Program Studi Teknologi dan Manajemen Ternak mampu mencetak Sarjana Terapan Peternakan yang terampil serta memiliki wawasan dan sikap kerja yang mampu mengkoordinasikan dan mengambil keputusan dalam pengelolaan sebuah peternakan skala menengah/besar berdasarkan minat yang dikategorikan ke dalam bidang unggas pedaging/unggas petelur/ruminansia perah/ruminsia pedaging, serta mampu memimpin dan bekerjasama dengan banyak pihak.
Menghasilkan sarjana terapan yang unggul, inovatif, dan kompeten serta menguasai manajemen
dan teknologi tepat guna di bidang peternakan yang siap mendukung Dunia Usaha dan Dunia
Industri, serta kewirausahaan untuk memperkuat perekonomian Indonesia
1. Menerapkan penyelenggaraan program studi Teknologi dan Manajemen Ternak dalam rangka
menyiapkan insan terdidik yang unggul, professional, dan berkarakter kewirausahaan di bidang
peternakan
2. Mempelopori pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul dalam rangka
penyediaan sarjana terapan dengan kompetensi khusus di bidang peternakan, dalam jumlah dan
kualifikasi yang memadai untuk kemajuan bangsa
3. Mentransformasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di Program Studi
Teknologi dan Manajemen Ternak untuk pencerahan, kemaslahatan, dan peningkatan kualitas
kehidupan secara berkelanjutan
4. Mengembangkan jejaring kerjasama dengan lembaga atau perusahaan yang terkait dalam upaya
peningkatan kompetensi lulusan.
5. Dalam jangka panjang mengembangkan kurikulum pendidikan yang bersifat tailor- made yang
sesuai dengan cluster industry, dan antisipasi dalam pemanfaatan peluang usaha baru.
CPL01/ELO 01: Terampil mengaplikasikan pengetahuan dan teknologi di sektor peternakan
CPL02/ ELO02: Mampu menerapkan teori praktis dan merancang komponen serta sistem untuk memenuhi kebutuhan yang diharapkan di sektor peternakan
berkelanjutan
CPL03/ ELO 03: Mampu melakukan evaluasi dan pengembangan peternakan melalui kegiatan penelitian terapan
CPL04/ ELO 04: Mampu merencanakan, menganalisis dan mengevaluasi pekerjaan disektor peternakan serta memberikan solusi melalui pemanfaatan penge tahuan
dan teknologi yang telah dikuasai
CPL05/ ELO05: Mampu merencanakan, menyelesaikan dan mengevaluasi tugas yang diberikan berdasarkan hasil analisis informasi dan data di sektor
peternakan.
CPL06/ ELO06: Mampu bekerja dalam tim, serta memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan.
CPL07/ ELO 07:
Mampu memahami kebutuhan akan pembelajaran sepanjang hayat terhadap pengetahuan terkait isu isu terkini melalui penerapan literasi digital dan teknologi di sektor peternakan, dalam rangka menyelesaikan permasalahan teknik untuk mendukung peternakan berkelanjutan.
CPL08/ ELO 08: Mampu menjadi insan religius yang mandiri, bertanggung jawab, tangguh dan beretika, yang dapat mengembangkan sikap kolaboratif, kooperatif dan integritas.
Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian terapan serta pengabdian masyarakat dalam bidang peternakan unggas dan ruminansia yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar matematika dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia nyata
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar matematika dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia nyata
Mata kuliah ini mempelajari berbagai macam bahan makanan ternak baik hijauan maupun konsentrat dan menganalisisnya berdasarkan morfologi/fisik serta mengevaluasi kualitasnya dengan analisis sifat fisik dan komposisi kimia untuk digunakan sebagai makanan ternak.
Mempelajari peranan fakator lingkungan dari unsur fisik, kimia, biologis, tingkah laku ternak, toleransi ternak terhadap lingkungan, dan pengetahuan praktis mengenai cara modifikasi lingkungan ternak (enviromental enrichment)
Mata kuliah ini mempelajari tentang ciri fisik ternak dan proses biologis yang terjadi pada tubuh ternak yang melibatkan sistem-sistem organ dan interaksinya dengan lingkungan
Pada Mata kuliah ini mahasiswa akan belajar mengamati tingkah laku ternak baik unggas ataupun ruminansia untuk kemudian dapat melatih kemampuannya dalam mendeskripsikan, mencatat dan mengukur perilaku, mengkaji perkembangan tingkah laku pada berbagai jenis ternak; memeriksa efek rangsangan, lokomosi, interaksi sosial serta jenis tingkah laku lainnya dalam kaitannya dengan peningkatan performa produksi ternak.
Mata kuliah ini berkaitan dengan penerapan ilmu untuk sistem produksi ternak meliputi unggas dan ruminansia. Topik yang disajikan akan memberikan pengenalan tentang prinsip dan praktik pengelolaan peternakan untuk memaksimalkan potensi dan usaha sebuah industri peternakan.
Mata kuliah ini berkaitan dengan penerapan ilmu untuk sistem produksi ternak meliputi unggas dan ruminansia. Topik yang disajikan akan memberikan pengenalan tentang prinsip dan praktik pengelolaan peternakan untuk memaksimalkan potensi dan usaha sebuah industri peternakan.
Mata kuliah ini mempelajari tentang ternak penghasil pangan di Indonesia dan ciri-ciri biologis yang perlu diketahui untuk dimanfaatkan dalam teknologi produksi ternak. Selain itu akan dipelajari asal-usul, bangsa-bangsa dan perkembangan ternak saat ini (unggas dan ruminansia).
Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Pencegahan penyakit dan Pengendalian Kesehatan pada ternak untuk mendapatkan produksi yang optimal serta dapat menjelaskan tentang penyakit-penyakit yang khusus dan banyak ditemui pada ternak unggas, sapi, domba dan kambing
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata kuliah ini membahas berbagai konsep statistic yang diterapkan dalam penelitian Materi pembahasan mencakup pengertian statistik, statistik parametris dan non parametris serta aplikasinya menggunakan program statistik.
Mata Kuliah ini mempelajari tentang konsep dasar laporan ilmiah, prinsip dan tata cara penyusunan laporan ilmiah, pengertian plagiat, macam-macam plagiat, perbuatan yang mengandung unsur plagiat, metode penelusuran plagiat, cara pencegahan plagiat, penggunaan aplikasi anti plagiarisme, pembuatan kutipan dari berbagai sumber rujukan, pencarian sumber laporan ilmiah, pembuatan/penulisan laporan ilmiah yang efektif dan cara mengemukakan/evaluasi laporan ilmiah secara lisan.
Mempelajari system keamanan dan kehalalan produk peternakan, standar dalam proses penanganan, pengawasan, pengemasan, dan distribusi produk ternak, serta peninjauan aspek-aspek yang berkaitan dengan keamanan pangan produk ternak sepeti aspek dari peternakan, kesehatan, ekonomi, dan regulasi.
Mempelajari pengetahuan tentang kebutuhan zat-zat makanan menurut tipe, spesies dan periode pemeliharaan, jenis-jenis ransum dan bahan penyusun ransum ternak unggas, serta mempelajari teknik pembuatan formulasi ransum untuk ternak unggas dan ruminansia.
Memberikan pengetahuan terkait konsep, pendekatan/analisis sistem tataniaga dalam sistem rantai nilai peternakan, lingkungan ekonomik tataniaga, proses serta perilaku produsen.konsumen, pemerintah dan lembaga niaga bersera fungsi tataniaga. Selain itu menganalisis pembentukan harga, biaya dan margin tataniaga produk ternak
Mata kuliah ini mempelajari tentang cara merecord data peternakan, membuat grafik data peternakan, mempresentasikan data peternakan dengan jelas, membuat fungsi finansial, fungsi manajerial, fungsi penjualan terhadap data peternakan, membuat media promosi penjualan produk peternakan secara komputasional yang menarik, menjual produk peternakan melalui media sosial.
Mata kuilah ini mengajarkan manajemen budidaya unggas pedaging (ayam, itik, puyuh). Manajemen budidaya meliputi kebutuhan lingkungan (fisik, termal dan sosial), manajemen pemberian pakan dan pencegahan penyakit hingga menghitung performa dan menganalisa hasil pemeliharaan unggas pedaging serta membuat perencanaan pemeliharaan unggas pedaging.
Mata kuliah ini mempelajari tentang manajemen budidaya unggas pembibit (ayam, itik, puyuh) pada periode pertumbuhan dan periode produksi meliputi manajemen perkandangan, pakan, perkawinan, kesehatan, pencahayaan, pemilihan pembibit, perfoma pertumbuhan, dan performa produksi
Mata Kuliah ini mempelajari tentang upaya perbanyakan unggas melalui penetasan artificial (buatan), dengan mempelajari kebutuhan lingkungan penetasan, menyeleksi, dan menangani telur tetas yang baik, mengoperasikan dan mengelola mesin tetas dengan tepat sesuai dengan kebutuhan perkembangan embrio hingga menetas.
Mata kuliah ini mempelajari tentang manajemen rumah potong ternak unggas dan proses pemotongan ternak unggas yang memenuhi prinsip higienis dalam menghasilkan karkas/daging yang berkualitas serta memenuhi prinsip Aman Sehat Utuh Halal (ASUH).
Mata kuliah ini memberikan penerapan secara langsung praktik produksi ternak unggas pedaging (ayam dan itik) melalui ilmu-limu budidaya unggas pedaging
Mata kuliah ini mempelajari dan mempraktikan manajemen budidaya unggas bibi (ayam, itik, dan puyuh) meliputi aspek manajemen perkandangan, pemeliharaan, pakan ,kesehatan, perkawinan, perfoma pembibitan, dan penanganan telur tetas, hingga praktik menetaskan telur unggas menggunakan mesin tetas konvensional dan modern
Mata kuliah ini mempelajari tentang manajemen rumah potong unggas dan proses pemotongan unggas yang memenuhi prinsip hygenis dalam menghasilkan karkas/daging yang berkualitas serta memenuhi prinsip ASUH
Mata kuliah ini mempelajari pengertian dan klasifikasi usaha peternakan, prinsip-prinsip ekonomi yang penting bagi usaha peternakan, unsur-unsur pokok usaha peternakan, komponen biaya dan penerimaan usaha peternakan, serta analisis usaha peternakan
Mata kuliah ini membahas tentang tatalaksana produksi hijauan makanan ternak termasuk cara pengolahan lahan, pemupukan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan baik secara potongan maupun penggembalaan serta pemanfaatan sumber-sumber hijauan yang lain.
Mata kuliah ini mempelajari pengertian dan klasifikasi usaha peternakan, prinsip-prinsip ekonomi yang penting bagi usaha peternakan, unsur-unsur pokok usaha peternakan, komponen biaya, dan penerimaan usaha peternakan, serta analisis usaha peternakan
Mata kuliah ini membahas tentang tatalaksana produksi hijauan makanan ternak termasuk cara pengolahan lahan, pemupukan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan baik secara potongan maupun penggembalaan serta pemanfaatan sumber-sumber hijauan yang lain.
Mata kuliah ini mempelajari konsep penilaian ternak berdasarkan tipe; hubungan bentuk luar dengan fungsi dan sifat-sifat produksi ternak, dan cara-cara penilaian kontes ternak meliputi ternak sapi perah, sapi daging, domba, kambing
Mata kuliah ini mempelajari konsep budidaya sapi perah meliputi perkembangan industri sapi perah di Indonesia dan mengetahui persyaratan mendirikan usaha sapi perah, pemeliharaan anak sapi, sapi dara, sapi dewasa (laktasi, kering dan pejantan), tata laksana pemerahan, mengetahui dan mengerti fungsi bangunan dan peralatan yang digunakan dalam usaha sapi perah.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Mempelajari perkembangan dan peluang usaha produk olahan
ternak seperti daging,
telur dan susu serta memahami prinsip dasar pengolahan produk ternak, teknologi pengolahan produk ternak
serta jenis olahan produk ternak yang memiliki kriteria ASUH sampai
dengan proses pengemasan dan penyimpanan yang baik untuk dapat diterima sampai
pada masyarakat.
Mata kuliah ini mengkaji tentang penerapan bioteknologi pada sektor peternakan untuk meningkatkan produktivitas, kesehatan, dan kesejahteraan ternak, serta produk hasil ternak. Topik bioteknologi meliputi teknologi pakan fungsional, reproduksi dan kesehatan ternak, bioteknologi genetika untuk aplikasi seleksi ternak, serta penerapan bioteknologi untuk keamanan pangan
Mempelajari perkembangan dan peluang usaha produk olahan
ternak seperti daging,
telur dan susu serta memahami prinsip dasar pengolahan produk ternak, teknologi pengolahan produk ternak
serta jenis olahan produk ternak yang memiliki kriteria ASUH sampai
dengan proses pengemasan dan penyimpanan yang baik untuk dapat diterima sampai
pada masyarakat.
Mata kuliah ini mengkaji tentang penerapan bioteknologi pada sektor peternakan untuk meningkatkan produktivitas, kesehatan, dan kesejahteraan ternak, serta produk hasil ternak. Topik bioteknologi meliputi teknologi pakan fungsional, reproduksi dan kesehatan ternak, bioteknologi genetika untuk aplikasi seleksi ternak, serta penerapan bioteknologi untuk keamanan pangan
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Mata kuliah ini mengkaji tentang regulasi dan kebijakan pada sektor peternakan baik di tingkat domestik maupun internasional. Selain itu, regulasi dan kebijakan yang dipelajari mulai dari aktivitas hulu hingga hilir pada peternakan ruminansia dan unggas
Mata kuliah ini mempelajari tentang etika profesi bagi lulusan dalam profesi peternakan untuk bisa bekerja secara profesional dengan mengikuti nilai kemanusiaan seperti etika, moral, hukum serta aturan yang berlaku, yang mengacu pada standar kompetensi dan jenjang pendidikan, serta sesuai pada lingkungan profesi. Selain itu, bagaimana mengembangkan profesionalisme sebagai lulusan yang bertanggung jawab dalam pekerjaannya dengan melihat peluang serta tantangan yang akan dihadapi dalam dunia usaha peternakan.
Mata kuliah ini mempelajari tentang cara merecord data peternakan, membuat grafik data peternakan, mempresentasikan data peternakan dengan jelas, membuat fungsi finansial, fungsi manajerial, fungsi penjualan terhadap data peternakan, membuat media promosi penjualan produk peternakan secara komputasional yang menarik, menjual produk peternakan melalui media sosial.
Mata kuliah ini mengenalkan konsep dan teori dasar manajemen. Selain itu, mata kuliah ini akan menjelaskan lebih mendalam mengenai manajemen fungsional diantaranya manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi, manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran yang difokuskan pada industri dan usaha di bidang peternakan
Mata kuliah ini mempelajari tentang cara merecord data peternakan, membuat grafik data peternakan, mempresentasikan data peternakan dengan jelas, membuat fungsi finansial, fungsi manajerial, fungsi penjualan terhadap data peternakan, membuat media promosi penjualan produk peternakan secara komputasional yang menarik, menjual produk peternakan melalui media sosial.
Mata Kuliah ini mempelajari berbagai tipe fasilitas, desain dan konstruksi fasilitas, pengadaan dan perawatan peralatan penunjang, fasilitas pengadaan ternak, dan traffic control antara ternak dan manusia/peternak, serta fasilitas peternakan yang tujuannya untuk mempermudah handling berbagai jenis ternak unggas dan ruminansia
Mata kuliah ini mengenalkan konsep dan teori dasar manajemen. Selain itu, mata kuliah ini akan menjelaskan lebih mendalam mengenai manajemen fungsional diantaranya manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi, manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran yang difokuskan pada industri dan usaha di bidang peternakan.
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Penelitian terapan dirancang untuk menjawab pertanyaan spesifik yang ditujuan untuk memecahkan masalah praktis dibidang peternakan. Mahasiswa akan mempelajari dan melakukan penelitian praktis, analisis data, visualisasi data terkait dengan bidang peternakan.
Pelaksanaan magang industri dilakukan di Industri peternakan terpilih sesuai dengan minat yang dipilih sebelumnya oleh mahasiswa. Terdapat 4 (empat) jenis komoditas ternak yang dapat dipilih yaitu unggas pedaging, unggas petelur, ruminansia pedaging, dan ruminansia perah
Pelaksanaan proyek pengelolaan usaha peternakan dilakukan di usaha peternakan terpilih sesuai dengan minat yang dipilih sebelumnya oleh mahasiswa. Terdapat 4 (empat) jenis komoditas ternak yang dapat dipilih yaitu unggas pedaging, unggas petelur, ruminansia pedaging, dan ruminansia perah
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi