Program studi Analisis Kimia merupakan program sarjana terapan yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan analisis kimia yang berkualitas, vokasional dan adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kompetensi dalam bidang ilmu analisis kimia dan berjiwa kewirausahaan, memiliki kemampuan manajerial dalam pengelolaan laboratorium dan memiliki kemampuan berinovasi tepat guna di bidang analisis kimia melalui penelitian terapan dan pengabdian masyarakat.
Menjadi Program Studi di bidang Analisis Kimia yang terdepan dan bereputasi internasional dalam memperkokoh martabat bangsa melalui pendidikan tinggi terapan yang unggul dan berkarakter kewirausahaan di bidang pertanian, kelautan, dan biosains tropika”.
"1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasional dengan melakukan penguatan keahlian dalam bidang analisis kimia untuk menghasilkan lulusan techno-sociopreneur yang unggul, memiliki akhlak mulia yang berlandaskan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, nasionalisme tinggi, kompetensi profesional, soft skills millennium, jiwa kepemimpinan, berwawasan global dan menjadi trendsetter inovasi dan perubahan.
2. Mempelopori penelitian terapan yang unggul dan terdepan dalam IPTEKS yang transformatif untuk terciptanya kualitas kehidupan berkelanjutan, serta inovasi untuk ekonomi rakyat.
3. Menghasilkan lulusan ilmu-ilmu kimia terapan terkini di bidang analisis kimia untuk menjadi penentu kecenderungan ilmu terkini di tingkat nasional dan global.
4. Meningkatkan layanan proaktif yang berkontribusi dan memecahkan persoalan masyarakat berbasis kimia terapan"
CPL01/ELO01menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri dengan sikap menjunjung tinggi nilai kemanuasiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
CPL02/ELO02mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja pada bidang yang bersangkutan
CPL03/ELO03mampu menerapkan pengetahuan teoritis matematika, fisika, biologi, kimia anorganik dan organik, kimia analitik dan kimia fisik dalam melaksanakan pekerjaan di bidang analisis kimia diantaranya dalam mengidentifikasi, memisahkan, menganalisis, mengolah serta menyajikan hasil eksperimen mengacu pada standar yang relevan
CPL04/ELO04Mampu menerapkan sistem manajemen laboratorium terstandar, menggunakan perangkat lunak, menerapkan Good Laboratory Practices (GLP), menyusun dokumentasi laboratorium sesuai ISO 17025, melakukan validasi dan verifikasi metode pengujian dibawah supervisi dengan penuh tanggung jawab
CPL05/ELO05Mampu melaksanakan analisis kualitatif dan kuantitatif beragam sampel diantaranya menggunakan metode klasik maupun instrumental, mengalibrasi instrument serta menentukan struktur molekul berdasarkan hasil analisis elusidasi struktur.
CPL06/ELO06Mampu melaksanakan analisis sampel-sampel biologis diantaranya berupa cairan biologis, jaringan, sel dan biomolekul (protein, asam nukleat, metabolit) dan penerapannya pada bidang biokimia, farmakologi, maupun bioteknologi
CPL07/ELO07Mampu melaksanakan analisis secara komprehensif terhadap beragam proses di industri, membuat formulasi dan pengembangan metode, termasuk menganalisis limbah dalam penilaian resiko pencemaran lingkungan
CPL08/ELO08mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan baik dalam melaksanakan pekerjaan di perusahaan/instansi, melaksanakan penelitian terapan atau proyek akhir, pengolahan data dan pembuatan laporan akhir, mensistematisasikan dan menyajikan hasil penelitian dalam bentuk tertulis dan lisan kepada audiens dari berbagai latar belakang
Menyelenggarakan pendidikan, penelitian terapan serta pengabdian masyarakat bidang analisis kimia terutama pertanian, agro maritim dan biosains tropika yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memberikan layanan proaktif yang berkontribusi memecahkan persoalan masyarakat berbasis kimia terapan
Keunggulan dan keunikan Program Studi Analisis Kimia terutama pada pengujian-pengujian fisik, kimia dan mikrobiologi beragam bahan alam yang berpotensi untuk pembuatan produk farmasi, formulasi pangan fungsional, formulasi pakan ternak fungsional berbasis kelestarian lingkungan, ekstraksi pewarna alami, formulasi perekat, insektisida, pestisida, pengawetan pangan, pakan dan lain-lain menggunakan teknik ekstraksi modern, serta pengujian kandungan kontaminan bahan baku, limbah industri, limbah pertanian, limbah peternakan dan produk rumah tangga, Pengujian profil dan penentuan kandungan senyawa bioaktif dalam bahan alam menggunakan teknik analisis lanjut, penerapan ilmu nanoteknologi pada formulasi produk berbasis bahan alam, pengelolaan dan pengolahan limbah, serta pengembangan metode analisis green chemistry menggunakan teknik sensor dan biosensor, elektroanalitik serta pengembangan berbagai teknik ekstraksi.
1. Supervisor Quality Control & Quality Assurance di industri; 2. Supervisor Riset dan Pengembangan Produk di industri ; 3. Staf ASN di berbagai laboratorium Balai dan instansi pemerintah (BRIN, BPOM, BATAN dll). 4. Asisten Peneliti 5. penaggung Jawab laboratorium klinis Rumah Sakit
Mata Kuliah ini mempelajari, sistem manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3), Kesehatan dan keselamatan kerja di Laboratorium, Pengenalan RAMP (Recognize hazards, Assess the risks of hazards, Minimize the risks of hazards, Prepare for emergencies), fasilitas keselamatan laboratorium (lemari asam, shower, alat pemadam api, kotak P3K), alat pelindung diri, klasifikasi bahan dan simbol bahaya (bahan kimia beracun, bahan kimia korosif, mudah terbakar, bahan kimia reaktif, gas bertekanan, bahan radioaktif), penilaian resiko bahaya kimia, pengendalian bahaya bahan kimia, prinsip kimia hijau, dan penerapan teknik bekerja dengan bahan dan alat sesuai dengan prosedur operasi baku (POB), pengelompokan, pelabelan dan pembuangan limbah berbahaya
Mata Kuliah ini mempelajari konsep-konsep dasar ilmu kimia meliputi konsep kimia modern, klasifikasi materi, sistem periodik, tata nama senyawa kimia, stoikiometri, larutan dan sifat koligatif, kesetimbangan kimia, Termokimia, senyawa koordinasi, Redoks dan elektrokimia serta senyawa organik.
Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa tingkat 1 sebagai dasar dalam mengenal mahluk hidup. Perkuliahan diwali dengan pembahasan terhadap komponen paling kecil dari mahluk hidup yaitu sel, kemudian dilanjutkan dengan membahas tentang biologi hewan, tumbuhan, pewarisan sifat (genetika) , mikrobiologi, lingkungan, bioteknologi dan pembahasan terakhir adalah one health sebagai konsep untuk menyatukan pemikiran bahwa kesehatan individu dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak terlepas dari keterlibatan unsur-unsur kimia dan reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam sel
Mata Kuliah ini mempelajari Sistem manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3), Safety induction, Identifikasi dan penilaian resiko meliputi tingkat keparahan bahaya dan frekuensi yang terjadi, penyusunan JSA (Job sheet Analysis), HIRADC (Hazard identification, risk assessment, and determination control), Informasi bahaya bahan kimia (etiket, SDS safety data sheet), pengendalian bahaya bahan kimia, alat pelindung diri, fasilitas keselamatan laboratorium, prosedur penyimpanan bahan kimia berdasarkan matrik incompatible, prosedur tanggap darurat, inpeksi K3, penyakit akibat kerja, dan prosedur aman bekerja dengan peralatan kimia.
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar matematika dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia nyata
Mata kuliah ini membekali seluruh mahasiswa dengan kemampuan dasar lulusan yang terkait dengan program keahlian yang ditekuni. Materi mata kuliah ini adalah Mekanika, Gelombang, Suhu dan Kalor, Optik, Listrik, Magnet dan Elektromagnetik. Dalam penyajiannya, mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep dasar fisika dalam bentuk sederhana diikuti dengan contoh- contoh soal dan aplikasinya dalam berbagai bidang, sehingga diharapkan mahasiswa mampu menggunakan fisika dalam profesi dan kehidupan sehari-harinya.
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata Kuliah ini mempelajari dasar kemometri sederhana, pengoprasian komputer dan memahami perangkat lunak kimia (merck index, chemsketch, dan chemdraw, sitasi tinjauan Pustaka) dan statistika deskriptif
Mata kuliah Manajemen Laboratorium ini adalah mata kuliah wajib Program Studi Sarjana Terapan Analisis Kimia yang diberikan untuk membekali mahasiswa agar dapat mengelola laboratorium dengan menerapkan prinsip-prinsip bekerja di laboratorium yang benar (Good Laboratory Practices). Mahasiswa juga diberikan wawasan dan pengetahuan terkait sistem manajemen laboratorium yang diterapkan di dunia industri maupun instansi lainnya. Selain itu, melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun dokumentasi sistem mutu, menyusun program penjaminan mutu internal, dan mendesain laboratorium secara sederhana. Ruang lingkup pembahasan dan proses pembelajaran adalah menggunakan pembelajaran aktif melalui ceramah, diskusi kelompok kecil (small group discussion), kooperatif (cooperative learning), dan pembelajaran dengan berbagai kasus (problem based learning). Bahasa pengantar yang digunakan dalam kuliah ini adalah Bahasa Indonesia
Mata kuliah ini mempelajari tentang Penggolongan dan tahapan analisis kimia kuantitatif, konsep dan perhitungan teknik analisis Gravimetri. Penggolongan dan perhitungan dasar titrasi langsung dan tidak langsung, Konsep-konsep dasar, kesempurnaan titrasi, indikator, kurva titrasi, perhitungan dan penerapan dari teknik-teknik titrasi Asidialkalimetri, Presipitimetri, Kompleksometri, Kelatometri dan Oksidireduktometri serta preparasi sampel untuk analisis
Mata Kuliah ini mempelajari konsep dasar ikatan kimia, tata nama, stereokimia, dan sifat fisiko kimia senyawa organik berdasarkan gugus fungsi (hidrokarbon, alkil halida, alkohol, fenol, eter, epoksida, aldehid, keton, asam karboksilat dan turunannya, dan amina).
Mata Kuliah ini mempelajari struktur atom dan ikatan kimia, unsur golongan utama dan golongan transis, asam basa, rekasi redoks, pembentukan kompleks. Tahapan analisis kualitatif anorganik, teori dasar reaksi dalam larutan, reaksi asam basa, pembentukan kompleks, teknik eksperimen analisis anorganik kualtitatif, reaksi-reaksi anion dan kation, analisis anorganik kualitatif sistematik, analisis anorganik kualitatif semimikro.
Mata Kuliah ini mempelajari struktur atom dan ikatan kimia, unsur golongan utama dan golongan transis, asam basa, rekasi redoks, pembentukan kompleks. Tahapan analisis kualitatif anorganik, teori dasar reaksi dalam larutan, reaksi asam basa, pembentukan kompleks, teknik eksperimen analisis anorganik kualtitatif, reaksi-reaksi anion dan kation, analisis anorganik kualitatif sistematik, analisis anorganik kualitatif semimikro, serta reaksi dan mekanisme anorganik. yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan industri.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
-
Mempelajari keragaman mikroorganisme, Metode dalam mikrobiologi
serta potensi mikroorganisme dalam aspek kehidupan dan bioteknologi
Mata kuliah ini mempelajari teknik sampling tanah, air, udara, sample pretreatment, sentrifugasi, filtrasi, prinsip pemisahan meliputi ekstraksi maserasi, soxhlet, ultrasonik, cairan superkritis, dan ekstraksi larutan dipercepat dan destilasi
Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar kimia fisik meliputi termokimia, termodinamika, kesetimbangan dan kinetika, analisis kimia fisik non instrumen antara lain polarimetri, refraktometri, viskometri, kalorimetri, flash point
Mata kuliah ini membahas struktur dan fungsi senyawa hayati penyusun sel makhluk hidup (karbohidrat, lipid, protein, dan asam nukleat) serta metabolismenya (anabolisme dan katabolisme) termasuk fermentasi dan kesehatan.
mata kuliah ini mempelajari karakteristik, hakekat penelitian kimia terapan, identifikasi masalah, review litarutur, pembuatn proposal, pelaporan penelitian, desain penelitian, pemaparan data dan pengambilan kesimpulan
Mahasiswa mampu membuat proposal usaha kimia yang rasional dengan teknik SWOT, perhitungan usaha, menjaga sustainibility usaha dengan bisnis canvas, mempresentasikan proposal kepada investor, menjalankan mengimplimentasikan, teknik teknik penjualan, evaluasi perusahaan, dan sistem organisasi usaha kimia meliputi: bahan, alat, jasa, dan produk dari keilmuan kimia
Mata kuliah ini membahas struktur dan fungsi senyawa hayati penyusun sel makhluk hidup (karbohidrat, lipid, protein, dan asam nukleat) serta metabolismenya (anabolisme dan katabolisme) termasuk fermentasi dan kesehatan.
Mata Kuliah ini mempelajari dasar ilmu spektroskopi, preparasi dan analisis sampel secara kuantitatif menggunakan alat spektroskopi ultraviolet dan sinar tampak, spektroskopi serapan atom, XRF, Spektro FTIR, spektroskopi massa, dan NMR.
Mata kuliah ini mempelajari mengenai validasi metode analisis, konsep dan sistem pengukuran, tahap-tahap penentuan estimasi ketidakpastian pengukuran, estimasi ketidakpastian tipe A, Tipe B serta ketidakpastian gabungan dan diperluas.
Mata kuliah ini mempelajari penentuan struktur organik dengan metode spektroskopi meliputi spektroskopi ultraviolet (UV), spektroskopi infrared (IR), spektroskopi nuclear magnetic resonance (NMR), dan spektroskopi massa (MS).
Mata kuliah analisis pangan merupakan mata kuliah wajib Sekolah Vokasi Program Studi Analisis Kimia. Kuliah ini meliputi: 1) Interaksi air dengan zat terlarut, aktivitas air sebagai indikator ketahanan simpan bahan pangan, dan isoterm sorpsi air, 2) Struktur dan reaksi dasar karbohidrat, 3) Kelarutan polisakarida pati dan selulosa serta reaksi umum karbohidrat (hidrolisis, mutarotasi, enolisasi, dehidrasi, penguraian termal, dan pencoklatan), 4) Reaksi autoksidasi lipid dan metode analisis mutu lipid, 5) Sifat hidrasi dan kelarutan protein, 6) Analisis kehalalan pada produk pangan, serta metode-metode umum untuk analisis air, karbohidrat, lipid, protein, vitamin, serat, dan analisis mutu minyak goreng. Bahasa pengantar yang digunakan pada kuliah ini adalah bahasa Indonesia.
Deskripsi :
Mata Kuliah ini mempelajari teknik elektroanalitik untuk analisis kualitatif maupun kuantitatif. Materi kuliah meliputi: pengertian dan klasifikasi teknik elektroanalitik, konsep dasar dan aplikasi dalam hal analisis teknik-teknik yang termasuk dalam elektroanalitik seperti potensiometri, voltametri, elektrogravimetri, coulometri, konduktometri dan elektroforesis
Mata kuliah ini membahas definisi dan sejarah perkembangan petrokimia, proses pengilangan minyak bumi, bahan baku utama petrokimia, jalur utama petrokimia (jalur gas sintesis, olefin, dan aromatik), dan aplikasi petrokimia pada industri polimer. Selain itu, matakuliah ini juga membahas proses polimerisasi, karakteristik polimer, perbedaan polimer alami dan sintesis, biopolimer mikrobial, serta aplikasi polimer pada membran.
Mahasiswa mampu menerapkan teknik pembuatan nanoteknologi dengan berdasarkan prinsip green chemistry untuk dapat diaplikasikan dalam beberapa bidang seperti obat, bioenergi, dan katalis.
Mata Kuliah ini mempelajari evaluasi data analisis, uji beda nyata, analisis ragam, parametrik-non parametri, kalibrasi, koreksi blanko, pemrosesan sinyal, proses analitik, dan pengantar analisis multivariat.
Mata kuliah ini mempelajari definisi sensor kimia, sensor pH, mekanisme dan sistem imobilisasi, imobilisasi pelarut, elemen pendeteksi analit, teknik transduksi elektrokimia, teknik transduksi optik, teknik transduksi lainnya, performansi sensor, contoh eksperimen praktis, serta aplikasi penting dalam bidang kesehatan, pangan, bioteknologi, lingkungan, pertahanan, kelautan dan bidang industri.
Mata Kuliah Kapita Selekta merupakan mata kuliah yang menyajikan pemaparan umum terkait topik spesifik tertentu. Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa agar mengetahui perkembangan keilmuan terbaru pada bidang tersebut
Mahasiswa melaksanakan praktikum yang menghasilkan produk kimia yang dapat diaplikasikan secara praktis. Dalam kegiatan ini mahasiswa akan dibimbing oleh dosen pembimbing yang akan membantu dalam mendesain produk
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Magang Industri Program studi Analisis Kimia Sekolah Vokasi IPB merupakan suatu penugasan bagi mahasiswa untuk bekerja di
perusahaan atau lembaga atau instansi selama periode tertentu yang ekuivalen dengan 20SKS lapangan atau selama 6 bulan
untuk mengerjakan kegiatan terstruktur dan mandiri di laboratorium industri. Magang merupakan kegiatan intra-kurikuler yang
mewajibkan mahasiswa untuk melakukan pengamatan dan praktik kerja di perusahaan/lembaga atau instansi. Program magang
dilaksanakan pada semester gasal (semester 7). Magang merupakan upaya peningkatan pemahaman, wawasan, dan
keterampilan mahasiswa sebagai calon Sarjana terapan, maka semua mahasiswa Program studi Analisis Kimia Sekolah Vokasi
IPB wajib mengikuti program magang untuk melengkapi kompetensi yang telah diperolehnya selama perkuliahan.
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi