Program Studi D4 Paramedik Veteriner merupakan program sarjana terapan yang mempelajari kesehatan hewan secara komprehensif untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang kesehatan hewan. Lulusan dibekali keahlian dalam penerapan teknologi tepat guna, inovasi kesehatan hewan, serta kewirausahaan untuk mendukung dunia usaha dan industri.
Menjadi Program Studi Paramedik Veteriner unggul di tingkat nasional dan bereputasi regional dalam menghasilkan tenaga kesehatan hewan profesional, adaptif, dan berkarakter techno-socio entrepreneur di bidang kesehatan hewan dan sistem peternakan berkelanjutan pada tahun 2030
1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menghasilkan paramedis veteriner kompeten sesuai standar industri dan sertifikasi nasional.
2. Mengembangkan penelitian terapan dan inovasi teknologi di bidang pelayanan kesehatan hewan, quality control produk asal hewan, teknologi laboratorium veteriner, dan supervisi peternakan.
3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan terapan dalam peningkatan kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan.
4. Membangun kemitraan strategis dengan industri, pemerintah, asosiasi profesi, dan jejaring internasional melalui unit pengelola.
5. Mengintegrasikan nilai profesionalisme, etika veteriner, K3, dan technopreneurship dalam seluruh proses pendidikan.
CPL1/ELO1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan
sikap religius CPL2/ELO2: Mampu menerapkan pemikian logis,kritis, inovatif, bermutu, dan
terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang
keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang
yang bersangkutan; CPL3/ELO 3: Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan
melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan
yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya. CPL 4/ELO 4: Mampu mengaplikasikan keahlian dibidang kesehatan hewan dalam
membantu pelaksanaan tugas dan wewenang dokter hewan,
maupun profesional di bidang kesehatan hewan. CPL5/ELO 5: Mampu melakukan pemeriksaan teknis dalam bidang bioteknologi,
pemeriksaan sample dan analisis hasil pengujian laboratorium sesuai
dengan perkembangan teknologi dibawah penyelia dokter hewan. CPL 6/ELO 6: Mampu melakukan prosedur biosekuriti dan mengevaluasi keamanan
pangan asal hewan sesuai dengan perkembangan teknologi dibawah
penyelia dokter hewan. CPL 7/ELO 7: Mampu melakukan kajian supervisi dan manajerial di hewan
kesayangan, hewan laboratorium, ternak dan satwa liar sesuai bidang
dan perkembangan teknologi dibawah penyelia dokter hewan. CPL 8/ELO 8: Mampu mengerjakan tugas ilmiah yang terdefinisi secara jelas dan
mampu menjelaskan hasilnya secara lisan dan tulisan
Menyelenggarakan pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan hewan yang mencakup penerapan teknologi tepat guna, pengembangan inovasi, dan kewirausahaan secara terpadu, guna menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta berkontribusi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan dan pelayanan masyarakat yang unggul.
1. Kurikulum dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI) bidang kesehatan hewan; 2. Proporsi praktik dominan melalui laboratorium, teaching farm, klinik hewan, dan wahana praktik eksternal. 3.Memiliki jejaring kerja sama dengan klinik hewan, rumah sakit hewan, laboratorium kesehatan hewan, peternakan, serta industri pakan dan obat hewan. 4. Didukung tenaga pengajar berlatar belakang dokter hewan, akademisi, dan praktisi. 5.Fasilitas Laboratorium Representatif profesional di bidang kesehatan hewan. 6. Lulusan memperoleh sertifikasi kompetensi sesuai standar profesi paramedik veteriner
1. Paramedik Veteriner / Perawat Hewan. 2. Tenaga Teknis Kesehatan Hewan di Industri Peternakan. 3. Analis / Teknisi Laboratorium Kesehatan Hewan. 4. Quality Control / Quality Assurance. 5. Petugas Pengawas Kesehatan Hewan / Keamanan Pangan Asal Hewan. 6.Petugas kesehatan satwa konservasi. 7. Dinas Kesehatan Hewan, Karantina Hewan. 8. Animal Health Technician 9. Wirausaha di Bidang Kesehatan Hewan (pet shop)
Mahasiswa mampu menjelaskan struktur dan fungsi tubuh hewan secara integrative dengan memelajari ilmu anatomi dan fisiologi yang mencakup sel, jaringan, tulang, otot, organ, pembuluh darah, dan saraf pada hewan domestik.
menjelaskan karakteristik, tingkah laku hewan dan cara pengendaliannya
Mahasiswa mampu menjelaskan dasar-dasar ilmu praktisi, teknik diagnostic dan terapetik veteriner sesuai dengan keperawatan hewan.
Mahasiswa mampu menilai lingkungan yang membahayakan dan mengganggu kesehatan dan keselamatan kerja dengan memelajari faktor-faktorber bahaya dan menyusun langkah-langkah pencegahannya
Mata kuliah ini akan menjelaskan tentang struktur dan fungsi tubuh hewan secara integrative dengan memelajari ilmu anatomi dan fisiologi yang mencakup sel, jaringan, tulang, otot, organ, pembuluh darah, dan saraf pada hewan domestik
Mata kuliah ini mempelajari mengenai penerapan ilmu statistika menggunakan perangkat lunak dalam pengolahan data kuantitatif untuk sampling, survey, hasil penelitian, kejadian penyakit dan parameter epidemiologi serta interpretasi
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
-
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup ilmu biokimia dalam bidang Kesehatan hewan, prinsip metabolism secara umum, dasar-dasar kimia fisiologi dan kaitannya dengan gangguan Kesehatan tubuh hewan pada umumnya, serta Teknik diagnostic klinik untuk menyelesaikan masalah/fenomena yang timbul dalam kehidupan nyata.
Mahasiswa mampu menjelaskan berbagai jenis pakan dan kebutuhan nutrisi hewan serta mampu menyusun formula ransum untuk kesehatan dan gangguan medik pada hewan karnivora, herbivora dan omnivora
Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah, diskusi, pemutaran video, dan presentasi untuk memberikan pemahaman tentang hubungan manusia dengan hewan, serta prinsip-prinsip kesejahteraan hewan dan penerapannya dalam penanganan, pemeliharaan serta pemanfaatan hewan. Mahasiswa juga mempelajari cara mengamati dan melakukan assessment status kesejahteraan hewan yang dimanfaatkan sebagai hewan ternak, companion animals, hewan coba maupun satwa liar di lembaga konservasi ex-situ. Dipelajari juga berbagai masalah kesejahteraan hewan yang mungkin timbul serta cara mengatasinya di bawah penyeliaan dokter hewan.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai dasar kehidupan bakteri, virus dan cendawan serta perananya sebagai agen penyakit infeksius. Selain itu, mata kuliah ini mempelajari teknik laboratorium dalam mengisolasi serta mengidentifikasi bakteri, virus dan cendawan.
Mahasiswa mampu mendemonstrasikan komunikasi efektif menggunakan berbagai metode komunikasi kepada
berbagai pemangku kepentingan, menerapkan etika dalam penampilan kerja dan komunikasi,
mendemonstrasikan manajemen konflik dan complain, belangsungkawa kepada owner
Mampu mendemonstrasik an komunikasi efektif menggunakan berbagai metode komunikasi kepada berbagai pemangku kepentingan
Mata kuliah ini menjelaskan ruang lingkup ilmu biokimia dalam bidang kesehatan hewan, prinsip metabolisme secara umum, dasar-dasar kimia fisiologi dan kaitannya dengan gangguan kesehatan tubuh hewan pada umumnya, serta teknik diagnostik klinik untuk menyelesaikan masalah/fenomena yang timbul dalam kehidupan nyata.
Mata kuliah ini disampaikan melalui ceramah, diskusi, pemutaran video, dan presentasi untuk memberikan pemahaman tentang hubungan manusia dengan hewan, serta prinsip-prinsip kesejahteraan hewan dan cara penerapannya dalam penanganan, pemeliharaan, dan pemanfaatan hewan. Mahasiswa juga akan belajar mengamati dan melakukan penilaian terhadap status kesejahteraan hewan yang digunakan sebagai hewan ternak, hewan peliharaan, hewan uji coba, maupun satwa liar di lembaga konservasi ex-situ. Selain itu, mereka akan mempelajari berbagai masalah kesejahteraan hewan yang mungkin muncul dan cara mengatasinya di bawah pengawasan dokter hewan.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mahasiswa mampu menerapkan sistem managemen laboratorium yang mencakup aspek teknis dan proses pengoraganisasian, pengaturan, pengelolaan fasilitas dan SDM sampai pengendalian dlm pelaksanaan system untuk mencapai tujuan dari setiap kegiatan lab.yang mencakup hasil uji dengan validitas maksimal, mencakup pembahasan metode dan pelaksanaan uji, monitoring dan pencatatan laporan serta melakukan dokumentasi hasil uji.
Mahasiswa mampu mendemontrasikan perawatan kesehatan hewan kesayangan, kuda, babi dan hewan lab
Mempraktekkan tentang penggunaan peralatan penunjang diagnosa veteriner, menjelaskan fungsi dan cara penggunaannya
Mempraktekkan tentang penggunaan peralatan penunjang diagnosa veteriner, menjelaskan fungsi dan cara penggunaannya
MK menyusun dan mempraktekkan rencana dan prosedur tata laksana gawat darurat, teknik akupunktur dan teknik fisioterapi dalam membantu kesehatan hewan
Mahasiswa mampu menjelaskan sejarah singkat; perkembangan dan ruang lingkup tugas profesi tenaga kesehatan hewan, peranannya dalam masyarakat, perilaku, tindakan, dan kebijakan yang etikal dan legal dalam penyelenggaraan kesehatan hewan menurut norma dan peraturan perundangan yang berlaku serta melakukan isolasi hewan sakit (terrestrial, aquatic, dan aves), pemusnahan hewan mati atau produk hewan secara baik dan benar.
Mahasiswa mampu menilai berbagai jenis parasit (endoparasit dan ekstoparasit) dan menerapkan teknik pengambilan, pengiriman,pemeriksaan sampel, penyiapan media, isolasi, pembiakan, identifikasi parasit, dan pengamanannya serta pelaporan hasilnya
Setelah menyelesaikan kuliah ini, mahasiswa mampu mendemonstrasikan cara mendapatkan sinyalemen, anamnesa, dan status present, serta pemeriksaan fisik pada hewan, pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan fisik
Mahasiswa mampu melakukan praktik teknik nekropsi atau bedah, hewan laboratorium, hewan piara (anjing dan kucing) bangkai pada beberapa spesies hewan terutama pada ruminansia, ikan, ayam, babi, hewan piara (anjing dan kucing); menjelaskan serta melakukan praktik pengambilan sampel jaringan, dasar mikroteknik, dan teknik euthanasia pada berbagai spesies hewan.
MK Biosafety dan Biosecurity menjelaskan dasar-dasar biosafety dan biosecurity dalam upaya membangun system managemen bioresiko yang di dasarkan pada risk assessment methodology dengan meminimalisir dan eleminasi paparan serta melindungi agen biologi berbahaya
Dosen dan asisten melakukan pengamatan dan penilaian terhadap aktivitas kerja mahasiswa dalam melakukan project based learning. Penilaian juga dilakukan pada saat mahasiswa melakukan diskusi kelompok
Mempelajari pengetahuan praktis tentang teknik persiapan dan perawatan pasca operasi pada hewan kecil (hewan kesayangan: anjing, kucing, kelinci) dan hewan besar (sapi, kuda, domba, dan kambing) serta dapat memahami penerapan metode persiapan yang dibutuhkan sebelum pelaksanaan operasi, asisten operator pada saat tindakan operasi dan dapat melakukan perawatan pasca operasi
| Mahasiswa mampu mendemonstrasikan perawatan kesehatan hewan laboratorium, satwa akuatik, dan babi |
Mata kuliah ini menjelaskan dan menerapkan pengetahuan praktis tentang teknik pengumpulan, penanganan dan pemeriksaan sampel biohazard seperti darah, urin, feses dan efusi serta rambut/kulit (baik berupa bahan padat maupun cair) melalui berbagai metode uji laboratorium untuk mendukung diagnosis
Mata Kuliah ini menjelaskan tentang sistem pencatatan administrasi medis yang digunakan untuk kepentingan medis, terminologi dalam catatan medis & mempraktikkan pengetahuan praktis tentang cara pembuatan dan pengisian borang catatan medik baik secara manual maupun dengan menggunakan komputer
Mahasiswa mampu mendemonstrasikan Teknik sanitasi yang efektif bagi kesehatan kandang, alat & lingkungan, dan mampu mendemonstrasikan pengelolaan limbah yang berasal dari hewan maupun ternak.
Mahasiswa mampu mendemonstrasikan pengetahuan praktis tentang anatomi-fisiologi sistem reproduksi hewan jantan dan betina, pengaturan hormonal dalam siklus reproduksi : pubertas, gametogenesis, siklus ovari, fertilisasi, kebuntingan, penanganan kelahiran dan penanganan perinatal, serta penanganan kemajiran pada hewan jantan dan betin
Mahasiswa mampu menjelaskan dan menerapkan bioteknologi terapan yang meliputi: preservasi bahan biologis
dan teknologi molekuler.
Mahasiswa dapat mendemonstrasikan system produksi yang baik untuk menghasilkan produk yang sesuai standar kualitas, meminimalisir resiko yang terlibat dalam produksi, control dan manajemen manufaktur, dan pengujian control kualitas produk pangan asal hewan.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang etika profesi, penghayatan profesi, legislasi veteriner, serta teknik karantina hewan, dengan menitikberatkan pada penerapan prinsip-prinsip etika dan legalitas dalam praktik kesehatan hewan. Mahasiswa akan mempelajari cara berperilaku dan bertindak sesuai dengan norma serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, sambil meningkatkan profesionalisme dalam peran paramedik veteriner. Selain itu, mereka akan mendalami sejarah dan perkembangan profesi kesehatan hewan dalam konteks karantina, termasuk teknik isolasi hewan yang sakit dan pemusnahan hewan atau produk hewan yang terinfeksi secara etis dan sesuai dengan regulasi. Dengan mengintegrasikan pemahaman ini, mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas karantina hewan dengan standar profesional yang tinggi, serta memastikan setiap tindakan mereka berlandaskan pada etika dan legalitas yang kuat.
Merancang Bisnis dan kewirausahaan di bidang Veteriner dengan cara berfikir inisiatif, kreatif, produktif dan inovatif
Mata kuliah ini mempelajari mengenai penerapan ilmu statistika menggunakan perangkat lunak dalam pengolahan data kuantitatif untuk sampling, survey, hasil penelitian, kejadian penyakit dan parameter epidemiologi serta interpretasi
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
MK menyusun dan mempraktekkan rencana dan prosedur tata laksana gawat darurat, teknik akupunktur dan teknik fisioterapi dalam membantu kesehatan hewan
Mempelajari etiologi, diagnosis, penularan, dan pencegahan, pengendalian, atau pemberantasan zoonosis
Praktik Lapang merupakan implementasi berbagai hal yang terlah dipelajari pada Program Studi Paramedik Veteriner, yang menitikberatkan pada pelayanan kesehatan hewan, pengenalan dan keterampilan penanganan penyakit. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menentukan lokasi tempat praktek Lapang (PL) pada salah satu pilihan hewan, yakni kuda, babi , satwa liar atau hewan lab. Praktik dilakukan selama 4 minggu pada liburan semester 5.
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi