Program Studi Manajemen Industri bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam perencanaan, pengendalian produksi, dan memiliki jiwa kewirausahaan di industri manufaktur dan jasa, dan mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis, termasuk pemecahan masalah kompleks, berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.
Menghasilkan sarjana terapan yg kompeten dan teknologi tepat guna di bidang manajemen industri yang siap mendukung Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta kewirausahaan untuk memperkuat perekonomian Indonesia
"1. Menyelenggarakan Program Studi Manajemen Industri yang berkualitas dan profesional.
2. Menyediakan tenaga dosen dan tenaga pendukung dengan jumlah, kualifikasi dan pengalaman kerja yang memadai
3. Membangun jejaring (networking) dengan industri atau dunia usaha untuk menangkap kebutuhan pasar tenaga kerja dan dalam rangka pengembangan akademik (fasilitas, kurikulum, dan sebagainya).
4. Menghasilkan inovasi tepat guna melalui penelitian terapan dan pengabdian yang berkualitas "
"1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.
2. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; Menunjukkan pembelajar yang tangguh dan lincah yang mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
3. Menguasai konsep dasar-dasar bisnis dan agribisnis meliputi subsistem hulu, on farm, subsistem hilir dan subsistem penunjang; teknik produksi primer produk agribisnis; perencanaan lokasi produksi, perencanaan bahan baku, proses produksi dan teknologi yang digunakan pada proses produksi produk agribisnis; meliputi tanaman, peternakan dan perikanan; pengolahan dan mutu produk agribisnis.
4. Menguasai konsep teknik penjualan dan manajemen pemasaran produk agribisnis.
5. Menguasai konsep pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan perusahaan agribisnis serta menginterpretasikan hasil analisis laporan keuangan pada perusahaan agribisnis.
6. Terampil menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan; bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada dibawah tanggung jawabnya.
7. Terampil merumuskan ide bisnis dan menyusun perencanaan bisnis (business plan), menyusun, mengolah, menganalisis, dan terampil menilai studi kelayakan bisnis berdasarkan aspek non finansial dan aspek finansial menggunakan analisis data dengan alat manajemen (management tools) pada perusahaan agribisnis.
8. Terampil mengelola perusahaan agribisnis, melakukan komunikasi secara efektif dalam bisnis, baik dengan atasan, bawahan, sesama anggota tim dan masyarakat, melakukan negosiasi dengan mitra bisnis; serta menggunakan teknologi digital pada pengelolaan usaha agribisnis.
"
Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian terapan serta pengabdian masyarakatdalam bidang manajemen industri yang mencakup perancangan, perencanaan dan pengendalian produksi, serta pengabdian masyarakat secara terpadu
Keunggulan Program Studi Manajemen Industri terletak pada kurikulum berbasis kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang dirancang selaras dengan dinamika pasar kerja dan perkembangan teknologi industri, didukung oleh dosen yang kompeten serta memiliki pengalaman akademik dan praktisi sehingga mampu mengintegrasikan teori dan praktik secara aplikatif. Mahasiswa dibekali pengalaman pembelajaran berbasis praktik melalui magang industri, studi kasus nyata, dan project-based learning sehingga memiliki kesiapan kerja yang tinggi. Program studi juga unggul dalam penguatan kompetensi analitis dan problem solving berbasis metode kuantitatif, penerapan teknologi tepat guna dan sistem digital industri, pembelajaran continuous improvement. Selain itu, lulusan difasilitasi untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Procurement Supervisor dan PPIC Supervisor, sehingga memiliki pengakuan kompetensi profesional yang relevan dan diakui secara nasional.
"1. PPIC Supervisor
2. Procurement Supervisor
3. Warehouse Supervisor
4. Supply Chain Coordinator
5. Logistic Coordinator
6. Continous Improvement Engineer
7. Project Coordinator
8. Quality System Officer
9. Business Improvement Analyst
10. Industrial Data Analyst"
Mata kuliah ini menguraikan dan membahas tentang perilaku individu seperti perilaku konsumen, perilaku produsen maupun pasar. Konsep dasar mikroekonomi akan diuraikan dan dijelaskan untuk membantu dan memahami apa yang sedang terjadi di dalam perekonomian yang dijadikan sebagai perangkat praktis untuk mendukung pengambilan keputusan. Beberapa topik yang akan dibahas yaitu persoalan ekonomi dan gambaran perekonomian, permintaan, penawaran, harga, elastisitas, perilaku konsumen, perilaku produsen, pembentukan harga pada pasar bersaing sempurna dan tidak sempurna, dan kebijakan ekonomi mikro dalam mengintervensi pasar
Mata kuliah ini membahas tenteng perspektif manajemen sumberdaya manusia, memenuhi persyaratan sumberdaya manusia, penerpaan kompensasi dan jaminan (secuity), mempererat hubungan karyawan dan manajemen dan perluasan wawasan manajemen sumberdaya manusia Internasional
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mata kuliah disusun untuk membantu mahasiswa dalam memperluas pengetahuan tentang manajemen baik dari teori, konsep, dan proses. Materi pembahasan mencakup semua fungsi dan kegiatan penting manajemen, fungsi-fungsi tersebut mencakup perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (leading), dan pengendalian (controlling), yang memberikan kerangka (framework) untuk memahami sifat dasar pekerjaan dan keberhasilan manajerial dalam suatu organisasi laba maupun nirlaba
Mata kuliah matematika industri membahas konsep-konsep dasar matematika yang meliputi Logika Matematika, Matriks, Sistem Persamaan Linier, Himpunan, Fungsi, serta Limit dan Turunam.
Mata kuliah ini mempelajari aplikasi dasar Microsoft untuk mengolah data menggunakan fungsi logika, merancang database untuk menyelesikan permasalahan didalam industri serta memberikan keterampilan dalam menyajikan laporan secara terstruktur.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata Kuliah ini mengajarkan dan melatih kemampuan mahasiswa serta membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara lisan maupun tulis dalam lingkup bisnis atau dunia kerja secara umum pada level intermediate.
-
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mempelajari pemahaman mengenai berbagai teori, konsep, dan teknik pengelolaan produksi dan operasi menghasilkan barang maupun jasa yang berdaya saing, yang membahas berbagai aspek yang berakitan dengan produksi antara lain sumberdaya manusia, ketenagakerjaan, bahan baku, fasilitas, kapasitas, distribusi, manajemen, keuangan dan limbah industri.
Mempelajari tentang pengelolaan waktu yang terdiri atas pemahaman arti waktu, hambatan yang dihadapi, menetapkan prioritas secara efektif menyusun rencana individu, menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi, memperhatikan kesulitan dan menolong orang lain untuk mengelola waktu; berkomunikasi secara efektif dengan memahami kebutuhan orang lain, dan mencapai pemahaman bersama; membangun etos kerja pribadi, dengan membulatkan niat dan menetapkan spiritual goal, serta ketabahan dalam menjalankan proses untuk mencapai goal.
Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar biaya, perilaku biaya, harga pokok produksi (job costing dan process costing), hubungan biaya, volume, dan laba, biaya standar, biaya kualitas, dan biaya lingkungan sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial
Mempelajari penggunaan, penyediaan dan pemanfaatan dana-dana perusahaan dan badan-badan lain. Pembahasan meliputi: pengertian dan prinsip dasar sistem dan lingkungan keuangan, risiko, pengembalian dan portofolio, teknik-teknik penilaian uang, sekuritas dan proyek, analisis dan perencanaan keuangan, manajemen modal kerja dan pendanaan
Mempelajari pemahaman tentang pengantar metode kuantitatif; linear programming (formulasi model, metode grafik dan matematik); pemecahan linear programming (metode simpleks); analisis sensitivitas linear programming; transportasi dan penugasan; aplikasi software linear programming.
Mata kuliah pengantar sistem produksi ini membahas bahan kajian yang meliputi berbagai teori, konsep dan teknik pengelolaan produksi dan operasi menghasilkan barang maupun jasa yang berdaya saing, yang membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan produksi antara lain sumber daya manusia, ketenagakerjaan, bahan baku, fasilitas, kapasitas, distribusi, manajemen, keuangan dan limbah industri.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengembangkan skill dan mindset kewirausahaan dalam diri seorang karyawan, serta mengembangkan perilaku seorang wirausaha saat bekerja di dalam perusahaan, dengan mempelajari dan menerapkan beberapa aspek sikap, karakter dan perilaku kewirausahaan yang dibutuhkan oleh seorang karyawan, serta menerapkan intrapreneurship di beberapa bidang pekerjaan yang ada di perusahaan.
MK TNK memiliki tujuan agar mahasiswa mampu menciptakan jawaban atas persolan bernegosiasi dan memimpin tim kerja di dunia kerja (usaha dan industri) yang telah dirancang sebelumnya dalam beberapa studi kasus yang mengacu pada kasus-kasus negosiasi yang terjadi di dunia kerja dan industri. Penyelesaian tugas dalam bentuk studi kasus dilakukan selama masing-masing empat belas kali pertemuan termasuk UTS dan UAS baik kuliah maupun praktikum.
Mata kuliah ini menjelaskan mengenai pengantar tentang teori statistika, teknik penarikan contoh dan pendugaan parameter, pengujian hipotesis, analisis regresi dan korelasi, statistic process control, Acceptance sampling serta statistika non parametrik
Mata kuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki pengetahuan terhadap industri secara umum, klasifikasi industri dan perawatan fasilitas industri, serta memiliki kemampuan untuk membedakan peralatan industri yang digunakan di berbagai jenis industri, serta mampu melakukan konversi satuan dalam industri
Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa untuk memberikan pemahaman mengenai pengertian lingkungan hidup, pencemaran lingkungan, prinsip dasar ekologi, prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan hidup, pengolahan lingkungan buatan, pengolahan lingkungan sosial, konsep produksi bersih dan sistem manajemen lingkungan
Memberikan kemampuan dan keterampilan kepada mahasiswa dalam memahami, merencanakan dan menuliskan laporan praktikum, tugas mata kuliah, dan rencana usulan kegiatan (proposal) Magang Industri, Laporan Magang, Proposal tugas akhir serta laporan tugas akhir. Memberikan kemampuan untuk mempresentasikan hasil/ laporan praktikum, magang dan tugas akhir dalam bentuk yang komunikatif (lisan dan tulisan) dan teknik penggunaan bantuan multimedia.
Mata kuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki wawasan tentang etika dan etika berprofesi, yang dapat menekankan pada kejujuran, tanggung jawab, dan objektivitas dalam perencanaan dan pengendalian produksi, serta pengelolaan persediaan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas proses
Mata kuliah ketenagakerjaan dan K3 memberikan pengetahuan tentang ketentuan umum ketenagakerjaan, hubungan kerja, pengupahan, waktu kerja, waktu istirahat, waktu kerja lembur, menghitung upah kerja lembur, hubungan industrial, pemutusan hubungan kerja (PHK), dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), faktor-faktor fisik di lingkungan kerja, penilai dan pengendalian potensi bahaya di tempat kerja, ergonomi, limbah dan penanganan akibat kecelakaan di tempat kerja, dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.
Mata Kuliah ini mempelajari teknik dan tata cara kerja, dengan lingkup pengaturan kerja yaitu teknik pengaturan terhadap peralatan dan perlengkapan kerja yang dipelajari melalui Peta Kerja, Studi Gerakan dan Ekonomi Gerakan
Mata kuliah ini mempelajari teknik dan tata cara kerja, dengan lingkup pengaturan kerja dan pengukuran kerja. Aspek pengaturan kerja adalah melakukan pengaturan terhadap pekerja, bahan, peralatan dan perlengkapan kerja yang dipelajari melalui ergonomi. Aspek pangukuran kerja adalah melakukan pengukuran waktu, tenaga, psikologis dan sosiologis yang dipelajari melalui pengukuran kerja dengan metoda stop watch, sampling pekerjaan, data waktu baku dan data waktu gerakan.
Membahas faktor-faktor dan teknis dalam merancang dan mengevaluasi tata letak suatu pabrik meliputi penetapan loaksi industri, konsep perancangan tata letak, perencanaan aliran bahan, keterkaitan antar aktivitas, perencanaan kebutuhan luar ruang, perancangan stasiun kerja dan evaluasi tata letak
Membahas penanganan bahan di industri manufaktur. Aspek yang dibahas antara lain definisi kebutuhan, konsep, teknik, fungsi dan pendekatan kuantitatif penanganan bahan
Mata kuliah ini mempelajari teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan sistem produksi pada kondisi risiko tidak pasti serta pengambilan keputusan dengan kriteria jamak
Mata kuliah ini mempelajari praktik teknik dan tata cara kerja (time and motion study), dengan lingkup praktik pengaturan kerja dan pengukuran kerja. Praktik pangaturan meliputi praktik pengaturan terhadap pekerja, bahan, peralatan dan perlengkapan kerja melalui praktik menyususn peta kerja, merancanag studi gerakan, mengevaluasi gerakan kerja melalui ekonomi gerakan, dan mengevaluasi aspek ergonomi. Praktik pengukuran kerja meliputi praktik pengukuran kerja dengan metode stopwatch dan metode sampling pekerjaan.
Mata Kuliah ini mengembangkan teknik perencanaan layout dan kebutuhan alat penanganan bahan untuk menentukan efisiensi biaya penanganan bahan berdasarkan berdasarkan identifikasi layout produksi yang terstruktur dan sistematis
Mata kuliah ini mempelajari upaya-upaya perusahaan manufatur untuk memproduksi produk dengan mengurangi jejak karbon dengan konsep pembangunan pekerjaan berkelanjutan. Aspek yang dikaji antara lain efektivitas dan efisiensi sumberdaya alam dan konsevasi energi.
Mata kuliah ini mempelajari tentang aplikasi pengelolaan proses dan layout produksi untuk menentukan pengambilan keputusan yang ideal dalam pengembangan dan perbaikan aktifitas di industri manufatur dan pertanian.
Mata kuliah ini mempelajari teknik dan tata cara kerja, dengan lingkup pengaturan kerja dan pengukuran kerja. Aspek pengaturan kerja adalah melakukan pengaturan terhadap pekerja, bahan, peralatan dan perlengkapan kerja yang dipelajari melalui peta kerja, ergonomic, studi gerakan dan ekonomi gerakan. Aspek pengukuran kerja adalah melakukan pengukuran terhadap waktu, tenaga, psikologis dan sosiologis yang dipelajari melalui pengukuran kerja dengan metoda stop watch, sampling pekerjaan, data waktu baku dan data waktu gerakan
Mata kuliah ini menjelaskan mengenai konsep pemasaran digital, analisis analitik pasar melalui berbagai platform media digital dan komponen - komponen utama strategi pemasaran digital produk dan jasa.
Mata kuliah ini menjelaskan mengenai strategi rantai pasok, pernacangan produk baru dalam perspektif rantai pasok, konfigurasi jaringan rantai pasok, pengelolaan permintaan dan perencanaan produksi, distorsi informasi dan bullwhip effect, mengelola persediaan, model inventori, manajemen pengadaan, manajemen transportasi dan distribusi, teknologi informasi, pengukuran kinerja, serta pengelolaan rantai pasok
Mata kuliah ini mempelajari dan memahami mengenai proses pengorganisasian, pengembangan siklus, perilaku organisasi dan evaluasi kinerja proyek
Mempelajari budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin); Implementasi prinsip-prinsip Total Productive Maintenance (TPM); Manganalisis dan mengelompokan failure data; Reliability Center Maintenance (RCM); Overall Equipment Effectiveness (OEE); Root Cause Analysis (RCA); dan One Point Lesson (OPL)
Mempelajari dimensi kualitas, perkembangan kualitas, sustainability quality management system; Kualitas dengan pendekatan input-proses-output; Biaya kualitas; Total Quality Management; ISO-Standard Series; Manual Mutu; Audit Mutu; Gugus Kendali Mutu (Quality Control Circle); Alat dan Teknik Pengendalian Mutu
Mata kuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengembangkan skill dan mindset kewirausahaan dalam diri seorang karyawan, serta mengembangkan perilaku seorang wirausaha saat bekerja di dalam perusahaan, dengan mempelajari dan menerapkan beberapa aspek sikap, karakter dan perilaku kewirausahaan yang dibutuhkan oleh seorang karyawan, serta menerapkan intrapreneurship di beberapa bidang pekerjaan yang ada di perusahaan.
Mata kuliah ini membahas bahan kajian meliputi: Budaya kerja 5R; Audit 5R; Work Breakdown Structure; User Requirement; Technical Requirement; Total Productive Maintenance; Total Productive Maintenance dan Pillar TPM; Basic Use and Ideal Condition; Responsibility Assignment Matrix (RAM); Gantt Chart; Expense Chart; Network Diagram; Program Evaluation and Review Technique (PERT); Critical Path Method (CPM); Failure Data; Reliability Center Maintenance (RCM); Overall Equipment Effectiveness (OEE); Root Cause Analysis (RCA); dan One Point Lesson (OPL)
Mata kuliah ini membahas mengenai fungsi dan kegiatan penting dalam sistem produksi ringkas (basic of lean), penerapan just in time, flow production, value stream mapping, pengurangan variasi, pengurangan change over time, pengorganisasian tempat kerja, Quality Control Circle (QCC), Statistical Process Control (SPC), Toyota Bussiness Practice, Toyota Ways, dan A3 Report
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Mata kuliah ini memfasilitasi pengembangan kemampuan mengelola inovasi sesuai karakteristik bidang keilmuan dan prinsip-prinsip inovasi, serta kemudian berlatih mengembangkan inovasi melalui prosedur kerja design thinking yaitu pemilihan topik kajian (topic selection and notice), identifikasi problem dan penelusuran informasi (empathize and explore), pengembangan ide (ideate), analisi ide (analyze and select), pengembangan purwarupa (prototype), presentasi dan penjaringan balikan (learn feedback), dan penyempurnaan, publikasi dan pelaporan (revise, share and repost)
Simulasi Industri bertujuan untuk dapat mengevaluasi suatu sistem dengan tools berupa Hardware dan Software untuk mrwakili perilaku sistem nyata.Mata Kuliah ini membahas tentang proses mensimulasikan suatu sistem industri yang bersifat discrete untuk mendapatkan rekomendasi perbaikan sistem.
Mata Kuliah Manajemen Produksi Kolaborasi memiliki tujuan agar mahasiswa mampu menciptakan jawaban atas problematika dan dinamika produksi saat ini dan masa datang berbasis manajemen kolabirasi. Penyelesaian tugas dalam bentuk studi kasus dilakukan selama empat belas kali pertemuan perkuliahan dan responsi. Studi kasus dengan pendekatan project (problem) based learning didasarkan pada kemapuan mahasiswa mengidentifikasi, menyusun metode, mempertajam, mengklarifikasi, dan mempertanggungjawabkan rancangan usulannya terkait problematika dan dinamika produksi saat ini dan masa datang berbasis manajemen produksi kolaborasi, sistem dan struktur industri manufaktur, dan menyusun kerangka aktivitas produksi kolaborasi secara nasional, global, dan mindset future practice berbasis tata kelola dan pengelola yang baik dan tepat. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah project based learning, problem based learning, dan case based learning.
Mempelajari teknologi virtual untuk membuat simulasi produksi konten video 360. Proses produksi tersebut dijelaskan secara virtual sehingga tahapan-tahapan, kondisi/keadaan dan teknis suatu produksi terrepresentasikan menyerupai kondisi yang sebenarnya (virtual reality)
Mahasiswa melakukan serangkaian program terstruktur selama 4 hingga 6 bulan di suatu perusahaan untuk mendapatkan pengalaman kerja yang luas. Mahasiswa akan diperlakukan sebagai karyawan untuk melakukan tugas pekerjaan atau melakukan proyek tertentu. Setelah magang, mahasiswa diharapkan memahami setiap proses bisnis strategis dan operasional di perusahaan, mengidentifikasi terkait aspek perancangan produksi dan memecahkan masalah tersebut dengan menggunakan pendekatan manajemen industri secara komprehensif.
Mahasiswa melakukan serangkaian program terstruktur selama 4 hingga 6 bulan di suatu perusahaan untuk mendapatkan pengalaman kerja yang luas. Mahasiswa akan diperlakukan sebagai karyawan untuk melakukan tugas pekerjaan atau melakukan proyek tertentu. Setelah magang, mahasiswa diharapkan memahami setiap proses bisnis strategis dan operasional di perusahaan, mengidentifikasi permasalahan dan memecahkan masalah tersebut dengan menggunakan pendekatan manajemen industri secara komprehensif.
Mata kuliah ini merupakan
kegiatan pelaksanaan magang mahasiswa di industri untuk memenuhi aspek
perancangan, perencanaan dan pengendalian di bidang manajemen industri
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi