Program Studi Manajemen Agribisnis bertujuan mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan berjiwa kewirausahaan dalam bidang agribisnis. Mahasiswa dibekali dengan kemampuan manajerial, analisis usaha, serta penguasaan teknologi tepat guna untuk mendukung pengembangan usaha dan industri agribisnis secara berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis praktik dan kemitraan dengan industri, program ini mendorong pengembangan inovasi terapan dan peningkatan nilai tambah produk agribisnis. Lulusan siap berperan sebagai techno-sociopreneur dan manajer agribisnis yang unggul di berbagai lini usaha pertanian.
Menghasilkan Sarjana Terapan yang kompeten dan mampu mengaplikasikan teknologi tepat guna di bidang manajemen agribisnis yang siap mendukung Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta kewirausahaan untuk memperkuat perekonomian Indonesia
1. Menyiapkan insan terdidik yang mampu menciptakan usaha mandiri dan atau menjadi manajer perusahaan agribisnis yang terampil, mandiri, inovatif, berkualitas , profesional dan berkarakter kewirausahaan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
2. Mengembangkan IPTEKS terapan melalui inovasi di bidang manajemen agribisnis yang unggul
3. Mendiseminasikan IPTEKS terapan di bidang manajemen agribisnis yang inovatif untuk peningkatan nilai tambah produk agribisnis.
4. Mengembangkan jejaring kerjasama dengan lembaga atau perusahaan agribisnis dalam upaya peningkatan kompetensi lulusan.
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.
2. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; Menunjukkan pembelajar yang tangguh dan lincah yang mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
3. Menguasai konsep dasar-dasar bisnis dan agribisnis meliputi subsistem hulu, on farm, subsistem hilir dan subsistem penunjang; teknik produksi primer produk agribisnis; perencanaan lokasi produksi, perencanaan bahan baku, proses produksi dan teknologi yang digunakan pada proses produksi produk agribisnis; meliputi tanaman, peternakan dan perikanan; pengolahan dan mutu produk agribisnis.
4. Menguasai konsep teknik penjualan dan manajemen pemasaran produk agribisnis.
5. Menguasai konsep pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan perusahaan agribisnis serta menginterpretasikan hasil analisis laporan keuangan pada perusahaan agribisnis.
6. Terampil menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan; bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada dibawah tanggung jawabnya.
7. Terampil merumuskan ide bisnis dan menyusun perencanaan bisnis (business plan), menyusun, mengolah, menganalisis, dan terampil menilai studi kelayakan bisnis berdasarkan aspek non finansial dan aspek finansial menggunakan analisis data dengan alat manajemen (management tools) pada perusahaan agribisnis.
8. Terampil mengelola perusahaan agribisnis, melakukan komunikasi secara efektif dalam bisnis, baik dengan atasan, bawahan, sesama anggota tim dan masyarakat, melakukan negosiasi dengan mitra bisnis; serta menggunakan teknologi digital pada pengelolaan usaha agribisnis.
Mandat Program Studi Manajemen Agribisnis yaitu menyelenggarakan pendidikan dan penelitian dalam bidang manajemen agribisnis serta pengabdian masyarakat secara terpadu (kolaborasi antar bidang).
1. Sertifikasi Kompetensi Profesi (BNSP): Lulusan dibekali sertifikat keahlian resmi yang diakui secara nasional sebagai jaminan kualitas profesional di mata industri.
2. Kurikulum Berbasis Praktik & OBE: Komposisi 60% praktik dan metode Outcome Based Education memastikan mahasiswa memiliki jam terbang tinggi dalam menangani kasus nyata di lapangan.
3. Fasilitas Teaching Factory (TEFA): Ekosistem pembelajaran yang menyimulasikan industri nyata, memungkinkan mahasiswa mengelola bisnis agribisnis dari tahap produksi hingga pemasaran secara mandiri.
4. Digital Agribusiness & Smart Farming: Penguasaan teknologi terkini seperti penggunaan IoT, analisis Big Data, dan strategi pemasaran digital untuk efisiensi dan jangkauan pasar yang luas.
5. Kemitraan Strategis Industri: Jejaring luas dengan perusahaan multinasional dan BUMN yang memberikan akses eksklusif untuk magang intensif dan peluang kerja sebelum lulus (Siap Kerja & Siap Pakai).
6. Inkubasi Agritechnopreneurship: Dukungan penuh bagi mahasiswa untuk membangun startup agribisnis melalui bimbingan inkubator bisnis kampus yang terintegrasi.
7. Standar Mutu Global: Pendekatan pembelajaran yang mengacu pada standar kualitas internasional untuk membekali lulusan agar mampu menembus pasar ekspor dan persaingan global.
• Wirausaha di Bidang Agribisnis
• Manajer Operasional Perkebunan/Pertanian
• Manajer Produksi Agribisnis
• Supervisor Pemasaran Produk Agribisnis
• Analis Usaha Tani dan UMKM
• Konsultan Agribisnis
• Analisis Kredit Agribisnis di Perbankan
• Koordinator Supply Chain & Logistics
• Manajer Marketing & Brand Produk Agribisnis
• Konsultan Pengembangan Masyarakat (CSR)
• Analis Kebijakan & Penyuluh Pertanian Ahli
• Quality Control & Quality Assurance (QC/QA) Produk Agribisnis
• Manajer Sumber Daya Manusia
"Mata kuliah ini mempelajari ruang lingkup sistem agribisis, subsistem hulu/ agroinput (off-farm/upstream agribusiness), subsistem budidaya/ usahatani (onfarm), subsistem hilr baik pengolahan maupun pemasaran ( off-farm/ downstream agribusiness), subsistem penunjang, agribisnis dalam berbagai sektor (pangan dan non-pangan), risiko dan ketidakpastian dalam bisnis, pembiayaan, nilai tambah produk agribisnis, manajemen rantai pasok, pengaruh teknologi dan kelembagaan dalam agribisnis serta perkembangan kebijakan agribisnis"
Mata kuliah ini menguraikan dan membahas tentang perilaku individu seperti perilaku konsumen, perilaku produsen maupun pasar. Konsep dasar mikroekonomi akan diuraikan dan dijelaskan untuk membantu dan memahami apa yang sedang terjadi di dalam perekonomian yang dijadikan sebagai perangkat praktis untuk mendukung pengambilan keputusan. Beberapa topik yang akan dibahas yaitu persoalan ekonomi dan gambaran perekonomian, permintaan, penawaran, harga, elastisitas, perilaku konsumen, perilaku produsen, pembentukan harga pada pasar bersaing sempurna dan tidak sempurna, dan kebijakan ekonomi mikro dalam mengintervensi pasar
Mata kuliah ini memberi pengetahuan kepada mahasiswa tentang apa yang dimaksud dengan wirausaha, tujuan dan karakter wirausaha. Selain itu, memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenali karakter dan potensi yang dimiliki sehingga menjadi modal dasar bagi mahasiswa
Mata kuliah matematika bisnis memberikan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan kepada mahasiswa tentang aplikasi matematika dalam memecahkan masalah bisnis, sosial dan ekonomi secara kuantitatif dengan pendekatan matematis. Beberapa konsep dasar matematika akan dijelaskan dan dilatih agar terampil untuk memecahkan masalah-masalah dasar yang berkaitan dengan bisnis, sosial dan ekonomi adalah aljabar, matematika keuangan, persamaan linier dan nonlinier, garislurus, fungsi dan grafik, derivatif fungsi, differential, optimisasi dan penerapan integral dalam menghitung kesejahteraan masyarakat.
Mata kuliah ini memberi pengetahuan kepada mahasiswa tentang apa yang dimaksud dengan wirausaha, tujuan dan karakter wirausaha. Selain itu, memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenali karakter dan potensi yang dimiliki sehingga menjadi modal dasar bagi mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha (enterpreneur).
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Kuliah ini mempelajari prinsip dan teknik budidaya tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan mulai dari penyediaan benih/bibit, penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, panen sampai penanganan pascapanen primer sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang diperitungan dalam analisis usaha budidaya tanaman
Mata kuliah ini dirancang untuk mempelajari definisi, tujuan, ruang lingkup dan sejarah akuakultur; prinsip-prinsip yang mendasari produksi akuakultur dan komponen penting akuakultur serta keterkaitan antar komponen; pengenalan komoditas akuakultur beserta tahapan kegiatan budidaya; sistem dan teknologi yang mendasari peningkatan produktivitas akuakultur
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini,mahasiswa mampu menganalisis suatu kegiatan bisnis berdasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi maupun manajerial
Mata kuliah ini disusun untuk membantu mahasiswa dalam memperluas pengetahuan tentang manajemen baik dari teori, konsep dan proses. Materi pembahasan mencakup semua fungsi dan kegiatan manajemen. Fungsi-fungsi tersebut mencakup perencanaan (planning), pengorganisian (organizing), pengarahan (leading), dan pengendalian (controlling), yang memberikan kerangka (framework) untuk memahami sifat dasar pekerjaan dan keberhasilan manajerial dalam suatu organisasi laba maupun nirlaba.
Mata kuliah ini di desain untuk memberikan pengetahuan terkait konsep dan teori dasar makroekonomi, seperti permintaan dan penawaran agregat, data makroekonomi dan kebijakan pemerintah, baik fiskal maupun moneter, sehingga mahasiswa mampu menerapkan dan mengaplikasikannya dalam menganalisis permasalahan makro yang ada.
Mata kuliah ini di desain untuk memberikan pengetahuan terkait konsep dan teori dasar makroekonomi, seperti permintaan dan penawaran agregat, data makroekonomi dan kebijakan pemerintah, baik fiskal maupun moneter, sehingga mahasiswa mampu menerapkan dan mengaplikasikannya dalam menganalisis permasalahan makro yang ada.
Mata kuliah disusun untuk membantu mahasiswa dalam memperluas pengetahuan tentang manajemen baik dari teori, konsep, dan proses. Materi pembahasan mencakup semua fungsi dan kegiatan penting manajemen, fungsi-fungsi tersebut mencakup perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (leading), dan pengendalian (controlling), yang memberikan kerangka (framework) untuk memahami sifat dasar pekerjaan dan keberhasilan manajerial dalam suatu organisasi laba maupun nirlaba pada perusahaan agribisnis.
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
-
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata kuliah ini mengasah keterampilan peserta didik mengenai produksi ternak ruminansia baik sapi perah, sapi potong, kambing dan domba serta unggas (ayam pedaging dan petelur). Selain itu, peserta didik juga mendapatkan ilmu dan keterampilan terkait good farming practices ternak ruminansia dan unggas serta teknik-teknik manajemen pakan, manajemen reproduksi, manajemen kesehatan hewan, evaluasi performa ternak dan perencanaan produksi ternak ruminansia dan unggas.
Mata kuliah ini mempelajari konsep akuntansi dan lingkungan bisnis, transaksi sampai pelaporan perusahaan jasa dan dagang, proses penyesuaian, penyelesaian siklus akuntansi, metode arus biaya persediaan, aset biologis tanaman, dan aset biologis hewan.
Matakuliah ini menjelaskan tentang karakteristik mutu produk pangan, teknik penanganan bahan dan pengolahan produk pangan, serta teknik evaluasi mutu produk pangan
Mempelajari pengertian, konsep, teknik implementasi manajemen dan analisis usahatani pada bidang bisnis pertanian dalam arti luas yang mencakup tanaman, perikanan dan peternakan.
Mata kuliah ini membahas tentang perspektif agribisnis dalam konteks input, proses dan output (barang dan jasa), mempelajari tentang peramalan produksi, kapasitas produksi, perencanaan produksi agregat, penetapan lokasi dan tata letak produksi, manajemen persediaan produksi, dan manjemen proyek.
Mata kuliah ini mempelajari pengetahuan praktis dan aplikasi sistem pemasaran produk agribisnis (komoditas pangan dan non pangan) yang meliputi komoditas tanaman, perikanan, dan peternakan, mulai dari kegiatan subsistem hulu, on farm, subsistem hilir dan subsistem penunjang. Pendekatan pemasaran produk agribisnis meliputi pendekatan komoditas pertanian, marketing channel, Supply Chain Management dan Value Chain Management, perilaku konsumen hingga sistem pemasaran berkelanjutan sebagai bahan integral dari sistem agribisnis.
Setelah mengikkuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengkombinasikan konsep dan ilmu pengetahuan sosiologi industri dan sosiologi agribisnis, serta karaktersitik masyarakat sehingga mampu menganalisis dan membantu memecahkan permasalahan sosial.
Mempelajari ruang lingkup manajemen on-farm usaha agribisnis, sistem agribisnis, faktor sosiobiofisik, faktorfaktor produksi, aplikasi prinsip ekonomi dalam usaha agribisnis on farm, pendapatan dan efisiensi
usaha agribisnis on-farm, serta perencanaan usaha agribisnis on farm.
Mata kuliah ini membahas manajemen kualitas yang meliputi: Sustainability quality management, dimensi kualitas, perkembangan kualitas, Good Agriculture Practice, Good Handling Practice, input proses dan output pada produk agribisnis, Pengendalian kualitas dengan Statistical Quality Control, Standar berdasarkan ISO, Food Safety, Good Manufacturing Practicing (GMP), Manual Mutu, Audit Mutu dan Gugus Kendali Mutu, dan Biaya Kualitas.
Mata kuliah ini membahas mengenai konsep akuntansi manajemen dan pengaplikasiannya dalam organisasi atau perusahaan secara umum dan perusahaan agribisnis secara khususnya. Mempelajari pengantar akuntansi manajemen, konsep perilaku biaya, penyusunan laporan keuangan variable dan full costing, perhitungan overhead departemenisasi, penyusunan harga berdasarkan pesanan, penganngaran, investasi, pengambilan keputusan relevant dan akuntansi pertanggungjawaban
Mata kuliah ini membahas tenteng perspektif manajemen sumberdaya manusia, memenuhi persyaratan sumberdaya manusia, penerpaan kompensasi dan jaminan (secuity), mempererat hubungan karyawan dan manajemen dan perluasan wawasan manajemen sumberdaya manusia Internasional
Mata Kuliah ini mempelajari arti, ruang lingkup dan manfaat studi kelayakan bisnis; konsep bisnis/proyek; kelayakan finansial; aspek-aspek studi kelayakan bisnis; manfaat dan biaya proyek; konsep nilai uang (time value of money); pembayaran kredit dengan deffered annuity; kriteria investasi; serta kelayakan suatu bisnis.
Mata Kuliah ini mmbahas ruang lingkup komunikasi dan komunikasi bisnis dalam konteks organisasi , proses penyusunan pesan bisnis persuasif berdasarkan media komunikasi yang digunakan, presentasi bisnis, manajemen meeting/.rapat, dan event organizer. Selain itu membahas ruang lingkup dan proses negosiasi bisnis, konflik dalam negosiasi, negosiasi lintas budaya dan etika negosiasi . Mata kuliah ini disertai dengan praktikum untuk melatih mahasiswa dalam memahami praktik komunikasi dan negosiasi bisnis
Mata kuliah ini membahas tentang kerangka konseptual perilaku konsumen dan berbagai permasalahan yang relevan dalam proses pengambilan keputusan konsumen secara terpadu. Selanjutnya dibahas faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian, mulai dari faktor eksternal seperti budaya, kelas sosial dan kelompok referensi. Serta dari faktor internal seperti sikap, kepribadian, gaya hidup, persepsi dan motivasi. Serta pemanfaatan informasi perilaku konsumen untuk pemasaran produk agribisnis.
Mata kuliah Tataniaga dan Pemasaran Ekspor Produk Agribisnis membahas konsep dan praktik pemasaran produk agribisnis, mulai dari sistem tataniaga hingga strategi ekspor. Mahasiswa akan mempelajari struktur pasar, manajemen rantai pasok, serta teknik pemasaran modern, termasuk digital marketing dan keberlanjutan bisnis. Selain itu, mata kuliah ini mengajarkan prosedur ekspor, kebijakan perdagangan internasional, strategi promosi, serta pembiayaan ekspor seperti Letter of Credit (L/C). Pembelajaran dilakukan dengan metode berbasis proyek, di mana mahasiswa akan menyusun laporan proyek hasil identifikasi dan analisis Tataniaga Produk Agribisnis (UTS) dan laporan proyek berupa poster Ekspor Produk Agribisnis yang aplikatif berbasis riset pasar (UAS).
Mata Kuliah ini mengajarkan dan melatih kemampuan mahasiswa serta membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara lisan maupun tulis dalam lingkup bisnis atau dunia kerja secara umum pada level intermediate.
Mata kuliah ini mengajarkan metode penyelesaian masalah di semua disiplin ilmu berdasarkan teknik yang digunakan oleh software engineer dalam menulis program. Pola pikir tersebut memuat: penyelesaian masalah, pola pikir higher of thinking skiils, dan keterampilan 4C (critical thinking, collaboration, creative, communication). Metode berpikir yang digunakan adalah: algorithmic thinking (menyelesaikan masalah menggunakan serangkaian langkah yang terdefinisi dengan baik untuk mencapai hasil yang diinginkan), dekomposisi (kemampuan membagi data, proses, atau masalah (kompleks) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil), pengenalan pola (kemampuan melihat persamaan atau bahkan perbedaan pola, tren, dan keteraturan data yang nantinya dapat digunakan untuk membuat prediksi dan penyajian data), abstraksi (melakukan generalisasi dan mengindentifikasi prinsip-prinsip umum yang menghasilkan pola, tren, dan keteraturan tersebut), serta essential attitudes (sikap khusus terhadap penyelesaian masalah secara umum).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
|
Mata kuliah ini membahas mengenai konsep
pemasaran dan komponen–komponen utama strategi pemasaran produk dan jasa,
serta digital marketing.
|
Mata kuliah ini membahas pengelolaan pengadaan meliputi strategi pemilihan pemasok, sistem penyimpanan barang dan manajemen retail pada hilirisasi rantai pasok komoditas agribisnis.
Mata kuliah ini dirancang untuk memperkenalkan, memperkuat pemahaman dan mengembangkan kemampuan mengenai konsep pemasaran ekspor. Dalam mata kuliah ini akan dibahas pengertian dan konsep dasar pemasaran ekspor, analisis kesempatan pemasaran ekspor, berbagai dimensi strategi serta pengendalian aktivitas pemasaran ekspor.
Mata kuliah ini membahas konsep sistem keuangan bank dan non bank, peran bank dan non bank dalam subsistem agribisnis, aktivitas utama lembaga keuangan bank dan jasa lainnya, perkreditan/pembiayaan, asep-aspek analisis kredit, analisis laporan keuangan, evaluasi modal kerja dan investasi, penyusunan proposal kredit/pembiayaan, serta kredit bermasalah dan penyelesaiannya
Matakuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mempersiapkan dan memulai suatu usaha atau bisnis secara mandiri. Oleh karena itu mahasiswa harus memahami arti suatu rencana dalam persiapan usaha dan aspek-aspek penting terkait, mampu menyusun rencana pengumpulan data dan informasi, menyusun fundamental usaha (dream, vision, target), menyusun rencana usaha (business plan) yang kompak (singkat dan padat), menyusun rencana strategis operasi dan produksi (standar dan prosedur), menyusun rencana-aksi pembiayaan usaha (start-up financing), menetapkan rencana aktivitas pengelolaan keuangan, menyusun rencana aksi aktivitas pemasaran dan penjualan, merencanakan pemanfaatan keuntungan (pengembangan usaha).
Mata Kuliah Riset Terapan merupakan mata kuliah Sarjana Terapan Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB. Riset Terapan (RT) ditujukan agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam merumuskan fokus penelitian dalam bidang agribisnis, melakukan literature review, menyusun instrument penelitian atau pedoman pengumpulan data, menetapkan sumber data, memilih Teknik penumpulan dan analisis data yang tepat. Hasil akhir yang diharapkan dari mata kuliah ini adalah mahasiswa mampu menyusun desain penelitian beradasarkan pendekatan kualitatif, kuantitatif dan/atau kombinasi untuk digunakan dalam pelaksanaan tugas akhir mahasiswa.
Matakuliah ini dirancang agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mempersiapkan dan memulai suatu usaha atau bisnis secara mandiri. Oleh karena itu mahasiswa harus memahami arti suatu rencana dalam persiapan usaha dan aspek-aspek penting terkait, mampu menyusun rencana pengumpulan data dan informasi, menyusun fundamental usaha (dream, vision, target), menyusun rencana usaha (business plan) yang kompak (singkat dan padat), menyusun rencana strategis operasi dan produksi (standar dan prosedur), menyusun rencana-aksi pembiayaan usaha (start-up financing), menetapkan rencana aktivitas pengelolaan keuangan, menyusun rencana aksi aktivitas pemasaran dan penjualan, merencanakan pemanfaatan keuntungan (pengembangan usaha).
Mata kuliah ini membahas manajemen kualitas yang meliputi: Sustainability quality management, dimensi kualitas, perkembangan kualitas, Good Agriculture Practice, Good Handling Practice, input proses dan output pada produk agribisnis, Pengendalian kualitas dengan Statistical Process Control, Standar berdasarkan ISO, Food Safety, Good Manufacturing Practicing (GMP), Manual Mutu, Audit Mutu dan Gugus Kendali Mutu, dan Biaya Kualitas.
Program Magang Industri atau Praktik Kerja atau internship (selanjutnya disebut Magang) Prodi Sarjana Terapan Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University merupakan suatu penugasan bagi mahasiswa untuk bekerja di perusahaan atau lembaga atau instansi selama periode tertentu yang ekuivalen dengan 12 SKS lapangan (600 menit/minggu kerja lapangan, 180 kegiatan terstruktur, dan 180 menit kegiatan mandiri). Magang merupakan kegiatan intra-kurikuler yang mewajibkan mahasiswa untuk melakukan pengamatan dan praktik kerja di perusahaan/lembaga atau instansi. Program magang dilaksanakan pada semester gasal (semester 7) dan Proyek Akhir (semester 8). Magang merupakan upaya peningkatan pemahaman, wawasan, dan keterampilan mahasiswa sebagai calon Sarjana Terapan, maka semua mahasiswa wajib mengikuti program magang untuk melengkapi kompetensi yang telah diperolehnya selama perkuliahan.
Program Magang Industri atau Praktik Kerja atau internship (selanjutnya disebut Magang) Prodi Sarjana Terapan Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University merupakan suatu penugasan bagi mahasiswa untuk bekerja di perusahaan atau lembaga atau instansi selama periode tertentu yang ekuivalen dengan 12 SKS lapangan (600 menit/minggu kerja lapangan, 180 kegiatan terstruktur, dan 180 menit kegiatan mandiri). Magang merupakan kegiatan intra-kurikuler yang mewajibkan mahasiswa untuk melakukan pengamatan dan praktik kerja di perusahaan/lembaga atau instansi. Program magang dilaksanakan pada semester gasal (semester 7). Magang merupakan upaya peningkatan pemahaman, wawasan, dan keterampilan mahasiswa sebagai calon Sarjana Terapan, maka semua mahasiswa wajib mengikuti program magang untuk melengkapi kompetensi yang telah diperolehnya selama perkuliahan.
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi