Program Studi D4 Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi Sekolah Vokasi IPB University merupakan program sarjana terapan yang mempelajari manajemen industri jasa makanan dan gizi untuk mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi di sektor jasa makanan dan gizi. Lulusan dibekali kompetensi dalam pengelolaan layanan makanan dan gizi di berbagai institusi, pengembangan produk kuliner, serta kewirausahaan di bidang Food & Beverages.
Menghasilkan sarjana terapan yang kompeten dan teknologi tepat guna di bidang Industri Jasa Makanan dan Gizi yang siap mendukung Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta kewirausahaan untuk memperkuat perekonomian Indonesia
"1. Menyiapkan insan terdidik yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang unggul, profesional, dan berkarakter kewirausahaan di bidang industri jasa makanan sesuai
dengan kebutuhan dunia usaha dunia industri
2. Memelopori peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pengembangan IPTEKS terapan yang unggul di bidang manajemen industri jasa makanan untuk kemajuan bangsa
3. Menstransformasikan IPTEKS terapan yang inovatif dalam bidang manajemen industri jasa makanan untuk peningkatan kualitas kehidupan secara berkelanjutan
"
"CPL1/ELO1 Bertakwa kepada Tuhan YME dan mampu menunjukkan sikap religius sehingga mampu menunjukkan perilaku sesuai nilai agama, hukum, kemanusiaan, dan etika
CPL2/ELO2 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik dibidang keahliannya serta sesuai standar kompetensi kerja
CPL3/ELO3 Terampil mengreasikan kuliner dari bahan pangan hewani dan nabati untuk membuat makanan pokok, lauk, hidangan sayur, buah, dan snack berupa kue atau roti dan menyajikannya dengan dekorasi yang menarik
CPL4/ELO4 Terampil merencanakan, mengolah, menyajikan, dan mengevaluasi menu sesuai dengan karakteristik fisiologis setiap kelompok usia dalam kondisi sehat dan sesuai dengan tujuan dan syarat diet pada pasien penyakit infeksi dan degenerative
CPL5/ELO5 Terampil melakukan manajemen penyelenggaraan dan pelayanan makanan Indonesia, Kontinental, dan Oriental dimulai dari pengadaan dan penyimpanan bahan makanan, persiapan dan pengolahan makanan, penyajian, sampai dengan pengemasan dan distribusi makanan dengan memperhatikan fasilitas dan peralatan, aspek gizi, keamanan pangan, serta kesehatan dan keselamatan kerja.
CPL6/ELO6 Terampil mengelola sumber daya manusia, mengelola keuangan, dan mengawasi biaya dalam industri jasa makanan
CPL7/ELO7 Terampil promosi melalui seminar, pemasaran digital, bahan pameran, atau media massa untuk mengembangkan jasa usaha makanan dan memberikan pendidikan gizi bagi masyarakat
CPL8/ELO8 Terampil bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif dalam sebuah kelompok kerja (team work) baik dalam posisinya sebagai anggota dan/atau sebagai pimpinan kelompok kerja, untuk menyelesaikan pekerjaan di bidang Manajemen Industri Jasa Makanan termasuk mendokumentasikan hasil pekerjaan dalam bentuk laporan tertulis
"
Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian dalam bidang manajemen industri jasa makanan dan gizi serta pengabdian masyarakat secara terpadu
keunggulan dalam mengintegrasikan manajemen industri jasa makanan dengan ilmu gizi, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis dan manajerial di bidangnya. Kurikulum dirancang berbasis kebutuhan industri (link and match) dengan penekanan pada sistem penyelenggaraan makanan, keamanan dan mutu pangan, pengendalian biaya, serta kewirausahaan di bidang jasa makanan. Mahasiswa dibekali pengalaman praktik dan magang industri untuk memperkuat keterampilan profesional, serta didukung pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam manajemen jasa makanan.
Lulusan memiliki peluang karier yang luas di sektor katering institusi, industri pangan, hingga wirausaha jasa makanan sehat, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan gizi masyarakat. Dapat berprofesi sebagai kepala dapur, executive chef, head waiter, atau wriausahawan di bidang jasa makanan dan gizi.
Mempelajari zat gizi, fungsi, dan sumber zat gizi dalam pangan, perkembangan ilmu gizi dihubungkan dengan nutrigenomik. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melakukan penilaian status gizi secara antropometri pada orang sehat, menghitung kebutuhan pangan dan gizi untuk berbagai kelompok umur dan kegiatan serta penyusunan menu seimbang untuk orang dewasa. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk dapat menghitung zat gizi yang tersedia dalam makanan dengan DKBM dan dengan aplikasi software yang sesuai dan terstandar
Mata kuliah ini mempelajari sistem organ tubuh manusia beserta faalnya, berkaitan dengan proses pencernaan makanan, penyerapan dan utilisasi zat gizi dalam tubuh manusia, serta ekskresi sisa-sisa metabolism, serta organ-organ reproduksi wanita, serta menggambarkan proses kehamilan, pertumbuhan janin dan laktasi.
Mempelajari seni kuliner dan dekorasi hidangan, dasar-dasar perencanaan, pengerjaan dan pengembangan dekorasi hidangan dan minuman sebagai bagian dari seni kuliner. Memberikan keterampilan dalam garnish dan carving dari bahan sayur, buah, telur dan mentega. Pembuatan dekorasi meja dari bunga dan sayuran serta pembuatan alas dekorasi dari daun dan janur.
Pemilihan dan pengolahan bahan pangan hewani berdasarkan pengelompokkan bahan pangan (daging, ayam, ikan, telur, susu) serta syarat-syarat mutu dan keamanannya mulai dari pembelian, persiapan, pengolahan, dan penyajian sesuai dengan tujuan pengolahannya. Mempelajari teknik pengolahan makanan hewani dengan memperhatikan aspek gizi, fisikokimia, cita rasa, dan estetika. Dibahas pula pengenalan dan penggunaan peralatan yang digunakan dalam Industri Jasa Makanan
Pemilihan dan pengolahan bahan pangan nabati berdasakan pengelompokan bahan pangan (serealia, kacang-kacangan, sayuran, buah) serta syarat mutu dan keamananya mulai dari pembelian, persiapan, pengolahan dan penyajian sesuai dengan tujuan pengolahannya. Mempelajari teknik pengolahan makanan nabati dengan memperhatikan aspek gizi, fisikokimia, cita rasa, estetika. Dibahas pula pengenalan dan penggunaan peralatan yang digunakan dalam Industri Jasa Makanan.
Pemilihan dan pengolahan bahan pangan nabati berdasakan pengelompokan bahan pangan (serealia, kacang-kacangan, sayuran, buah) serta syarat mutu dan keamananya mulai dari pembelian, persiapan, pengolahan dan penyajian sesuai dengan tujuan pengolahannya. Mempelajari teknik pengolahan makanan nabati dengan memperhatikan aspek gizi, fisikokimia, cita rasa, estetika. Dibahas pula pengenalan dan penggunaan peralatan yang digunakan dalam Industri Jasa Makanan.
Mempelajari zat gizi, fungsi, dan sumber zat gizi dalam pangan. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melakukan penialaian status gizi secara antropometri pada orang sehat, menghitung kebutuhan pangan dan gizi untuk berbagai kelompok umur dan kegiatan serta penyusunan menu seimbang untuk orang dewasa. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk dapat menghitung zat gizi yang tersedia dalam makanan dengan DKBM. Pada mata kuliah ini menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus dan mempresentasikannya dalam bentuk seminar di kelas.
Mempelajari seni kuliner dan dekorasi hidangan, dasar-dasar perencanaan, pengerjaan dan pengembangan dekorasi hidangan dan minuman sebagai bagian dari seni kuliner. Memberikan keterampilan dalam garnish dan carving dari bahan sayur, buah, telur dan mentega. Pembuatan dekorasi meja dari bunga dan sayuran serta pembuatan alas dekorasi dari daun dan janur.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata kuliah ini mempelajari energi dan zat gizi yang diperlukan tubuh manusia sesuai dengan kelompok umurnya dan karakteristik tertentu seperti kondisi fisiologis khusus yang berhubungan dengan aktifitas atau pola makan tertentu serta untuk tujuan kecntikan dan kebugaran. memberikan keterampilan pada mahasiswa dalam penyelengaraan menu untuk masing-masing kelompok mencakup perencanaan, pengolahan, penyajian, dan penilaian ketersediaan energi dan zat gizi terhadap kebutuhan masing-masing kelompok
Mempelajari konsep teori praktis dari dasar-dasar patiseri yang melipiti produk patiseri yang berasal dari adonan cair dan adonan padat, serta keterampilan dalam memilih, mengolah dan menyajikan produk pastry.
Mempelajari prinsip dan teknik menata meja dan pelayanan dalam menghidangkan makanan di restoran. Jenis-jenis sistem pealayanan makanan, jenis menu, urutan dan alur pelayanan, perlengkapan alat hidang sesuai dengan jenis pelayanan menu. Tugas, peranan, dan fungsi pramusaji serta pengoranisasiannya. Dipelajari pula tentang sistem pemesanan dan pembayaran yang dialami selama persiapan bahan makanan sampai penyajian.
Pengolahan makanan dan minuman Indonesia ditinjau dari aspek sejarah dan budaya dari berbagai wilayah Indonesia seperti Aceh, Sumatera utara, Sumatera barat, Sumatera selatan, DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa tengah, Jawa timur, Bali, Nusa tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan maluku. Pembuatan bumbu dasar, aneka soto, sate dan nasi goreng serta penyajiannya untuk makanan sehari-hari maupun upacara tradisional.
Mata kuliah ini mempelajari sistem organ tubuh manusia beserta faalnya, berkaitan dengan proses pencernaan makanan, penyerapan, dan utilisasi zat gizi dalam tubuh manusia, eksresi sisa-sisa metabolisme, organ-organ reproduksi wanita, serta menggambarkan proses kehamilan, pertumbuhan janin, dan laktasi.
Mata kuliah ini mempelajari karakteristik dan ciri-ciri fisiologis kelompok khusus serta kebutuhan gizinya. Fokus pembelajaran meliputi penghitungan kebutuhan energi dan zat gizi, penentuan frekuensi makan, pemilihan jenis dan jumlah bahan makanan untuk setiap waktu makan, penyusunan menu, teknik pengolahan dan penyajian makanan, serta evaluasi menu berdasarkan kebutuhan energi dan zat gizi spesifik kelompok khusus. Pembelajaran menggunakan metode Problem Based Learning (PBL), dengan teknis mahasiswa dalam 1 kelas dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok menyelesaikan satu studi kasus mingguan selama periode UTS. Pada periode UAS, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil studi kasus dan menyusun laporan dalam format booklet.
Mempelajari konsep teori praktis dari dasar-dasar patiseri yang melipiti produk patiseri yang berasal dari adonan cair dan adonan padat, serta keterampilan dalam memilih, mengolah dan menyajikan produk pastry.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mata Kuliah ini mengajarkan dan melatih kemampuan mahasiswa serta membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara lisan maupun tulis dalam lingkup bisnis atau dunia kerja secara umum pada level intermediate.
-
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mempelajari metabolisme karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, air, serta bioavailabilitas dan interaksi zat gizi di dalam tubuh, disamping itu juga dipelajari penilaian hasil pemeriksaan laboratorium dalam keadaan fisiologi maupun patofisiologi. Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengukuran parameter yang berhubungan dengan kondisi metabolisme tubuh dan sesuai dengan perkembangan keilmuan dan teknologi pada saat ini
Mempelajari sebab akibat dan perjalanan penyakit gizi kurang, infeksi, alergi, gizi lebih, gangguan metabolik endokrin, trauma, dan kanker, serta dampaknya pada berbagai sistem dan organ tubuh. Gambaran klinis dan laboratorium serta cara pencegahan dan penanggulangannya.
Mata kuliah penyelenggaraan makanan kontinental bertujuan untuk mempelajari penyelenggaraan makanan Kontinental dilihat dari aspek menu Internasional (hidangan pembuka, hidangan utama dan hidangan penutup), pemilihan bahan dan bumbu, cara pengolahan, pemorsian dan penyajiannya, pengetahuan tentang minuman yang menyertai hidangan, serta ciri-ciri makanan beberapa Negara Barat seperti Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Amerika, Australia dan Italia. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion¸ simulasi dan discovery learning.
Mempelajari konsep tentang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan promosi gizi dan makanan sesuai kebutuhan dan karakteristik segmen pasar; mempelajari berbagai metode dan teknik yang dilakukan pemasar untuk mempromosikan produk gizi dan makanan, dapat mengembangkan produk makanan secara kreatif sehingga konsumen tertarik untuk mengonsumsinya.
Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang meliputi risiko, tingkat pengembalian, penganggaran modal, struktur modal, kinerja keuangan serta pengelolaan biaya yang meliputi perhitungan harga pokok produksi dan hubungan biaya, volume dan profit.
Mata kuliah penyelenggaraan makanan kontinental bertujuan untuk mempelajari penyelenggaraan makanan Kontinental dilihat dari aspek menu Internasional (hidangan pembuka, hidangan utama dan hidangan penutup), pemilihan bahan dan bumbu, cara pengolahan, pemorsian dan penyajiannya, pengetahuan tentang minuman yang menyertai hidangan, serta ciri-ciri makanan beberapa Negara Barat seperti Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Amerika, Australia dan Italia. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion¸ simulasi dan discovery learning.
Mata kuliah ini mengajarkan metode penyelesaian masalah di semua disiplin ilmu berdasarkan teknik yang digunakan oleh software engineer dalam menulis program. Pola pikir tersebut memuat: penyelesaian masalah, pola pikir higher of thinking skiils, dan keterampilan 4C (critical thinking, collaboration, creative, communication). Metode berpikir yang digunakan adalah: algorithmic thinking (menyelesaikan masalah menggunakan serangkaian langkah yang terdefinisi dengan baik untuk mencapai hasil yang diinginkan), dekomposisi (kemampuan membagi data, proses, atau masalah (kompleks) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil), pengenalan pola (kemampuan melihat persamaan atau bahkan perbedaan pola, tren, dan keteraturan data yang nantinya dapat digunakan untuk membuat prediksi dan penyajian data), abstraksi (melakukan generalisasi dan mengindentifikasi prinsip-prinsip umum yang menghasilkan pola, tren, dan keteraturan tersebut), serta essential attitudes (sikap khusus terhadap penyelesaian masalah secara umum).
Mempelajari dietetik sebagai alternatif pencegahan dan penunjang pengobatan pada penyakit infeksi dan gizi kurang. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa terampil dalam penyusunan menu, pemilihan bahan dan bumbu, serta pengolahan makanan sesuai dengan syarat gizi dan diet pada keadaan hiperkatabolisme, infeksi dan gizi kurang.
Memberikan pemahaman mengenai sifat fisikokimia dan sifat fungsional air, karbohidrat, protein, dan lipida, serta penyerapannya di dalam tubuh sehingga mampu membuat formula enteral dan formula khusus sesuai resep standar dan kebutuhan diet pasien. Memberikan keterampilan pada mahasiswa untuk melakukan uji sifat fisikokimia dan sifat fungsional dari zat gizi makro, memberi keterampilan pada mahasiswa untuk dapat mengidentifikasi formula enteral dan formula khusus, merencanakan, membuat serta mengevaluasi formula enteral dan formula khusus untuk anak dan dewasa terkait kasus gizi buruk dan penyakit degeneratif termasuk di dalamnya pengertian, tujuan, prinsip, indikasi pemberian, kontra indikasi, jalur pemberian, metode pemberian formula enteral dan formula khusus
Mata kuliah ini mempelajari etika, etika berprofesi dan cara komunikasi efektif sehingga dapat diterapkan dalam tata cara kehidupan bermasyarakat sesuai norma, moral dan hukum khususnya dalam industri jasa makanan secara bertanggung jawab. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion dan discovery learning
Membahas tentang perpektif MSDM, memenuhi persyaratan SDM, mengembangkan efektivitas SDM, penerapan kompensasi dan jaminan, mempererat hubungan karyawan, serta perluasan wawasan MSDM
Mempelajari makanan dari negara-negara Asia: Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Timur Tengah. Pola menu dan pola makan, pengetahuan resep penting, pemilihan bahan, dan penggunaan bumbu, pengolahan, dan cara penyajiannya serta menghitung kandungan gizi hidangan. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, simulasi dan discovery learning
Mata kuliah manajemen produksi makanan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan tentang manajemen produksi dan distribusi makanan meliputi aspek perencanaan menu, pengadaan dan penyimpanan bahan makanan, persiapan, pengolahan, pemorsian, distribusi dan pengawasan serta pengendalian dalam kegiatan produksi makanan dengan benar dan termapil pada saat bekerja secara individu maupun bekerjasama dengan kelompok yang dilaksanakan secara efektif serta mandiri. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, self-directed learning, cooperative learning, problem based learning
Mata kuliah ini mempelajari pengembangan suatu produk industri jasa makanan dan gizi serta membuat suatu produk pangan modifikasi dengan mempertimbangkan langkah langkah pengembangan produk baru, kebutuhan energi, zat gizi, dan diet khusus. Pada perkuliahan ini menggunakan metode Project Based Learning (PJBL). Mahasiswa mengembangkan 1 produk selama 1 semester mengikuti tahapan pengembangan produk.
Mata kuliah ini menjelaskan mengenai tujuan dan pentingnya melakukan penilaian sensori, pengenalan indra, dan pengukuran tanggapan. Persiapan penilaian sensori mulai dari panelis, laboratorium, dan persiapan contoh. Jenis metode evaluasi secara kualitatif, analisis data, dan interpretasi hasil analisis
Mata kuliah manajemen produksi makanan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan tentang manajemen produksi dan distribusi makanan meliputi aspek perencanaan menu, pengadaan dan penyimpanan bahan makanan, persiapan, pengolahan, pemorsian, distribusi dan pengawasan serta pengendalian dalam kegiatan produksi makanan dengan benar dan terampil pada saat bekerja secara individu maupun bekerjasama dalam kelompok yang dilaksanakan secara efektif serta mandiri. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion¸ self-directed learning, cooperative learning, problem based learning.
Mata kuliah ini mempelajari etika, etika berprofesi dan cara komunikasi efektif sehingga dapat diterapkan dalam tata cara kehidupan bermasyarakat sesuai norma, moral dan hukum khususnya dalam industri jasa makanan secara bertanggung jawab. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion dan discovery learning
Mempelajari makanan dari negara-negara Asia: Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Timur Tengah. Pola menu dan pola makan, pengetahuan resep penting, pemilihan bahan, dan penggunaan bumbu, pengolahan, dan cara penyajiannya serta menghitung kandungan gizi hidangan. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, simulasi dan discovery learning
Mata kuliah ini mempelajari pengetahuan tentang kewirausahaan mulai dari pengertian wirausaha, karakter seorang wirausaha, serta wawasan tentang perilaku dan kemampuan seorang wirausaha, dan contoh aplikasinya sesuai dengan kebutuhan muatan lokal setiap program studi dengan memperhatikan perubahan kondisi lingkungan baik eksternal maupun internal
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mata kuliah keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk memahami prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja di industri jasa makanan, mulai penerimaan bahan, persiapan, pengolahan dan pelayanan makanan serta penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di bidang produksi dan pelayanan makanan berdasar peraturan perundangan yang berlaku. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, self-directed learning, cooperative learning, problem based learning.
Mata kuliah ini mempelajari pemahaman dietetik sebagai alternatif pencegahan dan penunjang pengobatan pada gizi lebih dan penyakit degeneratif. Pembahasan meliputi pengelolaan overweight, obesitas, dan dislipidemia, diet pada hipertensi, stroke, dan diabetes mellitus, penyakit jantung koroner dan kongestif, sirosis hati dan kolesistisis, penyakit gagal ginjal dan batu ginjal, serta kanker dan HIV.
Mata kuliah metode dan teknik pendidikan gizi bertujuan untuk mempelajari prinsip, metode, teknik pendidikan, komunikasi dan alat ukur pendidikan gizi; memberikan keterampilan kepada mahasiswa dalam merancang, mengembangkan dan melaksanakan pendidikan gizi, mengawasi dan mengevaluasinya. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, self-directed learning, cooperative learning, project based learning.
Mata kuliah pemasaran digital bertujuan untuk mempelajari konsep pemasaran digital, teknik promosi produk makanan dan minuman melalui media sosial dan e-commerce serta analisis pasar. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, simulasi, dan discovery learning
Mata kuliah Sistem Manajemen Mutu Terpadu mempelajari prinsip HACCP, merancang dan menyusun cara berproduksi yang baik dan benar dan standar operasional prosedur sanitasi, megidentifikasi bahaya, menganalisis bahaya, menentukan titik kendalikritis dan menetapkan batas batas kritis, serta menetapkan prosedur verifikasi, penetapan dokumen dan pencatatan pada system manajemen mutu terpadu, HACCP mengawasi dan mengevaluasinya, serta mengenal ISO 9001 dan ISO 22000 serta Jaminan Mutu Halal. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion¸ self- directed learning, cooperative learning, problem based learning (PBL). Proyek akhir mata kuliah ini adalah kegiatan mempelajari studi kasus pada industri pangan.
Mampu menjelaskan macam-macam metode riset terapan dan mampu menjelaskan perangkat yang digunakan pada metode riset terapan serta dapat menyusun proposal riset terapan sesuai dengan prosedur metode riset terapan manajemen industri jasa makanan dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), Studi Kasus, Simulasi Project-Based Learning (PJBL).
Mata kuliah Fasilitas dan Peralatan Industri Jasa Makanan bertujuan untuk mempelajari prinsip-prinsip dalam melakukan perencanaan desain fasilitas dan pemilihan peralatan industri jasa makanan. Ruang lingkup pembelajaran mencakup pemilihan lokasi, pemilihan konsep, penghitungan alokasi ruangan, pemilihan desain interior, pengelolaan energi, air, dan udara dalam fasilitas serta pemilihan, pembelian, pemasangan, dan pemeliharaan peralatan. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah student centered learning yang mencakup diskusi dan discovery learning dalam perkuliahan serta project-based learning dalam praktikum.
Mempelajari tentang teknik pengemasan bahan pangan meliputi jenis kemasan, bentuk dan designnya, penggunaan dan pengujian kemasan, aturan-aturan pengemasan, dan sistem labeling.
Mata kuliah kesehatan dan keselamatan kerja bertujuan untuk memahami prinsip-prinsip kesehatan & keselamatan kerja di industri jasa makanan, mulai penerimaan bahan, persiapan, pengolahan dan pelayanan makanan serta penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di bidang produksi dan pelayanan makanan berdasar peraturan perundangan yang berlaku. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion¸ self-directed learning, problem based learning (PBL)
Mata kuliah metode dan teknik pendidikan gizi bertujuan untuk mempelajari prinsip, metode, teknik pendidikan, komunikasi dan alat ukur pendidikan gizi; memberikan keterampilan kepada mahasiswa dalam merancang, mengembangkan dan melaksanakan pendidikan gizi, mengawasi dan mengevaluasinya. Pembelajaran yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah small group discussion, self-directed learning, cooperative learning, project based learning.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi