Program studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan (JMP) adalah program studi sarjana terapan dengan keunggulan spesifik di bidang penjaminan mutu dan keamanan pangan. JMP menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi penjaminan mutu dan keamanan pangan untuk bekerja di industri pangan dan lembaga pemerintah sebagai supervisor quality control, supervisor quality assurance, inspektor pangan, penyuluh keamanan pangan, penyelia halal, auditor halal, serta sebagai auditor dan konsultan di lembaga sertifikasi mutu dan keamanan pangan. Industri pangan di masa depan akan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, mengingat perubahan dalam teknologi, pola konsumsi, serta kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan peningkatan populasi global. Kurikulum, SDM, sarana dan prasarana dikembangkan dengan tujuan menghasilkan lulusan dengan kemampuan hard skill dan soft skill yang tinggi dan dibekali dengan literasi data, literasi teknologi, literasi manusia, serta kemampuan 4C (critical thinking-problem solving communication-creativity-collaboration) sehingga menjadi lulusan yang adaptif dan agile dalam menghadapi tantangan di era industri 5.0.
Dosen Prodi JMP selain memiliki kualifikasi akademik S2 dan S3 di bidang ilmu dan teknologi pangan, keamanan pangan, kebijakan pangan dan manajemen mutu pangan, juga memiliki sertifikat kompetensi teknis di bidang terkait.
Prodi JMP secara bekelanjutan memperkuat kemitraan strategis dengan industri pangan, lembaga sertifikasi, instansi pemerintah, dan himpunan alumni untuk menciptakan peluang magang, penyerapan lulusan, penyediaan dosen praktisi, kerjasama penelitian, dan pengembangan lain yang relevan dengan kebutuhan industri pangan dan dunia kerja.
Menjadi program studi sarjana terapan dengan keunggulan spesifik penjaminan mutu dan keamanan pangan yang unggul, professional, dan berkarakter kewirausahaan.
1. menyelenggarakan pendidikan sarjana terapan yang mengedepankan kompetensi teknis dan integritas di bidang penjaminan mutu dan keamanan pangan;
2. menghasilkan penelitian terapan yang inovatif untuk mendukung relevansi pengembangan ilmu dan teknologi pangan mutakhir yang sejalan dengan kebutuhan industri pangan;
3. membangun kemitraan dengan industri, pemerintah, dan lembaga internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan berkontribusi terhadap pembangunan sektor pangan;
4. meningkatkan layanan edukasi dan penerapan teknologi kepada masyarakat dengan menerapkan pengetahuan faktual dan keterampilan teknis untuk peningkatan mutu dan keamanan pangan secara berkelanjutan;
5. mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, etika profesional, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dalam konteks jaminan mutu dan keamanan panga
1. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri dengan sikap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika
2. Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
3. Terampil mengendalikan mutu dan keamanan pangan (fisik, kimia, mikrobiologi dan sensori pangan).
4. Terampil mengelola penjaminan mutu dan keamanan pangan
5. Terampil mengelola implementasi Sistem Jaminan Produk Halal
6. Terampil menilai kesesuaian proses bisnis industri pangan terhadap standar mutu dan keamanan pangan
7. Terampil mengembangkan dan mengkomunikasikan program pendukung keamanan pangan secara efektif
8. Terampil mengkaji perkembangan regulasi pangan, menyusun dokumen serta mengurus perijinan usaha industri
9. Terampil berpikir secara kritis dan analitis dalam penyelesaian masalah dan membuat keputusan secara tepat terhadap hasil evaluasi mutu dan keamanan pangan
10. Terampil mengembangkan ide baru secara kreatif dan inovatif dalam menciptakan dan mengembangkan peluang bisnis dalam penjaminan mutu dan keamanan pangan
Menghasilkan sarjana terapan yang kompeten di bidang pengolahan, penjaminan mutu dan keamanan pangan, serta berkarakter kewirausahaan; menghasilkan penelitian terapan untuk mendukung proses belajar mengajar serta pengembangan ilmu dan teknologi pangan mutakhir yang sejalan dengan kebutuhan industri pangan; dan meningkatkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan pengetahuan faktual dan keterampilan teknis di bidang jaminan mutu pangan.
Prodi JMP memiliki keunggulan dalam penyelenggaraan program pendidikan vokasi di bidang penjaminan mutu dan keamanan pangan. Kurikulum Prodi JMP berbasis Outcome-Based Education disusun bersama mitra industri, dunia kerja, dan asosiasi industri pangan dan keamanan pangan. Kurikulum dilengkapi literasi data, literasi teknologi, literasi manusia, serta kemampuan 4C (Critical thingking-Problem solving communication-Creativity-Collaboration) untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dan agile dalam menghadapi tantangan industri 5.0
Lulusan Prodi JMP memiliki prospek pekerjaan untuk berkarir :
1. di industri pangan sebagai supervisor quality control, supervisor quality assurance, staf food regulatory, dan penyelia halal.
2. di lembaga auditor pangan sebagai auditor pangan
3. di lembaga pemerintah (BPOM dan Dinas Kesehatan) sebagai inspektor pangan dan penyuluh keamanan pangan.
4. di BPJPH dan lembaga pemeriksa halal (LPH) sebagai auditor halal.
5. di laboratorium pengujian mutu pangan sebagai supervisor laboratorium.
6. berwirausaha sebagai jasa konsultansi sertifikasi mutu dan keamanan pangan.
Mata kuliah ini mengajarkan “TENSES” dan “Types of Sentences”, serangkaian “reading skills” untuk memahami teks dan artikel jurnal dan meningkatkan penguasaan “specialised vocabulary” di bidang Supervisor Jaminan Mutu Pangan, “speaking skills” dan “writing skills” dan “presentation skills”.
Mata kuliah ini membahas tentang gambaran proses bisnis industri pangan, pengenalan penjaminan mutu dan keamanan pangan, membahas isu-isu terkini terkait jaminanan mutu dan keamanan pangan
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip-prinsip proses pengolahan dan pengawetan pangan, operasi peralatan produksi dan distribusi di industr pangan
Mata kuliah ini membahas tentang pengetahuan bahan baku nabati, hewani, faktor-faktor penyebab kerusakanbahan baku dalam proses produksi di industri pangan. Termasuk membahas tentang pengembangan spesifikasi bahan baku dalam prmbuatan produk.
Mata kuliah Pengendalian Kontaminan Kimia dan Fisik membahas mengenai kontaminasi pada bahan dan produk pangan, baik kontaminasi fisik maupun kimia yang berdampak terhadap mutu dan keamanan pangan, serta cara pengendaliannya dalam rantai produksi pangan.
Mata kuliah ini membahas tentang gambaran proses bisnis industri pangan, pengenalan penjaminan mutu dankeamanan pangan, dan isu-isu terkini terkait jaminanan mutu dan keamanan pangan
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, pengolahan hasil pertanian dengan dukungan teknologi informasi, rekayasa produk agroindustri dalam peningkatan nilai tambah, non destructive quality testing, smart packaging and storage, serta hasil-hasil inovasi IPB di bidang pangan, energi, biomedis dan lainnya.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang praktik kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sepeti hubungan antara negara dan warga negara, penegakan hukum dan hak asasi manusiia, demokrasi, pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, pemikiran dan pemanfaatan wilayah Indonesa untuk mencapai tujuan nasional melalui kebijakan geopolitik dan geostrategi Indonesia
Mata kuliah ini menjelaskan dan mengajarkan serangkaian Reading skill untuk memahami teks dalam bahasa Inggris dan meningkatkan penguasaan Vocabulary dalam bahasa Inggris, Structure, dan Speaking skills pada level intermediate untuk membaca, berbicara, dan menulis yang sesuai dengan program studi masing-masing. Materi ini mendukung mahasiswa dalam memahami teks Bahasa Inggris dengan dukungan pengetahuan kosa kata dan struktur Bahasa serta mampu berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris.
Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar matematika dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia nyata
Mata kuliah ini membekali seluruh mahasiswa dengan kemampuan dasar lulusan yang terkait dengan program keahlian yang ditekuni. Materi mata kuliah ini adalah Mekanika, Gelombang, Suhu dan Kalor, Optik, Listrik, Magnet dan Elektromagnetik. Dalam penyajiannya, mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep dasar fisika dalam bentuk sederhana diikuti dengan contoh- contoh soal dan aplikasinya dalam berbagai bidang, sehingga diharapkan mahasiswa mampu menggunakan fisika dalam profesi dan kehidupan sehari-harinya.
Mata kuliah Pendidikan Pancasila mengkaji Pancasila secara ilmiah sebagai dasar falsafah negara, ideologi bangsa dan sumber etika, karakter dan inspirasi berbangsa dan bernegara serta menjelaskan dinamika Pancasila secara historis dan merefleksiakan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan Indonesia mendatang
Mata kuliah ini menjelaskan dasar-dasar matematika dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia nyata
Memberikan pengetahuan, wawasan, pengalaman, paparan langsung, dan stimulasi untuk berkreasi dan berkarya dalam membangun pertanian yang inovatif, dengan pembahasan mencakup pertanian dalam arti luas mulai dari pengertian dan sejarah pertanian, sumberdaya alam hayati, konsep dan kebijakan agromaritim, penerapan smart agriculture, sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan, climate smart agriculture, pangan gizi dan kesehatan, bioetknologi, green economy dan blue economy, agribisnis dan start-up pertanian, agroindustri dan nilai tambah hasil pertanian, pengenalan bahan hasil pertanian dan proses konversi hasil pertanian
Mata kuliah ini akan membahas tentang dasar dasar pengambilan contoh bahan pangan untuk uji kimia, uji mikrobiologi, uji fisik, uji organoleptic, bahan pangan yang diduga berbahaya dan keamanan pangan, perencanaan pengambilan sampel bahan dan produk pangan, teknik pengambilan sampel bahan pangan di industri pangan dan outlet, pengawetan sampel, dan pengiriman sampel sesuai dengan regulasi dan kaidah yang berlaku di bidang pangan
Mata kuliah ini membahas tentang teori dan teknik evaluasi sensori untuk mengukur mutu fisik bahan dan produk pangan meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan atribut sensori lainnya untuk penjaminan mutu, serta mengukur persepsi dan penerimaan konsumen terhadap produk.
Mata kuliah ini membahas tentang nilai-nilai luhur, etika, moralitas. dan kode etik penjamin mutu produk pangan, pembentukan watak/kepribadian (integritas, etos kerja, kepemimpinan, kerjasama dan kekompakan teamwork), pengembangan diri (self confidence, cara berkomunikasi lisan dan tertulis), penentuan sikap diri terkait anti-KKN (Kolusi-Korupsi-Nepotisme), PBL (Problem Based Learning) dan SCL (Student Centered Learning) terkait KKN di bidang pangan, penentuan sikap terhadap perubahan, ketidakpastian, ambiguitas, dan stress dalam dunia kerja (profesi), serta evaluasi materi kuliah dan personal reflection terkait manfaat mata kuliah Etika Profesi
Mata kuliah ini membahas tentang filosofi pembuatan laporan, sistematika suatu laporan yang didukung dengan data kualitatif dan kuantitatif beserta analisisnya, diperkaya dengan pembahasan beberapa contoh karya ilmiah.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman konsep dasar kimia komponen pangan dan perubahan kimia yang memengaruhi mutu, keamanan, dan nilai gizi pangan. Materi mencakup penerapan GLP dan pengenalan alat laboratorium, karakteristik kimia karbohidrat, protein, enzim, lemak, air, sistem dispersi, vitamin, mineral, asam-basa, serta komponen toksik dalam pangan.
Mata kuliah ini menjelaskan tentang klasifikasi, isolasi, seleksi dan identifikasi mikroba, metabolisme dan pertumbuhan mikroba, analisis kuantitatif, mikroba penyebab kerusakan pangan dan keracunan pangan serta implementasi mikrobiologi di industri pangan dan bidang lainnya
Matakuliah ini membahas hubungan antara struktur dan fungsi biologis makromolekul dalam sistem organisme, metabolisme asam nukleat, protein, enzim, karbohidrat, lipid, vitamin dan mineral, beserta proses biokimiawi yang terjadi di dalam sel termasuk komunikasi seluler, sistem pertahanan tubuh, dan metabolisme xenobiotik.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman; keagamaan dalam berbagai disiplin ilmu; keagamaan dalam menunjang pembangunan nasional; keagamaan dalam menunjang sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
-
Mempelajari pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagaman yang mantap; agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu; agama, bangsa dan negara dalam menunjang pembangunan nasional; sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.
Mata kuliah Bahasa Indonesia termasuk rumpun mata kuliah umum. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, menguasai ejaan bahasa Indonesia, dan dapat menyusun karya tulis ilmiah. mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa dalam membantu belajar. di era revolusi industri 4.0 kemahiran diperlukan berbahasa untuk mendapatkan berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian materi yang diberikan pada mata kuliah ini adalah sejarah, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, ejaan (penghurufan, tanda baca); peristilahan, kalimat efektif (diksi); paragraf; jenis teks (deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi); karya ilmiah; kutipan;sistem referensi; bibliografi; serta teknik penyajian lisan.
Mata kuliah ini mengajarkan metode penyelesaian masalah di semua disiplin ilmu berdasarkan teknik yang digunakan oleh software engineer dalam menulis program. Pola pikir tersebut memuat: penyelesaian masalah, pola pikir higher of thinking skiils, dan keterampilan 4C (critical thinking, collaboration, creative, communication). Metode berpikir yang digunakan adalah: algorithmic thinking (menyelesaikan masalah menggunakan serangkaian langkah yang terdefinisi dengan baik untuk mencapai hasil yang diinginkan), dekomposisi (kemampuan membagi data, proses, atau masalah (kompleks) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil), pengenalan pola (kemampuan melihat persamaan atau bahkan perbedaan pola, tren, dan keteraturan data yang nantinya dapat digunakan untuk membuat prediksi dan penyajian data), abstraksi (melakukan generalisasi dan mengindentifikasi prinsip-prinsip umum yang menghasilkan pola, tren, dan keteraturan tersebut), serta essential attitudes (sikap khusus terhadap penyelesaian masalah secara umum).
Mata kuliah Teknologi Multimedia mengajarkan mahasiswa untuk menguasai keterampilan dasar dan lanjutan dalam pembuatan produk multimedia berbasis teknologi. Mahasiswa akan belajar menerapkan prinsip desain dan komunikasi secara efektif, menyusun Design Brief yang terstruktur sebagai panduan kualitas, dan merumuskan strategi serta konsep desain untuk menemukan solusi dalam proyek multimedia. Mahasiswa juga akan dilatih untuk menggunakan perangkat lunak desain dengan kompeten serta menciptakan dan mempresentasikan produk multimedia secara menyeluruh melalui tulisan, visual, dan presentasi lisan.
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip dan metode analisis kimia pangan komponen makro serta melakukan analisis Proksimat (karbohidrat, protein, lemak, air, dan abu) baik secara kualitatif maupun kuantitatif menggunakan metode gravimetri, titrimetri, spektrofotometri dan kromatografi.
Mata kuliah ini membahas tentang ruang lingkup dan urgensi pengendalian sifat fisik pangan, mutu fisik pangan seperti bentuk, ukuran, massa, volume, distribusi ukuran partikel, densitas, porositas, sifat reologi, sifat termal, sifat optik, sifat dielektrik, water activity, surface tension dan interfacial tension. Dibahas pula metode pengujian mutu fisik dan alat instrumentasinya, serta novel measurement technique untuk pengukuran mutu fisik pangan nabati dan hewani.
Mata kuliah ini membahas tentang bahan kemasan dan desain kemasan pangan, teknologi pengemasan, teknik penyimpanan bahan pangan, serta pengujian umur simpan produk pangan.
Mata kuliah ini membahas tentang proses produksi berbasis bahan nabati dan hewani, titik kritis produksi, serta pengendalian proses produksi di industri pangan.
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik kewirausahaan berbasis produk inovasi dengan penerapan sistem "Project Based Learning (PjBL)" bagi setiap kelompok praktikan. Materi perkuliahan menjelaskan tentang "Business Process" produk inovasi. diawali dengan penggalian kebutuhan konsumen sebagai sumber ide produk, penurunan ide dan nilai tambah produk inovasi, deskripsi dan desain produk (kemasan, label, regulasi, mutu dan keamanan pangan, teknik pengembangan produk dari skala kecil sampai skala produksi, analisis biaya, branding produk, dan strategi pemasaran produk baru.
Mata kuliah ini membahas tentang dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Undang-undang dan peraturan K3, Identifikasi potensi bahaya fisik, biologi, psikososial, ergonomi, bahaya pada mesin peralatan, listrik dan penanggulan kebakaran, penilaian dan pengendalian risiko K3 di industri pangan, K3 di laboratorium di industri pangan, lingkup Sitem Manajemen K3 (SMK3), penetapan kebijakan K3, Perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, pemantauan dan pengukuran pelaksanaan K3, proses penerapan K3, serta audit dan sertifikasi K3.
Mata kuliah ini membahas tentang konsep teori pengujian mutu sensori produk pangan (warna, penampakan, rasa, aroma, tekstur, kerenyahan dan lainnya) yang menggunakan alat indera manusia (indera penglihatan, pencicip, penciuman, perabaan, pendengaran) sebagai instrumen uji. Dipelajari pula komponen-komponen yang diperlukan dalam pelaksanaan pengujian organoleptik, seperti: sarana alat dan ruang pengujian/laboratorium, contoh uji, format uji, metode pengujian, teknik pengolahan data, analisis dan hasil interpretasi data. Penyelenggaraan pengujian sensori per minggu menjadi Problem Based Learning (PBL) yang dilaksanakan secara teamwork, adaptif dan terukur . Hasil dan proses pengujian disajikan dengan penuh tanggungjawab dalam bentuk laporan tertulis yang akurat dan efektif.
Mata kuliah ini akan membahas tentang konsep dasar komunikasi, prinsip-prinsip komunikasi yang efektif yang mencakup motivasi dalam komunikasi, serta penanganan konflik dalam komunikasi. Efektivitas komunikasi dalam berbagai konteks, meliputi keterampilan interpersonal, jaringan komunikasi dan teknik presentasi yang efektif. Perencanaan strategi komunikasi untuk berbagai tujuan, pemilihan pesan, media dan teknik komunikasi, serta proses evaluasi dan audit komunikasi untuk mengukur efektivitas komunikasi yang telah dilakukan. Analisis pemanfaatan media di era digital untuk meningkatkan efektivitas komunikasi.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan analisis mutu kimiawi komponen mikro pangan yang berperan dalam keamanan, mutu, dan fungsionalitas pangan. Materi mencakup penerapan GLP dan K3 di laboratorium kimia, teknik ekstraksi,
serta analisis vitamin, mineral, pigmen, senyawa fenolik, flavonoid, dan aktivitas antioksidan. Selain itu, dibahas analisis bahan tambahan pewarna dan cemaran kimia pangan meliputi boraks dan residu pestisida, serta prinsip validasi metode analisis.
Matakuliah ini membahas tentang konsep dan ruang lingkup penilaian mutu zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, lemak, mineral) dan senyawa bioaktif pangan, menghitung kebutuhan dan kecukupan zat gizi, fortifikasi zat gizi dan non gizi, serta peran zat gizi dan non gizi untuk menurunkan risiko penyakit degeneratif
Matakuliah ini membahas jenis mikroba patogen penyebab kerusakan pangan, keracunan pangan dan gangguan kesehatan, tindakan pengendalian keamanan mikrobiologi sepanjang rantai produksi pangan
Mata kuliah ini membahas mengenai persyaratan-persyaratan Cara Produksi Pangan olahan yang Baik (CPPOB) atau penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di industri pangan.
Mata kuliah ini membahas mengenai persyaratan-persyaratan dan penerapan Standard Sanitation Operating Procedures di Industri pangan.
Mata kuliah ini membahas tentang peranan regulasi pangan dan lembaga terkait baik pada tingkat nasional maupun internasional (BPOM, LPPOM MUI, Codex, FAO); penetapan dan penerapan regulasi pangan pada aspek keamanan pangan, kemasan dan pelabelan, klaim, kehalalan, dan bahan tambahan pangan; penerapan regulasi pangan untuk kegiatan ekspor maupun impor; dan berbagai perjanjian internasional dalam bidang pangan.Mata kuliah ini membahas tentang peranan regulasi pangan dan lembaga terkait baik pada tingkat nasional maupun internasional (BPOM, LPPOM MUI, Codex, FAO); penetapan dan penerapan regulasi pangan pada aspek keamanan pangan, kemasan dan pelabelan, klaim, kehalalan, dan bahan tambahan pangan; penerapan regulasi pangan untuk kegiatan ekspor maupun impor; dan berbagai perjanjian internasional dalam bidang pangan.Mata kuliah ini membahas tentang peranan regulasi pangan dan lembaga terkait baik pada tingkat nasional maupun internasional (BPOM, LPPOM MUI, Codex, FAO); penetapan dan penerapan regulasi pangan pada aspek keamanan pangan, kemasan dan pelabelan, klaim, kehalalan, dan bahan tambahan pangan; penerapan regulasi pangan untuk kegiatan ekspor maupun impor; dan berbagai perjanjian internasional dalam bidang pangan.
Mata kuliah ini membahas tentang cara pengelolaan data dalam suatu sistem penjaminan mutu pangan, termasuk teknik pengambilan data, pengolahan data, interpretasi data, dan penyajian/pelaporan hasil analisis dengan menggunakan metode analisis yang sesuai dari beberapa metode pilihan yang telah baku baik secara manual ataupun dengan dengan menggunakan aplikasi komputer.
Mata kuliah ini menjelaskan tentang manajemen keamanan dalam laboratorium, proses manajemen mutu dalam laboratorium, Praktek-praktek Berlaboratorium yang Baik (Good Laboratory Practices/GLP) serta elemen-elemen standar ISO 17025.
Mata kuliah ini membahas identifikasi produk, ketertelusuran rantai produksi yang mencakup tiga komponen (supplier, produsen dan konsumen) dan penarikan produk pangan.
Mata kuliah ini membahas tentang berbagai manfaat dan peranan mikroorganisme dalam pengolahan pangan untuk menghasilkan produk pangan terfermentasi khas Indonesia maupun mancanegara serta membahas tentang metabolisme mikroorganisme, pemisahan dan isolasi galur unggul yang diinginkan, pengawetan kultur serta aplikasinya dalam menghasilkan produk fermentasi unggulan
Mata kuliah ini menjelaskan tentang pengawasan keamanan pangan, teknik inspeksi, cara-cara memeriksa dan mengevaluasi proses, fasilitas dan pengendalian yang digunakan di industri pangan, serta audit keamanan pangan.
Mata
kuliah ini menganalisis bahaya pada bahan pangan dan produk olahan,
mengevaluasi potensi bahaya, mendesain dan mengembangkan Hazard Analysis and
Critical Control Points (HACCP) yaitu sistem manajemen keamanan pangan yang
dianggap handal dalam memberikan jaminan keamanan pangan pada industri pangan.
Perkuliahan ini mencakup konsep keamanan pangan, aplikasi dan analisis bahaya
dan risiko dalam keamanan pangan, tahap-tahap penyusunan rencana HACCP yang
mencakup 7 prinsip HACCP pada industri pangan.
Mata kuliah Pengendalian Hama & B3 membahas prinsip, konsep, dan
praktik pengendalian hama di industri pangan serta pengelolaan bahan berbahaya
dan beracun (B3) beserta limbahnya sesuai regulasi dan standar yang berlaku.
Selain teori, mahasiswa juga dibekali praktikum dan turun lapang di UMKM atau
industri pangan untuk melakukan inspeksi hama, simulasi program pengendalian
hama, monitoring dan evaluasi, serta studi kasus pengelolaan B3 dan limbahnya.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar, metode, dan aplikasi otomatisasi serta pengendalian proses dalam industri pangan meliputi prinsip-prinsip pengendalian proses, sensor, dan aktuator yang digunakan untuk memantau dan mengendalikan proses produksi sehingga dapat meningkatkan efisiensi, kualitas produk, dan keamanan pangan
Mata kuliah Pengendalian Produksi Pangan
Halal membahas prinsip, konsep, dan praktik penerapan sistem jaminan produk
halal (SJPH) dalam industri pangan. Materi difokuskan pada pengendalian seluruh
rantai produksi, mulai dari komitmen, bahan baku, proses, fasilitas, hingga
produk akhir, agar sesuai dengan standar halalan thayyiban dan regulasi
yang berlaku di Indonesia. Selain teori, mahasiswa juga dibekali dengan
keterampilan praktis berupa simulasi audit halal, penyusunan dokumen SJPH,
serta praktik lapangan di UMKM atau industri pangan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman, kreatifitas, dan inovasi dalam mengelola event mulai dari perencanaan, mengembangkan anggaran, menentukan jalur kritis, struktur rincian kerja, mitigasi risiko, perencanaan kontingensi, monitoring dan evaluasi; termasuk keterlibatannya dalam pemilihan tempat, pendaftaran, pengadaan logistik/konsumsi, akomodasi, transportasi, keamanan dan entertainment.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam membangun kesadaran diri, pengelolaan emosi dan motivasi, keterlibatan secara sosial dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal yang baik, dan membuat keputusan kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan, penyesuaian diri dengan lingkungan, kemampuan beradaptasi, kreatif, dan bekerja dengan baik dengan orang lain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam public speaking dan bekerjasama dalam Tim, dengan kemampuan sebagai berikut:
* Membedakan antara kelompok dan tim, termasuk karakteristik berbagai jenis tim
* Mengembangkan tim dan mengoptimalkan faktor-faktor yang berkontribusi pada kesuksesan tim
* Berkomunikasi yang efektif dalam organisasi, dan mencari solusi terkait hambatan umum untuk komunikasi yang efektif
* Memilih saluran, aliran, dan jaringan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi berdasarkan situasi
* Mengidentifikasi risiko umum dan masalah etika yang terkait dengan komunikasi verbal, tulisan dan melalui media sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait keterampilan sosial dan emosional yang menopang hubungan positif dalam berhubungan dengan orang lain. Ini mencakup keterampilan dasar dan terkait dari empati dan "kecerdasan emosional," juga dikenal sebagai EQ, yang mengacu pada kemampuan mengidentifikasi dan mengatur perasaan kita sendiri, menyelaraskan perasaan orang lain dan memahami perspektif mereka, dan menggunakan pengetahuan ini untuk:
* Interaksi sosial yang konstruktif, untuk kerja tim yang lebih efektif, pemecahan masalah, dan pemulihan dari kemunduran;
* Memperkuat empati, kepercayaan, dan kolaborasi di antara tim dan menyelesaikan konflik secara lebih konstruktif — dengan penekanan khusus pada bagaimana kepemimpinan yang cerdas secara sosial dapat membangun budaya kepemilikan dan keterlibatan (belonging and engagement) dalam tim.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman kepemimpinan, keterlibatan atau tanggung jawabnya dalam perencanaan strategi yang sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk melihat situasi secara utuh (helicopter view) dan membuat keputusan yang tepat. Untuk membuat keputusan untuk memajukan organisasi, para pemimpin perlu memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai dan seimbang sambil juga mempertimbangkan ketidakpastian perkembangan di masa depan. Dalam lingkungan organisasi yang kompleks, strategi yang baik adalah hasil dari penerapan pola pikir analitis dan penggunaan pendekatan sistematis untuk pengambilan keputusan, antara lain didukung juga dengan:
* Kemampuan membuat pohon tujuan pemangku kepentingan untuk mengembangkan serangkaian tujuan terukur dengan jelas
* Kemampuan merumuskan skenario untuk mempersiapkan situasi masa depan yang mungkin berbeda dari apa yang diharapkan
* Kemampuan membuat analisis multi-kriteria untuk menilai keputusan mana yang dapat membantu pencapaian tujuan
* keterampilan analitis dalam konteks bisnis, memungkinkan untuk mengungkap situasi kompleks yang membutuhkan keputusan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah baru yang tidak jelas dalam pengaturan dunia nyata yang kompleks. Kemampuan ini dibangun di atas praktik berpikir kritis yang kokoh, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, mengembangkan solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik berdasarkan pemahaman mahasiswa tentang masalah, lingkungan yang memengaruhi masalah, dan mereka yang terkena dampak solusinya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya dalam:
* Berpikir kritis yaitu pertimbangan yang aktif, gigih, dan cermat atas suatu keyakinan atau bentuk pengetahuan. Ini mencakup analisis dan penilaian tentang ide dan kondisi yang mendukung keyakinan dan kesimpulan yang mengikutinya. Berpikir kritis melibatkan analisis dan evaluasi pemikiran seseorang dan pemikiran orang lain yang tunduk pada standar intelektual, termasuk kejelasan, akurasi, presisi, relevansi, signifikansi, kedalaman, keluasan, logika, dan keadilan.
* Pemikiran kreatif adalah generasi ide-ide baru di dalam atau lintas disiplin ilmu. Ini memanfaatkan atau melanggar aturan dan prosedur dalam disiplin ilmu tersebut dan secara aktif melibatkan mahasiswa dalam menyatukan ide-ide yang ada ke dalam konfigurasi baru; mengembangkan properti atau kemungkinan baru untuk sesuatu yang sudah ada; dan menemukan atau membayangkan sesuatu yang sama sekali baru. Standar untuk menilai pemikiran kreatif mencakup orisinalitas, kesesuaian, fleksibilitas, dan kontribusi ke domain.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari kemampuanya:
* Melakukan negosiasi yang efektif dan mencapai kesepakatan yang memuaskan, menganalisis perspektif "sosial" dari sebuah negosiasi dan dampaknya pada kesepakatan yang berhasil, serta risiko mengabaikannya, atau mengabaikan penerapannya;
* Mengadopsi teknik komunikasi yang meningkatkan hubungan dan merangsang kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat;
* Mengembangkan pemikiran kritis untuk mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif;
* Menangani perkembangan tak terduga dalam negosiasi bisnis, seperti tujuan yang saling bertentangan, perbedaan budaya, dan jalan buntu;
* Menggunakan pertimbangan politik dalam negosiasi bisnis;
* Mengukur seberapa baik kinerja di setiap tahap proses negosiasi.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa terkait dengan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan etika yang ditunjukkan dalam praktik profesional; kemampuan untuk menggunakan pengetahuannya untuk refleksi dalam praktik profesional mahasiswa; serta pemahamannya tentang kesadaran etis, sosial dan lingkungan, serta hak dan tanggung jawab dalam bertindak dengan cara yang diinginkan secara moral, menuju komitmen moral dan perilaku yang bertanggung jawab
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengalaman, pemahaman dan kemampuannya berinteraksi dalam dunia yang beragam (diverse world). Mahasiswa didorong untuk mempelajari, menghormati, dan menghargai berbagai budaya, pengalaman hidup, dan perspektif orang lain, sehingga akan meningkatkan kesadaran akan keberagaman, kesetaraan, dan masalah keadilan sosial baik secara domestik maupun global.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya sebagai pemakalah (baik oral/poster) pada forum-forum ilmiah nasional dan internasional di mana mahasiswa mampu membangun kemampuan berkomunikasi (public speaking), berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving). Selain itu mahasiswa mampu mendesiminasikan pengetahuan dan kompetensi yang yang dimiliki dalam kegiatan konferensi/seminar
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam mendapatkan atau mempertahankan kredensial profesional baik yang terkait dengan bidang keilmuan atau kompetensi tambahan baru dengan tujuan pengembangan diri maupun untuk peningkatan karir melalui kegiatan-kegiatan sertifikasi kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, praktik kerja/magang dan kegiatan lainnya yang relevan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas pengembangan minat dan bakat yang dimilikinya dan/atau membantu orang lain mulai dari membangun pengetahuan, keterampilan, dan kecakapannya dalam mengoptimalkan potensi diri untuk berprestasi, berkarya dan berkontribusi yang terbaik. Mahasiswa mampu mengembangkan inisiatif untuk bekerja sama, melakukan komunikasi, menyusun strategi kompetisi, dan melakukan kepemimpinan dalam lingkup terbatas sebagai individu maupun kelompok dalam upaya pemecahan masalah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas positif yang dilakukan selama persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam keikutsertaan kompetisi atau kegiatan lainnya.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya melakukan kegiatan -kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup:
* Mempunyai rasa peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi dimasyarakat, serta pemahaman terhadap adat istiadat dan budaya masyarakat serta wawasan kebangsaan;
* Mampu mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dalam arti luas, industri berbasis pertanian dan lingkungan secara terintegrasi (multi dan inter disiplin antar profesi di IPB;
* Mempunyai kepedulian dan komitmen yang tinggi, terampil berkomunikasi, dan bekerjasama antar profesi untuk berkonstribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat;
* Mampu menginisiasi dan mengembangkan jejaring kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas:
* Pemahaman terkait teori model bisnis Social Enterprise, Triple Bottom Line, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
* Kemampuan melakukan identifikasi masalah sosial – yang dapat dibantu melalui bisnis
* Kemampuan membangun hubungan Masalah Sosial dengan SDGs dan rencana bisnis yang dikembangkan
* Keterampilan melakukan analisis pesaing, analisis pelanggan dan riset pemasaran yang menyeluruh
* Kemampuan untuk mengukur dan melaporkan dampak untuk Kewirausahaan Sosial
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalamannya dalam berwirausaha yang mencakup:
* Kemampuan menginternalisasikan nilai dan sikap kewirausahaan, yaitu kemandirian, keberanian mengambil keputusan, ketrampilan menangkap peluang, dan keberanian mengambil risiko;
* Kemampuan mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi peluang bisnis;
* Kemampuan bekerjasama, bertanggung-jawab, terampil berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan bisnisnya;
* Memiliki jiwa kreativitas dan inovasi dalam memberikan nilai tambah terhadap produk;
* Kemampuan menginisiasi dan membangun jejaring bisnis yang prospektif dan berkelanjutan.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dari pengalaman dalam berkegiatan dan berorganisasi yang dicirikan dari:
* Kemampuannya secara aktif mencari dan mempertimbangkan pandangan dan perspektif yang berbeda untuk menginformasikan pengambilan
keputusan yang lebih baik.
* Kemampuan dalam melihat beragam bakat sebagai sumber keunggulan kompetitif dan menginspirasi beragam orang untuk mendorong kinerja
organisasi dan individu menuju visi bersama.
* Keterampilan dalam menetapkan fokus; menyediakan dukungan motivasi; membina kerja tim; dan mengelola perubahan.
* Kompetensi dalam memecahkan masalah: mendorong inovasi; meneruskan berpikir; pemikiran strategis; inisiatif dan orientasi kewirausahaan; dan
* Kompetensi yang terkait dengan komunikasi dan mempengaruhi orang lain; serta membangun hubungan yang sinergis dan kolaboratif.
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa dalam menggunakan kreativitas dan keterampilan berpikir desain untuk mengidentifikasi dan memilih peluang yang memungkinkan inovasi. Keterampilan dalam pemecahan masalah secara kreatif dikembangkan dan ditingkatkan melalui berbagai aktivitas. Kemampuan menggunakan alat berpikir desain untuk membantu siswa memahami pemikiran desain sebagai pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan mengembangkan ide/gagasan melalui proses empati terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan penciptaan nilai (value co-creation).
Pengakuan atas capaian pembelajaran yang didapat mahasiswa atas partisipasinya dalam kegiatan summer course. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan, melatih professional skill, dan mengasah managerial skill mahasiswa dalam menumbuhkembangkan budaya kerja sama multidisiplin keilmuan dalam suasana multikultural bagi mahasiswa IPB yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa diharapkan mampu membangun keterampilan berkomunikasi (public speaking), berfikir kreatif, inovatif, responsif, dan analitis (critical thinking and problem-solving) dalam summer course. Selain itu mahasiswa mampu mendiseminasikan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki dalam kegiatan summer couse.
Mata kuliah ini membahas pengertian Bahan Tambahan Pangan (BTP), istilah terkait BTP, jenis, sifat, fungsi BTP yang akan mempengaruhi karakteristik bahan atau produk pangan, mekanisme kerja BTP, spesifikasi penggunaan, regulasi yang mengontrol penggunaan BTP serta aspek keamanannya.
Mata kuliah ini menjelaskan tentang tahapan-tahapan dalam perencanaan produksi pangan, mulai dari pengenalan karakteristik produk, perkiraan jumlah permintaan (forecasting), pembelian bahan bahan, mesin, karyawan, lokasi produksi, layout pabrik, sekuensing produksi, penjadwalan produksi dan pemecahan masalah bottle neck
?Mata kuliah ini merupakan penerapan praktik analisis mutu kimia, fisik dan mikrobiologi di industri pangan
Mata kuliah ini membahas tentang peranan regulasi pangan dan lembaga terkait baik pada tingkat nasional maupun internasional (BPOM, LPPOM MUI, Codex, FAO); penetapan dan penerapan regulasi pangan pada aspek keamanan pangan, kemasan dan pelabelan, klaim, kehalalan, dan bahan tambahan pangan; penerapan regulasi pangan untuk kegiatan ekspor maupun impor; dan berbagai perjanjian internasional dalam bidang pangan.
Mata kuliah ini merupakan penerapan praktik evaluasi penerapan SJH di industri pangan dan di LPH
Mata kuliah Kolokium merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di IPB yang bertujuan untuk melatih keterampilan akademik dalam menyusun dan mempresentasikan proposal penelitian proyek akhir. Mata kuliah ini berfungsi sebagai tahap awal dalam proses penyelesaian proyek akhir akhir mahasiswa dan menjadi prasyarat sebelum mahasiswa dapat melaksanakan proyek akhir. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang proposal penelitian yang komprehensif, menyajikannya dalam forum akademik, serta mempertahankan ide penelitian mereka melalui diskusi ilmiah. Melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan penelitian, merumuskan hipotesis, serta menyusun rancangan metodologi yang tepat untuk menyelesaikan penelitian yang diusulkan. Selain itu, mata kuliah ini mengembangkan keterampilan komunikasi akademik mahasiswa melalui kegiatan presentasi proposal, diskusi akademik, serta peer review yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian sebelum tahap pelaksanaan proyek akhir.
Mata kuliah Seminar merupakan bagian dari kurikulum program sarjana di IPB yang bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam menyusun, menyajikan, dan mempertahankan hasil penelitian mereka secara akademik. Mata kuliah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian mereka secara sistematis dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif dari dosen serta rekan sejawat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, serta teknik komunikasi akademik yang baik. Kegiatan utama dalam mata kuliah ini adalah seminar hasil penelitian, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi mereka sebelum melanjutkan ke tahap Ujian Proyek Akhir. Pendekatan Problem-Based Learning (PBL) diterapkan dalam mata kuliah ini untuk mendorong mahasiswa dalam melakukan refleksi mendalam terhadap penelitian yang telah mereka lakukan. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan penelitian mereka sendiri serta menerima dan mengintegrasikan masukan dari diskusi akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.
Proyek akhir merupakan karya ilmiah mahaiswa tingkat akhir program penelitian sarjana terapan berasarkan hasil kajian dari magang, penelitian terapan, analisis kasus, kegiatan kewirausahaan, penelitian aksi, kaji tindak, karya (prototype, desain produk, permodelan dll), pemecahan masalah, rekayasa sosial, analisa kebijakan atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi