinsip-prinsip dasar mikroorganisme yang meliputi: struktur dan fungsi sel mikroba, metabolisme, genetika mikroba, serta karakteristik mikroorganisme (bakteri, kapang, khamir, dan virus). Dibahas juga karakteristik pertumbuhan mikroba, faktor intrinsik dan ekstrinsik serta hubungannya dengan pertumbuhan mikroba; prinsip-prinsip fermentasi pangan dan peran mikroba yang menguntungkan; peran mikroorganisme dalam kerusakan pangan; mikroorganisme patogen, infeksi dan intoksikasi, mikotoksin, virus, dan parasit; prinsip-prinsip pengendalian pertumbuhan mikroba; serta analisis mikrobiologi kualitatif dan kuantitatif. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Membahas mikrobiologi dasar (biologi sel dan molekuler, mitosis dan meiosis, prinsip genetika, biologi perkembangan, struktur dan fungsi sel, fotosintesis, respirasi, evolusi, keragaman kehidupan, struktur DNA, dan replikasi), dan mikrobiologi di bidang pangan. Mikrobiologi bidang pangan mencakup pertumbuhan mikroba, faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi pertumbuhan mikroba dalam bahan pangan, prinsip perhitungan mikroba dalam bahan pangan, prinsip proses fermentasi dan peran mikroba yang menguntungkan untuk pangan, peran mikroba dalam kerusakan mikrobiologis berbagai jenis bahan pangan dan hasil olahannya, mikroba patogen di dalam bahan pangan dan penyakit yang diakibatkan oleh patogen serta prinsip untuk mengendalikan mikroba tersebut. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mencakup mikrobiologi dasar (biologi sel dan molekuler, mitosis dan meiosis, prinsip genetika, biologi perkembangan, struktur dan fungsi sel, fotosintesis, respirasi, evolusi, keragaman kehidupan, struktur DNA, dan replikasi), dan mikrobiologi di bidang pangan. Mikrobiologi bidang pangan mencakup pertumbuhan mikroba, faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi pertumbuhan mikroba dalam bahan pangan, prinsip perhitungan mikroba dalam bahan pangan, prinsip proses fermentasi dan peran mikroba yang menguntungkan untuk pangan, peran mikroba dalam kerusakan mikrobiologis berbagai jenis bahan pangan dan hasil olahannya, mikroba patogen di dalam bahan pangan dan penyakit yang diakibatkan oleh patogen serta prinsip untuk mengendalikan mikroba tersebut. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mencakup mikrobiologi dasar (biologi sel dan molekuler, mitosis dan meiosis, prinsip genetika, biologi perkembangan, struktur dan fungsi sel, fotosintesis, respirasi, evolusi, keragaman kehidupan, struktur DNA, dan replikasi), dan mikrobiologi di bidang pangan. Mikrobiologi bidang pangan mencakup pertumbuhan mikroba, faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi pertumbuhan mikroba dalam bahan pangan, prinsip perhitungan mikroba dalam bahan pangan, prinsip proses fermentasi dan peran mikroba yang menguntungkan untuk pangan, peran mikroba dalam kerusakan mikrobiologis berbagai jenis bahan pangan dan hasil olahannya, mikroba patogen di dalam bahan pangan dan penyakit yang diakibatkan oleh patogen serta prinsip untuk mengendalikan mikroba tersebut. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mencakup mikrobiologi dasar (biologi sel dan molekuler, mitosis dan meiosis, prinsip genetika, biologi perkembangan, struktur dan fungsi sel, fotosintesis, respirasi, evolusi, keragaman kehidupan, struktur DNA, dan replikasi), dan mikrobiologi di bidang pangan. Mikrobiologi bidang pangan mencakup pertumbuhan mikroba, faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi pertumbuhan mikroba dalam bahan pangan, prinsip perhitungan mikroba dalam bahan pangan, prinsip proses fermentasi dan peran mikroba yang menguntungkan untuk pangan, peran mikroba dalam kerusakan mikrobiologis berbagai jenis bahan pangan dan hasil olahannya, mikroba patogen di dalam bahan pangan dan penyakit yang diakibatkan oleh patogen serta prinsip untuk mengendalikan mikroba tersebut. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN1221 | 3 |
Deskripsi:Mencakup mikrobiologi dasar (biologi sel dan molekuler, mitosis dan meiosis, prinsip genetika, biologi perkembangan, struktur dan fungsi sel, fotosintesis, respirasi, evolusi, keragaman kehidupan, struktur DNA, dan replikasi), dan mikrobiologi di bidang pangan. Mikrobiologi bidang pangan mencakup pertumbuhan mikroba, faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi pertumbuhan mikroba dalam bahan pangan, prinsip perhitungan mikroba dalam bahan pangan, prinsip proses fermentasi dan peran mikroba yang menguntungkan untuk pangan, peran mikroba dalam kerusakan mikrobiologis berbagai jenis bahan pangan dan hasil olahannya, mikroba patogen di dalam bahan pangan dan penyakit yang diakibatkan oleh patogen serta prinsip untuk mengendalikan mikroba tersebut. |
||
| Biokimia Pangan Dasar | TPN1241 | 3 |
Deskripsi:Konsep dasar hubungan struktur-fungsi biokimia, reaktivitas, dan termodina-mika. Pembahasan meliputi struktur biologis, enzim, membran, produksi energi,metabolisme komponen makro (karbohidrat, lipida, dan asam amino), transduksi sinyal, transportasi melintasi membran, replikasi dan perbaikan DNA, transkripsi dan terjemahan, motor molekuler, dan biosintesis alami produk pangan. |
||
| Biokimia Pangan Dasar | TPN1241 | 3 |
Deskripsi:Matakuliah ini memperkenalkan dan membahas tentang konsep dasar struktur, fungsi dan peran senyawa dari pangan yang aktif untuk berbagai proses dan reaksi biologis. Topik yang disajikan dalam mata kuliah ini meliputi struktur biologis (mulai dari membran dan organel dalam sel hingga organisme utuh), senyawa yang terlibat dan diperlukan untuk reaksi biokimiawi terjadi, protein dan enzim, termodinamika dalam reaksi biokimiawi, energy dan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, DNA replikasi dan regulasinya, dan perubahan biokimiawi pada komoditas pasca panen. Pada akhir 13 sesi perkuliahan terdapat pertemuan dengan dosen tamu untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai aplikasi aspek biokimia pada dunia nyata/industri. |
||
| Biokimia Pangan Dasar | TPN1241 | 3 |
Deskripsi:Membahas konsep dasar hubungan struktur-fungsi biokimia, reaktivitas, dan termodinamika. Pembahasan meliputi struktur biologis, enzim, membran, produksi energi, metabolisme komponen makro (karbohidrat, lipida, dan asam amino), transduksi sinyal, transportasi melintasi membran, replikasi dan perbaikan DNA, transkripsi dan terjemahan, motor molekuler, dan biosintesis alami produk pangan. |
||
| Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan | TPN2201 | 2 |
Deskripsi:Prasyarat : - Memberikan gambaran umum lingkup ilmu dan teknologi pangan, dan aplikasinya di industri pangan. Mengenal bahan pangan (pengelompokan, komposisi, dan faktor penyebab kerusakan). Pengertian mutu dan keamanan pangan, prinsip teknologi pengawetan dan pengolahan pangan (suhu dingin dan suhu rendah) dan aplikasinya di industri pangan. Kaitan antara ilmu sains dasar dengan bidang ilmu dan teknologi pangan. Peran teknologi pangan dalam meningkatkan rantai nilai dan nilai tambah hasil pertanian. Kompetensi dan keprofesian teknologi pangan, pentingnya etika profesi dan soft skills di bidang karir teknologi pangan, termasuk dalam menghadapi revolusi industri 4.0. |
||
| Dasar Kimia dan Biokimia Pangan | TPN2202 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Kimia Pangan | TPN2211 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mikrobiologi Pangan | TPN2221 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN2231 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Biokimia Pangan | TPN2241 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Pembelajaran Emosi & Sosial | IPB205 | 2 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain. |
||
| Pengembangan Masyarakat | IPB305 | 3 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup: |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Membahas penerapan peraturan perundangan pangan pada tingkatan undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri/kepala badan, dan peraturan teknis lainnya di bidang pangan, yang terkait dengan keamanan dan mutu pangan secara umum, pembagian kewenangan dalam pengawasan keamanan pangan nasional, kategori pangan, prosedur pengurusan izin edar (MD, ML, dan P-IRT), peraturan pelabelan pangan (pelabelan umum, informasi nilai gizi, klaim pangan dan keterangan halal). Dibahas juga peranan dan luaran dari organisasi internasional Codex Alimentarius Commission (CAC) dan kaitannya dengan proses penyusunan peraturan pangan nasional. Proses pembelajaran menerapkan pendekatan problem based learning (PBL). |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Membahas peraturan pangan nasional (undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri/kepala badan, dan peraturan teknis) yang terkait dengan aspek keamanan dan mutu pangan dalam sistem pangan nasional. Pembahasan difokuskan pada penerapan peraturan pangan dalam kasus-kasus nyata yang terjadi di masyarakat yang terkait dengan sistem manajemen keamanan pangan dan pelabelan pangan (pelabelan umum, informasi nilai gizi, klaim dan halal), yang dibahas melalui pendekatan problem-based learning. Codex Alimentarius Commission dan kaitannya dengan peraturan nasional juga dibahas. |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Peranan peraturan pangan baik pada tingkat nasional maupun internasional dalam melindungi konsumen dan produsen pangan; proses penetapan suatu peraturan pangan dan penerapannya, termasuk lembaga penetap kebijakan dan pelaksana yang terkait; kebutuhan dan pilihan peraturan pangan yang digunakan oleh negara dan badan internasional (seperti Codex Alimentarius Commission) pada aspek keamanan pangan, mutu dan gizi pangan, kehalalan dan pelabelan; serta penerapan peraturan pangan di masyarakat baik untuk tujuan ekspor, konsumsi dalam negeri, maupun impor. |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Peranan peraturan pangan baik pada tingkat nasional maupun internasional dalam melindungi konsumen dan produsen pangan; proses penetapan suatu peraturan pangan dan penerapannya, termasuk lembaga penetap kebijakan dan pelaksana yang terkait; kebutuhan dan pilihan peraturan pangan yang digunakan oleh negara dan badan internasional (seperti Codex Alimentarius Commission) pada aspek keamanan pangan, mutu dan gizi pangan, kehalalan dan pelabelan; serta penerapan peraturan pangan di masyarakat baik untuk tujuan ekspor, konsumsi dalam negeri, maupun impor. |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Peranan peraturan pangan baik pada tingkat nasional maupun internasional dalam melindungi konsumen dan produsen pangan; proses penetapan suatu peraturan pangan dan penerapannya, termasuk lembaga penetap kebijakan dan pelaksana yang terkait; kebutuhan dan pilihan peraturan pangan yang digunakan oleh negara dan badan internasional (seperti Codex Alimentarius Commission) pada aspek keamanan pangan, mutu dan gizi pangan, kehalalan dan pelabelan; serta penerapan peraturan pangan di masyarakat baik untuk tujuan ekspor, konsumsi dalam negeri, maupun impor. |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Peranan peraturan pangan baik pada tingkat nasional maupun internasional dalam melindungi konsumen dan produsen pangan; proses penetapan suatu peraturan pangan dan penerapannya, termasuk lembaga penetap kebijakan dan pelaksana yang terkait; kebutuhan dan pilihan peraturan pangan yang digunakan oleh negara dan badan internasional (seperti Codex Alimentarius Commission) pada aspek keamanan pangan, mutu dan gizi pangan, kehalalan dan pelabelan; serta penerapan peraturan pangan di masyarakat baik untuk tujuan ekspor, konsumsi dalam negeri, maupun impor. |
||
| Peraturan Pangan | TPN1203 | 2 |
Deskripsi:Peranan peraturan pangan baik pada tingkat nasional maupun internasional dalam melindungi konsumen dan produsen pangan; proses penetapan suatu peraturan pangan dan penerapannya, termasuk lembaga penetap kebijakan dan pelaksana yang terkait; kebutuhan dan pilihan peraturan pangan yang digunakan oleh negara dan badan internasional (seperti Codex Alimentarius Commission) pada aspek keamanan pangan, mutu dan gizi pangan, kehalalan dan pelabelan; serta penerapan peraturan pangan di masyarakat baik untuk tujuan ekspor, konsumsi dalam negeri, maupun impor. |
||
| Praktikum Mikrobiologi Pangan | TPN1222 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik umum dan standar yang digunakan padauji mikrobiologi, pengawetan kultur, metode penghitungan mikroorganisme, analisis kecukupan sanitasi dan analisis bakteri patogen, fermentasi pangan tradisional maupun untuk menghasilkan produk mikroorganisme (enzim dan sebagainya). Pada akhir praktikum dilakukan ujian teori praktikum dan ujian praktik. Dua dari beberapa materi ujian praktik yaitu kerja aseptik dan penggunaan mikroskop digunakan untuk menentukan standardized test yang merupakan kompetensi dasar dalam praktik mikrobiologi |
||
| Praktikum Mikrobiologi Pangan | TPN1222 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik umum dan standar yang digunakan padauji mikrobiologi, pengawetan kultur, metode penghitungan mikroorganisme, analisis kecukupan sanitasi dan analisis bakteri patogen, fermentasi pangan tradisional maupun untuk menghasilkan produk mikroorganisme (enzim dan sebagainya). Pada akhir praktikum dilakukan ujian teori praktikum dan ujian praktik.Dua dari beberapa materi ujian praktik yaitu kerja aseptik dan penggunaanmikroskop digunakan untuk menentukan standardized test yang merupakan kompetensi dasar dalam praktik mikrobiologi |
||
| Praktikum Mikrobiologi Pangan | TPN1222 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik umum dan standar yang digunakan padauji mikrobiologi, pengawetan kultur, metode penghitungan mikroorganisme, analisis kecukupan sanitasi dan analisis bakteri patogen, fermentasi pangan tradisional maupun untuk menghasilkan produk mikroorganisme (enzim dan sebagainya). Pada akhir praktikum dilakukan ujian teori praktikum dan ujian praktik.Dua dari beberapa materi ujian praktik yaitu kerja aseptik dan penggunaanmikroskop digunakan untuk menentukan standardized test yang merupakan kompetensi dasar dalam praktik mikrobiologi |
||
| Praktikum Mikrobiologi Pangan | TPN1222 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik umum dan standar yang digunakan padauji mikrobiologi, pengawetan kultur, metode penghitungan mikroorganisme, analisis kecukupan sanitasi dan analisis bakteri patogen, fermentasi pangan tradisional maupun untuk menghasilkan produk mikroorganisme (enzim dan sebagainya). Pada akhir praktikum dilakukan ujian teori praktikum dan ujian praktik.Dua dari beberapa materi ujian praktik yaitu kerja aseptik dan penggunaanmikroskop digunakan untuk menentukan standardized test yang merupakan kompetensi dasar dalam praktik mikrobiologi |
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi bahan tambahan pangan, alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi fungi, fermentasi biomassa dan fermentasi dengan garam tinggi yang biasa diaplikasikan di industri pangan; pengawetan dan manfaat kesehatan pangan fermentasi dan strategi peningkatannya. Mata kuliah ini didisain untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa agar mereka mampu mendisain dan menerapkan teknologi fermentasi pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kulitas, umur simpan dan keamanan pangan fermentasi serta meningkatkan manfaat kesehatannya.
|
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi bahan tambahan pangan, alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi fungi, fermentasi biomassa dan fermentasi dengan garam tinggi yang biasa diaplikasikan di industri pangan; pengawetan dan manfaat kesehatan pangan fermentasi dan strategi peningkatannya. Mata kuliah ini didisain untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa agar mereka mampu mendisain dan menerapkan teknologi fermentasi pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kulitas, umur simpan dan keamanan pangan fermentasi serta meningkatkan manfaat kesehatannya.
|
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi bahan tambahan pangan, alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi fungi, fermentasi biomassa dan fermentasi dengan garam tinggi yang biasa diaplikasikan di industri pangan; pengawetan dan manfaat kesehatan pangan fermentasi dan strategi peningkatannya. Mata kuliah ini didisain untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa agar mereka mampu mendisain dan menerapkan teknologi fermentasi pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kulitas, umur simpan dan keamanan pangan fermentasi serta meningkatkan manfaat kesehatannya. |
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi bahan tambahan pangan, dan fermentasi biomassa. |
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi bahan tambahan pangan, dan fermentasi biomassa |
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN1223 | 2 |
Deskripsi:Pemanfaatan mikroorganisme dalam teknologi fermentasi/bioteknologi yang mencakup cara isolasi, pemuliaan galur, pengawetan kultur, genetika dan regulasi, teknik fermentasi serta kinetika fermentasi, serta beberapa contoh aplikasi prinsip fermentasi yang mencakup teknologi fermentasi alkohol, asam asetat, asam laktat, fermentasi bahan tambahan pangan, dan fermentasi biomassa. |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN1231 | 3 |
Deskripsi:Dasar-dasar rekayasa proses pangan yang digunakan dalam industri pangan mencakup pengantar dan ikhtisar rekayasa reaksi, jenis-jenis reaktor dan kinetika reaksi, kesetimbangan massa dan energi, pindah panas (tunak dan tidak tunak), mekanika fluida, pengadukan dan pencampuran, emulsifikasi dan homogenisasi, instrumentasi dan ikhtisar sistem pengendali di industri pangan, teknologi membran dan reaktor membran, serta ikhtisar unit operasi lengkap pada contoh industri pengolahan pangan. |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN1231 | 3 |
Deskripsi:Dasar-dasar rekayasa proses pangan yang digunakan dalam industri pangan (pengantar dan ikhtisar rekayasa reaksi, jenis-jenis reaktor dan kinetika reaksi, kesetimbangan massa dan energi, pindah panas (tunak dan tidak tunak), mekanika fluida, pengadukan dan pencampuran, emulsifikasi dan homogenisasi, instrumentasi dan ikhtisar sistem pengendali di industri pangan, teknologi membran dan membran reaktor, serta ikhtisar unit operasi lengkap pada contoh industri pengolahan pangan). |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN1231 | 3 |
Deskripsi:Dasar-dasar rekayasa proses pangan yang digunakan dalam industri pangan (pengantar dan ikhtisar rekayasa reaksi, jenis-jenis reaktor dan kinetika reaksi, kesetimbangan massa dan energi, pindah panas (tunak dan tidak tunak), mekanika fluida, pengadukan dan pencampuran, emulsifikasi dan homogenisasi, instrumentasi dan ikhtisar sistem pengendali di industri pangan, teknologi membran dan membran reaktor, serta ikhtisar unit operasi lengkap pada contoh industri pengolahan pangan). |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN1231 | 3 |
Deskripsi:Dasar-dasar rekayasa proses pangan yang digunakan dalam industri pangan (pengantar dan ikhtisar rekayasa reaksi, jenis-jenis reaktor dan kinetika reaksi, kesetimbangan massa dan energi, pindah panas (tunak dan tidak tunak), mekanika fluida, pengadukan dan pencampuran, emulsifikasi dan homogenisasi, instrumentasi dan ikhtisar sistem pengendali di industri pangan, teknologi membran dan membran reaktor, serta ikhtisar unit operasi lengkap pada contoh industri pengolahan pangan). |
||
| Dasar Teknik Industri Pangan | TPN1231 | 3 |
Deskripsi:Dasar-dasar rekayasa proses pangan yang digunakan dalam industri pangan (pengantar dan ikhtisar rekayasa reaksi, jenis-jenis reaktor dan kinetika reaksi, kesetimbangan massa dan energi, pindah panas (tunak dan tidak tunak), mekanika fluida, pengadukan dan pencampuran, emulsifikasi dan homogenisasi, instrumentasi dan ikhtisar sistem pengendali di industri pangan, teknologi membran dan membran reaktor, serta ikhtisar unit operasi lengkap pada contoh industri pengolahan pangan). |
||
| Rekayasa Proses Pangan 1 | TPN1232 | 3 |
Deskripsi:Dasar rekayasa pangan yang mencakup unit operasi berbasis perpindahan massa/neraca massa (mass balance), kesetimbangan massa (mass equilibrium), perpindahan panas (heat balance) dan operasi mekanik, beserta dengan perhitungan dan penerapannya di industri pangan. |
||
| Rekayasa Proses Pangan 1 | TPN1232 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tata letak pabrik (lay out), utilitas, dasar rekayasa pangan yang mencakup unit operasi berbasis perpindahan massa (mass transfer), neraca massa (mass balance), kesetimbangan massa (mass equilibrium), perpindahan panas (heat transfer), dan neraca panas (heat balance) yang terkait dengan operasi pemanasan - pendinginan/pembekuan dan operasi mekanik beserta dengan perhitungannya dan penerapannya di Industri Pangan. |
||
| Rekayasa Proses Pangan 1 | TPN1232 | 3 |
Deskripsi:Rekayasa proses pangan 1 membahas tata letak pabrik, utilitas, serta dasar-dasar teknik pangan yang meliputi satuan operasi berbasis perpindahan massa, neraca massa, kesetimbangan fasa, perpindahan panas, dan neraca panas (yang berkaitan dengan operasi pemanasan seperti pendinginan/pembekuan), serta operasi mekanik, beserta perhitungan dan penerapannya dalam industri pangan. |
||
| Evaluasi Sensori | TPN1233 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah Evaluasi Sensori membahas penggunaan indera manusia untuk mengamati/mengukur karakteristik dan tingkat penerimaan produk pangan, serta penerapannya dalam pengendalian mutu dan penelitian. Mata kuliah ini mencakup pengenalan atribut sensori yang berkaitan dengan kualitas dan penerimaan produk pangan; mekanisme sensori; dasar fisik-psikologis dalam pengujian sensori; Good Sensory Practice, termasuk persyaratan laboratorium sensori, persiapan dan seleksi panelis, serta persiapan sampel dalam pengujian sensori; metode-metode pengujian sensori; penerapan statistika dalam pengolahan data sensori; serta aplikasi evaluasi sensori di industri pangan. Mata kuliah ini juga mencakup kegiatan praktikum untuk meningkatkan keterampilan dan keberhasilan mahasiswa. |
||
| Evaluasi Sensori | TPN1233 | 3 |
Deskripsi:Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukur/mengobservasi sifat dan akseptabilitas pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian yang meliputi pengenalan sifat organoleptik, mekanisme penginderaan, panca indera dan rangsangan, manusia sebagai panelis, laboratorium organoleptik, penyajian dan persiapan uji, pemilihan metode uji, dan pengolahan data uji organoleptik. Praktik di laboratorium memberikan pengetahuan praktis tentang prinsip uji sensori. |
||
| Evaluasi Sensori | TPN1233 | 3 |
Deskripsi:Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukur/mengobservasi sifat dan akseptabilitas pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian yang meliputi pengenalan sifat organoleptik, mekanisme penginderaan, panca indera dan rangsangan, manusia sebagai panelis, laboratorium organoleptik, penyajian dan persiapan uji, pemilihan metode uji, dan pengolahan data uji organoleptik. Praktik di laboratorium memberikan pengetahuan praktis tentang prinsip uji sensori. |
||
| Evaluasi Sensori | TPN1233 | 3 |
Deskripsi:Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukur/mengobservasi sifat dan akseptabilitas pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian yang meliputi pengenalan sifat organoleptik, mekanisme penginderaan, panca indera dan rangsangan, manusia sebagai panelis, laboratorium organoleptik, penyajian dan persiapan uji, pemilihan metode uji, dan pengolahan data uji organoleptik. Praktik di laboratorium memberikan pengetahuan praktis tentang prinsip uji sensori. |
||
| Metabolisme Komponen Pangan | TPN1242 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas sumber, peran, dan fungsi komponen pangan yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, serta komponen non-gizi lainnya seperti serat pangan, pigmen tumbuhan, dan polifenol. Mata kuliah ini juga membahas metabolisme zat gizi, termasuk pencernaan dan penyerapan karbohidrat, protein, dan lemak, penyerapan vitamin dan mineral, serta distribusi zat hasil metabolisme tersebut ke sel-sel tubuh manusia untuk proses metabolisme lebih lanjut, serta metabolisme senyawa non-gizi. Selain itu, mata kuliah ini membahas enzim dan hormon yang terlibat dalam proses metabolisme, faktor-faktor yang memengaruhi katalisis dan inhibisi metabolisme, serta permasalahan gizi yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan gizi, serta gangguan metabolisme. |
||
| Metabolisme Komponen Pangan | TPN1242 | 3 |
Deskripsi:Membahas sumber, fungsi, dan peranan komponen pangan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air, serta komponen non-gizi termasuk serat pangan, pigmen dan senyawa fenolik). Metabolisme zat gizi yang mencakup |
||
| Peraturan Pangan | TPN2203 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Praktikum Mikrobiologi Pangan | TPN2222 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Teknologi Fermentasi Pangan | TPN2223 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Rekayasa Proses Pangan 1 | TPN2232 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Evaluasi Sensori | TPN2233 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 1 | TPN2234 | 4 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Metabolisme Komponen Pangan | TPN2242 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Keberagaman & Multibudaya | IPB20F | 2 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global. |
||
| Pengantar Evaluasi Sensori Produk Pangan | TPN1237 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas tentang penggunaan indra manusia untuk mengukur / mengobservasi sifat-sifat dan akseptabilitas pangan serta aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. Pembahasan meliputi pengenalan atribut sensori yang berhubungan dengan kualitas dan penerimaan produk pangan, mekanisme pengindraan, kaidah fisio-psikologis dalam uji sensori, Good Sensory Practice (GSP) yang meliputi peryaratan laboratorium sensori, penyiapan dan pemilihan panelis serta penyiapan sampel dalam uji sensori, metode-metode uji sensori yang meliputi uji pembedaan, uji deskriptif dan uji afektif. Selain itu juga dibahas aplikasi evaluasi sensori untuk pengendalian dan pengontrolan kualitas produk pangan. |
||
| Analisis Pangan | TPN1301 | 3 |
Deskripsi:Kuliah ini membahas prinsip dan penggunaan teknik analisis kimia, fisik, dan mikrobiologi, untuk karakterisasi bahan dan produk pangan. Analisis kimia mencakup analisis komposisi bahan pangan yang meliputi analisis kadar air, abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat kasar/serat makanan; serta prinsip metode analisis dengan kromatografi dan spektroskopi. Analisis fisik mencakup metode analisis fisik pangan, seperti sifat reologi, tekstur, warna, dan parameter fisik lainnya. Analisis mikrobiologi mencakup berbagai metode standar dalam uji kualitatif dan kuantitatif mikroorganisme dalam bahan pangan , termasuk metode cepat dalam penentuan jenis maupun jumah mikroorganisme, serta aplikasinya dalam berbagai jenis pangan |
||
| Analisis Pangan | TPN1301 | 3 |
Deskripsi:Kuliah ini membahas prinsip dan penggunaan teknik analisis kimia, fisik, dan mikrobiologi, untuk karakterisasi bahan dan produk pangan. Analisis kimia mencakup analisis komposisi bahan pangan yang meliputi analisis kadar air, abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat kasar/serat makanan; serta prinsip metode analisis dengan kromatografi dan spektroskopi. Analisis fisik mencakup metode analisis fisik pangan, seperti sifat reologi, tekstur, warna, dan parameter fisik lainnya. Analisis mikrobiologi mencakup berbagai metode standar dalam uji kualitatif dan kuantitatif mikroorganisme dalam bahan pangan , termasuk metode cepat dalam penentuan jenis maupun jumah mikroorganisme, serta aplikasinya dalam berbagai jenis pangan |
||
| Praktikum Analisis Pangan | TPN1302 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik analisis kimia, mikrobiologi dan fisik. Teknik analisis kimia pangan mencakup analisis proksimat (air, abu, protein, lemak, karbohidrat), vitamin dan mineral dengan berbagai metode, serta pengenalan analisis menggunakan instrumen. Teknik analisis fisik pangan mencakup analisis tekstur, warna, dan sifat reologi pangan dengan menggunakan beberapa instrumen analisis. Teknik analisis mikrobiologi pangan mencakup uji mikrobiologipangan nabati dan hewani, uji dan identifikasi bakteri enteropatogenik, dan analisis produk tepung dan produk makanan kaleng |
||
| Praktikum Analisis Pangan | TPN1302 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik analisis kimia, mikrobiologi dan fisik. Teknik analisis kimia pangan mencakup analisis proksimat (air, abu, protein, lemak, karbohidrat), vitamin dan mineral dengan berbagai metode, serta pengenalan analisis menggunakan instrumen. Teknik analisis fisik pangan mencakup analisis tekstur, warna, dan sifat reologi pangan dengan menggunakan beberapa instrumen analisis. Teknik analisis mikrobiologi pangan mencakup uji mikrobiologipangan nabati dan hewani, uji dan identifikasi bakteri enteropatogenik, dan analisis produk tepung dan produk makanan kaleng |
||
| Praktikum Analisis Pangan | TPN1302 | 2 |
Deskripsi:Praktik di laboratorium tentang teknik analisis kimia, mikrobiologi dan fisik. Teknik analisis kimia pangan mencakup analisis proksimat (air, abu, protein, lemak,karbohidrat), vitamin dan mineral dengan berbagai metode, serta pengenalananalisis menggunakan instrumen. Teknik analisis fisik pangan mencakup analisis, tekstur, warna, dan sifat reologi pangan dengan menggunakan beberapa instrumen analisis. Teknik analisis mikrobiologi pangan mencakup uji mikrobiologi |
||
| Rancangan Penelitian Bidang Pangan | TPN1303 | 2 |
Deskripsi:Aplikasi perancangan percobaan, pengolahan, penyajian dan interpretasi data dalam bidang pangan. Perancangan percobaan mencakup Rancangan Acak Lengkap, Rancangan Acak Kelompok; Rancangan Faktorial, proses optimasi dan pemodelan matematika dengan program statistika, dan survei lapang. Pengolahan data mencakup analisis statistika dasar (data deskriptif dan inferensia) dengan memanfaatkan perangkat lunak program spread sheet dan statistika. Penyajian data mencakup teknik mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, chart, serta interpretasinya. |
||
| Rancangan Penelitian Bidang Pangan | TPN1303 | 2 |
Deskripsi:Aplikasi perancangan percobaan, pengolahan, penyajian dan interpretasi data dalam bidang pangan. Perancangan percobaan mencakup Rancangan Acak Lengkap, Rancangan Acak Kelompok; Rancangan Faktorial, proses optimasi dan pemodelan matematika dengan program statistika, dan survei lapang. Pengolahan data mencakup analisis statistika dasar (data deskriptif dan inferensia) dengan memanfaatkan perangkat lunak program spread sheet dan statistika.Penyajian data mencakup teknik mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, chart, serta interpretasinya. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN1321 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mendiskusikan bahaya keamanan pangan dan pengendaliannya terutama melalui aplikasi sanitasi dan higiene pangan untuk mencapai sasaran keamanan pangan. Pendekatan matakuliah ini adalah problem-based-learning untuk mengevaluasi bahaya keamanan pangan (biologis, kimiawi dan fisik) pada berbagai rantai pasok idan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, kejadian luar biasa keracunan pangan dan perdagangan; aplikasi pembersih dan penyanitasi untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan, prinsip-prinsip disain saniter, higiene personal, pemantauan lingkungan dan pengendalian proses dalam suatu industri/produksi pangan; polutan air dan water treatment untuk mencapai keamanan pangan. Sebagai tambahan topik tentang mikroorganisme indikator, kotoran, biofilm, penanganan limbah dan Food Safety Management System juga akan didiskusikan. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN1321 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mendiskusikan bahaya keamanan pangan dan pengendaliannya terutama melalui aplikasi sanitasi dan higiene pangan untuk mencapai sasaran keamanan pangan. Pendekatan matakuliah ini adalah problem-based-learning untuk mengevaluasi bahaya keamanan pangan (biologis, kimiawi dan fisik) pada berbagai rantai pasok idan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, kejadian luar biasa keracunan pangan dan perdagangan; aplikasi pembersih dan penyanitasi untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan, prinsip-prinsip disain saniter, higiene personal, pemantauan lingkungan dan pengendalian proses dalam suatu industri/produksi pangan; polutan air dan water treatment untuk mencapai keamanan pangan. Sebagai tambahan topik tentang mikroorganisme indikator, kotoran, biofilm, penanganan limbah dan Food Safety Management System juga akan didiskusikan. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN1321 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mendiskusikan bahaya keamanan pangan dan pengendaliannya terutama melalui aplikasi sanitasi dan higiene pangan untuk mencapai sasaran keamanan pangan. Pendekatan matakuliah ini adalah problem-based-learning untuk mengevaluasi bahaya keamanan pangan (biologis, kimiawi dan fisik) pada berbagai rantai pasok idan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, kejadian luar biasa keracunan pangan dan perdagangan; aplikasi pembersih dan penyanitasi untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan, prinsip-prinsip disain saniter, higiene personal, pemantauan lingkungan dan pengendalian proses dalam suatu industri/produksi pangan; polutan air dan water treatment untuk mencapai keamanan pangan. Sebagai tambahan topik tentang mikroorganisme indikator, kotoran, biofilm, penanganan limbah dan Food Safety Management System juga akan didiskusikan. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN1321 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mendiskusikan bahaya keamanan pangan dan pengendaliannya terutama melalui aplikasi sanitasi dan higiene pangan untuk mencapai sasaran keamanan pangan. Pendekatan matakuliah ini adalah problem-based-learning untuk mengevaluasi bahaya keamanan pangan (biologis, kimiawi dan fisik) pada berbagai rantai pasok idan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, kejadian luar biasa keracunan pangan dan perdagangan; aplikasi pembersih dan penyanitasi untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan, prinsip-prinsip disain saniter, higiene personal, pemantauan lingkungan dan pengendalian proses dalam suatu industri/produksi pangan; polutan air dan water treatment untuk mencapai keamanan pangan. Sebagai tambahan topik tentang mikroorganisme indikator, kotoran, biofilm, penanganan limbah dan Food Safety Management System juga akan didiskusikan. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN1321 | 2 |
Deskripsi:Matakuliah ini mendiskusikan bahaya keamanan pangan dan pengendaliannya terutama melalui aplikasi sanitasi dan higiene pangan untuk mencapai sasaran keamanan pangan. Pendekatan matakuliah ini adalah problem-based-learning untuk mengevaluasi bahaya keamanan pangan (biologis, kimiawi dan fisik) pada berbagai rantai pasok idan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, kejadian luar biasa keracunan pangan dan perdagangan; aplikasi pembersih dan penyanitasi untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan, prinsip-prinsip disain saniter, higiene personal, pemantauan lingkungan dan pengendalian proses dalam suatu industri/produksi pangan; polutan air dan water treatment untuk mencapai keamanan pangan. Sebagai tambahan topik tentang mikroorganisme indikator, kotoran, biofilm, penanganan limbah dan Food Safety Management System juga akan didiskusikan. |
||
| Rekayasa Proses Pangan 2 | TPN1331 | 3 |
Deskripsi:Matakuliah ini membahas dasar rekayasa pangan (kinetika inaktivasi mikroba, karakteristik bahan fluida dan sifat aliran bahan), prinsip proses termal pada sistem batch (in-container sterilization) dan kontinyu (aseptic process), serta evaluasi kecukupan prosesnya, dan non-termal process (irradiasi, pulsed electric field (PEF), high pressure processing (HPP), serta aplikasinya di industri pangan |
||
| Rekayasa Proses Pangan 2 | TPN1331 | 3 |
Deskripsi:Matakuliah ini membahas dasar rekayasa pangan (kinetika inaktivasi mikroba, karakteristik bahan fluida dan sifat aliran bahan), prinsip proses termal pada sistem batch (in-container sterilization) dan kontinyu (aseptic process), serta evaluasi kecukupan prosesnya, dan non-termal process (irradiasi, pulsed electric field (PEF), high pressure processing (HPP), serta aplikasinya di industri pangan |
||
| Rekayasa Proses Pangan 2 | TPN1331 | 3 |
Deskripsi:Matakuliah ini membahas dasar rekayasa pangan (kinetika inaktivasi mikroba, karakteristik bahan fluida dan sifat aliran bahan), prinsip proses termal pada sistem batch (in-container sterilization) dan kontinyu (aseptic process), serta evaluasi kecukupan prosesnya, dan non-termal process (irradiasi, pulsed electric field (PEF), high pressure processing (HPP), serta aplikasinya di industri pangan |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 1 | TPN1332 | 4 |
Deskripsi:Membahas prinsip proses pengolahan pangan, mulai dari pengenalan karakteristik bahan pangan dari sumber pangan nabati (serealia, umbi-umbian, kacang-kacangan, buah dan sayur, minyak dan lemak, gula, bahan penyegar, dan rempah-rempah), dan proses pengolahan menjadi bahan baku intermediate/ingridien (seperti tepung atau pati), dan pengolahan pangan yang utama (seperti bakeri, produk pasta, dan minyak/lemak nabati). Dibahas juga contoh aplikasi pengolahan bahan pangan nabati di industri pangan. |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 1 | TPN1332 | 4 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan, mulai dari pengenalan karakteristik bahan |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 1 | TPN1332 | 4 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan, mulai dari pengenalan karakteristik bahan |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 1 | TPN1332 | 4 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan, mulai dari pengenalan karakteristik bahan |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Khasiat berbagai makanan dan minuman, baik segar maupun olahan terhadap kesehatan. Adapun aspek yang akan dicakup antara lain: hubungan antara pangan, gizi dan kesehatan; khasiat komponen pangan (zat gizi dan komponen bioaktif) dan caranya dalam mencegah gangguan kesehatan; produk makanan dan minuman sebagai pangan fungsional; prinsip pengolahan dan analisis produk pangan fungsional; serta teknologi pengembangan pangan fungsional termasuk teknologi fortifikasi dan suplementasi pangan. |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Khasiat berbagai makanan dan minuman, baik segar maupun olahan terhadap kesehatan. Adapun aspek yang akan dicakup antara lain: hubungan antara pangan, gizi dan kesehatan; khasiat komponen pangan (zat gizi dan komponen bioaktif) dan caranya dalam mencegah gangguan kesehatan; produk makanan dan minuman sebagai pangan fungsional; prinsip pengolahan dan analisis produk pangan fungsional; serta teknologi pengembangan pangan fungsional termasuk teknologi fortifikasi dan suplementasi pangan. |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Kuliah ini akan membahas khasiat berbagai bahan pangan (makanan dan minuman), baik dalam bentuk produk segar maupun olahan, serta peranan fisiologisnya dalam menunjang kesehatan. Aspek yang dibahas meliputi komponen gizi (makro dan mikro) dan non gizi (senyawa bioaktif) dalam pangan yang berpotensi mendukung pengembangan pangan fungsional. Mata kuliah ini juga membahas tentang prinsip-prinsip teknologi pengembangan produk pangan fungsional (dari konsep hingga produk), peraturan terkait dan penerapannya, seperti penerapan klaim gizi dan kesehatan pada label produk pangan fungsional. Teknologi pengembangan produk pangan fungsional yang dibahas terutama berbasis sumber daya lokal. Mata kuliah ini menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (studi kasus). |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Kuliah ini akan membahas khasiat berbagai bahan pangan (makanan dan minuman), baik dalam bentuk produk segar maupun olahan, serta peranan fisiologisnya dalam menunjang kesehatan. Aspek yang dibahas meliputi komponen gizi (makro dan mikro) dan non gizi (senyawa bioaktif) dalam pangan yang berpotensi mendukung pengembangan pangan fungsional. Mata kuliah ini juga membahas tentang prinsip-prinsip teknologi pengembangan produk pangan fungsional (dari konsep hingga produk), peraturan terkait dan penerapannya, seperti penerapan klaim gizi dan kesehatan pada label produk pangan fungsional. Teknologi pengembangan produk pangan fungsional yang dibahas terutama berbasis sumber daya lokal. Mata kuliah ini menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (studi kasus). |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Kuliah ini akan membahas khasiat berbagai bahan pangan (makanan dan minuman), baik dalam bentuk produk segar maupun olahan, serta peranan fisiologisnya dalam menunjang kesehatan. Aspek yang dibahas meliputi komponen gizi (makro dan mikro) dan non gizi (senyawa bioaktif) dalam pangan yang berpotensi mendukung pengembangan pangan fungsional. Mata kuliah ini juga membahas tentang prinsip-prinsip teknologi pengembangan produk pangan fungsional (dari konsep hingga produk), peraturan terkait dan penerapannya, seperti penerapan klaim gizi dan kesehatan pada label produk pangan fungsional. Teknologi pengembangan produk pangan fungsional yang dibahas terutama berbasis sumber daya lokal. Mata kuliah ini menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (studi kasus). |
||
| Pangan Fungsional Dasar | TPN1341 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas khasiat berbagai bahan pangan (makanan dan minuman), baik dalam bentuk segar maupun olahan, serta peran fisiologisnya dalam mendukung kesehatan. Aspek yang dibahas meliputi komponen gizi (makro dan mikro) serta komponen non-gizi (senyawa bioaktif) dalam pangan yang berpotensi mendukung pengembangan pangan fungsional. Mata kuliah ini juga membahas prinsip-prinsip teknologi pengembangan produk pangan fungsional (mulai dari konsep hingga produk), regulasi yang terkait serta penerapannya, seperti penggunaan klaim kesehatan pada label produk pangan fungsional. Teknologi pengembangan produk pangan fungsional yang dibahas terutama berbasis pada sumber daya lokal. Mata kuliah ini menerapkan pendekatan problem-based learning (studi kasus). |
||
| Analisis Pangan | TPN2301 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Praktikum Analisis Pangan | TPN2302 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Rancangan Penelitian Bidang Pangan | TPN2303 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Keamanan dan Sanitasi Pangan | TPN2321 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Rekayasa Proses Pangan 2 | TPN2331 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN2332 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Teknologi Pangan Fungsional | TPN2341 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Bahan Tambahan Pangan | TPN1311 | 2 |
Deskripsi:Jenis dan fungsi bahan tambahan pangan (food aditive), seluk beluk cara penggunaan, pengembangan produk, dan memberi gambaran tentang peraturan penggunaan bahan tambahan pangan. Juga dibahas tentang perkembangan teknologi flavor dan aplikasinya di industri pangan, serta jenis dan fungsi bahan penolong (food processing aid). |
||
| Bahan Tambahan Pangan | TPN1311 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas jenis dan fungsi bahan tambahan pangan (food additive), seluk beluk cara penggunaan, pengembangan produk, dan memberi gambaran tentang peraturan penggunaan bahan tambahan pangan. Juga dibahas tentang perkembangan teknologi flavor dan aplikasinya di industri pangan, serta jenis dan fungsi bahan penolong (food processing aid). Proses pembelajaran menerapkan pendekatan problem based learning (PBL) untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam penggunaan bahan tambahan pangan secara benar dalam tahapan pengembangan produk pangan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujian umur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; fungsi dan peranan penyimpanan pangan, kerusakan, kehilangan dan karakteristik hidratasi dalam ekosistem pangan dan lingkungannya, serta faktor penyimpanan pangan. Dibahas juga hama pascapanen (serangga dan tikus), cara mendeteksi serangan hama, serta pengendalian hama secara terpadu; kontaminasi jasad renik dan mikotoksin, serta berbagai teknik penyimpanan komoditi pertanian dan pangan olahan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujianumur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; fungsi dan peranan penyimpanan pangan, kerusakan, kehilangan dan karakteristik hidratasi dalam ekosistem pangan dan lingkungannya, serta faktor penyimpanan pangan. Dibahas juga hama pascapanen (serangga dan tikus), cara mendeteksi serangan hama, serta pengendalian hama secara terpadu; kontaminasi jasad renik dan mikotoksin, serta berbagai teknik penyimpanan komoditi pertanian dan pangan olahan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujianumur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; fungsi dan peranan penyimpanan pangan, kerusakan, kehilangan dan karakteristik hidratasi dalam ekosistem pangan dan lingkungannya, serta faktor penyimpanan pangan. Dibahas juga hama pascapanen (serangga dan tikus), cara mendeteksi serangan hama, serta pengendalian hama secara terpadu; kontaminasi jasad renik dan mikotoksin, serta berbagai teknik penyimpanan komoditi pertanian dan pangan olahan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujianumur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; fungsi dan peranan penyimpanan pangan, kerusakan, kehilangan dan karakteristik hidratasi dalam ekosistem pangan dan lingkungannya, serta faktor penyimpanan pangan. Dibahas juga hama pascapanen (serangga dan tikus), cara mendeteksi serangan hama, serta pengendalian hama secara terpadu; kontaminasi jasad renik dan mikotoksin, serta berbagai teknik penyimpanan komoditi pertanian dan pangan olahan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujianumur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; fungsi dan peranan penyimpanan pangan, kerusakan, kehilangan dan karakteristik hidratasi dalam ekosistem pangan dan lingkungannya, serta faktor penyimpanan pangan. Dibahas juga hama pascapanen (serangga dan tikus), cara mendeteksi serangan hama, serta pengendalian hama secara terpadu; kontaminasi jasad renik dan mikotoksin, serta berbagai teknik penyimpanan komoditi pertanian dan pangan olahan. |
||
| Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan | TPN1333 | 2 |
Deskripsi:Jenis kemasan, interaksi bahan pangan dan kemasan, berbagai teknik pengemasan, prinsip penentuan umur simpan produk pangan (metode pengujianumur simpan yang dipercepat), dan promosi melalui estetika desain kemasan; |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 2 | TPN1334 | 3 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan hewani (daging, unggas, ikan, susu dan telur), mulai dari karakteristik bahan utama dan bahan tambahan pangan spesifik, mesin spesifik dan proses pengolahan untuk menghasilkan produk dalam bentuk intermediet dan produk akhir sesuai mutu yang diinginkan |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 2 | TPN1334 | 3 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan hewani (daging, unggas, ikan, susu dan telur), mulai dari karakteristik bahan utama dan bahan tambahan pangan spesifik, mesin spesifik dan proses pengolahan untuk menghasilkan produk dalam bentuk |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 2 | TPN1334 | 3 |
Deskripsi:Prinsip proses pengolahan pangan hewani (daing, unggas, ikan, susu dan telur), mulai dari karakteristik bahan utama, bahan tambahan spesifik, mesin spesifik dan proses pengolahan untuk menghasilkan produk dalam bentuk intermediet dan produk akhir sesuai mutu yang diinginkan. |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan praktikum mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan praktikum mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, pengujian, pengendalian dan perbaikan mutu pangan yang dikaitkan dengan biaya mutu dan kebijakan manajemen perusahaan tentang penerapan TQM |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan praktikum mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, pengujian, pengendalian dan perbaikan mutu pangan yang dikaitkan dengan biaya mutu dan kebijakan manajemen perusahaan tentang penerapan TQM |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Membahas konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan responsi mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, pengujian, pengendalian dan perbaikan mutu pangan yang dikaitkan dengan biaya mutu dan kebijakan manajemen perusahaan tentang penerapan TQM. |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Membahas konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan responsi mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, pengujian, pengendalian dan perbaikan mutu pangan yang dikaitkan dengan biaya mutu dan kebijakan manajemen perusahaan tentang penerapan TQM. |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN1335 | 3 |
Deskripsi:Membahas konsep dasar dan seluruh aspek mutu serta aplikasi teknologi dalam standar dan spesifikasi, pengendalian dan jaminan mutu pangan. Pengenalan konsep sistem jaminan mutu dengan penekanan pada Sistem Manajemen Mutu (Total Quality Management/ TQM dan ISO 22000) dan Sistem Jaminan Halal. Kegiatan responsi mencakup penerapan konsep standar dan spesifikasi, teknik pemeriksaan, pengujian, pengendalian dan perbaikan mutu pangan yang dikaitkan dengan biaya mutu dan kebijakan manajemen perusahaan tentang penerapan TQM. |
||
| Evaluasi Biologis Komponen Pangan | TPN1342 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas cara mengevaluasi efek biologis komponen pangan (gizi dan non gizi), baik efek menguntungkan maupun merugikan pada kesehatan manusia. Komponen gizi yang dievaluasi meliputi protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, mineral. Komponen non gizi yang dievaluasi meliputi antioksidan non gizi, senyawa antigizi dan toksikan. Pengaruh pengolahan dan pencernaan terhadap perubahan nilai gizi juga dibahas dalam mata kuliah ini. Mata kuliah ini menjelaskan teknik yang digunakan untuk mengevaluasi nilai biologis pangan yang meliputi teknik in vitro, kultur sel, in vivo menggunakan hewan percobaan hingga dan studi yang melibatkan manusia, serta prinsip dan etika yang perlu diperhatikan. |
||
| Evaluasi Biologis Komponen Pangan | TPN1342 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah ini membahas cara mengevaluasi efek biologis komponen pangan (gizi dan non gizi), baik efek menguntungkan maupun merugikan pada kesehatan manusia. Komponen gizi yang dievaluasi meliputi protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, mineral. Komponen non gizi yang dievaluasi meliputi antioksidan non gizi, senyawa antigizi dan toksikan. Pengaruh pengolahan dan pencernaan terhadap perubahan nilai gizi juga dibahas dalam mata kuliah ini. Mata kuliah ini menjelaskan teknik yang digunakan untuk mengevaluasi nilai biologis pangan yang meliputi teknik in vitro, kultur sel, in vivo menggunakan hewan percobaan hingga dan studi yang melibatkan manusia, serta prinsip dan etika yang perlu diperhatikan. |
||
| Evaluasi Biologis Komponen Pangan | TPN1342 | 3 |
Deskripsi:Matakuliah ini membahas ketersediaan hayati (bioavailabilitas) zat gizi, dan senyawa lain dalam bahan pangan yang mempunyai aktivitas biologis. Pembahasan dititikberatkan pada faktor yang berpengaruh terhadap mutu gizi pangan (senyawa antinutrisi, penanganan, pengolahan, nutrifikasi, dll), mekanisme reaksi dan metodologi evaluasi baik secara in vitro maupun in vivo. |
||
| Penulisan Ilmiah dan Presentasi Lisan | TPN2304 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Bahan Tambahan Pangan | TPN2311 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| HACCP untuk Pengendalian Keamanan Pangan | TPN2322 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Teknologi Manufaktur Pangan 2 | TPN2333 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Jaminan Mutu Pangan | TPN2334 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN2335 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Manajemen dan Ekonomi Teknik | TPN2336 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Evaluasi Biologis Komponen Pangan | TPN2342 | 3 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Magang Profesi | IPB130C | 10 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) | IPB2400xx | 4 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Pengembangan Profesi | IPB303 | 3 |
Deskripsi:Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan. |
||
| Penulisan Ilmiah dan Presentasi Lisan | TPN1304 | 2 |
Deskripsi:Dasar-dasar komunikasi ilmiah dalam bentuk tulisan dan lisan, dengan mengacu pada filosofi berpikir ilmiah dan etika ilmiah; pengenalan jenis karya ilmiah dan jenis penelitian di bidang ilmu dan teknologi pangan; metode penulisan karya ilmiah mulai dari perumusan ide, dan teknik penulisan karya ilmiah menurut kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar (terutama untuk penulisan usulan penelitian/magang/praktek lapang, tugas akhir skripsi, dan artikel untuk jurnal ilmiah), termasuk teknik membuat ilustrasi, sitasi, dan kepustakaan; teknik presentasi mulai dari cara |
||
| Penulisan Ilmiah dan Presentasi Lisan | TPN1304 | 2 |
Deskripsi:Dasar-dasar komunikasi lisan dan tulisan, metode penulisan karya ilmiah mulai dari merumuskan ide, pemahaman sistematika berpikir ilmiah, etika ilmiah, dan teknik penulisan karya ilmiah menurut kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar (terutama untuk penulisan usulan penelitian, usulan magang/praktek lapang, makalah ilmiah, laporan magang/praktek lapang, skripsi, artikel untuk jurnal ilmiah, dan karya ilmiah populer), termasuk teknik membuat ilustrasi, sitasi, dan kepustakaan. Teknik presentasi mulai dari cara membuat |
||
| Penulisan Ilmiah dan Presentasi Lisan | TPN1304 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah ini mencakup dasar-dasar komunikasi lisan dan tulisan, metode penulisan karya ilmiah mulai dari perumusan ide, pemahaman sistematis tentang cara berpikir ilmiah, etika ilmiah, serta teknik penulisan ilmiah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar (terutama untuk penulisan proposal penelitian, proposal magang, karya ilmiah, laporan magang, skripsi, artikel untuk jurnal ilmiah, dan karya ilmiah populer), termasuk teknik pembuatan ilustrasi, sitasi, dan daftar pustaka. Teknik presentasi juga dibahas mulai dari cara menyusun bahan presentasi hingga kiat-kiat dalam melakukan presentasi lisan di forum ilmiah. Mata kuliah ini menerapkan pendekatan problem-based learning. |
||
| Inovasi Pangan | TPN1305 | 3 |
Deskripsi:Consist of lectures and practical classes. |
||
| Inovasi Pangan | TPN1305 | 3 |
Deskripsi:Mata kuliah inovasi Pangan merupakan mata kuliah puncak (capstone) yang secara komprehensif mengintegrasikan kegiatan praktikum di bidang manajemen industri, pengolahan pangan, analisis pangan, jaminan mutu pangan, sistem keamanan pangan, bisnis pangan, dan pemasaran. Kegiatan praktikum memanfaatkan pilot plant pengolahan pangan di IPB University yang dirancang untuk meniru model industri pangan. Mahasiswa dapat memilih salah satu dari empat teknologi pengolahan pangan, yaitu teknologi proses termal (pasteurisasi jus buah), teknologi baking (roti), teknologi fermentasi (yoghurt), serta teknologi pasta dan serealia (mi). Pendekatan student-centered learning (SCL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mencapai kompetensi mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan teknologi pangan dalam situasi nyata, sekaligus meningkatkan keterampilan keberhasilan (success skills) mahasiswa. Kegiatan kunjungan industri untuk memberikan gambaran nyata tentang industri pangan serta presentasi kelompok juga dilaksanakan pada akhir perkuliahan ini. |
||
| Inovasi Pangan | TPN1305 | 3 |
Deskripsi:Pengalaman praktis (hands-on experience) kepada mahasiswa dalam mengintegrasikan prinsip ilmu dan teknologi pangan dalam pengelolaan model industripangan, baik dari aspek teknis (pengembangan produk, proses produksi, pengendalian mutu; penerapan peraturan pangan, sistem keamanan dan mutu pangan,dan sanitasi dan higiene), aspek manajerial (manajemen organisasi dan |
||
| Inovasi Pangan | TPN1305 | 3 |
Deskripsi:Pengalaman praktis (hands-on experience) kepada mahasiswa dalam mengintegrasikan prinsip ilmu dan teknologi pangan dalam pengelolaan model industripangan, baik dari aspek teknis (pengembangan produk, proses produksi, pengendalian mutu; penerapan peraturan pangan, sistem keamanan dan mutu pangan,dan sanitasi dan higiene), aspek manajerial (manajemen organisasi dan |
||
| Inovasi Pangan | TPN1305 | 3 |
Deskripsi:Pengalaman praktis (hands-on experience) kepada mahasiswa dalam mengintegrasikan prinsip ilmu dan teknologi pangan dalam pengelolaan model industripangan, baik dari aspek teknis (pengembangan produk, proses produksi, pengendalian mutu; penerapan peraturan pangan, sistem keamanan dan mutu pangan,dan sanitasi dan higiene), aspek manajerial (manajemen organisasi dan |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah mencakup Peraturan dasar pangan halal, kebijakan dan prosedur sertifikasi halal, sistem jaminan halal dan implementasi-nya di Industri, serta metode analisa kehalalan suatu produk/bahan. Aspek yang dibahas mencakup hukum dasar halal haram dalam Al Qur’an dan Hadits/Fatwa, UU No 33 tentang Jaminan Produk Halal, Codex Alimentarius GL 24/1997 tentang Halal, Regulasi halal di berbagai negara, kebijakan dan prosedur sertifikasi halal, 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) menurut HAS 23000, dan implementasinya di Industri pangan, dan metode analisa kehalalan produk seperti analisa DNA babi dengang metode PCR, FTIR, Elisa, PDK, dll, dan analisa alkohol dengan metode GCMS. Selama perkuliahan, mahasiswa secara berkelompok melakukan studi kasus, pemecahan masalah dan membuat manual SJH suatu Industri Pangan, mempresentasikan dan membahasnya di kelas serta membuat vidionya. |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Mata kuliah mencakup Peraturan dasar pangan halal, kebijakan dan prosedur sertifikasi halal, sistem jaminan halal dan implementasi-nya di Industri, serta metode analisa kehalalan suatu produk/bahan. Aspek yang dibahas mencakup hukum dasar halal haram dalam Al Qur’an dan Hadits/Fatwa, UU No 33 tentang Jaminan Produk Halal, Codex Alimentarius GL 24/1997 tentang Halal, Regulasi halal di berbagai negara, kebijakan dan prosedur sertifikasi halal, 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) menurut HAS 23000, dan implementasinya di Industri pangan, dan metode analisa kehalalan produk |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Prinsip halal dan aplikasi produksi pangan halal di dunia industri dengan berpedoman pada hukum dasar agama Islam mengenai halal haram dan regulasi halal yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional (hukum agama, UU Pangan Nomor 18 Tahun 2012, PP Nomor 69 Tahun 1999, dan CODEX CAG 24/1997, serta prinsip sistem jaminan halal dan aplikasinya di industri pangan. |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Prinsip halal dan aplikasi produksi pangan halal di dunia industri dengan berpedoman pada hukum dasar agama Islam mengenai halal haram dan regulasi halal yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional (hukum agama, UU Pangan Nomor 18 Tahun 2012, PP Nomor 69 Tahun 1999, dan CODEX CAG 24/1997, serta prinsip sistem jaminan halal dan aplikasinya di industri pangan. |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Prinsip halal dan aplikasi produksi pangan halal di dunia industri dengan berpedoman pada hukum dasar agama Islam mengenai halal haram dan regulasi halal yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional (hukum agama, UU Pangan Nomor 18 Tahun 2012, PP Nomor 69 Tahun 1999, dan CODEX CAG 24/1997, serta prinsip sistem jaminan halal dan aplikasinya di industri pangan. |
||
| Sistem Jaminan Halal | TPN1336 | 2 |
Deskripsi:Prinsip halal dan aplikasi produksi pangan halal di dunia industri dengan berpedoman pada hukum dasar agama Islam mengenai halal haram dan regulasi halal yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional (hukum agama, UU Pangan Nomor 18 Tahun 2012, PP Nomor 69 Tahun 1999, dan CODEX CAG 24/1997, serta prinsip sistem jaminan halal dan aplikasinya di industri pangan. |
||
| HACCP untuk Pengendalian Keamanan Pangan | TPN1421 | 2 |
Deskripsi:Deskripsi : Membahas prinsip, filosofi dan aplikasi HACCP sebagai alat pendalian keamanan pangan di industri pangan, serta tahapan-tahapan penyusunan dokumen HACCP. Praktek penyusunan dokumen HACCP dilakukan melalui pendekatan pembelajaran problem based learning (PBL). |
||
| HACCP untuk Pengendalian Keamanan Pangan | TPN1421 | 2 |
Deskripsi:Membahas prinsip, filosofi dan aplikasi HACCP sebagai alat pendalian keamanan pangan di industri pangan, serta tahapan-tahapan penyusunan dokumen HACCP. Praktek penyusunan dokumen HACCP dilakukan melalui pendekatan pembelajaran problem based learning (PBL). |
||
| Praktik Kerja Lapangan | TPN2401 | 4 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Seminar | TPN2498 | 1 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||
| Mata Kuliah | Kode | SKS |
|---|---|---|
| Seminar | TPN1498 | 1 |
Deskripsi:Seminar Sarjana adalah mata kuliah wajib bagi semua mahasiswa tahun akhir yang sedang mengejar gelar dalam Ilmu dan Teknologi Pangan. Seminar ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah dan komunikasi lisan mahasiswa serta memperdalam pemahaman mereka tentang topik- topik terkini dalam ilmu dan teknologi pangan. Setiap mahasiswa yang mendaftar mata kuliah ini harus menyampaikan satu presentasi individu selama seminar dan menghadiri minimal 35 presentasi mahasiswa lainnya. Mahasiswa dapat memilih topik berdasarkan isu-isu terkini dalam ilmu dan teknologi pangan, yang berasal dari reviu literatur, proposal penelitian mereka sendiri (untuk proyek penelitian atau magang), dan laporan kemajuan atau laporan akhir dari proyek penelitian atau magang. Mahasiswa harus mempresentasikan topik seminar mereka paling lambat pada semester |
||
| Tugas Akhir (Penelitian/Magang) | TPN1499 | 6 |
Deskripsi:Mahasiswa tingkat akhir diwajibkan menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Tugas akhir dapat berupa skripsi dari hasil penelitian/magang, karya ilmiah dari hasil kajian pustaka, atau karya inovasi yang memperoleh penghargaan dari kegiatan lomba ilmiah di tingkat nasional/internasional. Salah satu alternatif yang dapat dipilih adalah penelitian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam bentuk penelitian bidang teknologi pangan sesuai minat mahasiswa. Mahasiswa menyelesaikan proyek penelitian ini selama 40 jam per kredit atau sekitar 240 jam (setara dengan 6 sks) yang mencakup kegiatan telaah pustaka, penulisan proposal, mendesain penelitian, melaksanakan penelitian, analisis data, penulisan laporan, dan ujian lisan. Setiap mahasiswa menyelesaikan proyek penelitian ini di bawah bimbingan dosen pembimbing. |
||
| Tugas Akhir (Penelitian/Magang) | TPN1499 | 6 |
Deskripsi:Mahasiswa tingkat akhir diwajibkan menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Tugas akhir dapat berupa skripsi dari hasil penelitian/magang, karya ilmiah dari hasil kajian pustaka, atau karya inovasi yang memperoleh penghargaan dari kegiatan lomba ilmiah di tingkat nasional/internasional. Salah satu alternatif yang dapat dipilih adalah penelitian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam bentuk penelitian bidang teknologi pangan sesuai minat mahasiswa. Mahasiswa menyelesaikan proyek penelitian ini selama 40 jam per kredit atau sekitar 240 jam (setara dengan 6 sks) yang mencakup kegiatan telaah pustaka, penulisan proposal, mendesain penelitian, melaksanakan penelitian, analisis data, penulisan laporan, dan ujian lisan. Setiap mahasiswa menyelesaikan proyek penelitian ini di bawah bimbingan dosen pembimbing. |
||
| Inovasi Pangan | TPN2402 | 3 |
Deskripsi:Pengalaman praktis (hands-on experience) kepada mahasiswa dalam mengintegrasikan prinsip ilmu dan teknologi pangan dalam pengelolaan model industripangan, baik dari aspek teknis (pengembangan produk, proses produksi, pengendalian mutu; penerapan peraturan pangan, sistem keamanan dan mutu pangan,dan sanitasi dan higiene), aspek manajerial (manajemen organisasi dan |
||
| Tugas Akhir | TPN2499 | 6 |
Deskripsi:Deskripsi belum tersedia. |
||